God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 360. Terbius.


__ADS_3

Chapter 360. Tanaman Putri Tidur.


Sayap Dewa Binatang mengepak untuk menyetabilkan tubuhnya setelah terkena serangan, dan kedua mata menatap tajam kepada Dewa Utara. Tapi, sebelum dia menyerang Dewa Utara, Dewa Matahari segera menyerang dengan Api Surgawi.


Dewa Utara juga ikut menyerang, dan Dewa Binatang dengan cepat menggunakan teleportasinya untuk menghindari serangan. Dengan dua serangan bergabung, Dewa Binatang jelas kewalahan menahan serangan mereka, dia hanya bisa menghindarinya.


Secara berlahan ketiga pertarungan mendekati wilayah Benua Kekacauan, setiap serangan selalu membuat kehancuran di bawahnya, apalagi Dewa Binatang selalu muncul secara acak dan serangan kedua musuhnya yang melesat mengenai apapun.


"Benar-benar tidak sesuai harapan ku...!" batin Dewa Binatang yang mengira dengan kekuatannya mampu menangani mereka dengan mudah, tapi setelah bertukar pukulan berkali-kali, kekuatan setingkat Celestial Supreme tidak bisa diremehkan.


Akhirnya Dewa Binatang berniat menggabungkan Teknik Kitab Hitam dan Teknik Tombak Semesta, sambil menghindari serangan dia mengumpulkan energi alam hingga kekuatan Kitab Hitam siap dilepaskan.


Melihat warna aura hitam muncul di tubuh Dewa Binatang, jelas kedua musuhnya mengetahuinya dan mereka juga segera mengeluarkan Teknik Kitab Hitam, mereka berdua berhenti menyerang, demikian juga dengan Dewa Binatang yang ikut berhenti.


(Gemuruh)


Suara gemuruh badai energi alam ter-aglomerasi kepada ketiga petarung saat mengumpulkan kekuatan maksimal. Banyak kultivator yang kabur saat mengetahui apa yang akan terjadi sebentar lagi.


"Berhenti kalian!" teriakan Dewa Timur.


Dewa Timur dan Dewa Barat muncul di tengah ketiga petarung untuk menghentikan mereka menggunakan Kitab Hitam. Jika tidak dihentikan, sudah dipastikan Benua Kekacauan, Benua Shen Zhou dan Benua Zhong Hua menjadi porak-poranda.


"Apa kalian semua gila, hah!?" bentak Dewa Barat dengan mata melotot kepada Dewa Matahari dan Dewa Utara, "jika kalian menggunakan kekuatan Kitab Hitam, keadaan akan lebih mengerikan dari wilayah Kekaisaran Iblis Timur dan banyak kehidupan akan meregang nyawa, apa ini yang kalian inginkan, hah!?" sambungnya dan dia juga melototi Dewa Binatang.


Dewa Binatang tersenyum sinis dengan menarik kembali kekuatan Kitab Hitam.


"Satu lawan satu bertarung di luar angkasa jika kalian pria sejati!" tantang Dewa Binatang kepada Dewa Matahari dan Dewa Utara, "pertarungan dengan taruhan, Pedang Semesta akan aku tancapkan ditempat asalnya lagi, jika kalian berhasil mengalahkan aku, dan taruhannya harus setara dengan nilai Pedang Semesta. Aku tunggu kalian di luar angkasa." lanjutnya, dan tanpa memberikan kesempatan semua penguasa berkata-kata, dia menggunakan skill teleportasinya, dia muncul lagi sudah sangat jauh dan berada di luar angkasa.


Kepergian Dewa Binatang menuju luar angkasa membuat banyak orang bernafas lega setelah kekuatan Kitab Hitam tidak terjadi di tempat ini, jelas mereka kuatir kejadian di wilayah Kekaisaran Iblis Timur juga terjadi disini.


Dewa Timur geleng-geleng dan melihat luar angkasa, segera dia mengajak para penguasa berdiskusi bersama untuk menangani Dewa Binatang, dan banyak memberikan teguran kepada Dewa Matahari dan Dewa Utara.


"Kalian tidak seperti biasanya ... Biar aku yang berbicara kepada Dewa Binatang dan kalian buat laporan kepada Divisi Penegak Hukum!" tegur Dewa Timur dan berniat menghukum tindakan impulsif Dewa Matahari dan Dewa Utara.


***


Dewi Selatan dan Dewa Kenakalan sudah berada didasar kawah Gunung Neraka dan menyelidiki apa yang diucapkan Dewa Binatang. Dan memang benar ada Formasi Ilusi, segera Dewi Selatan menghancurkan Formasi dan masuk menuju tempat terdalam penjara Gunung Neraka.


Sesampainya disana, mereka berdua terkejut melihat Kaisar Iblis sudah tidak berada di tempat, hanya ada rantai khusus yang tergeletak dan banyak mayat penjaga yang mati dengan tubuh tinggal kulit dan tulang.


"Sialan, berarti benar ucapan Dewa Binatang!" pekik Dewa Kenakalan, sedangkan Dewi Selatan tetap tenang sambil melihat bekas pintu gerbang yang sudah hancur.

__ADS_1


"Tampaknya pintu gerbang ini sudah dibuat lama untuk rute pelarian Kaisar Iblis ... Huang Taiji, sudah sejak lama aku mencurigai kedekatannya dengan Istana Iblis Timur, apalagi Dewa Matahari dan Dewa Utara selalu bersikukuh untuk menjaga Gunung Neraka," gumam Dewi Selatan sambil terus menyelidiki pintu gerbang yang sudah hancur.


Ras Phoniex terkenal sombong dan sangat membenci Ras Iblis, tapi Huang Taiji dan Dewa Matahari tampak dekat dengan Ras Iblis, dan sering bekerjasama dalam bidang Alkemis, sebab itu Dewi Selatan mencurigai Huang Taiji, berhubung tidak ada bukti dia hanya bisa menduga-duga saja.


"Dengan Altar Divisi Reinkarnasi berada disana ... Jika tebakan ku tidak salah, dia pasti tahu jika Pedang Semesta bisa dicabut dan tidak berpengaruh terhadap segel altar!" lanjut Dewi Selatan yang menganalisa semua kejadian yang saling terkait.


"Aku yakin, jika Kaisar Iblis ingin mengandaikan Pedang Semesta untuk menguasai alam ini! Tapi, apa untungnya bagi Dewa Matahari dan juga Dewa Utara dengan mendukung Huang Taiji?" tebak Dewa Kenakalan dan bertanya.


"Aku tidak tahu ... Jika memang ada keberadaan Istana Langit seperti yang diucapkan oleh Dewa Binatang, pasti menguntungkan bagi mereka!" jawab Dewi Selatan.


"Lebih baik kita tanya langsung kepada mereka berdua dan juga mencari Huang Taiji," kata Dewa Kenakalan yang malas memikirkan hal yang rumit baginya.


"Kamu benar. Aku rasa pintu gerbang ini adalah portal dimensi."


Dewi Selatan mengangguk dan segera keluar dari penjara setelah sedikit menemukan petunjuk.


***


Di luar angkasa.


"Apa Kalian sudah siap kembali ke Benua Kelahiran?" tanya Excel Shimo saat tahu Empress Spaceship sedang mengawasi setiap musuhnya dengan mode kamuflase.


"Sebagian mau mengikuti, tapi sebagian tidak ada yang mempercayainya dan memilih untuk tetap disini!" balas Yang Hua dengan komunikasi telepati.


"Iya, kita semua sudah memberitahukan seperti apa yang kamu katakan!"


"Bagus, kalian jangan dekat-dekat!" perintah Excel Shimo saat melihat banyak cahaya menuju kearah-nya, cahaya yang keluar dari tubuh setiap penguasa.


Segera Empress Spaceship menjauhi Dewa Binatang untuk memberikan ruang bertarung, dan tetap bersiap menyerang jika ada hal yang tidak terduga di alami Dewa Binatang.


Dewa Binatang tersenyum sinis saat tidak melihat dua musuhnya yang tidak ikut bersama mereka, dan dia sudah menebak jika Dewa Timur melarang dua musuhnya untuk bertarung.


Tidak berselang lama Dewa Timur, Dewa Barat dan yang lainnya tiba berhadapan dengan Dewa Binatang. Kemudian, Dewa Timur berbicara mewakili semua orang.


"Dewa Binatang, bisakah Anda memberikan informasi perihal tujuan Istana Iblis Timur kepada kami!" pinta Dewa Timur yang ingin mengetahui secara detail rencana Istana Iblis Timur dan kenapa Dewa Binatang sampai menghancurkannya.


Dengan senang hati Dewa Binatang menceritakan semuanya tanpa dia tutupi, hanya terkait dia sebagai pewaris Ordo Kegelapan yang tidak dia ceritakan.


"Semua ini ada hubungannya dengan salah satu anggota Istana Langit, nama--!"


Namun, pada saat informasi penting tentang nama seseorang, tiba-tiba dari kehampaan muncul serangan sangat kuat menyerang Dewa Binatang dari belakang.

__ADS_1


"Awas--"


Boom💥...


Ledakan hebat ketika serangan itu telak mengenai punggung Dewa Binatang, dan terlambat diantisipasi olehnya. Bahkan Dewa Timur terlambat memberikan peringatan kepada Dewa Binatang saat dia melihat sebuah tangan mengeluarkan energi yang sangat kuat.


Dampak benturan serangan pada Dewa Binatang juga menghempaskan tubuh semua penguasa, hingga berguling-guling sejauh puluhan meter, bisa dipastikan kekuatan serangan tangan itu melebihi kekuatan semua penguasa, diatas tingkat Celestial Supreme.


Setelah serangan itu, penyusup tidak lagi menyerang dan keadaan kembali normal, hanya menyisakan gelombang kejut yang masih menyebar. Dewa Timur segera menstabilkan tubuhnya dan mencari Dewa Binatang yang terkena serangan fatal, akan tetapi Dewa Binatang tidak diketemukan.


"Bajingan!! Siapa pengecut itu!?" bentak Dewa Barat sambil mencari jejak melalui kehampaan, tetapi dia tidak menemukan sosok yang menyerang Dewa Binatang.


Demikian juga semua penguasa mencari si penyerang dan tidak menemukan keberadaannya, bahkan mereka sudah mencari melalui jejak fluktuasi robekan pada celah spasial.


Sedangkan semua istri Dewa Binatang jelas panik dengan kejadian yang tiba-tiba menyerang suaminya. Namun, Yang Hua segera menenangkan semua saudarinya, dengan menunjukkan segel keluarga Excel yang masih terkoneksi dengan kehidupan suaminya.


"Lebih baik kita cari Dewa Binatang, semoga dia baik-baik saja, dan sebagian dari kalian jaga ketat Altar Divisi Reinkarnasi dan juga cari keberadaan pintu gerbang alternatif yang akan digunakan Bangsa Asyura untuk keluar!" perintah Seng Long si Dewa Timur.


Segera semua penguasa bertindak tanpa banyak bicara, karena Dewa Binatang telah menceritakan tentang tujuan Istana Iblis Timur. Tinggal Dewa Timur, Dewa Barat dan Loi Hongli si Dewa Petir yang tetap tinggal sambil menganalisa semua cerita dan kejadian ini.


Loi Hongli si Dewa Petir selama ini hanya diam tanpa banyak bicara untuk mengamati situasinya, dia adalah kakek dari Loi Annchi.


"Dewa Petir, tolong amankan Zhuge Liang dan Xuan Wuyan, ajak Dewi Selatan dan Dewa Kenakalan untuk menangkap mereka!" perintah Dewa Timur setelah mereka berdiskusi.


Tanpa banyak bicara, Dewa Petir berubah menjadi petir dan menuju ke Istana Sembilan Surga, sedangkan Dewa Timur dan Dewa Barat mencari keberadaan Dewa Binatang.


"Kita cari kemana suami kita setelah menggunakan teleportasinya!" ajak Mu Yu Huang yang masih kuatir.


"Tidak perlu, dia memerintahkan untuk menunggunya, lebih baik kita tunggu di Kekaisaran Dewa Selatan saja!" tolak Yang Hua, sebab dia sempat mendapatkan pesan dari suaminya.


Segera Empress Spaceship kembali menuju wilayah Kekaisaran Dewa Selatan, setelah Yang Hua berbicara mengenai pesan dari suaminya, dan membuat semua wanita lega.


Setelah Dewa Binatang terkena pukulan dia langsung menggunakan skill teleportasinya secara acak dan tiba di suatu tempat yang tidak dia kenal, dia mengaktifkan Mata Langit dan melihat jika lokasinya sangat jauh dari wilayah Kekaisaran Dewa Selatan.


"Untung saja aku terlindung Jubah Perang, jika tidak tubuhku sudah menjadi ampas!" gumam Excel Shimo sambil menonaktifkan jubah perang dan tubuhnya kembali normal, "siapa dia yang menyerang tanpa sempat aku merasakan robekan kekosongan?" lanjutnya, sambil berpikir siapa pelaku yang menyerangnya.


Tiba-tiba Excel Shimo mencium aroma yang sangat familiar, aroma tanaman Putri Tidur. Segera Excel Shimo mencari seseorang yang berniat buruk kepadanya, dan sedikit terkejut setelah mengetahuinya.


Kemudian, tubuh Excel Shimo terhuyung-huyung sambil memegangi kepalanya yang pusing, lalu dia terduduk di tanah dan seketika ambruk tertidur pulas.


Excel Shimo tertidur karena menghirup aroma tanaman Putri Tidur, kemampuan tanaman itu bisa membuat seseorang terbius saat menghirup aromanya. Cara penggunaan tanaman ini dengan dibakar untuk mengeluarkan khasiatnya, semakin banyak tanaman Putri Tidur dibakar semakin kuat efeknya, tidak perduli jika seseorang memiliki kekuatan Celestial Supreme pasti terbius.

__ADS_1


Semua istrinya dan Liu Hualien yang berada di Dunia Jiwa jelas panik dengan berteriak-teriak memanggilnya, namun Excel Shimo tetap tertidur, mereka tidak tahu jika suaminya terbius aroma tanaman Putri Tidur. Kecuali Loi Annchi yang tetap tenang saat merasakan detak jantung suaminya yang tetap stabil, dia tersenyum setelah tahu apa yang terjadi.


__ADS_2