
Chapter 157. Buah Hati Buddha.
Setelah melewati pintu khusus Formasi Perlindungan, Excel Shimo terus berjalan melewati hutan dan menuju titik tengah Formasi Perlindungan.
"Layak jika disebut ruang Harta Kerajaan, penjagaan-nya sangat ketat dan bersembunyi dibalik bayang-bayang!" ujar Excel Shimo kepada Lotus Bao dan Xi He dengan telepatinya.
"Tuan, memang ada harta langka, lihat saya!" seru Xi He yang kegirangan saat dirinya merasakan ada sesuatu yang langka dan berharga, jarum berwarna merah berputar-putar dan berhenti dengan memberikan petunjuk arah.
"Hehehe, hebat, semoga harta langka itu belum aku miliki," jawab Excel Shimo yang kegirangan.
"Saya rasa kali ini berbeda Tuan, jika sama jarum tidak akan berputar lama dan selalu bergetar," sahut Lotus Bao yang sudah memahami tentang Xi He.
"Hahaha, memiliki kalian berdua adalah anugerah yang tidak tergantikan," tawa Excel Shimo dan memuji Lotus Bao dan Xi He.
Jelas Lotus Bao dan Xi He senang mendapatkan pujian Tuannya.
Selama perjalanan, Raja Long tidak berbicara sama sekali, sebab dihatinya sedang dalam gejolak gelisah, gelisah jika Wali Benua tidak berminat dengan sesuatu yang berada diruang Harta Kerajaan.
Sesampainya di pusat formasi, Excel Shimo melihat sebuah rumah kuno, rumah itu juga dilindungi formasi. Di sana sudah menunggu Long Wenhua dan beberapa Tetua penjaga.
Tatapan para Tetua itu selalu waspada tidak terlihat raut wajah bergembira maupun tersenyum. Kekuatan mereka berada pada tingkat Saint level 5 hingga level 7.
__ADS_1
"Seandainya mereka keluar, maka Kerajaan Huang dan Kerajaan Rubah Bulan pasti mudah dikalahkan, jika tanpa ikut campur Istana Iblis Timur," gumam Excel Shimo yang kagum dengan kekuatan tersembunyi Kerajaan Long.
"Tiap Kerajaan pasti memiliki rahasianya masing-masing, bahkan tidak semua anggota Kerajaan mengetahui. Hal seperti ini sudah diatur oleh para Leluhur kami puluhan ribu tahun lalu." jawab Raja Long dan berhenti ketika sudah dekat dengan Long Wenhua dan para Tetua.
"Apa Anda Wali Benua yang baru?" tanya salah satu Tetua yang wajahnya terdapat goresan benda tajam pada pipi kirinya.
"Salam. Sejujurnya saya terlalu muda menyandang gelar Wali Benua, berhubung ini keputusan dari empat Kerajaan, mau tidak mau saya harus memikul tanggung jawab ini, Senior." jawab Excel Shimo yang tidak mengatakan 'iya' saat ditanya, setelah mengucapkan salam.
"Usia tidak bisa ditentukan pantas atau tidak seseorang memegang gelar, yang terpenting adalah pola pikir, kebijaksanaan, rasa keadilan dan kepeduliannya terhadap sesama," kata Tetua yang lain dengan ciri sebelah mata tertutup kain, dan terlihat sedikit goresan.
"Saya akan selalu ingat pesan para Senior," jawab Excel Shimo dengan menangkupkan kedua tangan, perkataannya sengaja dikunci sampai disini, sebab Excel Shimo tahu jika mereka sengaja menguji wawasannya.
"Layak menjadi Wali Benua Jiang Shan. Tegas, tidak bertele-tele, dan sesuai syarat yang dibutuhkan," Puji Tetua yang pipinya tergores, "baiklah, aku berikan Wali Benua waktu setengah dupa untuk mencari sesuatu yang sesuai. Hanya bisa mengambil satu barang sesuai kesepakatan. Dan kalau boleh tahu apa barang yang akan menjadi alat pertukaran itu?" lanjutnya dengan keingintahuan tinggi, sebab tidak mungkin Raja Long dan Long Wenhua sampai harus membuka Ruang Harta Kerajaan.
Tanpa banyak bicara, Excel Shimo mengeluarkan satu kotak ukiran dari kayu jati warnanya coklat kekuningan, dan memberikan kepada Raja Long.
"Itu adalah Rumput 3 Daun Hati Murni usia 50 tahun. Tanaman ini merupakan jenis tanaman obat, yang tumbuh jika memiliki energi Langit yang padat. Selain itu mereka hanya tumbuh subur di genangan darah, sebab itu tanaman jenis ini sangat sulit ditemukan dan dibudidayakan," jelas Excel Shimo kepada semua orang.
Energi Langit hanya bisa ditemukan di Alam Atas, tepatnya Benua Jiu Zhou, dan mereka memahami betul ucapan Wali Benua. Jika mereka ingin mendapatkannya, maka mereka harus menuju ke sana, dan hal itu tidak mudah.
Segera Raja Long membuka penutup kotak itu dengan rasa penasaran, sebab dia sendiri tidak pernah melihat apalagi memilikinya. Tidak hanya Raja Long, Long Wenhua dan para Tetua segera mendekatinya, mereka jelas ingin tahu.
__ADS_1
Mereka hanya tahu nama-nama tanaman langka dari kitab pengetahuan, dan tidak ada yang pernah memiliki maupun melihatnya dengan mata kepala.
Bhuzhhh...
Saat dibuka, aroma darah segera tercium, dan jiwa dan indera terasa segar dan memenangkan. Didalam kotak itu terdapat 3 jenis yang sama, bisa dinilai jika ketiga tanaman obat itu sangat berharga. Daunnya berwarna merah, dengan tangkai berwarna hijau kekuningan, akar-akarnya memiliki tiga cabang, dan daunnya berbentuk hati sesuai namanya.
Raja Long yang memegang kotak itu gemetaran seakan-akan dia memegang barang yang sangat berharga. Demikian juga dengan semua orang mereka merasa bermimpi bisa melihat Rumput 3 Daun Hati Murni.
"Seandainya mereka tahu aku memiliki banyak seperti jerami, pasti mereka akan muntah darah," kata Excel Shimo kepada Lotus Bao dan Xi He.
Lotus Bao dan Xi He tidak menjawab, mereka geleng-geleng karena Tuannya tidak mengerti sulitnya mendapatkan tanaman itu. Jika orang mengetahui Excel Shimo memiliki banyak Rumput 3 Daun Hati Murni, jelas dia akan menjadi buruan banyak kultivator manapun.
"Dan ini lebih langka lagi, Buah Hati Buddha yang matang berusia 100 tahun. Ini merupakan tanaman jenis Roh, hanya tumbuh pada mayat bayi yang masih suci. Selain tumbuh pada mayat bayi, Buah Hati Buddha yang matang hanya bisa tumbuh dengan energi Semesta. Selain itu, untuk memanennya harus tepat waktu tidak boleh lewat satu hari saat usianya telah 100 tahun. Jika tidak, tanaman Roh ini akan mati. jika ingin mendapatkan yang benar-benar matang, maka harus menunggunya dengan sabar, dan itu belum termasuk gangguan dari pihak lain yang ingin merebutnya," jelas Excel Shimo saat mengeluarkan kotak Giok Es, dan menjelaskan kepada semua orang, "bisa kalian bayangkan bagaimana sulitnya mendapatkan ini. Jika bukan karena Guru saya memberikan harta langka ini, saya jelas tidak memilikinya." lanjutnya, dengan raut wajah yang terlihat sedih dan enggan melepaskan tanaman Roh Buah Hati Buddha kepada Raja Long.
Excel Shimo mengulurkan kotak Giok Es kepada Long Wenhua, saat akan diterima oleh Long Wenhua dengan tangan gemetaran, Excel Shimo menariknya lagi.
Lalu, Excel Shimo mengulurkan lagi, dan saat akan diterima ditariknya lagi.
"Hatiku berdarah," kata Excel Shimo dengan raut wajah yang kesakitan dan penuh kesedihan, seolah-olah lebih menyakitkan daripada kehilangan kekasihnya.
Mendengarkan ucapan Wali Benua yang penuh kesedihan dan sakit hati untuk melepaskan Buah Hati Buddha, membuat Long Wenhua, dan Raja Long menjadi malu menerima kotak Giok Es.
__ADS_1
Lotus Bao dan Xi He tertawa terbahak-bahak melihat akting Tuannya, padahal di Dunia Jiwa, ada wilayah khusus yang dipenuhi Buah Hati Buddha, dan jumlah ya sangat fantastik.
(Author : Hello Sobat, kita harus bangga di negara kita memiliki jenis pohon jati, sebab pohon jati adalah pohon purba. pasti kalian ingat sejarah kapal Bahtera Nabi Nuh. Bahan yang digunakan pembuatan kapal dari pohon jati. Sehat selalu dan bangga menjadi Putra dan Putri negeri kita. Salam. 🙏)