God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 435.


__ADS_3

Chapter 435. Dunia Binatang Buas.


Setelah pesta tujuh hari tujuh malam, Excel Shimo akhirnya bersiap memasuki dunia lain, Dunia Binatang Buas.


Excel Shimo tidak sendirian, dia bersama tim berburu di Hutan Mistik, mereka adalah Moon Qiang, Dewi Xuan, Dewi Lou, Tsai Li-Liang, Jin Shou dan Tim Dewi Lou yang berjumlah 17 orang.


Diantara mereka yang mengikuti Excel Shimo, ada wajah baru yang bergabung, mereka adalah Lin Sichuan, duo Peri Kupu-kupu dan tiga anak Raja Malaikat, Ximen bersaudara, termasuk Ximen Fengying.


Raja Malaikat ikut mengantarkan kepergian Dewa Binatang menuju Dunia Binatang Buas, kini mereka telah berdiri di depan altar, mereka menyebutnya sebagai Altar Antar Dimensi.


Letak Altar Antar Dimensi berada di ruang bawah tanah, tepat di bawah Istana Cahaya.


Altar Antar Dimensi bisa menghubungi ke semua tempat antar galaksi, dan rencananya untuk menghubungkan Benua Roh dan Benua Kelahiran melalui Altar Antar Dimensi.



"Menantu, hati-hati! Di sana masih alami dan belum pernah dieksplorasi oleh kultivator manapun. Hanya penjaga jalur dimensi yang pernah mengunjunginya dan itupun tidak sampai menjelajahi semua wilayah. Dan waktu kalian di sana hanya satu tahun!" pesan Raja Malaikat kepada Excel Shimo.


"Ayah mertua jangan kuatir, saya pasti menjaga semua orang dan kembali tepat waktu untuk! " jawab Excel Shimo dengan percaya diri.


Excel Shimo percaya diri bisa menjaga semua orang yang mengikutinya, karena dia memiliki Dunia Jiwa dan cincin dimensi yang tidak terlihat. Selain itu, Excel Shimo juga tidak kuatir akan terpisah dengan mereka, sebab dia sudah mempersiapkan semuanya dengan membuat Giok Penyelamat berbentuk cincin.


Kemampuan cincin Giok penyelamat, menyelamatkan si pengguna di saat keadaan genting yang merenggut nyawa dan secara otomatis akan masuk ke dalam cincin dimensi tak terlihat milik Excel Shimo.


Semua orang yang mengikutinya juga telah dibekali Butterfly Gold Robe, bahkan Raja Malaikat juga dibuatkan oleh Excel Shimo dan kini dengan bangga langsung digunakan.


Siapapun orangnya pasti bangga memiliki Artefak Bintang Lima, apalagi dibuat secara pribadi oleh Dewa Binatang. Selama tujuh hari, Excel Shimo tidak selalu mengikuti pesta, dia lebih banyak berada di dalam Dunia Jiwa untuk mempersiapkan dirinya menuju Dunia Binatang Buas.


"Ayah mertua, jika portal dimensi antar dua galaksi telah terhubung, tolong sampaikan ini kepada istriku Yang Hua atau yang lainnya! " pinta Excel Shimo dengan memberikan Giok perekam suaranya.


"Kamu jangan kuatir! Aku akan selalu menjaga semua keluarga kita. Silakan pergi dan kembali dengan keadaan sehat. Kami disini menantikan prestasi terbarumu! " jawab Raja Malaikat dengan menerima Giok perekam suaranya untuk istrinya di Benua Kelahiran.


Setelah semua orang berpamitan, Excel Shimo segera berjalan menuju Altar Antar Dimensi dan berhenti tepat di tengah, lalu disusul semua orang yang mengikutinya.


Kemudian, Raja Malaikat memerintahkan penjaga jalur dimensi untuk mengantarkan semua orang menuju Dunia Binatang Buas. Penjaga jalur dimensi adalah orang yang pernah bertemu saat di Benua Kelahiran, dia tersenyum dan mengangguk kepada Excel Shimo, dan Excel Shimo juga membalas anggukannya...


...****************...


Dunia Binatang Buas.


Excel Shimo akhirnya tiba di Dunia Binatang Buas bersama timnya. Semua orang merasakan udaranya sangat menyegarkan, benar-benar alam yang masih alami, matahari tunggal dan ada juga dua bulan.

__ADS_1


"Wow! Ini energi apa? Sungguh energi alam yang melebihi Benua Roh! " seruan Jing Ehuang yang selalu bertengger di bahu Excel Shimo, dia sangat senang berada di Dunia Binatang Buas.


Semua orang juga tampak senang berada di dunia baru yang masih alami dan masih memiliki energi spiritual yang padat. Tapi mereka tidak tahu energi apa yang mereka rasakan.


"Ini energi Asal Muasal tingkat rendah, energi yang sudah lama menghilang. Kita beruntung ada disini. Tapi, jangan asal menyerap energi disini, jika tidak ingin tubuhmu meledak. Sesuaikan tubuh kalian terlebih dahulu secara berlahan untuk beradaptasi. Energi ini akan mempercepat kalian naik level! " jelas Excel Shimo kepada semua orang sambil mengaktifkan Mata Langit untuk melihat keseluruhan Dunia Binatang Buas.


Hanya Excel Shimo yang tidak kaget dengan energi Asal Muasal di Dunia Binatang Buas, sebab di Dunia Jiwa-nya juga memilikinya, bahkan kualitasnya lebih baik dari tempat ini.


Mendengarkan penjelasan Excel Shimo, mereka sedikit terkejut dan untung saja tidak segera menyerap energi Asal Muasal. Penjaga jalur dimensi mendekati Excel Shimo.


"Dewa Binatang, saya akan kembali, dan akan jemput kalian satu hari sebelum genap setahun, " kata penjaga jalur dimensi kepada Excel Shimo, dialah yang memberikan batasan waktu kepada Excel Shimo untuk berburu, sebab dia sebagai penjaga jalur dimensi sangatlah sibuk.


"Terimakasih! Sebelum waktunya tiba, kita semua sudah berada di titik ini! " jawab Excel Shimo.


Kemudian, penjaga jalur dimensi memberikan Excel Shimo sebuah peta Dunia Binatang Buas yang tidak lengkap. Excel Shimo menerimanya dengan senang hati walaupun peta itu tidak seluruhnya mencatat geografis Dunia Binatang Buas, ini saja sudah cukup membantu.


Excel Shimo juga memberikan Butterfly Gold Robe sebagai hadiah kepada penjaga jalur dimensi, berkat dia Excel Shimo bisa bertemu dengan kakek dan kakaknya walaupun hanya sesaat.


Setelah kepergian penjaga jalur dimensi, Excel Shimo membuat Formasi Perlindungan berbentuk kubah pada titik awal mereka tiba, dia bertujuan untuk menandainya dan sebagai peristirahatan selama berada di Dunia Binatang Buas.


Semua orang melihat Dewa Binatang hanya bisa geleng-geleng tanda ketidakberdayaan, mereka merasa Dewa Binatang seakan-akan sudah akrab dengan situasi di Dunia Binatang Buas, yang tampak tidak terkejut mau kagum saat pertama kali baru tiba.


Excel Shimo tidak ingin semua orang mengalami kekacauan pada dantian mereka dengan menyerap energi Asal Muasal sekarang acak, sebab mereka belum terbiasa, apalagi yang akan dihadapi jelas lebih unggul dan terbiasa dengan kehidupan disini.


Kondisi seperti ini, ibarat seseorang manusia biasa yang hidup di dataran rendah dan panas, lalu secara tiba-tiba naik ke puncak gunung yang memiliki cuaca yang berbeda, awal yang akan di alami umumnya kedinginan, sesak dan lain sebagainya.


Semua orang segera masuk ke dalam Formasi Perlindungan dan mulai mencari tempat duduk untuk berkultivasi.


Bahkan Jing Ehuang juga tidak berani sembarangan berkeliaran, dia juga ikut masuk untuk beradaptasi.


Excel Shimo tetap di luar Formasi sambil mempelajari peta Dunia Binatang Buas, lalu dia terbang setinggi mungkin agar bisa melihat semuanya lebih jelas untuk melengkapi peta Dunia Binatang Buas.


Apa yang Excel Shimo lihat adalah sebuah benua yang terbagi menjadi beberapa wilayah, bentuknya sangat unik, sebuah lingkaran sebagai bentuk utama Dunia Binatang Buas.


Di lingkaran itu terlihat sekilas seperti ada daun ber-helai tiga, dan bisa digambar dengan sekali tarik, bentuk garisnya jika dibayangkan menyerupai rotan yang dibengkokkan, menghasilkan bentuk simpul yang artistik, bentuknya seperti simpul-bersimpul yang ujungnya saling terhubung. Tiap daun itu separuhnya melewati garis lingkaran sehingga terbagi menjadi dua.


Excel Shimo mengagumi karya alam semesta, dan dia baru menyadari akan perkataan kakeknya setelah melihat bentuk Dunia Binatang Buas yang artistik, dan terlihat samar-samar ada tiga warna yang saling terhubung.


"Trigrams Chaos, jadi ini maksud kakek-ku. Masa lalu, masa kini dan masa depan. Tiga tahap kehidupan. Luar biasa kakek-ku! " pujian Excel Shimo kepada kakeknya yang seolah-olah mengetahui segala pengetahuan.


Yang dimaksudkan oleh kakek Tian Ba dengan kata Tri-game (Trigrams) adalah simbol tiga kehidupan, yaitu:

__ADS_1


Masa lalu warna biru, penuh kesedihan, perjuangan dan keberanian.


Masa kini berwarna hijau, dipenuhi dengan pemahaman dan pertumbuhan baru.


Dan masa depan berwarna ungu, hidup dengan kemungkinan magis, impian, tujuan dan harapan.


Dan tiga tahapan kehidupan itu akan selalu berulang-ulang, lahir, mati dan reinkarnasi, dan karena hal itu oleh kakek Tian Ba dikatakan 'Chaos atau kekacauan siklus kehidupan'. Oleh sebab itu setiap kehidupan pernah merasakan yang namanya 'Dejavu'.


Excel Shimo geleng-geleng, dia baru sadar setiap ucapan kakeknya penuh makna yang tersirat, jika dia tidak melihat bentuk Benua Binatang Buas, sampai kapanpun dia akan salah dalam memahaminya.


Excel Shimo pikir perkataan kakeknya hanya terkait dengan tujuh Batu Keabadian dan satu batu utama saja, dimana akan diperebutkan oleh binatang, manusia dan para Dewa. Ternyata jauh lebih rumit dan saling terhubung. Masa lalu diibaratkan binatang, masa kini diibaratkan manusia, dan reinkarnasi diibaratkan abadi atau Dewa.


"Kakek, perkataan-mu begitu rumit, pengetahuan dan pemahaman ku belum sampai sejauh ini. Beruntung aku melihat Dunia Binatang Buas, jika tidak...!" gerutunya.


Kembali Excel Shimo melihat keseluruhan Dunia Binatang Buas, dia melihat setiap bentuk itu terbagi menjadi sembilan wilayah yang berbeda-beda; ada banyak danau, gurun pasir, gurun bersalju, pegunungan, sungai, daratan, lautan, jurang dan hutan lebat yang hampir mendominasi di dunia ini.


Sayangnya, Mata Langit Excel Shimo tidak bisa melihat setiap jenis binatang Buas apa yang menempati setiap wilayah, seperti saat pertama kali berada di Hutan Mistik.


Kemudian Excel Shimo melihat peta lebih jeli, dan dia geleng-geleng membaca catatan penjaga jalur dimensi seperti tulisan semut.


Posisi Excel Shimo saat ini berada di titik tengah dari tiga daun yang saling terhubung, tempat paling aman dan jauh dari binatang buas, pantas Excel Shimo belum mendengar suara khas raungan binatang.


Penjaga jalur dimensi hanya mencatat jika ada tiga jenis binatang yang dikelompokkan, yaitu; Four Holy Beast, Four Fierce Beast dan Four Disaster Beast. Ketiga jenis yang dikelompokkan ini menempati setiap wilayah yang berbentuk daun.


Selain itu, di luar wilayah yang berbentuk daun masih banyak binatang buas, ada Thunderbird, burung Gale yang menyerupai badan manusia, Phoenix Api dan Es dan sebagainya.


Di peta tidak tercatat semua jenis binatang apa saja yang memiliki cincin roh, dan membuat Excel Shimo semakin penasaran dengan binatang naga yang katanya, 'memiliki cincin roh evolusi', kekuatan setingkat True Alfa.


"Aku akan tunggu mereka selesai beradaptasi dengan lingkungan baru! " gumam Excel Shimo yang sudah tidak sabar untuk menjelajahi Dunia Binatang Buas.


Disaat Excel Shimo akan memasuki Formasi Perlindungan, dia samar-samar mendengar suara alat musik seruling dan Guzheng, suaranya begitu menenangkan jiwa.


"Sialan?! " umpatan Excel Shimo, saat dirinya hampir saja dikendalikan setelah mendengar suara seruling dan Guzheng...


...****************...


(Author: visual hanya sekedar imajinasi saya untuk menggambarkan tentang Dunia Binatang Buas.)



(Trigrams atau Tri-game, saya juga tidak tahu apa maksud perkataan kakek Tian Ba, tapi menurut buah pemikiran saya, kehidupan seperti permainan dalam tiga tahapan; lahir, mati dan reinkarnasi ... Semoga saja saya mendapatkan pemahaman dan pencerahan dari ucapan kakek Tian Ba yang penuh makna tersirat. Jika Sobatku ada buah pemikiran tentang Tri-game atau Trigrams, silakan berkomentar. Sehat selalu dan bahagia. Salam)

__ADS_1


__ADS_2