God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 285. Kisah Empat Wali Benua.


__ADS_3

Chapter 285. Kisah Empat Wali Penjaga Benua Jiu Zhou.


Sebelum Excel Shimo datang di Benua Jiu Zhou.


*****


Di Paviliun 12 Bintang berkumpul empat orang, satu wanita dan tiga pria. Sebelum Ras Mayat Hidup muncul.


Mereka adalah Wali Penjaga Benua Jiu Zhou. Gongsun Ling, usia 1.050 tahun, kekuatan pada tingkat Prajurit Surgawi level 8, sebagai pemimpin tim. Feng Yu, usia 1.250 tahun, Fa Zheng, usia 1.315 tahun, dan Li Kwong usianya 1.200 tahun. Ketiga pria itu memiliki kekuatan Prajurit Surgawi level 6.


Walaupun usia mereka mencapai ribuan tahun, wajah mereka masih awet muda, sebab mereka abadi, tampak wajah mereka baru berusia kepala tiga, kecuali Gongsun Ling yang masih seperti gadis usia 20 tahun.


Mereka berempat adalah sahabat semenjak di Akademi Istana Sembilan Surgawi, persahabatan mereka sangat harmonis, hingga menciptakan benih-benih cinta, dimana ketiga pria itu mencintai satu wanita, yang tidak lain adalah Gongsun Ling.


Masa kecil mereka bisa dikatakan hampir sama, selalu menerima ketidakadilan dari keluarga dan juga orang tua. Mereka bertemu saat mendaftarkan diri menjadi murid akademi. Saat itu usia mereka masih muda, dan Gongsun Ling adalah yang termuda.


Untuk menjadi murid Akademi Istana Sembilan Surgawi, minimal harus memiliki kekuatan setingkat Dewa Bumi, dan mengikuti beberapa ujian berat dan ketat. Akademi Istana Sembilan Surgawi berada di Benua Shen Zhou.


Di Benua Shen Zhou, setingkat kekuatan Peri Benua sangatlah banyak seperti koloni lebah, dan kekuatan di bawahnya sebanyak koloni semut. Perkembangan pesat kekuatan kehidupan di Benua Shen Zhou disebabkan oleh energi Surgawi yang melimpah.


Keempat sahabat itu selalu bersama-sama dalam melakukan aktifitas, seperti menerima misi dari Balai Pekerjaan Umum, melindungi rakyat jelata dari serangan binatang buas, dan berkompetisi dengan Klan Kuno.


Hingga akhirnya mereka berempat mendapatkan misi penting jangka panjang untuk menjadi Wali Penjaga Benua Jiu Zhou.


Singkat cerita, setelah mereka berada di Benua Jiu Zhou, muncul benih-benih cinta kepada Gongsun Ling, ketiga pria itu berkompetisi untuk menaklukkan hati pujaannya dengan adil. Gongsun Ling mengetahui perasaan mereka, dia juga senang. Namun, tidak mungkin dirinya sebagai wanita mencintai ketiga sahabatnya secara bersamaan. Tapi, hati Gongsun Ling lebih condong kepada Feng Yu yang lebih tampan dan berbakat dalam ahli Formasi Array tingkat Peri Benua, walaupun di hatinya juga menyukai Fa Zheng dan Li Kwong.


"Aku menemukan sebuah makam di sisi Tenggara Barat wilayah Kerajaan Chu, di bawah kaki Gunung Es Abadi. Saat aku ingin masuk ke dalam makam, ada Formasi Pelindung, sebab itu kalian aku panggil untuk menyelidiki makam milik siapa itu," kata Gongsun Ling yang mengungkapkan tujuannya memanggil ketiga sahabatnya.


"Hahahaha! Bagus, bagus, sudah lama kita tidak berpetualang. Ayo segera kita kesana!" tawa Fa Zheng setelah Gongsun Ling menceritakan tujuannya, dan mendesak ketiga sahabatnya.


"Masalah Formasi Pelindung, serahkan padaku!" ujar Feng Yu dengan percaya diri sebab dia adalah ahli formasi.


"Tingkat apa Formasi Pelindung itu?" tanya Li Kwong yang ingin mengetahuinya sebelum bertindak, nada bicaranya dingin dan tampak malas melakukan sesuatu yang tidak penting.


"Tingkat Jenderal Surgawi tahap rendah," jawab Gongsun Ling.


Seketika sahabatnya menghela nafas berat, sebab Feng Yu hanya setingkat Peri Benua sebagai ahli Formasi Array. Melihat ketiga sahabatnya yang tidak bersemangat, Gongsun Ling memotivasi mereka.


Namun, suara sisi buruk Gongsun Ling berbicara terlebih dahulu. "Kesempatanmu untuk melihat seberapa hebat mereka! Ingat, hidup tidak selamanya sendirian."


Mendengar suara sisi buruk berbicara, Gongsun Ling merenungi dan membenarkan ucapan sisi buruk. "Tanpa dicoba, kita tidak akan tahu bisa atau tidaknya dihancurkan formasi itu," kata Gongsun Ling kepada ketiga sahabatnya.


Akan tetapi, sebelum Feng Yu menjawab, sisi baik Gongsun Ling menegurnya. "Ingat akan janjimu yang fokus pada kultivasi. Menambatkan hati disaat masih lemah akan memacetkan kultivasi, kecuali kamu sudah mencapai puncak kekuatan yang kamu inginkan." kembali terdengar suara dibenak Gongsun Ling, kali ini dia menjadi dilema, haruskah mengikuti perasaannya atau menepati janjinya untuk fokus berkultivasi.


"Benar yang dikatakan Adik Ling, tanpa kita coba dan mempelajari, kita tidak akan tahu seberapa kuat formasi itu," dukung Feng Yu yang membuyarkan lamunan sesaat Gongsun Ling.


"Setuju! Ayo kita kesana sekarang!" Fa Zheng kembali bersemangat dan segera berdiri diikuti ketiga sahabatnya.


Mereka menghilang dari ruang pribadi milik Gongsun Ling, Zhang Rouxin dan Chu Yao.


Setelah mereka pergi, datang Chu Yao dan Zhang Rouxin, melihat Gongsun Ling bersama ketiga sahabatnya tidak ada, mereka berdua segera duduk di sofa.

__ADS_1


"Apa nona Ling menyukai sahabatnya, terlihat dia selalu bahagia dengan kehadiran ketiga sahabatnya?" tanya Chu Yao kepada Zhang Rouxin, dia menebak perubahan hati Gongsun Ling.


"Mungkin! Tapi itu bukan urusan kita ... guru pernah berbicara 'jika dirinya sudah berjanji hanya fokus pada kultivasi'," jawab Zhang Rouxin yang malas ikut campur perihal gurunya.


"Jika itu terjadi, akan menjadi cinta segi empat! Hahahaha!" tawa Chu Yao yang begitu alami, saat tertawa wajahnya semakin cantik.


Chu Yao dan Zhang Rouxin bergosip terus tentang Gongsun Ling dan ketiga sahabatnya. Sedangkan keempat Wali Penjaga Benua Jiu Zhou sudah muncul di depan makam.


"Mm! Jadi ini makam nya!" gumam Feng Yu sambil memeriksa Formasi Pelindung makam.


Bang 💥 ...


Fa Zheng meninju Formasi Pelindung makam, tapi formasi itu hanya sedikit berfluktuasi. Melihat respon cepat Fa Zheng, ketiga sahabatnya tidak terkejut, sebab mereka sudah terbiasa dengan sikap Fa Zheng yang tidak sabaran.


"Bisa dihancurkan, tapi harus menggunakan Formasi Pemecah, lalu kita gunakan serangan gabungan yang terfokus!" jelas Feng Yu yang sudah menganalisis seberapa tahan formasi pelindung makam.


"Wow! Hebat, dari dulu kamu selalu cepat mengetahui kelemahan setiap formasi!" puji Fa Zheng.


Feng Yu berpura-pura biasa dengan pujian, tapi dirinya juga senang sambil melirik Gongsun Ling yang juga pura-pura memeriksa formasi pelindung makam. Hati Gongsun Ling kembali goyah, dan semakin ingin membuka hatinya kepada Feng Yu, tapi dia ingin menunggu seberapa besar ketiga sahabatnya untuk membuktikan perasaan mereka.


"Bukan aku yang hebat ... Kalian lihat formasi ini telah kehilangan banyak energi, bisa dipastikan karena akumulasi waktu yang memakan energi formasi! Sekarang ini hanya menjadi peringkat Peri Langit, memang masih tidak mudah menghancurkan dengan kekuatan setingkat kita, sebab masih ada jejak kekuatan Jenderal Surgawi!" jelas Feng Yu yang menahan rasa bangga.


Semua sahabatnya menganggukkan kepala karena paham dengan ucapan Feng Yu.


"Baiklah, aku akan buat Formasi Pemecah!" ujar Feng Yu dengan mengeluarkan enam Batu Formasi berwarna merah dan enam kulit pohon besi seperti yang dimiliki oleh Kerajaan Han di Benua Jiang Shan.


Setelah selesai memasang formasi pemecah, Feng Yu bersama ketiga sahabatnya bersiap-siap menghancurkan formasi pelindung dengan kekuatan penuh mereka.


"Bersiap. Serang!" perintah Gongsun Ling.


Empat kali rentetan ledakan hebat terdengar di kaki Gunung Es Abadi, dan membuat longsoran pada salju yang menutupi gunung. Segera Gongsun Ling melambangkan tangannya untuk menghancurkan salju yang longsor.


Krak... Krak... Pyaar...


Akhirnya formasi pelindung hancur berkeping-keping setelah terkena serangan keempat wali penjaga benua. Fa Zheng seketika tertawa terbahak-bahak dan buru-buru masuk bersama Feng Yu, Li Kwong dan terakhir Gongsun Ling.


Bang💥...


Di ujung makam, mereka melihat sebuah goa yang tertutup batu besar dan dengan mudah dihancurkan oleh Fa Zheng. Namun, sebelum Fa Zheng masuk kedalam goa, Feng Yu mencegahnya.


"Biarkan aku didepan, biasanya akan ada jebakan Formasi Pembunuh!" ujar Feng Yu dengan serius dan buru-buru berjalan di depannya


"Benar, pasti didalamnya banyak harta yang tersimpan!" sahut Li Kwong yang sedari tadi diam dan terlihat dia kini bersemangat.


"Hati-hati, goa ini tampak aneh!" peringatan Gongsun Ling kepada ketiga sahabatnya, sebab dia merasakan keanehan pada goa yang berada di ujung makam, tampak biasa tapi makam ini dilindungi oleh formasi setingkat Jenderal Surgawi.


"Tenang saja, kita tetap waspada!" ujar Feng Yu dengan serius dan berjalan terlebih dahulu dan diikuti ketiga sahabatnya.


Di dalam goa sangat gelap, tapi bagi kekuatan mereka berempat, goa itu tampak terang. Semua mata melihat banyak Batu Roh pada dinding goa, goa itu mengarahkan ke bawah tanah, agak sedikit curam. Yang tidak mereka sadar, ada banyak cacing Gu yang sedang berkamuflase menempel pada dinding goa.


Cacing-cacing itu bergerak dan menempel pada pakaian Feng Yu tanpa dia ketahui, dan bergerak untuk memasuki pori-pori tubuhnya. Feng Yu mengerutkan kening saat merasakan kulitnya gatal dan melihat banyak bintik-bintik cahaya kecil pada kulit. Segera Feng Yu mengaktifkan Mata Dewa dan syok melihat banyak cacing yang telah merasuki tubuhnya.

__ADS_1


"Hati-hati! Banyak Cacing Gu beracun!" teriak Feng Yu kepada ketiga sahabatnya agar tidak lengah.


Feng Yu dengan panik memblokir seluruh pori-pori, jaringan vena dan meridian. Sayangnya, terlambat, cacing Gu bergerak lebih cepat saat berada didalam tubuh Feng Yu, mereka menyerang dengan menyebarkan racun pelumpuh tulang dan memblokir seluruh kekuatan Feng Yu. Tidak berhenti disitu, cacing Gu segera berenang melalui darah, dan mengendalikan tubuhnya.


Ketiga sahabatnya juga panik dengan memblokir seluruh jaringan sel tubuh mereka dengan spiritual. Akan tetapi mereka terlambat, hanya Gongsun Ling yang berada dibelakang sendiri yang berhasil membunuh banyak cacing Gu yang masuk di tubuhnya,


"Arghhh!!" teriakan Feng Yu yang kesakitan saat tubuhnya terkena racun dan ambruk seketika, sebab tulangnya menjadi lemas, tubuhnya susah dia kendalikan lagi.


"Arghhh!!"


Demikian juga dengan Fa Zheng dan Li Kwong, mereka berdua berteriak kesakitan dan ambruk di lantai goa yang berbatu. Gongsun Ling sangat panik dan ingin membantu mereka untuk menghilangkan cacing Gu dengan spiritualnya, tapi usahanya selalu gagal.


Dengan ketiga sahabatnya yang berteriak kesakitan, Gongsun Ling makin panik dan kebingungan, entah dia harus bagaimana, sebab tidak memiliki penawar racun.


Disaat Gongsun Ling panik, melesat cahaya dari dalam goa yang sangat cepat dan merasuki tubuh Feng Yu yang paling dekat.


Gongsun Ling jelas tidak tahu, dia sibuk membantu Li Kwong yang paling dekat dengannya. Tiba-tiba Feng Yu terdiam, dan mampu bangkit dengan seringai kejam melihat Fa Zheng dan Li Kwong.


"Hahahaha! Akhirnya aku bisa hidup bebas lagi setelah dibunuh bocah kamprett itu!" tawa Feng Yu yang mengagetkan Gongsun Ling.


"Apa maksudmu!? Apa tidak lihat rekan kita diserang Cacing Gu!?" bentak Gongsun Ling kepada Feng Yu yang masih tertawa, seperti menertawakan kesialan mereka.


"Wow! Wanita cantik! Hahahaha! Setelah lama tertidur dan disaat terbangun sudah disuguhi tubuh yang indah dan berisi!" ujar Feng Yu dan tertawa makin keras.


"Siapa kamu?!" bentak Gongsun Ling sambil mengeluarkan senjata pedang, dia akhirnya sadar jika Feng Yu bukanlah sahabatnya.


"Perkenalkan aku si Dewa Iblis Api Phoenix, Huang Guang, Cantik! Hahahaha!" jawab Feng Yu yang tubuhnya telah dikendalikan oleh pecahan jiwa Huang Guang yang pernah dibunuh oleh Excel Shimo di Benua Jiang Shan.


Sontak Gongsun Ling kaget, sebab dirinya mengenali sejarah si Dewa Iblis Api Phoenix, saat membaca sejarah sewaktu di Akademi Istana Sembilan Surgawi. Huang Guang mendekati Gongsun Ling dengan terus tertawa, jelas dirinya ingin merasakan tubuh Gongsun Ling.


"Sialan! Lepaskan sahabatku, atau kamu aku laporkan kepada Dewan Keamanan!?" bentak Gongsun Ling dengan memberikan ancaman.


"Hahahaha! Laporkan saja wanita bodoh! Aku sudah mengendalikan tubuh temanmu ini ... Oops! Maksudku kekasihmu ini ...!" Huang Guang tidak takut, dia tertawa dan menantang Gongsun Ling untuk melaporkan kepada Dewan Keamanan, dia tidak takut karena sudah mengendalikan tubuh Feng Yu.


Huang Guang juga mengingat sebagai ingatan Feng Yu sebelum dihapus, dan senang ternyata Gongsun Ling pernah berciuman dengan Feng Yu beberapa kali. Huang Guang juga berbicara, jika Fa Zheng dan Li Kwong tidak datang, sudah dipastikan Gongsun Ling dan Feng Yu sudah berhubung intim dan jelas itu akan merusak persahabatan mereka. Untung saja Gongsun Ling masih gadis suci yang belum ternodai.


Tubuh Gongsun Ling bergetar hebat saat Huang Guang mengungkapkan hubungan tersembunyi mereka kepada kedua sahabatnya. Gongsun Ling melihat Fa Zheng dan Li Kwong yang melihat dirinya sambil berteriak kesakitan.


"Kalian bangkit dan lumpuhkan wanita itu bersama-sama!" perintah Huang Guang kepada Fa Zheng dan Li Kwong.


Segera Fa Zheng dan Li Kwong bangkit dan menatap tajam kearah Gongsun Ling sambil mengeluarkan senjata, tubuh mereka telah dikendalikan juga oleh cacing Gu.


"Munafik!?" bentak Fa Zheng dan Li Kwong secara bersamaan kepada Gongsun Ling.


Walaupun tubuh mereka telah dikendalikan, jiwa mereka masih bisa memberontak dan bisa mengetahui kejadian yang mereka alami. Fa Zheng dan Li Kwong menjadi marah kepada Gongsun Ling yang tidak jujur jika mencintai Feng Yu.


Jika tahu, Fa Zheng dan Li Kwong tidak akan selalu berkompetisi merebut hati Gongsun Ling. Gongsun Ling juga begitu, dirinya pernah berciuman dengan Fa Zheng dan Li Kwong. Sebab itu, Gongsun Ling dibilang 'Munafik' oleh Fa Zheng dan Li Kwong.


Gongsun Ling hanya bisa menangis dan mundur secara berlahan, jelas dia tidak akan melukai ketiga sahabatnya. "Maaf, aku salah! Yang tidak jujur dan bimbang!" ungkap Gongsun Ling dengan menggetarkan tubuhnya dan menghilang.


"Hahahaha! Saatnya memanen kehidupan di Benua Jiu Zhou! Sayang sekali wanita itu gagal aku kendalikan, padahal dia kuat. Seandainya kita mengeroyoknya, kita tetap tidak bisa melumpuhkan dia, sayang sekali, sayang sekali!" tawa Huang Guang melihat Gongsun Ling yang takut, dia menyesali tidak bisa mengendalikan Gongsun Ling yang sudah kabur.

__ADS_1


Kisah Wali Penjaga Benua Jiu Zhou, end.


(Author : Halo Sobatku, setelah membaca bab ini, bagaimana pendapat kalian tentang Gongsun Ling? Apakah salah jika Excel Shimo mengatakan jika Gongsun Ling 'Sakit'? Silakan Sobatku baku hantam di kolom Komentar 🤣, jangan lupa sekalian Vote, Like dan .... Salam).


__ADS_2