God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 156. Negoisasi.


__ADS_3

Chapter 156. Negoisasi.


Mendengar pertanyaan Raja Long, Excel Shimo tersenyum. "Pil Penyegar Indera adalah pil yang mampu menyembuhkan jiwa dan sensor indera yang terluka, pil ini bisa dibuat oleh ahli Alchemist tingkat Dewa Bumi. Untuk membuat pil ini membutuhkan Rumput 3 Daun Hati Murni berusia 50 tahun, Buah Hati Buddha yang matang berusia 100 tahun dan yang terakhir adalah Inti Monster Peringkat 3." jawab Excel Shimo secara jelas dan tepat.


Seketika suasana semakin hening setelah penjelasan Wali Benua, sebab tidak ada ahli Alchemist setingkat itu di benua ini, dan lagi tiga jenis yang dibutuhkan adalah sesuatu yang sangat langka dan belum pernah ada seseorang menemukan hal itu.


Seng Huaran tersenyum bangga, sebab apa yang dikatakan suaminya sangat benar dan tepat, ia pikir Excel Shimo hanya sekedar bicara, dan kini saatnya bukti terakhir yang harus dilakukan suaminya, yaitu meramu pil.


Seandainya Excel Shimo bukan seorang Alchemist, maka Seng Huaran dan ketiga rekannya telah tertipu, dan yang paling merepotkan adalah Ayahnya, jelas ayahnya pasti tidak akan menyetujui hubungan mereka, jika Excel Shimo bukan seorang ahli Alchemist.


Disaat Raja Long tercengang dengan kebutuhan pembuatan pil tersebut, berbeda dengan semua wanitanya, mereka tampak tidak kaget. Sebab di Dunia Jiwa suaminya, banyak tanaman yang langka, termasuk yang dibutuhkan untuk meramu pil tersebut, kecuali Inti Monster peringkat 3.


"Wali Benua, kedua hal itu tidak mungkin saya memilikinya, sedangkan Inti Monster peringkat 3 kita harus berburu dulu di Hutan Belantara, dan itupun juga sulit dan berbahaya." ujar Raja Long dengan berkata jujur, ia merasakan bebannya semakin berat dan selalu menghela nafas.


"Lalu bagaimana dengan kebutuhan Shui Peiyu, apa semua sudah didapatkan?" tanya Excel Shimo yang ingin melakukan pekerjaan dengan sekali jalan.


"Kita sudah mendapatkan 70 persen dari daftar yang Wali Benua berikan, 30 persen sisanya, kami sedang berusaha." jawab Raja Long yang sekali lagi menghela nafas berat setelah berbicara.


"Lebih baik kita bicarakan di Istana, dan tinggalkan mereka sendirian. Untuk sementara, usahakan mereka jangan bertemu siapapun, kuatir ganggu jiwa mereka makin parah saat berinteraksi dengan banyak orang. Cukup awasi saja." ajak Excel Shimo kepada semua orang dan membuat sedikit aturan bagi kedua Putra Mahkota.

__ADS_1


Segera semua orang keluar dari ruang isolasi, dan menuju Istana Kerajaan Long. Loi Annchi dan Bao Xue semakin mengagumi suaminya, tidak hanya mereka tapi kesembilan saudarinya juga demikian. Ratu Han dan ke-empat Dewi-dewi juga sama, semakin mencintai dan mengagumi Excel Shimo.


Sikap dewasa dan cepat dalam bertindak membuat kedua Ratu Kerajaan Long, Permaisuri, Selir dan Putri-putri Kerajaan semakin antusias ingin dekat dengan Wali Benua, apalagi Long Lihua dan Putri-putri lainnya. Padahal usia Wali Benua masih 12 tahun.


"Wali Benua, apa tidak ada cara lain selain menyembuhkan mereka dengan Pil Penyegar Indera? Jujur saja, seperti yang saya katakan tadi, dua jenis yang dibutuhkan itu tidak pernah ada di Benua Jiang Shan. Untuk masalah Inti Monster, saya akan kerahkan segala kekuatan untuk memburunya." kata Raja Long saat mereka telah berada di Istana.


"Sebentar aku pikirkan dulu!" pinta Excel Shimo dengan dingin, dan memejamkan mata untuk membuat rencana. Kata 'saya' telah berubah menjadi 'aku', sebab Excel Shimo tidak ingin membantu mereka secara gratis.


Raja Long yang melihat sikap dingin Wali Benua menjadikan dirinya malu, dan tak berdaya, sebab dia yang meminta bantuan tapi tidak bisa memberikan apa yang Wali Benua butuhkan, padahal itu semua demi kepentingan anak-anaknya.


"Apa yang bisa aku peras dari pria loyo itu?" tanya Excel Shimo saat berbicara kepada Lotus Bao dan Xi He dengan telepatinya.


Suasana Istana menjadi hening, sebab semua orang sedang menunggu Wali Benua mendapatkan solusi, kecuali 15 wanitanya yang tersenyum saat tahu apa yang sedang dipikirkan suaminya.


"Kecuali Inti Monster peringkat 3, yang dibutuhkan kedua Putra Mahkota dan Shui Peiyu saya memilikinya. Tapi ...," tiba-tiba Wali Benua membuka suara disaat semua orang sedang berpikir, "tidak ada makan siang yang gratis." lanjutnya


Mendengarkan perkataan Wali Benua, spontan semua orang senang, terutama Raja Long dan Long Wenhua. mereka memahami arti ucapannya.


"Hahaha, syukurlah Wali Benua memilikinya. Katakan saja Wali Benua, tapi apa? Apa yang dibutuhkan Wali Benua secara pribadi, untuk menukar kebutuhan dari ketiga anakku, jika saya mampu saya akan kabulkan!" kata Raja Long dengan wajah penuh semangat dan harapan.

__ADS_1


"Entah apa yang aku butuhkan, semuanya sudah aku miliki! Seandainya ada sesuatu yang membuatku tertarik, mungkin aku mau menukar kebutuhan kedua anakmu, untuk kebutuhan Shui Peiyu Yang Mulia tidak perlu pikirkan, karena aku yang menanggungnya," jawab Excel Shimo dengan nada sedikit sombong, dan kesombongannya itu dimaklumi semua orang.


Shui Peiyu merasa terharu dengan perlakuan Wali Benua terhadapnya dan meneteskan air mata bahagia. Berbeda dengan saudari-saudarinya, termasuk isteri Raja Long yang terlihat cemburu.


Ya, sifat sombong Excel Shimo dikarenakan di Benua Jiang Shan tidak menemukan Rumput 3 Daun Hati Murni usia 50 tahun dan Buah Hati Buddha yang matang usia 100 tahun. Sedangkan Excel Shimo juga memiliki kekuatan Dewa Bumi, merupakan syarat untuk membuat Pil Penyegar Indera.


Raja Long dan Long Wenhua sedang berusaha berpikir keras, berharap ada sesuatu yang bisa menarik minta Wali Benua, untuk menukarkan dua jenis yang dibutuhkan oleh kedua Putra Mahkota.


"Kita buka ruang Harta Kerajaan, siapa tahu ada yang diminati oleh Wali Benua," keputusan Raja Long dengan berat hati.


"Baiklah, biarkan saya dulu yang berbicara kepada para Tetua penjaga Harta Kerajaan." pamit Long Wenhua dengan bergegas meninggalkan Istana, dia menuju ke belakang Istana.


Ruang Harta Kerajaan Long sangat dijaga ketat, sebab banyak barang kuno dan berharga didalamnya. Ruang itu dijaga ketat oleh orang pilihan dan tidak sembarangan orang bisa memasukinya, kecuali atas persetujuan para Tetua, Raja dan Ratu.


Mendengar ucapan Raja Long, jelas Excel Shimo sangat berminat, berharap dia mendapatkan sesuatu yang penting dan berhubungan dengan misteri yang dia selama ini pikirkan.


"Wali Benua, secara pribadi ikuti saya." pinta Raja Long mengajak Wali Benua menuju ruang Harta Kerajaan.


Hanya Excel Shimo yang di ijinkan memasuki ruang tersebut dengan dikawal Raja Long dan beberapa Tetua, bahkan Ratu dan Permaisuri tidak di ijinkan tanpa persetujuan para Tetua.

__ADS_1


Excel Shimo berjalan menyusuri lorong Istana, dan melewati banyak tikungan dan kamar yang selalu dijaga ketat. Setelah keluar dari Istana, Excel Shimo diajak di suatu tempat yang terpasang Formasi Perlindungan, formasi tingkat Peri Benua. Melihat itu, Excel Shimo tersenyum, sebab ia bisa menghancurkan formasi tersebut dengan sekali sentuhan.


__ADS_2