
Chapter 388. Buah Yang Melegakan!
Saat semua sudah masuk ke dalam lonceng perlindungan diri, dua ketua meningkatkan panas apinya hingga maksimal, dan tubuh mereka dihantam gelombang tsunami dari segala penjuru, mereka syok saat melihat banyak batang kayu besar berbentuk jarum berada di belakang gelombang tsunami...
Dang... Dang...
Dentangan lonceng terdengar berulang-ulang ketika diterjang gelombang tsunami, Tim Kang-Dee terhuyung-huyung saat lonceng bergetar dan bergoyang. Momentum ini dimanfaatkan oleh Excel Shimo dengan memukul tengkuk kedua sasarannya hingga pingsan, lalu segera memasukkan mereka ke dalam Dunia Jiwa.
Setelah terjangan gelombang tsunami, lonceng perlindungan kembali tenang dan dari luar juga tidak terdengar suara berisik serangan akar pohon.
Semua orang yang berada di dalam lonceng menghela nafas lega.
Dang...
"Sial, sial!? Manusia itu membuat kesialan?!" umpat Kang-Dee yang sangat marah dengan memukul dinding lonceng.
Rekan pria dalam satu tim berbicara:
"Ayo, kita keluar dari sini."
Segera Kang-Dee menepuk dinding lonceng, seketika lonceng perlindungan berubah menjadi kecil seukuran telapak tangan, dan mereka semua melihat di luar yang sudah menjadi berantakan, banyak pohon berserakan dimana-mana.
Semua anggota Tim Kang-Dee mencari ketua mereka dan melihat di kejauhan dengan pakaian basah serta compang-camping. Mereka menahan tawa melihat dua ketua seperti seorang gelandangan setelah terkena terjangan gelombang tsunami.
Namun, yang tidak mereka sadari, Tim Kang-Dee telah kehilangan dua anggotanya, Yun Shuang dan Xia Jinjing.
Kedua ketua itu segera menghampiri juniornya dan melihat mereka baik-baik saja menjadi lega. Namun, kelegaan mereka hanya sesaat, saat tidak melihat dua wanita kebanggaan Perguruan Api Asyura.
"Kemana Yun Shuang dan Xia jinjing?" tanya ketua Penegak Hukum kepada Kang-Dee.
Segera mereka membalikkan badan dan tidak melihat dua wanita kebanggaan Perguruan. Dengan panik semua orang mencari disekitarnya dan tetap tidak menemukannya.
Kang-Dee, berkata:
"Tadi kita berlindung bersama-sama, Ketua."
Dua ketua dan lainnya juga tahu dan melihat dengan jelas, apalagi Yun Shuang yang mengeluarkan lonceng perlindungan.
Kemudian ketua Penegak Hukum, bertanya:
"Iya, aku tahu. Tapi setelah kalian keluar, apa tidak melihat dua temanmu itu?"
Kang-Dee geleng-geleng dan melihat anggotanya yang juga menggelengkan kepala. Kedua ketua menjadi teringat akan ucapan Excel Shimo yang terakhir 'Hati-hati dengan wanita mu'.
Boom💥...
"Gawat! Dia masih hidup!" bentak ketua Pekerjaan Umum dengan melepaskan pukulan energi pada pepohonan.
"Bangsat!? Kita telah dipermainkan olehnya!?" bentak ketua Penegak Hukum yang menyambung omongan ketua Pekerjaan Umum.
Semua orang sangat marah Bunga Wangi kebanggaan mereka telah diculik di hadapannya, terutama Kang-Dee yang menyukai Yun Shuang dan Xia Jinjing yang paling marah dengan memukul apapun di dekatnya.
Mereka semua tidak menyangka telah dipermainkan sedemikian rupa hingga mengabaikan ancamannya. Mereka pikir dan juga dengan jelas melihat Excel Shimo terbunuh tidak menjadi ancaman, ternyata itu semua hanya trik untuk mengelabuhi mereka.
Ketua Penegak Hukum segera membuat pengaturan dan berbicara kepada juniornya:
"Kita akan memimpin kali ini dalam misi pencarian Yun Shuang dan Xia Jinjing, kalian bagi menjadi dua tim! "
Segera Kang-Dee mengatur timnya, dia bersama ketua Balai Pekerjaan Umum dan sisanya bersama dengan ketua Penegak Hukum. Kemudian, dua tim bergerak setelah memeriksa ulang tempat kejadian dimana Yun Shuang dan Xia Jinjing menghilang.
Excel Shimo yang berada di Dunia Jiwa terkekeh melihat kepanikan mereka yang telah kehilangan wanita kebanggaan Perguruan Api Asyura. Lalu Excel Shimo melihat kedua wanita yang telah dibaringkan di tempat tidur.
__ADS_1
"Kalian memang cantik, sayangnya ... " gumamnya sambil membelai wajah Yun Shuang dan Xia Jinjing yang pingsan.
Kedua wanita itu memiliki kekuatan Celestial Supreme tahap puncak, memang lebih berbakti dari semua istrinya, mungkin ini dipengaruhi oleh Pentagon Formasi sehingga dengan cepat meningkatkan kekuatan mereka, tebakan Excel Shimo.
Excel Shimo berniat menjadikan mereka barter dengan bangsa Asyura, dengan tujuan merusak kesepakatan mereka dengan Wei Yan. Kemudian, Excel Shimo menyegel kekuatan Yun Shuang dan Xia Jinjing.
Setelah itu, dia melihat dunia luar untuk memeriksa lagi Harimau yang menjadi incarannya. Setelah beberapa saat mencari, Excel Shimo terkejut bukan main, ternyata incarannya bukan berada pada level 4, tapi berada pada level 72.
"Tuan, saya perkirakan Hutan Mistik tidak bisa dilihat oleh Mata Langit secara acak, mungkin ini juga pengaruh dari Pentagon Formasi!" ungkap Lotus Bao dan mengejutkan Excel Shimo.
Excel Shimo yang penasaran segera bertanya:
"Kenapa aku sebelumnya bisa melihat kekuatan mereka?"
"Saya tidak tahu! Jika ada waktu, Tuan bisa mempelajari Pentagon Formasi, saya merasa jika Formasi ini tidak sesederhana yang kita lihat!" jawab Lotus Bao.
Excel Shimo mengangguk paham.
Untuk mendapatkan cincin roh, mau tidak mau dia harus meningkatkan kekuatannya lagi minimal level 50. Masalahnya, jelas akan membutuhkan waktu lama dan sumberdaya yang sangat besar. Satu-satunya jalan agar cepat meningkat adalah; dengan berkultivasi ganda, memburu banyak kultivator, dan juga mendapatkan keberuntungan di Hutan Mistik.
Excel Shimo meminta bantuan kepada Xi He yang memiliki kemampuan mencari harta karun:
"Xi He, coba cari sesuatu yang mampu meningkatkan kekuatan ku dengan cepat!"
Namun jawaban Xi He membuat Excel Shimo tidak berdaya:
"Disini tidak ada harta langka, Tuan. "
Excel Shimo menghela nafas sambil melihat kedua wanita yang masih pingsan. Tampaknya di Benua Roh hanya bisa mengandalkan keberuntungan. Intinya disini harus benar-benar bekerja keras tanpa batasan waktu.
Excel Shimo berpikir; apakah harus berkultivasi ganda dengan wanita di hadapannya? Masalahnya, dirinya tidak menyukai hubungan tanpa rasa.
Akhirnya Excel Shimo memutuskan:
Dengan berburu kultivator, Excel Shimo mendapatkan banyak manfaat, seperti kristal energi kekuatan, esensi darah, dan segala kemampuan yang dimiliki si kultivator, maka Excel Shimo mampu dengan cepat naik level daripada berkultivasi ganda.
Setelah membuat Yun Shuang dan Xia Jinjing tertidur untuk waktu lama, Excel Shimo keluar dari Dunia Jiwa dengan berubah lagi seperti gelapnya Hutan Mistik. Disaat telah keluar, Excel Shimo melihat tempat pertempuran menjadi porak-poranda dan membuat banyak binatang mistik menjauh.
Tanpa peduli dengan kerusakan yang telah dia buat, Excel Shimo berburu binatang mistik sambil mendekati sasarannya, yaitu Tim Kang-Dee, yang telah terbagi menjadi dua, Tim Penegak Hukum dan Tim Pekerjaan Umum.
Targetnya adalah Tim Pekerjaan Umum.
Sambil mencari binatang mistik, Excel Shimo teringat dengan Black Owl Mistik yang telah menipunya, dan berkata:
"Yang membuat Pentagon Formasi memang hebat! Seandainya aku bertemu dengannya--"
Cedarr....
Suara petir menggelegar di Hutan Mistik dan mengejutkan Excel Shimo. Segera Excel Shimo membalikkan badan dan melihat awan hitam berkumpul pada satu titik, lokasinya sangat jauh dirinya, dekat dengan tempat tinggal targetnya, si Harimau.
Tiba-tiba Xi He berbicara dengan antusias:
"Tuan, tampaknya akan ada Buah Suci akan terlahir. Cepat ke sana sambil menyerap elemen petir!"
Spontan Excel Shimo tertawa, baru saja berharap mendapatkan keberuntungan, kini alam semesta telah mengabulkan keinginannya. Buru-buru Excel Shimo melesat dengan sangat cepat menuju tempat tinggal Harimau yang memiliki kekuatan level 72.
Tidak hanya Excel Shimo saja yang terkejut dan berganti kegirangan, semua pemburu juga merasakan hal yang sama, bahkan para penjaga Hutan Mistik sangat kegirangan.
Tanpa komandan dari ketua masing-masing Tim, semua pemburu bergegas menuju pusat berkumpulnya awan hitam. Apa yang mereka lihat adalah Kesengsaraan Petir.
Kesengsaraan Petir memiliki dua kemungkinan; tanda ada seseorang yang menerobos, lahirnya Buah Suci atau kelahiran sebuah artefak alami.
__ADS_1
Tim Penegak Hukum dan Tim Pekerjaan Umum juga bergegas menuju pusat Kesengsaraan Petir, sambil tetap mencari Bunga Wangi kebanggaan Perguruan Api Asyura.
Lambat laun, awan hitam makin pekat dan sambaran petir makin keras. Semua binatang mistik menjauh dari area Kesengsaraan Petir, dan mereka juga penuh antusias menantikan sesuatu yang dilahirkan oleh alam semesta.
Excel Shimo melihat banyak kultivator terbang mendekatinya dan membuatnya tersenyum. "Melakukan sedikit kebaikan, Alam Semesta tak kan menutup mata!"
Seandainya, Excel Shimo menodai Yun Shuang dan Xia Jinjing demi ambisi kekuatan, dia mungkin tidak akan menyaksikan Buah Suci terlahir. Kebaikan sekecil apapun, pasti oleh Alam Semesta akan dibalas dengan kelimpahan, sesuai dengan kebutuhan.
Dan Excel Shimo saat ini membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kekuatan dengan cepat. Excel Shimo merasa jika apa yang akan dilahirkan oleh Alam Semesta telah dia dapatkan dan hanya untuknya.
Excel Shimo meningkatkan kecepatan, saat melihat kekuatan Half Alfa terbang sangat cepat melebihi-nya. Sayangnya, Excel Shimo tetap kalah cepat dengan wujudnya saat ini.
"Tenang saja Tuan, Kesengsaraan Petir akan berlangsung lama," kata Xi He agar Excel Shimo tidak kuatir, dan Excel Shimo pun kembali terbang dengan santai.
Apapun yang dilahirkan oleh Alam Semesta, pada umumnya Kesengsaraan Petir akan berlangsung lebih lama hingga Buah Suci atau Artefak Alami siap untuk bermanfaat bagi diri sendiri maupun untuk kehidupan.
.....
Di belakang Excel Shimo ada Tim Dewi Lou, tim yang paling banyak memiliki kecantikan. Diantara dua puluh wanita, satu wanita cantik selalu melihat ke arah Excel Shimo, dia adalah Moon Qiang, di bahunya bertengger Black Owl Mistik yang pernah menipu Excel Shimo.
"Dimana manusia itu?" tanya Dewi Lou dengan rasa penasaran kepada Moon Qiang.
"Tepat di depan kita, terpaut jarak 300 meter!" jawab Moon Qiang dengan menunjukkan lokasi Excel Shimo sedang terbang.
Ya, Black Owl Mistik adalah binatang peliharaan Moon Qiang, dia mendapatkannya dari Hutan Mistik seratus tahun yang lalu.
Setelah Black Owl Mistik lolos dari kejaran Excel Shimo, dia segera mengadu kepada Moon Qiang sebagai tuannya.
Jelas Moon Qiang marah kepada Excel Shimo yang telah menganiaya peliharaannya, dan berjanji akan membalas rasa sakitnya.
Setelah masuk ke dalam Hutan Mistik, Moon Qiang memberikan tugas kepada Black Owl Mistik untuk mencari binatang mistik yang dekat dengan tempatnya dulu.
Namun, sebelum mendapatkan buruan, Black Owl Mistik melihat Excel Shimo yang memiliki kemampuan unik.
Dengan keyakinan tinggi mampu mengalahkan Excel Shimo, Black Owl Mistik menyerang targetnya, jika berhasil dia akan memberikan kepada Moon Qiang sebagai hadiah. Sayangnya, rencananya gagal total dan dirinya lah yang teraniaya.
"Lalu bagaimana kita menangkapnya, jika tidak tahu wujudnya?" tanya Dewi Xuan yang melihat posisi Excel Shimo dengan Mata Dewa, tapi tidak bisa melihat wujudnya.
Moon Qiang melihat Black Owl Mistik dan bertanya:
"Apa kamu punya cara untuk memperlihatkan wujud penyusup itu?"
Dengan gerakan ekor mengibas dan kedua mata berbinar-binar, Black Owl Mistik mengangguk, lalu dia menjawab dengan percaya diri melalui komunikasi telepati:
"Tenang, aku punya buah yang melegakan dan mampu memperlihatkan sesuatu yang tak kasat mata!"
Moon Qiang tersenyum dan juga penasaran dengan buah yang melegakan itu, senyumannya mampu membuat bunga layu menjadi bermekaran dan musim dingin menjadi hangat.
Moon Qiang sendiri tidak bisa melihat wujud asli Excel Shimo, dan dia pun segera memberitahukan kepada teman-temannya:
"Saudari, Jing Ehuang memiliki buah yang bisa membuat kita melihat penyusup itu!"
Jing Ehuang (Burung Cantik) adalah nama pemberian untuk Black Owl Mistik betina.
Spontan Dewi Lou, Dewi Xuan dan yang lainnya kegirangan dan buru-buru memintanya.
"Mana?" minta Moon Qiang kepada Jing Ehuang dengan mengulurkan tangan kanan.
Buru-buru Jing Ehuang hinggap di telapak tangan Moon Qiang, lalu dia mengibaskan ekornya berkali-kali dengan raut wajah menegang. Keluar lah banyak butiran hitam dari lubang pembuangannya...
"Ahhh...!! "
__ADS_1
Sontak semua wanita berteriak jijik melihat kotoran Jing Ehuang di telapak tangan Moon Qiang. Ternyata buah yang melegakan itu adalah kotoran Jing Ehuang. Lega jika dikeluarkan, apalagi kalau kebelet.