
Chapter 212. Aksi Excel Shimo, Tebasan Pemecah Ombak.
Mayat hidup yang tubuhnya terbakar masih saja merangkak naik dari parit, dan sebagian berusaha melompat tapi tetap saja mendarat didasar parit.
Mayat hidup yang lolos segera dibunuh oleh prajurit, dan sedikit demi sedikit mayat hidup semakin banyak yang berhasil melewati parit.
"Lepaskan anak panah!!" teriak memerintah Jenderal Besar kepada pasukan panah diatas tembok.
Xiu... Xiu... Jlebb... Jlebb...
Suara siulan anak panah terdengar dan ribuan anak panah melesat menghujani mayat hidup yang keluar dari parit. Sayangnya, anak panah itu tidak membuat mayat hidup roboh, sebab kepalanya masih utuh dan hanya memperlambat gerakan.
"Prajurit Infanteri, serang!!" perintah keempat Jenderal secara bersamaan.
"Ooooo!!!" suara prajurit menggema saat mendapatkan perintah, mereka langsung berlari dan menghunuskan tombaknya pada mayat hidup yang keluar dari parit.
"Setan jelek, matiii!!" teriakan Tu Yueyin Mei saat menyerang mayat hidup dengan pedang ganda, ia sudah menantikan peperangan dengan mayat hidup.
Crash... Crash...
Tu Yueyin Mei bergerak lincah dengan pedangnya, dan dua penjaganya juga ikut bertarung di balik bayang-bayang, membunuh mayat hidup yang dekat dengan putri Raja,
dua penjaga tersebut memiliki kekuatan Tingkat Peri Alam level 8.
Ting... Trang... Boom💥...
Suara senjata dan ledakan sangat jelas terdengar menambah suasana pertempuran semakin intens, dan prajurit tanpa ampun menebas, menusuk dan meledakan kepala mayat hidup.
Diatas medan pertempuran terlihat sosok sedang melihat ke bawah, pandangannya tertuju bukan pada mayat hidup jenis Luse Zong, tapi mayat hidup jenis Mao Zong, yang sedang menunggu perintah.
Gerrr...
Akhirnya suara Mao Zong mengerang dan melompat melewati pepohonan yang tinggi, disaat Mao Zong melompat, sosok itu segera bergerak dan meluncur menyerang.
Sosok itu adalah Excel Shimo yang sedang memakai jubah menutupi seluruh tubuh.
"Tarian Pedang, Api Membakar Tanah!!" teriak Excel Shimo saat mengeluarkan skillnya bagian keenam.
Segera bilah Yaolai Sword menyala dengan nyala api dan diayunkan menebas mayat hidup yang sedang melompat tinggi. Yaolai Sword yang menyala terang jelas dilihat oleh Raja Tu dan para Jenderal.
Boom💥... Boom 💥...
__ADS_1
Skill Api Membakar Tanah tidak hanya membakar tubuh mayat hidup tapi juga memicu ledakan berturut-turut, ledakan itu seperti bom yang dijatuhkan dari langit.
Banyaknya tubuh Mao Zong yang meledak menciptakan hujan daging yang terbakar, suara 'plok plok' seperti tetesan air hujan sangat jelas terdengar.
Mao Zong yang diserang bukannya lari tapi malah menyerang Excel Shimo yang memiliki kekuatan hebat, Excel Shimo hanya tersenyum senang, sebab ia tidak perlu bersusah-payah mendekati mereka.
Tap...
Excel Shimo mendarat dan menunggu mereka mendekati, dengan seringai kejam menyiapkan Yaolai Sword yang masih diselimuti nyala api.
Gerrrr...
Rentetan ledakan memicu Luse Zong yang sedang bertarung dengan para prajurit, dan sebagian berbalik untuk memburu sasaran yang kuat. Tu Yueyin Mei segera melihat lokasi Excel Shimo berdiri, ia mengernyit saat melihat seluruh tubuh Excel Shimo yang tidak bisa dilihat.
"Siapa dia?" gumam Tu Yueyin Mei sambil terus melihat Excel Shimo, "Paman, apa kalian kenal dia?" tanyanya kepada kedua penjaga yang bersembunyi.
"Tidak, Putri. Bahkan basis kultivasi-nya tidak bisa kita lihat," jawab salah satu penjaga dan di anggukan rekannya.
Semua prajurit juga berhenti dan hanya melihat mayat hidup berbalik menuju sasaran yang paling kuat. "Apa mayat hidup bisa merasakan aura kuat dan menjadi targetnya?" tanya Raja Tu kepada Jenderal Besar yang selalu mengawasi medan perang.
"Mungkin saja Yang Mulia, mungkin
Ditempat Excel Shimo, mayat hidup mengelilinginya, Yaolai Sword ia pegang erat dengan mengalirkan energi elemen api, dan menghentakkan kaki kiri untuk terbang rendah. "Api Pembakaran Tanah!!"
Teriakan Excel Shimo mengucapkan skillnya ia memutar tubuhnya 180 derajat, dan Yaolai Sword menyala dengan nyala api yang lebih panas dan sangat kuat, Yaolai Sword segera melepaskan kekuatannya.
Wushhh... Boom💥... Boom💥... Boom💥
Rentetan ledakan terdengar lagi setelah api membakar seluruh tubuh mayat hidup, mayat hidup hancur berkeping-keping dan daging berjatuhan seperti air hujan.
"Kuat!!"
Semua orang yang melihatnya berseru kagum dan juga tercengang, mereka tidak menyangka jika ada orang yang mampu melawan mayat hidup sendirian.
"Hebat, benar-benar hebat dia!!" puji Tu Yueyin Mei dengan tangannya yang gemetaran ingin ikut bertarung.
"Menurutku, sosok itu lebih kuat dari Leluhur Kerajaan Tu," ujar penjaga Tu Yueyin Mei yang menebak kekuatan Excel Shimo setelah merasakan auranya.
"Saudara, kira-kira di tingkat apa orang itu?" tanya salah satu penjaga Tu Yueyin Mei.
"Aku tidak tahu, tapi insting-ku ... dia berada pada Tingkat Dewa Bumi, mungkin!!" jawabannya dengan keragu-raguan.
__ADS_1
"Wow keren!! Paman Ling Ying, apa benar orang itu Tingkat Dewa Bumi?" tanya Tu Yueyin Mei yang kagum dengan Excel Shimo dan ingin kepastian ucapan penjaga yang bernama Ling Ying.
"Mungkin, Putri! Jika dilihat dari energi panas yang keluar dari pedangnya!" jawab Ling Ying yang masih ragu-ragu dengan instingnya.
"Tadi aku juga merasakan aura Tingkat Dewa, bisa jadi dia setingkat itu!" sahut penjaga satunya yang bernama Tu Sam Chong yang lebih yakin dengan instingnya.
Excel Shimo tidak henti-hentinya mengayunkan pedangnya yang selalu mengeluarkan energi api. "Hahahaha, cocok untuk menguji skill-ku." tawa Excel Shimo sambil menebas banyak mayat hidup yang terus memburunya.
Boom💥...
"Haaa!!"
Semua orang melongo mendengar tawa dan ucapan orang yang tidak mereka kenali. "Gila!! Mayat hidup dia buat latihan!!" gumam Raja Tu yang tidak tahu jalan pikiran Excel Shimo.
"Orang itu seperti aku!" ujar Tu Yueyin Mei yang menyamakan sifat Excel Shimo seperti dirinya, dia segera terbang untuk bertarung dengan orang yang tidak dia kenali.
Spontan semua orang kaget dengan tindakan putri Tu Yueyin Mei yang ceroboh, bahkan Raja Tu, dan para Jenderal dan perwira buru-buru menyusulnya. Ling Ying dan Tu Sam Chong juga segera keluar dari bayang-bayang untuk melindunginya.
"Ciaatttt!!"
Boom💥... Boom💥...
Teriakan Tu Yueyin Mei yang menyerang mayat hidup dari belakang dengan pedang ganda-nya, ledakan segera terdengar lagi.
"Gadis ceroboh?!" Raja Tu geram terhadap putrinya yang tidak mengerti jika dikuatirkan.
Segera Raja Tu dan bawahannya menyerang mayat hidup yang jumlahnya puluhan ribu, sedangkan Excel Shimo seperti orang kesurupan membantai mayat hidup tanpa ampun.
"Tebasan Pemecah Ombak!!" teriakan Excel Shimo yang mengeluarkan skill pertama bagian ketujuh.
Segera Yaolai Sword mengeluarkan cahaya kebiruan, hawa dingin dan panas bisa dirasakan hingga radius 250 meter. Sekali lagi Excel Shimo memutar tubuhnya 180 derajat dengan Yaolai Sword ia ayunkan.
Swosh... Boom💥... Boom💥...
Rentetan ledakan kali ini lebih dahsyat dan menggetarkan tanah, saat skill bagian ketujuh mengenai sasarannya. Tubuh mayat hidup berserakan dimana-mana dan berjatuhan seperti air hujan lagi.
"Astaga!!!"
Seru semua orang yang kaget, seketika mereka berhenti dan mundur, termasuk Tu Yueyin Mei yang terdorong kebelakang karena dampak hempasan Tebasan Pemecah Ombak yang sangat kuat.
Setelah suara ledakan terhenti, medan perang antara mayat hidup dan Excel Shimo menjadi hening, sebab seluruh mayat hidup telah dimusnahkan.
__ADS_1