
Chapter 464. Ada Pengkhianat!
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat. Segala kesibukan semua petinggi kekaisaran dan prajurit menarik perhatian penduduk Benua Kelahiran. Para penduduk mengira akan ada latihan gabungan yang sering mereka lihat, tapi kali ini dalam skala besar dengan hadirnya Raja Cahaya beserta dua juta pasukannya.
Kapal perang Peri Samudera dan Peri Laut berjajar di pesisir pantai Selatan, kapal perang armada angkutan laut juga bisa terbang, jumlah kapal perang sekitar dua ribu unit, setiap kapal perang mampu menampung seribu prajurit.
Selain kapal perang yang menarik perhatian penduduk, ada juga pasukan binatang armada udara, seperti binatang Kirin, Griffin, Celestial Horse dan lain sebagainya, yang dipimpin oleh Raja Fung sebagai komandan tertinggi, wakilnya Raja Kirin, Raja Griffin, lalu ada Lei Kaibo dari Ras Thunderbird.
Tidak ketinggalan pasukan darat, yang dipimpin oleh Ma Xiu si Unicorn Badak beserta pasukan Badak, ada juga Sun Yao si Kera Emas bersama pasukan kera. Hei Bao ayah angkat Bao Xue juga menjadi pemimpin bagi pasukan Macan kumbang dan Macan tutul.
Jenderal-jenderal ini berada di benteng pertahanan lapis kedua atau setingkat kota kecil, tugas mereka membackup pertahanan lapis pertama yang dipimpin para perwira.
Selain itu ada juga Ras Golem dari Klan Wang yang ikut bagian dalam pasukan darat, Yang dipimpin oleh Wang Kaibo. Wang Kaibo adalah mantan pemimpin Akademi Langit Abadi yang kini berstatus sebagai Menteri Aparatur Negara yang bergelar Libu.
Sedangkan pasukan binatang mistik yang berasal dari Benua Giok akan dipimpin oleh semua istri Dewa Binatang yang sengaja disembunyikan untuk membuat kejutan lawan, jika diperlukan. Posisi binatang mistik berada dipusat pertahanan kekaisaran.
Untuk Empress Spaceship sudah sejak hari pernikahan dalam mode kamuflase, posisinya telah siap memberikan serangan kejutan lawan yang akan menggunakan senjata andalannya. Keberadaannya juga tidak diketahui oleh siapapun, kecuali Dewa Binatang dan semua istrinya yang tahu.
Raja Cahaya, Dewa Timur, Dewa Kenakalan, Dewa Barat dan yang lainnya akan mendukung pasukan lapis keempat jika pasukan lawan berhasil menerobos benteng pertahanan ketiga.
Pertahanan lapis ketiga dipimpin oleh raja-raja, Raja Han, Raja Rubah Bulan, Raja Phoenix Es, Raja Long, Raja Tu, Raja Chu, Raja Ma, Raja Niu. Kedelapan Raja-raja itu berasal dari Benua Jiang Shan dan Benua Jiu Zhou.
Ya, itulah lima lapis pertahanan Kekaisaran Shimo dan pusat pemerintahan akan menjadi basis pertahanan terakhir. Semua menteri, raja, jenderal, perwira dan jajaran petinggi kekaisaran tidak ada yang berpangku tangan dalam peperangan ini.
Seng Long Pang dan Yang Dang memerintahkan prajurit untuk menanam bahan Formasi Pentagram sedalam dua ribu meter, hal mudah bagi kultivator jika hanya untuk membuat lubang dan menimbunnya lagi. Bahan-bahan pembuatan Formasi Pentagram mengelilingi Kekaisaran Shimo, tepatnya berada di luar benteng pertahanan pertama...
Sedangkan binatang mistik Lili dibawah kepemimpinan Bingbu Long Wenhua - Menteri Pertahanan Kekaisaran bergelar Bingbu, juga bekerja keras dengan membuat banyak ruang bawah tanah untuk menjebak kapal angkasa musuh. Bingbu Long Wenhua oleh Dewa Binatang diberi cincin dimensi berisi banyak Pil Sky Soul Qi, Pil Sky Soul Esensi dan Pil Sky Soul God Grade 5, pil itu sebagai upah binatang mistik Lili agar semakin bersemangat dalam membuat jebakan.
Bingbu Long Wenhua tidak sendirian, dia bersama Menteri Protokoler, Li'bu Jing Yimin, mantan pemimpin Akademi Pedang Surga. Lalu ada Gongbu Lei Ping, Menteri Pekerjaan Umum dari Ras Thunderbird.
Menteri Hukum - Xingbu Tu Huang Xi'an dan Menteri Urusan Luar Negeri - Tu Huang Shang yang bergelar Lifan Yuan, mereka berdua bertugas di Istana Dewa Binatang (istana kedua) untuk tetap mengurus pemerintahan pusat, tidak mungkin kekaisaran dibiarkan kosong dengan adanya peperangan ini.
Di kesibukan semua petinggi, ada banyak petinggi yang bertanya-tanya tentang semua istri Dewa Binatang, yang katanya sedang berkultivasi tertutup, mereka ingin tahu sekuat apa Dewa Binatang dan istrinya saat ini. Mereka berharap Dewa Binatang dan istrinya mampu mengatasi peperangan ini dengan mudah tanpa memakan banyak korban jiwa.
Excel Shimo didalam Dunia Jiwa selalu memantau kondisi luar dan juga semua istrinya yang sedang berkultivasi tertutup, walaupun Excel Shimo selalu menutup mata, kesadarannya selalu aktif.
__ADS_1
Selama dua puluh hari di dunia luar, Excel Shimo juga menciptakan banyak keterampilan beladiri bertahan dan menyerap dengan dukungan Law Stone. Salah satu teknik pasif untuk bertahan, dia mampu menciptakan kloning dirinya, tapi karena pemahamannya masih belum maksimal, Excel Shimo hanya mampu membuat sepuluh klon.
Walaupun hanya sepuluh klon, klon itu tampak asli bahkan seperti kembarannya, mampu berbuat apapun sesuai kehendak Excel Shimo. Semua klon dikendalikan oleh pikiran Excel Shimo. Sayangnya, kekuatan klon tidak bisa sama seperti aslinya karena pemahamannya yang kurang, hanya terpaut 50 level. Saat ini kekuatan Excel Shimo telah naik drastis, dari True Theta level 25 kini naik ke level 70. Drastis bagi orang lain tapi lambat bagi Excel Shimo.
Lambatnya Excel Shimo meningkat kekuatannya, bukan karena faktor dia malas, tapi karena Galaksi Elemen yang rakus akan energi. Energi setingkat True Resonansi level puncak jika diserap oleh Galaksi Elemen, maka istri dan penghuni Dunia Jiwa tidak akan kebagian, dan Excel Shimo sendiri juga tidak terlalu berharap bisa naik hingga tingkat Half Gama.
Karena itu, Excel Shimo menciptakan teknik pasif yang dia beri nama 'Tubuh Bayangan' untuk mengantisipasi lawan kuat yang menang dalam jumlah. Saat ini memang lawan yang dia ketahui ada empat dengan kekuatan True Theta level 60, dan bisa dia atasi sendiri tanpa Tubuh Bayangan.
Namun, mengetahui jika Master Wei Yan memiliki banyak bawahan yang kuat dan dukungan dari Yaksa, Excel Shimo tidak bisa berpuas diri dengan pencapaiannya saat ini, dia menargetkan kekuatannya harus minimal berada di tingkat Half Gama.
Namun apalah daya, "Hmm!!" Excel Shimo menghela nafas berat saat energi setingkat True Resonansi level puncak mulai berkurang drastis karenanya, dia berhenti berkultivasi agar tidak menghabiskan energi True Resonansi.
Semenjak adanya Galaksi Elemen, prediksinya tentang kekuatan selalu melesat, dan dia benar-benar belum sepenuhnya memahami Galaksi Elemen akan kebutuhan energi. Tapi Excel Shimo tidak menyesal memiliki Galaksi Elemen, karena mereka selalu membantunya dalam banyak hal.
Excel Shimo mengangguk puas melihat perkembangan istrinya yang meningkat drastis, tertinggi berada di tingkat Half Theta level puncak dan sebentar lagi akan menerobos ke tingkat True Theta, dia adalah Lin Sichuan yang memang dari awal telah memiliki basis kultivasi paling tinggi.
Namun, bukan namanya Dewa Binatang yang tidak bisa menyamaratakan kekuatan semua istrinya dan berlaku adil, dia melihat kedelapan istri yang memiliki tubuh bawaan khusus telah menyusul Lin Sichuan.
Total sembilan istrinya telah mencapai Half Theta level 99. Kemudian Excel Shimo memanggil istrinya yang bertugas sebagai personil Empress Spaceship untuk berganti berkultivasi. Lalu diganti para selir yang sudah berkultivasi...
Excel Shimo melihat ke langit saat merasakan pasukan lawan akan tiba, dia segera membuka Mata Langit. Excel Shimo keheranan melihat pasukan Huo Tuo berhenti saat jarak dengan segel Benua Kelahiran masih jauh.
"Apakah mereka sedang menyelidiki kekuatan militer Benua Kelahiran!" tebak Excel Shimo.
Karena basis kultivasinya telah jauh di atas Huo Tuo, Excel Shimo segera membaca ingatan dan pikiran semua musuhnya. Namun, Huo Tuo, Dewa Matahari, pemimpin Klan Chu yang berasal dari Benua Shen Zhou segera mengetahuinya saat Excel Shimo membaca ingatan dan pikiran mereka.
Seketika Excel Shimo berhenti menyelidiki Huo Tuo dan kedua bawahannya. Lalu dia menyelidiki yang lain. Lagi-lagi ketahuan juga, pemimpin Klan Nanggong sebagai ahli Formasi Array mengetahuinya dan segera mencari pelakunya.
Kapal induk lawan menjadi heboh dengan saling menuding rekannya, karena menyelidiki pikiran seseorang adalah hal tabu bagi siapapun. Huo Tuo segera melerai pertikaian di antara mereka, karena dia juga sedang diselidiki oleh orang lain. Lalu Huo Tuo memerintahkan untuk memblokir ingatan tentang rencana mereka.
Excel Shimo yang masih mengawasi musuhnya hanya tersenyum tipis. "Persepsi seorang ahli Alkemis, Smelting dan Formasi Array memang tidak bisa diremehkan!" gumam Excel Shimo saat tidak banyak mendapatkan informasi dari musuhnya.
Akan tetapi, "ada mata-mata, ya, disini!" lanjutnya dan segera beranjak dari tempat tidur.
Excel Shimo memanggil semua istrinya yang sedang berkultivasi tertutup, kecuali selirnya yang baru saja bergantian menjadi personil Empress Spaceship. Semua istrinya kebingungan dengan pemanggilan yang mendadak. Namun Excel Shimo yang ditanya hanya bilang, "nanti kalian akan tahu."
__ADS_1
Lalu dia keluar dari Dunia Jiwa bersama semua istrinya, mereka muncul di Istana Utama dan duduk di tempatnya masing-masing dengan rasa penasaran.
Kemudian Excel Shimo Excel Shimo memerintahkan asistennya Wu Chyou dan Zhu Rong untuk memanggil Menteri Hukum, Menteri Pertahanan, Menteri Protokoler, Menteri Urusan Luar Negeri, seluruh petinggi Klan Mu dan Klan Qin, Dewa Timur dan juga Menteri Penasehat Kekaisaran. Termasuk Raja Cahaya juga dipanggil.
Excel Shimo menghela nafas saat akan menindak tegas si mata-mata, dia memejamkan mata untuk menenangkan diri.
Setelah semua orang yang dipanggil datang, Excel Shimo membuka matanya dan memberikan senyuman. Dia mempersilakan mereka duduk terlebih dahulu sebelum berbicara.
"Ada pengkhianat di dalam tubuh kekaisaran yang menjadi mata-mata bagi Dewa Matahari. Aku perintahkan Xingbu Tu Huang Xi'an, untuk bertindak tegas sebagai bentuk peringatan...!" Excel Shimo berhenti bicara dengan sengaja, dia ingin melihat reaksi semua orang termasuk istrinya.
Xingbu Tu Huang Xi'an segera berdiri dari tempat duduknya, dia menangkupkan kedua tangan untuk memberikan hormat, dan menjawab dengan tegas, "baik, Yang Mulia." Dan kembali duduk sambil melihat semua orang yang hadir untuk mengetahui reaksi mereka, apakah ada yang mencurigakan.
Segera keributan terjadi di antara mereka saling melihat satu sama lainnya, mereka tidak menyangka kebaikan Kaisar Shimo tidak dihargai oleh si pengkhianat.
Yang Hua sebagai ratu pertama segera bertanya, "siapa pengkhianat itu?"
Suasana langsung hening ketika Ratu Yang Hua bertanya kepada Kaisar Shimo. Namun Excel Shimo tidak segera menjawab, dia melihat semuanya dengan tetap tersenyum.
Senyuman Kaisar Shimo membuat yang melihat bergidik ngeri, seakan-akan merobek jantungnya. Nafas setiap orang tertahan.
"Aku bisa saja membaca pikiran dan ingatan kalian untuk menyelidiki. Tapi aku tidak melakukannya, sebab aku selalu menghargai kalian, dan juga tidak mau mengetahui urusan pribadi kalian masing-masing...," kata Excel Shimo dengan tegas dan lagi-lagi berhenti berbicara.
Semua orang menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan untuk menenangkan hati, Kaisar Shimo membuat mereka semakin penasaran dan juga berdebar-debar.
Excel Shimo mengetuk sandaran tangan singgasananya sambil melihat semua mata mereka, lalu dia kembali berbicara, "jika keadilan yang aku beri masih kurang dan kesejahteraan kalian tidak aku penuhi. Kalian punya mulut untuk berbicara... Siapapun yang aku panggil jangan berbicara sebelum aku perintahkan...!"
Yang Hua dan Yang Xiaoping melihat semua orang untuk mencari siapa yang menjadi pengkhianat. Demikian juga dengan para Permaisuri dan juga Selir yang juga mencari pelakunya.
Apa yang dikatakan oleh Excel Shimo memang benar, semua petinggi kekaisaran telah diberikan banyak kekayaan dan wewenang untuk mengelola sumberdaya alam Benua Kelahiran, tidak ada yang dirugikan olehnya. Pajak sebesar dua persen yang diterima kekaisaran juga dikembalikan kepada penduduk dalam bentuk membangun infrastruktur penting.
Sedangkan Excel Shimo dan istrinya tidak mengambil apapun dari pajak dan juga sumberdaya alamnya. Dia lebih kaya dari sumberdaya alam Benua Kelahiran, dan kebutuhan semua istrinya telah dia cukupi tanpa mengambil sepeserpun dari Benua Kelahiran.
Dan Excel Shimo punya prinsip. "Jika menduduki jabatan hanya demi mendapatkan gaji, tunjangan dan kekuasaan, niscaya dia bisa korupsi! Lalu bagaimana dengan nasib bawahan dan rakyatnya...!" Karena prinsip itu, Excel Shimo tidak mau mengambil sepeserpun keuntungan dari kekaisaran-nya, padahal dia adalah penguasa tunggal di Benua Kelahiran dan apapun bisa dia lakukan tanpa perlu meminta.
"Lalu siapa pengkhianatnya yang menjadi mata-mata bagi Dewa Matahari?" gumam Jing Ehuang si Black Owl Mistik, dia bertengger di jendela Istana Utama dengan sorot mata tajam melihat satu per satu yang hadir di istana.
__ADS_1