
Chapter 227. Utusan Istana Iblis Timur.
Raja Tu, Tu Huang Ti'an, Tu Huang Shang dan semua pemimpin menatap kearah mayat hidup yang semakin mendekati Benteng Pertahanan Kerajaan Tu.
Para Jenderal dan di bantu Perwira sudah menyiapkan pasukannya, dan siap bertempur habis-habisan, pedang di tangan dan tombak menancap di tanah, panah sudah membidik sasaran yang mulai terlihat dengan jelas.
Aura kematian sangat jelas terasa dan malam hari semakin gelap manakala awan hitam mulai berkumpul. Udara dingin semakin membuat suasana mencekam, nafas melambat dan detak jantung juga ikut melambat.
"Kita akan bertahan sekuat tenaga sampai Tuan muda tiba!" suara energi Tu Huang Ti'an menggema di Benteng Pertahanan.
"Huuu!!"
Suara 200 ribu lebih prajurit dan semua kultivator bebas menggema, dan para prajurit menatap tajam kearah mayat hidup.
"Segera bakar parit!!" perintah Jendral Besar kepada pasukan pembawa obor.
Segera puluhan obor dilempar kedalam parit, dan parit segera menyala dan menerangi medan perang. Jarak Mayat hidup semakin dekat dan hanya berjarak kurang dari 500 meter.
Tiba-tiba semua mayat hidup berhenti dan diam memanjang sepanjang Benteng Pertahanan bagian Barat, sepertinya pasukan mayat hidup sedang menunggu seseorang. Para pemimpin saling bertukar pandangan melihat kelakuan mayat hidup yang tidak seperti biasanya.
"Apa mereka menunggu pimpinannya?" tanya Raja Tu kepada Leluhurnya dengan wajah kebingungan.
"Bisa jadi, kita tunggu dan jangan buru-buru menyerang," jawab Tu Huang Ti'an sambil mencari keberadaan pemimpin pasukan mayat hidup.
Pasukan terdepan mayat hidup adalah dari jenis Bai Zong, baris kedua Luse Zong dan baris ketiga Mao Zong. Banyak mayat hidup membawa senjata berkarat yang bentuknya bermacam-macam.
__ADS_1
"Pemimpinnya datang!" ujar Tu Huang Shang, saat melihat 2 sinar di langit melesat ke arah Benteng Pertahanan.
Wushhh.... Dhummm...
Desiran angin sangat kencang saat 2 sosok muncul di atas pasukan mayat hidup dan disusul suara dentuman saat mereka berhenti, aura kedua sosok itu menyebar di seluruh Benteng Pertahanan bagian Barat.
Satu sosok seluruh tubuhnya tertutupi jubah persembunyian, dan sosok yang lain sangat menyeramkan, tubuhnya hanya tinggal tulang saja, di tengkoraknya ada 2 tanduk, jari-jarinya seperti kait melengkung, tanpa memiliki kaki, mata merah seperti cinnabar dan gigi-giginya seperti pisau.
Sosok menyeramkan itu adalah jenis mayat hidup Fei Zong (mayat terbang), jenis ini mampu menumbuhkan kebijaksanaan spiritual, dan mampu menggunakan energi elemen untuk menutupi kelemahan sebagai Ras Mayat Hidup. Usianya diatas 1.000 tahun lebih.
Fei Zong ini seperti layaknya seorang kultivator yang bisa berkultivasi, dan setingkat lagi Fei Zong akan mampu berevolusi menjadi jenis mayat hidup Zhe Zong. Kekuatannya saat ini berada pada tingkat Peri Benua level 9.
"Dewa Bumi dan Peri Langit level puncak!!" kata Tu Huang Shang saat indera-nya mengukur kekuatan kedua sosok itu.
"Sialan, siapa dia!" umpat Raja Tu yang kaget dan juga ketakutan, dia bertanya kepada leluhurnya.
Kedua sosok itu sepertinya mencari seseorang dengan sorot mata tajam melihat seluruh pemimpin dan semua prajurit Kerajaan Tu, dan kedua mata mereka berhenti pada leluhur Kerajaan Tu.
"Serahkan Seruling Pengendali Jiwa yang telah kalian temukan di kaki Gunung Daiyu!" perintah sosok berjubah kepada kedua leluhur Kerajaan Tu .
Kedua leluhur Kerajaan Tu saling bertukar pandang, jelas mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan oleh sosok itu, dan Tu Huang Ti'an segera melayang dan sedikit maju didepan barisan pasukan Kerajaan Tu.
Tu Huang Shang juga mengikuti dan berdiri sejajar dengan kakaknya, dengan wajah serius sambil menahan ketakutan dengan aura kekuatan tingkat Dewa Bumi.
Kemudian, Tu Huang Ti'an bertanya. "Seruling Pengendali Jiwa seperti apa yang Anda inginkan, kami tidak tahu apa yang Anda maksudkan?"
__ADS_1
Sosok berjubah itu tersenyum sinis dengan sorot mata menelisik seluruh tubuh kedua leluhur Kerajaan Tu, setelah mencari dan tidak menemukan apa yang dia inginkan, sosok jubah itu berbicara dengan nada membentak. "Jangan berpura-pura bodoh, tadi siang aku merasakan kalian menggunakannya! Cepat serahkan, atau aku akan bunuh semua kehidupan di Kerajaan sampah ini!?" ancamannya dengan menambah aura kekuatannya.
Namun, sosok itu terkejut saat aura terhalang energi yang tak kasat mata, dan instingnya segera mengingatkan untuk berhati-hati. Sebelum sosok itu sempat mencari sumbernya, tiba-tiba suara pria muda menggelegar. "Ckckckck! Jadi benar ini ulah Istana Iblis Timur lagi...!" suara itu berdecak lidah saat tahu siapa sosok berjubah itu.
Sosok berjubah itu segera mundur menjauhi kedua leluhur saat merasa tekanan kuat dari atasnya, dan Fei Zong secara naluri juga mengikutinya.
Zlappp... Zlappp...
Kemudian, suara itu muncul di depan sosok berjubah dengan jarak 20 meter, dan disusul 10 boneka Wayang setinggi 3 meter, dan 19 wanita dibelakangnya yang menggunakan perlengkapan perang.
"Hore...!!"
Sorak-sorai gembira menggema, saat tahu siapa suara yang menggelegar di medan perang dan suaranya makin kencang dengan kedatangan Excel Shimo dan seluruh wanitanya, apalagi dengan 10 boneka wayang yang siap bertempur.
Kedua Leluhur, Raja Tu dan semua orang bernafas lega dan ikut mendekati dan berhenti di dekat anak gadisnya. Seketika kedua Leluhur, Raja Tu dan semua pemimpin terkejut dengan perubahan anak gadisnya yang meningkat pesat.
Sedangkan, sosok berjubah itu jelas sangat kaget identitas diketahui pihak luar yang tidak dia kenali, apalagi kekuatan pria muda itu tidak bisa ia lihat. Sorot mata utusan Istana Iblis Timur juga melihat 10 boneka wayang, dan semakin terkejut saat merasakan aura kekuatan Dewa Bumi.
Excel Shimo sudah menyelidiki sebagian ingatkan dan rencana utusan Istana Iblis Timur sebelum dia muncul, agar kejadian saat di Benua Jiang Shan tidak terulang lagi sebelum selesai membaca ingatan Bing Bing. Sebab itu Excel Shimo segera muncul setelah membaca sebagian pikiran orang berjubah itu, dan memblokir aura kekuatan utusan Istana Iblis Timur.
'Sialan, siapa dia? Apa dia dari salah satu Klan Kuno? Kenapa sekarang Klan Kuno ikut campur hal seperti ... tidak, tidak, tidak mungkin dia anggota Klan Kuno! Lalu, siapa dia? Kenapa memiliki boneka wayang yang hanya bisa dibuat oleh Klan Kuno...!' batin utusan Istana Iblis Timur setelah mengumpat kesal, dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri sambil menganalisa siapa seperti pria muda dihadapannya itu.
"Humph!! Kamu orangnya yang membantai seluruh pasukan-ku kemarin malam, haah?!" bentak pimpinan mayat hidup yang hafal dengan aura Excel Shimo, ia tahu karena mengendalikan semua mayat hidup.
"Dan segera seluruh Ras Mayat Hidup," imbuh Excel Shimo setelah pemimpin mayat hidup membentaknya.
__ADS_1
"Kamu jangan ikut campur urusan kami, pergi jika tidak ingin berurusan dengan Istana Iblis Timur?!" ancaman orang yang berjubah itu yang bernama Chi Mo, dan dia tidak menyangkal jika dia utusan dari Istana Iblis Timur.
Chi Mo adalah salah satu tetua di Balai Pekerjaan Khusus Istana Iblis Timur, jabatannya lebih tinggi daripada Bing Bing, kekuatannya berada pada tingkat Dewa Bumi level 4.