
Chapter 320. Qin Yang dan Qin Zhu.
Dunia tak bertuan menjadi kacau, hutan, bukit dan gunung yang baru tumbuh seketika rata. Keempat wanita terhempas sangat jauh dan mereka entah bagaimana nasibnya.
Asap tebal hitam dan putih menutupi ketiga petarung, entah siapa yang masih hidup.
Wuush... Wuush...
Bang... Bang...
Dua orang terjatuh dan menghantam tanah yang sudah porak-poranda dan membentuk kawah besar. Mereka adalah Gongsun Quentin dan Xuan Zihan. Pakaiannya sudah hancur, rambut terbakar habis, kulit melepuh.
Sedangkan Excel Shimo tampak sangat pucat, tubuh gemetaran, tombak ditangannya ikut gemetaran. Terlihat darah mengalir dari sudut bibir, lalu Excel Shimo melihat dadanya yang tampak ada jejak hitam, rambutnya sudah berantakan.
"Aku terlalu memaksakan diri!" Excel Shimo mencela dirinya yang terlalu berlebihan menggunakan Kitab Hitam skill ketiga bagian tiga, dimana dia masih belum 100 persen bisa mengendalikan kekuatan dan penguasaan.
Beruntung Excel Shimo memiliki fisik yang kuat, Jubah Perang Bersayap dan Teknik pasif penyembuhan, sehingga dampak benturan kekuatan Kitab Hitam tidak Banyak berdampak bagi dirinya, hanya menguras energinya.
Semua istrinya dan pasukan binatang juga ketakutan dengan kekuatan Kitab Hitam, semua istrinya terduduk lemas dengan kekuatan suaminya yang mengerikan, mereka tidak pernah melihat suaminya mengeluarkan kekuatan secara maksimal, dan kali ini mereka baru pertama kali melihat.
Tubuh Gongsun Ling juga tidak terkendali, gemetaran dan ketakutan jelas terlihat. Seandainya dulu suaminya mengeluarkan kekuatan saat dia bertarung, sudah dipastikan dia mungkin kalah, walaupun memiliki kekuatan jauh diatas suaminya.
Secara berlahan Excel Shimo turun dan menghampiri kedua musuhnya entah mati atau masih hidup. Melihat, jika masih bernafas, Excel Shimo menotok syaraf dan menyegel kekuatan mereka berdua, lalu mereka dimasukkan ke dalam Pagoda Penjara. Kemudian, Excel Shimo teringat akan adik bibinya, dengan Mata Langitnya, Excel Shimo menemukannya.
Karena Yang Xiaoping baik-baik saja, Excel Shimo buru-buru masuk kedalam Dunia Jiwa, dia muncul di kamar pribadinya dan langsung membaringkan tubuh dan tertidur. Excel Shimo sangat kelelahan telah mengeluarkan seluruh energi, itu efek Kitab Hitam yang sepenuhnya belum dia kuasai.
Mengetahui kehadiran suaminya di Dunia Jiwa, buru-buru semua wanita mendatangi kamar pribadinya, dan melihat Excel Shimo telah tertidur lelap. An Na dan semua wanita segera merawat Excel Shimo, bahkan saat tubuhnya dibasuh dan digantikan pakaian baru Excel Shimo tidak terbangun.
"Kitab Hitam memang tidak bisa diremehkan!" gumam Gongsun Ling yang tahu efek pengunaan Kitab Hitam, walau dirinya tidak pernah mempelajari.
"Apa di Balai Perpustakaan Khusus banyak tersimpan Kitab Hitam?" tanya Gongsun Ling kepada An Na yang sedang memijat suaminya.
"Tidak tahu, suami kita melarang masuk demi kebaikan!" jawab An Na yang memang dia tidak tahu.
Balai Perpustakaan Khusus memang tidak bisa dimasuki siapapun, dan tidak ada tahu apa yang berada di dalamnya. Selain Balai Perpustakaan Khusus, ada Balai Persenjataan Khusus yang tidak bisa diakses siapapun selain Excel Shimo, tapi Balai Perbendaharaan yang dulunya tidak bisa diakses kini bisa diketahui semua istrinya.
"Suatu saat nanti, kita pasti akan diberikan Kitab Hitam! Kitab Biru saja kita masih belum sepenuhnya menguasainya. Tapi, suami kita pernah berjanji, setelah kita telah menguasai Kitab Biru, dia akan memberikan Kitab Merah!" sambung An Na dan melihat wajah semua saudari yang tampak senang.
__ADS_1
Di luar dunia jiwa, Yang Xiaoping buru-buru mencari keberadaan Dewa Binatang di tempat pertempuran, tapi yang dia lihat hanya tempat yang berantakan dan Excel Shimo serta kedua utusan tidak ditemukan.
"Mungkin dia berada di dunia lain untuk pemulihan!" gumam Yang Xiaoping.
Dampak kekuatan besar dari Kitab Hitam tidak bisa dianggap enteng, walaupun memiliki daya tempur dan serangan kuat, efeknya juga berimbas kepada penggunaannya. Yang Xiaoping melihat kebelakang dan ketiga wanita menghampirinya.
Swosh... Swosh...
"Kemana dia dan dua tua bangka itu?" tanya Mu Yu Huang sambil melihat tempat pertempuran yang rusak parah.
"Entahlah, mungkin dia sedang memulihkan diri setelah serangan terkuatnya, dan kedua orang tua itu ... Mungkin sudah mati!" jawab Yang Xiaoping sambil menunjukkan potongan pakaian milik Gongsun Quentin dan Xuan Zihan.
Ketiga wanita itu hanya mengangguk tanda mereka juga paham. Lalu, Ratu Barat berbicara akan rencana mereka. "Apa yang harus kita lakukan, dengan dirinya memiliki Kitab Hitam tahap puncak, para pimpinan sudah pasti serakah jika tahu. Tapi, dengan menghilangnya delapan orang, pasti akan menjadi masalah besar, dan kita tidak bisa menyembunyikan masalah ini selamanya!"
Ratu Barat tampak kuatir akan kegagalannya tidak bisa merekrut Dewa Binatang, kekuatiran Ratu Barat juga dirasakan oleh ketiga wanita. Keempat wanita itu terdiam dengan banyak pikiran untuk menanggulangi masalah kehilangan delapan orang penting bagi setiap penguasa. Alasan apa yang akan dikatakan? Jika diam saja tetap akan dikejar banyak pertanyaan dari banyak kekuatan!
Yang Xiaoping sedikit lebih tenang, sebab dia dari Benua Zhong Hua, hanya dia kuatir dengan kondisi calon suami kakaknya.
"Aku akan menunggunya disini, sebab pintu keluarnya hanya satu," kata Yang Xiaoping yang bertekad membawa Excel Shimo menemui kakaknya.
"Kita tunggu di makam Dewa Roh saja, jika disini, kita tidak bisa mengetahuinya!" saran Fairy Shu dan disetujui oleh ketiga wanita.
Di dalam Dunia Jiwa, Excel Shimo telah tertidur selama 2 hari, dan terbangun saat merasakan tongkatnya sedang dipermainkan oleh She Qinglin, Tu Yueyin Mei dan satu Juan Rong yang sedang menciumi lehernya.
"Kalian ini ... Aku hajar sampai pingsan!" goda Excel Shimo dan mencium Juan Rong yang masih kaget suaminya sudah terbangun.
"Hore! Akhirnya dia bangun!" Tu Yueyin Mei kegirangan dan buru-buru menempatkan lembah surganya pada tongkat suaminya.
Sesuai ucapan Excel Shimo, ketiga istrinya dibuat pingsan dengan bibir tersenyum bahagia, dan berlanjut menghajar semua istrinya tanpa ampun, bahkan Gongsun Ling, She Jingyi dan She Annchi dibuat kelelahan.
Setelah melakukan tugasnya sebagai suami, Excel Shimo menuju ke tempat Pagoda Penjara, dia berniat menginterogasi Huang Ying. Akan tetapi, sesampainya disana, Excel Shimo melihat Huang Ying yang sekarat di siksa pasukan binatang Ular dengan menyerap darahnya. Darah setingkat Jenderal Surgawi besar manfaat bagi meningkatkan kekuatan, setiap tetesnya mampu meningkatkan kekuatan satu level.
Excel Shimo tersenyum dan geleng-geleng melihat pasukan binatang secara bergiliran menerima bagian setetes darah. Tidak hanya Huang Ying, tapi ketujuh utusan diperas darahnya secara bergiliran.
"Raja" sapa Raja Kirin dan Raja Griffin saat melihat Excel Shimo, dan Excel Shimo melambaikan tangan sebagai tanda tidak perlu sopan.
"Lanjutkan, dan tapi jangan buat mereka mati!" tegur Excel Shimo.
__ADS_1
"Mengerti Raja."
Semua pasukan binatang kegirangan melihat Raja nya tidak serakah, awalnya mereka kuatir jika Excel Shimo marah melihat mereka memeras darah kedelapan utusan. Kedelapan utusan hanya bisa pasrah dan berharap segera dibunuh, mereka tidak bisa bicara karena lidahnya dipotong, setiap kali pulih, kembali pasukan ular memotong lidahnya.
Hanya satu orang yang tidak berani mereka sentuh, yaitu pemimpin Sekte Darah Racun, sebab darahnya sangat beracun, hanya pasukan ular yang berani menyiksa.
"Apa ada informasi baru terkait Huang Taiji dan Istana Iblis Timur?" tanya Excel Shimo kepada dua Raja Binatang.
"Tidak ada informasi terbaru, Raja. Tampaknya mereka memang tidak tahu perihal akan kebangkitan Kaisar Iblis."
"Ya sudah, memang mereka tidak tahu apa-apa, hanya diperintahkan untuk membunuhku dan sebagian diperintah merekrut ku dan jika tidak mau bergabung, aku akan dibunuh mereka," ujar Excel Shimo setelah membaca ingatan mereka, tapi kebanyakan mereka sudah menghapus informasi penting saat di penjara.
Setelah berbicara dengan kedua Raja Binatang dan semua pasukannya, Excel Shimo menemui dua Inti Kehidupan. Lokasi mereka sengaja Excel Shimo pisahkan jauh dari wilayah Mansion dan pasukan binatang, agar disaat Inti Kehidupan memproduksi pasukan untuk umpan meriam tanpa gangguan.
"Hai, bagaimana kabar kalian?" tanya Excel Shimo saat muncul disamping Inti Kehidupan.
"Hah! Tuan mengagetkan saya saja!" sungut Inti Kehidupan yang memang kaget.
Excel Shimo tertawa dan menggendong dua Inti Kehidupan di pelukannya. "Jika kalian lelah, istirahat saja, jangan dipaksakan," kata Excel Shimo sambil duduk dan melihat pasukan binatang tanpa jiwa. Jumlah mereka baru mencapai 1.000 ekor binatang berbagai jenis.
"Kami sangat menyukai pekerjaan ini Tuan, dan kami tidak pernah kelelahan dengan Energi Asal Muasal, lihat kami sehat dan disaat usiaku sudah pulih seperti sediakala, kami bisa memiliki tubuh lagi!" jelas dua Inti Kehidupan dengan suara yang sama dan serasi saat berbicara.
"Wow! Hebat!" seruan Excel Shimo yang kagum dengan kelebihan Inti Kehidupan, "apa masih lama kalian memiliki tubuh?"
"Mm! Saat kami usia 500 tahun, dan saat ini usia kita sudah pulih 50 persen. Tapi, dengan adanya energi ini, kami perkirakan akan mampu membentuk tubuh sendiri ... Sekitar 10 tahun waktu di Dunia Jiwa!" jawab Inti Kehidupan dengan jujur.
"Bagus, bagus! Aku menantikan kalian menjadi wujud asli!" Excel Shimo senang mendengarnya, "oh iya, apa kalian tidak memiliki nama?"
"Punya Tuan, kami adalah saudari kembar, saya Qin Yang dan adikku Qin Zhu!" jawab Qin Yang.
"Nama yang indah. Jika kalian kembar, bagaimana membedakan kalian selain kemampuanmu?"
"Saya biasanya menguncir rambut menjadi dua dan kakakku selalu mengikat rambut model ekor kuda!" jawab Qin Zhu adik dari Qin Yang
Excel Shimo tertawa seakan-akan memiliki adik perempuan yang lucu. "Jika kalian bosan, bermainlah bersama saudari mu, kalian juga bebas kemanapun selama di Dunia Jiwa," kata Excel Shimo yang ingin membuat Qin Yang dan Qin Zhu bahagia.
"Aiyo! Kakak Mei dan kakak Qinglin setiap hari kesini jika mereka tidak berkultivasi, mereka membuat kami kelelahan selalu diajak bermain terus!" gerutu Qin Zhu yang selalu digendong kemana-mana oleh She Qinglin dan Tu Yueyin Mei.
__ADS_1
"Hahaha!" Excel Shimo tertawa dan meletakkan mereka seperti semula, dia meninggalkan mereka untuk melakukan aktivasi lagi, "jika kalian bosan, bermain lah!"
Excel Shimo langsung menghilang setelah berbicara lagi kepada Qin Zhu dan Qin Yang.