God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 248. Menghebohkan Tanah Dewa.


__ADS_3

Chapter 248. Menghebohkan Tanah Dewa!.


Di Istana Sembilan Surgawi atau tepatnya berada di Benua Shen Zhou (Tanah Dewa), Ketua bagian pemantauan Benua Kelahiran terkejut dengan aktifnya Kitab Suci yang keluar dari Istana Giok, setelah mendengar deklarasi pernyataan diri dari seorang Dewa.


"Aku adalah Dewa para binatang! Dewa Binatang, Excel Shimo. Mulai hari ini dan seterusnya, aku adalah God Of Beast. Sifat-ku liar dan buas seperti binatang manapun, melindungi yang menjadi milik-ku. Apapun yang aku lihat, aku akan merebutnya, entah itu harta, tahta maupun wanita! Saat kakiku menginjak tanah, bumi akan retak. Saat berjalan semua kehidupan akan tunduk. Saat aku menggerakkan tanganku, nyawa akan bergelimpangan. Aku adalah God Of Beast."


Suara seseorang yang berada jauh terdengar di seluruh Benua Shen Zhou. Suara pernyataan diri menghebohkan Tanah Dewa. Para pimpinan di seluruh Alam Semesta segera mencari sumber suara tersebut.


Sontak semua pimpinan di seluruh Alam Semesta Kelahiran terkejut saat melihat sosok anak muda usia 12 tahun telah menjadi Dewa Sejati. Bahkan seluruh pimpinan Klan Kuno juga melihat keberadaan Excel Shimo.


Excel Shimo yang tidak tahu, jika dirinya telah memancing perhatian banyak kekuatan masih menatap kehampaan yang sudah terbuka lebar. Kekuatan aslinya juga keluar tanpa Excel Shimo ketahui saat Kitab Suci akan muncul di Benua Jiu Zhou, termasuk wujud aslinya terungkap dan dilihat oleh semua orang yang memiliki kekuatan Dewa.


Dewan Agung Klan Kuno, Dewan Keamanan dan semua pemimpin syok melihat penampilan asli orang yang akan mendapatkan Pembaptisan Kitab Suci. Mereka tidak menyangka jika Dewa yang mendeklarasikan namanya adalah seorang yang masih anak-anak.


Didalam catatan sejarah Alam Semesta tidak pernah ada seorang Dewa berusia 12 tahun, bahkan di Klan Kuno tidak pernah muncul seorang anak kecil yang memiliki kekuatan tingkat Dewa Langit.


Salah satu Dewan Agung Klan Qin buru-buru memerintahkan Patriark Qin untuk merekrut anak kecil tersebut yang bernama Excel Shimo si Dewa Binatang. Tidak hanya Klan Qin saja, bahkan beberapa Dewan Agung Klan Kuno yang lain juga memerintahkan bawahnya untuk merekrut Excel Shimo yang berada di Benua Jiu Zhou.


Beberapa Dewan Keamanan juga melakukan hal yang serupa, dengan mengirimkan seorang ahli negosiator untuk merekrut Excel Shimo si Dewa Binatang. Jika mereka mampu merekrut seorang Dewa super jenius, akan meningkatkan popularitas mereka dan bisa bersaing dengan 9 Klan Kuno.


Wajah Dewa Timur si Naga Azure yang bernama Seng Long tampak berbunga-bunga, di hatinya dia telah membayangkan betapa Istana Sembilan Surgawi mampu bersaing dengan Klan Kuno.


"Jangan sampai anak bernama Excel Shimo itu direkrut oleh pihak Klan Kuno. Saya mendapatkan firasat jika Dewa Binatang ini akan mampu mendominasi di Alam Semesta Kelahiran. Bersikaplah lembut dan sabar. Tapi, jika dia menolaknya dan malah bergabung dengan salah satu Klan Kuno ... Lebih baik menghentikan dia untuk terus berprestasi!" perintah Seng Long si Dewa Timur kepada salah satu ahli negosiator terbaik dengan tegas.

__ADS_1


"Mengerti, Pemimpin." jawab seorang wanita muda bercadar dan memakai topi caping.


"Ingat, disana ada Gongsun Ling dari Klan Gongsun, kemungkinan besar gadis itu pasti akan menemuinya. Cepat pergi!" titah Seng Long kepada wanita bercadar yang bernama Seng Long Shu dengan julukan Fairy Shu.


Tanpa membalas ucapan Dewan Keamanan Seng Long, Fairy Shu menggetarkan tubuhnya dan menghilang dihadapan si Dewa Timur. Seng Long tampak senang sekaligus kuatir, kuatir Excel Shimo jatuh ke tangan salah satu Klan Kuno yang sudah mengalami penurunan.


-----++++----


Selain Seng Long dari Ras Naga Azure dan beberapa Dewan Keamanan yang mengirim negosiator, ada 1 Dewan Keamanan yang tampaknya menahan amarah saat tahu siapa anak kecil yang telah mendeklarasikan namanya sebagai Dewa Binatang, Dewan Keamanan tersebut adalah Dewa Api.


Buru-buru Dewa Api memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Excel Shimo, dia kuatir akan keberadaan Excel Shimo merusak segala rencananya, entah apa rencananya, bahkan Author sendiri tidak tahu.


"Bunuh anak itu! Dia yang sudah memblokir serangan senjata rahasia Istana Sembilan Surgawi. Jangan sampai dia merepotkan saat dewasa nanti! Apalagi dia tahu wajahku!" perintah Dewa Api kepada salah satu orang kepercayaannya.


Sebenarnya Dewa Api terlalu kuatir, padahal Excel Shimo tidak melihat wajahnya, hanya saja Dewa Api terlalu melebih-lebihkan kekuatirannya. Setelah orang kepercayaan pergi dari Istana Dewa Api, Huang Taiji si Dewa Api mengeluarkan siput penghantar suara dan berbicara kepada bawahannya yang berada di tempat lain.


----+++-----


Di Istana Klan Qin, tepatnya di wilayah Klan Qin, seorang pria sangat tua memandang kearah Benua Jiu Zhou, selain pria tua itu, ada beberapa orang terpengaruh di Klan Qin yang juga memperhatikan Excel Shimo.


"Kejayaan Klan kita akan kembali ..." ucap salah satu Dewan Agung dari Klan Qin dengan penuh harapan, sambil terus menatap wajah Excel Shimo, tapi dia terkejut saat tidak bisa membaca pikiran Dewa Binatang.


"Anak yang misterius! Excel Shimo ... Excel!" gumam Dewan Agung yang bernama Qin Liem Bei, dia merasakan nama yang sangat familiar. Namun, dia menggelengkan kepalanya saat nama Excel sering dia dengar di Benua Zhong Hua dan Shen Zhou.

__ADS_1


Banyak orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Kakek Excel, sebab itu pria tua itu menepis firasatnya tentang nama si Dewa Binatang dan kembali menatap Excel Shimo.


"Rekrut anak itu dengan segala cara, tapi jangan paksakan dia untuk bergabung. Anak seperti dia pasti memiliki ambisi kekuasaan! Jadi, lakukan dengan sabar! Disaat negoisasi gagal, gunakan strategi lama ... muncul disaat dia membutuhkan!" perintah Dewan Agung Klan Qin kepada Patriark Qin.


Dewan Agung tersebut adalah kakek dari Ratu Ordo Kegelapan, Qin Diao Chin. Qin Diao Chin dan adiknya si Peri Qin Lianshi, mereka berdua juga memiliki bakat super jenius di Alam Semesta Kelahiran. Sebab itu, Dewan Agung Qin Liem Bei bermimpi untuk membawa Klan Qin mencapai kejayaannya dimasa lalu.


Saat ini Klan Qin telah merosot semenjak dua wanita itu menghilang tanpa kabar maupun jejak, sudah berbagai koneksi dan usaha telah dikerahkan untuk mencari keberadaan Qin Diao Chin beserta Qin Lianshi, namun segala upaya mereka tidak pernah membuahkan hasil yang baik.


Patriark Qin berpikir sejenak akan perintah Leluhurnya. "Leluhur, alangkah baiknya jika istri saja yang menjadi negosiator. Istri saya ahli bernegosiasi dan banyak strategi yang mampu membuat pria takluk." jawab Patriark Qin kepada Qin Liem Bei.


"Terserah, yang terpenting anak itu berhasil kita dapatkan. Lakukan yang terbaik!" jawab Qin Liem Bei yang tidak mempermasalahkan siapa yang harus menjadi negosiator.


"Baik, Leluhur. Yakinlah dengan kemampuan istrik saya dalam bernegosiasi!" balas Patriark Qin yang penuh dengan rasa percaya diri akan kemampuan istrinya.


Istri dari Patriark Qin bernama Mu Yu Huang dari Klan Mu. Mu Yu Huang adalah istri ke-9 Patriark Qin, terkenal kepiawaiannya dalam bernegosiasi, apalagi jika yang dihadapi adalah pria. Setiap pria pasti akan menuruti ucapan Mu Yu Huang, karena kecantikannya dan karakternya yang penuh pesona.


(Ikan asin mendatangi kucing 😅)


-------++++------


Selain Klan Qin, di Istana Peri tepatnya di Klan Mu dari Ras Peri berkumpul banyak pimpinan, jelas mereka membahas tentang kelahiran Dewa baru di Alam Semesta ini.


"Seorang pria muda berusia 12 tahun telah menjadi Dewa baru! Anehnya, anak ini sudah berada pada tingkat Dewa Langit tanpa mengalami Kesengsaraan Petir saat naik ke tingkat Dewa Benua ... Menurut aturan Kitab Suci Alam Semesta, setiap tingkat Dewa pasti mengalami Bencana Kesengsaraan Petir, tapi kenapa si Dewa Binatang ini tidak mengalami Bencana Kesengsaraan Petir? Selidiki dia, dan rekrut Excel Shimo ini, jika dia tidak mau menjadi bagian anggota Klan Mu ... hentikan hidupnya!" perintah Dewan Agung Klan Mu kepada bawahannya dengan suara yang tampak kuatir.

__ADS_1


"Leluhur, saya akan atur orang yang ahli dalam negosiator," jawab Patriark Mu dan langsung membungkuk memberikan hormat dan pergi dari Istana Peri.


__ADS_2