God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 169. Bayi Ajaib.


__ADS_3

Chapter 169. Bayi Ajaib.


Hari telah berganti, kicau burung menandakan pagi yang cerah. Secara berlahan matahari membuka mata.


Sebagian orang telah meninggalkan Arena Tarung Satria, bahkan beberapa Permaisuri dan Selir Raja Long telah kembali ke Istana Putri untuk beristirahat.


Aroma harum Pil Penyegar Indera sangat pekat didalam Arena Tarung Satria, menandakan penggabungan telah mencapai keberhasilan. Excel Shimo segera membuka matanya, saat mengetahui jika dua cairan esensi dan inti monster telah terbentuk.


Seng Huaran selalu geleng-geleng, saat melihat begitu cepat proses pembentukan. Semalaman dia selalu berpikir, jika suaminya telah berada pada tingkat Dewa Bumi, tidak hanya dia tapi semua orang sudah menebak kekuatan yang sebenarnya Wali Benua.


Tanpa memiliki kekuatan Dewa Bumi sebagai syarat penting membuat pil tersebut, Wali Benua belum tentu bisa membentuk dua cairan esensi dan inti monster.


Semua wanitanya jelas semakin bangga jika Excel Shimo ternyata sangat kuat. "Selalu saja disembunyikan dengan baik." sungut Bao Xue yang merasa suaminya tidak berkata jujur kepadanya.


"Semakin jauh jarak kekuatan kita, padahal kita selalu berusaha keras menyusulnya," desah Loi Annchi yang tidak mampu mengikuti kecepatan dalam hal berkultivasi.


"Tenang, suami kita mulai bergerak!" ujar Jing Jiao saat melihat Excel Shimo berdiri.


Excel Shimo segera memisahkan saat pil masih lembek dan akan terbentuk. Ia memisahkan semaksimal mungkin untuk menjadi beberapa pil.


"Su--" Seng Huaran ingin menghentikan tindakan suaminya, tapi Xiao Qiao menghentikannya, sebab ia memahami tindakan Excel Shimo.


Akhirnya dengan susah payah, Excel Shimo berhasil memisahkan menjadi 7 pil yang masih lembek, dengan bentuk yang masih acak. Melihat bagaimana Wali Benua membagi menjadi 7 pil, jelas membuat para Alchemist berseru kagum dan seakan-akan mereka masih tidak bisa mempercayai apa yang mereka lihat.


Bahkan Seng Huaran sudah tidak mampu berkata-kata lagi.

__ADS_1


'Ayahku hanya bisa membagi menjadi 2 pil, tapi ...,' batin Seng Huaran yang tidak mampu lagi membandingkan ayahnya dengan kehebatan suaminya.


Seng Huaran kini telah mempercayai kejeniusan suaminya, berharap bisa segera mempertemukan suaminya dengan ayah dan semua keluarga besar Seng.


"Ada pertanyaan selama proses awal hingga sekarang? Sebelum saya melanjutkan proses terpenting!" tanya Excel Shimo kepada semua orang.


"Bagaimana caranya bisa menjadi 7 pil hanya dengan satu daun dan secuil Buah Hati Buddha?" tanya Seng Huaran dengan rasa keingintahuan yang besar.


Semua orang juga ingin bertanya seperti yang Seng Huaran katakan kepada Wali Benua, dan membuat telinga lebar-lebar agar bisa dengan jelas mendengar jawaban penting dari Wali Benua.


"Dua, dua syarat utama yang kalian sudah tahu. Api dan tungku. Selain itu, saya memaksimalkan setiap bagian pada Daun Hati Murni dan Buah Hati Buddha tanpa membuang banyak kesalahan, dan tanpa harus menyimpan esensi seperti halnya yang kalian biasa lakukan. Tindakan kalian itu menguapkan esensi tanaman dari panas menjadi dingin, dan menghilang khasiatnya," jelas Excel Shimo dengan secara berlahan saat berbicara.


Semakin baik peringkat jenis api, maka akan membantu proses membuang kotoran pada jenis tanaman atau buah seminimal mungkin. Selain itu, tungku berkualitas baik juga sangat membantu meningkatkan kualitas meramu bagi seorang ahli Alchemist.


Dua hal syarat utama bisa dimengerti. Penjelasan Wali Benua setelahnya membuat semua orang geleng-geleng, sebab selama ini mereka telah salah dalam memproses pengestrakan tanaman jenis apapun.


"Ada lagi yang perlu ditanyakan?" tanya Excel Shimo sekali lagi dan memiringkan kepalanya ke kiri untuk melihat ketiga isterinya yang selalu mendampingi.


"Mendapatkan api berkualitas tinggi juga tidak mudah, bagaimana mengatasinya?" tanya Xiao Qiao yang hanya memiliki api jenis Api binatang, api yang dia serap dari inti binatang.


"Pertanyaan Bagus, itu mudah. Memanfaatkan panas inti bumi dengan formasi penyerap api, dan mengendalikan api tersebut untuk meningkatkan api kalian saat meramu pil!" jelas Excel Shimo dan tersenyum setelahnya, "nanti aku ajarkan untuk membuat Formasi Penyerap Api, dan ini sangat membantu semua Alchemist yang memiliki api peringkat rendah." lanjutnya.


Sontak semua Alchemist kegirangan, bahkan beberapa ahli Formasi Array dan Smelting dari Kerajaan Long juga ikut senang, sebab ini juga pengetahuan baru, dimana tiga bidang saling berkaitan.


"Maaf Wali Benua, apa ada artefak untuk menyimpan api untuk bisa di manfaatkan oleh Alchemist atau para kultivator?" tanya salah satu Ketua Balai Smelting dengan penuh antisipasi.

__ADS_1


Tindakan yang melenceng dari topik membuat beberapa Alchemist tidak suka, dan ingin menghentikan pertanyaan dia. Namun, melihat Wali Benua menganggukkan, membuat semua diam.


"Ada, cari material berunsur api, atau material yang ada di gunung berapi, jika saya ada waktu, saya akan buatkan satu contoh untuk kalian kembangkan sendiri," jawab Excel Shimo yang sekali lagi membuat para ahli gembira.


Semua wanitanya, Raja Long, Long Wenhua dan Raja Fung hanya bisa geleng-geleng kepala saat tahu Wali Benua juga mendalami 2 bidang yang lainnya, Formasi Array dan Smelting.


"Ahh, Entah apa yang cocok bagi sebutan suami kita, jenius kultivasi, Smelting, Alchemist, Formasi Array dan Beast Tamer!!" desah Bao Yu yang tidak tahu harus menyebutkan apa bagi suaminya yang sudah dibilang tidak masuk penalaran setiap pikiran.


"Apa lagi jika bukan 'si Bayi Ajaib'," celetuk Ming Li Ling saat teringat masa kecilnya di Desa Bunga kala itu.


"Tidak normal. Memang cocok dijuluki Bayi Ajaib, tidak bisa puas ...," sahut Hanya Xing yang tidak melanjutkan ucapannya, terlihat rona merah dipipi saat mengingat adegan mesra dirinya, Han Chun dan suaminya.


"Kapan dia mempelajari semuanya?" gumam Jing Jiao yang tidak tahu sambil melihat suaminya menggerakkan kedua tangannya lebih cepat.


"11 tahun. 11 tahun aku tidak bertemu dengannya, saat bertemu dia telah berubah. Banyak pengetahuan yang tidak kita mengerti tapi dia mengetahuinya. Dia hanya bilang tidak ada waktu senggang untuk bersantai," jawab Ming Li Ling.


"11 tahun! Mampu mempelajari semuanya ...," ujar Da Xia yang tidak percaya dengan ucapan Ming Li Ling.


Excel Shimo segera meningkatkan panas api-nya untuk memadatkan pil tersebut, dengan menggerakkan kesepuluh jari tangan. Proses ini menentukan seberapa besar kualitas yang dihasilkan, apa bisa menjadi Pil Tingkat Dewa Bumi garis tujuh!.


Semua orang ikut serius, termasuk Seng Huaran yang jantung berdebar. Secara berlahan, pil telah dinyatakan Pil Penyegar Indera, saat pil yang awalnya berwarna putih berubah menjadi putih susu.


Seng Huaran tersenyum, saat pil itu sama seperti yang dibuat ayahnya. Apalagi aromanya semakin harum dan menyegarkan indera. Sudah dipastikan Pil Penyegar Indera telah sukses dengan warna telah menjadi seputih air susu.


Namun, Excel Shimo tidak berhenti sampai disitu. Justru tindakannya membuat Seng Huaran menjadi sangat panik.

__ADS_1


(Author : Maaf Sobatku, kemarin HP saya eror, jadi hanya bisa up 2 bab. Saya usahakan hari ini bisa dapat HP baru, agar besok bisa up 2 bab lebih. Terima kasih atas dukungannya. Salam.)


__ADS_2