God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 394.


__ADS_3

Chapter 394. Membebaskan Bunga Wangi.


Akhirnya Excel Shimo berhenti menendang saat tidak melihat tanda kehidupan di tubuh Harimau Mistik, dan dia melihat ke arah Tim Dewi Lou.


"Serap saja cincin rohnya," kata Excel Shimo, dia telah melihat jika tubuh Harimau Mistik memiliki kelainan, dia segera menormalkan lagi tubuhnya.


Kelainan itu terkait cincin rohnya, seharusnya dengan usia dua juta tahun lebih, sudah memiliki cincin roh berwarna emas.


Kelainan itu terjadi karena garis darah campuran hingga membuat bakatnya terhalang, walaupun memiliki kekuatan yang tinggi pondasinya sangat lemah.


Tim Dewi Lou seketika melihat Dewi Lou, Dewi Xuan dan Moon Qiang, mereka bertiga memang mencari cincin roh berwarna merah. Tapi ketiga wanita itu geleng-geleng, mereka juga tahu kelainan Harimau Mistik.


Jika mereka menyerapnya, bakat mereka juga terhenti walaupun memiliki cincin roh berwarna merah. Bagi siapapun, kekuatan dan cincin roh harus seimbang, jika tidak seimbang potensi dirinya juga terhambat.


Excel Shimo melirik Black Owl Mistik. Seketika jantung Jing Ehuang ingin melompat dan pingsan lah dia di bahu Moon Qiang, pingsan tapi cakarnya masih mencengkram erat pakaian Moon Qiang.


Moon Qiang menahan senyuman melihat Jing Ehuang berpura-pura pingsan, dan ingin rasanya menggodanya, saat melihat Excel Shimo, dia bernafas lega yang tidak berniat mengejar Jing Ehuang.


Karena tidak ada yang mau dengan cincin roh milik Harimau Mistik, Excel Shimo membuat Formasi Inkubasi untuk menghilangkan kelainan pada tubuh Harimau Mistik, dan akan bermanfaat bagi orang lain.


Semua orang melihat apa yang dilakukan Excel Shimo, menyelimuti mayat Harimau Mistik dengan energi hingga membentuk lingkaran seperti telur yang transparan.


Kemudian, setelah mayat Harimau Mistik terselimuti dengan Formasi Inkubasi, mayat itu melayang dan Excel Shimo membuat gerakan menekan dengan kedua tangannya.


Secara berlahan mayat Harimau Mistik yang berada di dalam Formasi mulai mengecil dan berhenti saat ukurannya sebesar telur naga. Kemudian, Excel Shimo memegangnya dengan mengalirkan energi spiritual untuk menghilangkan kelainan pada tubuh Harimau.


Dewi Lou segera menghampiri Excel Shimo, dia ingin mengenalnya lebih banyak, siapapun yang dipercayai oleh penjaga portal dimensi pasti bukan orang sembarangan. Apalagi penampilan Excel Shimo barusan sangat mengejutkan siapapun, usia muda sudah memiliki kekuatan Half Alfa level 80, dan berasal dari alam lain yang tergolong minim pengetahuan tentang kekuatan Half Alfa.


Dewi Xuan dan Moon Qiang juga mengikuti dan akhirnya semua orang menyusul.


Jing Ehuang kembali berpura-pura pingsan dengan dua cakarnya makin erat memegang pakaian Moon Qiang.


"Kenalkan aku Dewi Lou."


Dewi Lou mengulurkan tangan kanannya sambil menatap wajah Excel Shimo yang tampan, dia tidak kuatir Excel Shimo akan melakukan hal sama seperti yang dialami dua Bunga Wangi, sebab dia tahu alasan Excel Shimo menculik kebanggaan Ras Asyura, walau tidak tahu tujuannya.


Excel Shimo tersenyum ramah dan menjabat tangan Dewi Lou, dia merasakan tangan Dewi Lou begitu lembut dan halus tidak seperti seorang wanita yang pernah memegang pedang. Rambut pendek sebahu berwarna putih, hidung mancung, bibir sensual, dada membusung dengan bangga, tinggi badan 182 cm, tubuh proporsional dengan pakaiannya yang sedikit terbuka. Tatapan mata yang tajam tapi tidak membuat orang takut, tatapan seorang pemimpin yang tegas.


"Shimo."


"Aku Dewi Xuan."


Dewi Xuan juga tidak mau ketinggalan untuk mengenal Excel Shimo, dia punya alasan sendiri tentang Excel Shimo sebagai Ras Manusia, satu-satunya manusia di Benua Roh, dia juga ingin tahu tentang kehidupan di Alam Semesta Kelahiran, yang katanya binatang bisa berevolusi menjadi wujud manusia.


"Shimo."


Sekali lagi Excel Shimo memperkenalkan namanya dengan singkat, dia melihat Dewi Xuan yang lebih ke sifat keibuan, bibir merah dengan tatapan yang lembut, rambut pirang yang panjangnya mencapai pinggul. pakaiannya lebih terbuka dari Dewi Lou, dan membuat Excel Shimo menelan salivanya.


Walau wajah Dewi Xuan tidak secantik Dewi Lou, pesonanya yang feminim tidak kalah dari Dewi Lou dan Moon Qiang, tinggi badan hampir sama seperti Dewi Lou, 181 cm.

__ADS_1


Excel Shimo juga merasakan tangan Dewi Xuan yang halus, yang kontras dengan senjata jenis tombak yang ujungnya seperti pengait berbentuk 'L', sangat tidak cocok dengan penampilannya.


Detak jantung Jing Ehuang semakin tidak karuan saat Moon Qiang mendekati Excel Shimo, dia makin erat mencengkram pakaiannya tuannya.


"Jangan mendekat, tolong, jangan mendekat! " mohon Jing Ehuang kepada Moon Qiang dengan suara telepati.


Namun, Moon Qiang tidak menghiraukan.


"Mati aku ... Ini jarak tepat untuk meraih tubuh indah ... Oh tidak, ini jarak ekorku bisa dia pegang! " Jing Ehuang panik saat tuannya mengulurkan tangan, dia sangat ketakutan dan masih trauma dengan bantingan, dia menyembunyikan ekornya dari Excel Shimo.


Sekali lagi, Moon Qiang tidak menghiraukan sungutan Jing Ehuang, dia juga memperkenalkan dirinya:


"Moon Qiang. "


Excel Shimo menjabat tangan Moon Qiang, kali ini dia merasakan sengat seperti listrik saat memegang tangannya, seolah-olah tangan mereka tidak ingin terpisah.


Excel Shimo melihat Moon Qiang memiliki sepasang tanduk seperti istrinya, hanya saja Bing Nuan tidak memiliki telinga runcing, wajahnya imut dan terlihat pendiam, matanya sedikit sipit dan menenangkan, rambut ungu menjuntai sepanjang punggungnya dan cocok dengan tinggi badan 180 cm.


Antara Bing Nuan dan Moon Qiang, mereka diibaratkan kakak dan adik.


Kedua kata mereka saling memandang.


Jing Ehuang yang panik menjadi melongo melihat tuannya saling memandang, dia tidak pernah melihat Moon Qiang menatap wajah pria lain, apalagi saling berjabat tangan.


"Dhem...!" Jing Ehuang berdehem untuk menyadarkan mereka berdua.


Demikian juga dengan Dewi Lou dan Dewi Xuan yang menyadarkan mereka agar melihat situasinya saat ini. Mereka berdua tampak cemburu dengan Moon Qiang lebih dekat.


Excel Shimo tersenyum dan menggeser matanya untuk melihat Black Owl Mistik. Sontak Jing Ehuang kaget dan kembali panik, dia berusaha sok akrab dengan Excel Shimo dan berkata:


"Kamu hebat loh, dengan mudah mengalahkan kucing jelek itu!"


Pujian Black Owl Mistik agar dirinya tidak menjadi korban keganasan Excel Shimo.


"Nggak nanya!" jawab Excel Shimo dengan ketus, tangannya dengan sangat cepat memegang paruh Jing Ehuang.


Spontan semua orang tertawa melihat Jing Ehuang menemukan lawan yang bisa menangkapnya. Biasanya Black Owl Mistik sulit di tangkap, saat didekati selalu dengan cepat menghindar. Selain keunggulan dalam pengelihatan energi maupun sosok yang tak kasat mata, Black Owl Mistik memiliki kecepatan tinggi melebihi jenis burung yang lainnya.


Ketua Balai Alkemis juga memperkenalkan dirinya dan disusul semua orang. Saat semua orang sedang mengobrol, datang Tim Kang-Dee dan dua Ketua dari Ras Asyura.


Tujuan mereka datang jelas untuk meminta Bunga Wangi kebanggaan Ras Asyura, dan dua ketua itu tidak berani meminta Buah Suci, yang terpenting bagi mereka adalah Xia Jinjing dan Yun Shuang.


"Kembalikan Bunga Wangi kita!"


Tanpa bertele-tele, Kang-Dee segera meminta dua wanita yang dia sukai kepada Excel Shimo, dia sangat membenci Excel Shimo yang ternyata berpura-pura lemah waktu itu, apalagi telah menculik kebanggaan mereka.


Kang-Dee sangat malu kepada rekan-rekannya saat tahu kekuatan Excel Shimo yang sebenarnya, dia merasa dipermainkan oleh. Tapi, walaupun dia marah, jelas tidak berani melawan Excel Shimo, walaupun memiliki Api Asyura andalannya.


Excel Shimo membalikkan badan dan melihat kang-Dee dan dua ketua yang berada di samping kanan dan kiri, dan melihat anggotanya dalam posisi Formasi menyerang.

__ADS_1


Excel Shimo yang memang tidak membaca ingatan Yun Shuang dan Xia Jinjing, dia bertanya:


"Siapa Mereka?"


Pertanyaan Excel Shimo membuat ketiga orang itu geraman, dan dengan nada sedikit membentak, Ketua Penegak Hukum, berbicara:


"Dua wanita muda yang kamu culik tempo hari, mereka bukan saja sebagai Bunga Wangi Ras Asyura, tapi mereka putri dan keponakan dari pemimpin Perguruan Api Asyura. Cepat lepaskan mereka, jika tidak ingin menjadi musuh Bangsa Asyura!"


Excel Shimo yang diancam bukannya takut, malahan dia tersenyum sinis dan mengangguk, dia tidak perduli dengan status Bunga Wangi, sebab dia teringat pernah diserang oleh murid Perguruan Api Asyura tanpa tahu alasannya.


"Raja Asyura dan pemimpin Perguruan Api Asyura, siapa diantara mereka yang bekerjasama dengan Wei Yan dari Istana Langit?" tanya Excel Shimo yang langsung pada inti tujuan dia berada di Benua Roh.


Jika pemimpin Perguruan Api Asyura tidak berhubungan dengan Wei Yan, Excel Shimo akan mengembalikan kedua wanita yang dia culik. Namun, jika terkait dengan Wei Yan, jelas Excel Shimo tidak akan mengembalikan kedua wanita itu, sebelum hubungan Wei Yan dan Ras Asyura terputus.


Kedua ketua dan kang-Dee jelas kesal tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan,


mereka merasa jika Excel Shimo mengalihkan pembicaraan. Tapi mereka masih berusaha sabar, agar Bunga Wangi bisa dikembalikan.


"Siapa Wei Yan, aku tidak mengenalnya, dan kami semua juga tidak pernah mendengar nama orang yang kau sebutkan itu!" jawab ketua Penegak Hukum, dengan menahan gejolak emosinya.


Excel Shimo segera melihat ketua Balai Alkemis, dia ingin tahu yang sebenarnya.


Ketua Balai Alkemis mengangguk paham, dia berkata:


"Mereka memang tidak mengenal namanya Wei Yan, hanya Raja Asyura dan Yang Mulia Malaikat yang tahu. Perguruan Api Asyura di luar struktur kerajaan, walaupun masih dalam lingkup satu wilayah besar. Kedua wanita itu memang tidak tahu apa-apa."


Banyak pertanyaan dipikiran Excel Shimo setelah mengetahui tidak banyak orang mengenal si Wei Yan. Sebelum bertanya kepada Ketua Balai Alkemis, Excel Shimo mengeluarkan Xia Jinjing dan Yun Shuang dan memberikan kepada dua Dewi.


Dewi Lou menahan tubuh Yun Shuang di pelukannya, Yun Shuang dijuluki Dewi Bunga.


Dewi Xuan memeluk Xia Jinjing yang dijuluki Dewi Wangi, dan karena mereka bersaudara maka dikenal dengan sebutan Bunga Wangi.


Lalu, Excel Shimo menekan Philtrum kedua wanita itu secara bergantian agar mereka terbangun, dan juga membuka kekuatan mereka yang dia segel.


Sontak Tim kang-Dee dan dua ketua sangat bahagia dan buru-buru menghampirinya, tapi tidak berani menyentuh mereka.


Yun Shuang dan Xia Jinjing membuka matanya dan langsung mencari pelaku yang telah menyentuhnya, tanpa memperdulikan dua ketua dan rekan-rekannya.


Walaupun mereka pingsan dan sengaja dibuat tidur panjang, kesadaran mereka masih aktif dan mengetahui situasi di luar tubuhnya, mereka melihat Excel Shimo menyentuh seluruh tubuhnya, untung saja tidak sampai merenggut kesuciannya.


"Kamu ... ?! " Bunga Wangi sangat marah dan langsung menyerang Excel Shimo bersamaan.


Swosh... Swosh...


Dhumm... Dhumm...


Suara dentuman ketika Bunga Wangi menyerang Excel Shimo dengan kepalan tangannya, namun kepalan tangan mereka hanya ditahan satu jari tangan kanan dan kiri.


(Philtrum adalah letak lekukan vertikal yang tampak menghubungkan bagian hidung dan bibir atas, ini secara teknis dikenal sebagai philtrum atau filtrum)

__ADS_1


__ADS_2