
Chapter 409. Dua Pilihan!
Hutan Mistik menjadi hening saat bola energi alam telah menghilang dan meninggalkan kerusakan parah, semua orang terduduk lemas dengan tubuh gemetaran merasakan kekuatan Excel Shimo yang mengerikan.
Di kejauhan, para penjaga Hutan Mistik segera berhenti bertarung dengan binatang mutan bersama dengan Tim Dong Ping saat melihat kekuatan bola energi alam.
Mereka tidak menyangka jika ada peserta perburuan memiliki kekuatan dahsyat dan mampu menggetarkan Hutan Mistik, dan dampak kerusakan akan pulih ratusan tahun.
Mereke juga duduk lemas saat tidak kuat menahan aura kekuatan bola energi alam.
"Siapa dia? " gumam salah satu penjaga wanita yang tubuh basah kuyup keringat karena ketakutan.
"Entahlah! Yang pasti kekuatannya melebihi True Alfa dan setara dengan Yang Mulia! " sahut salah satu pria penjaga Hutan Mistik.
Sedangkan Excel Shimo, dia tampak pucat setelah mengeluarkan banyak kekuatan yang baru saja dia gunakan sebelum mencapai True Alfa. Bola energi alam seharusnya bisa digunakan saat kekuatan mencapai True Alfa, berhubung pemahamannya telah mencapai tingkat itu, dia mengujinya.
Ya, konsekuensinya pasti ada, belum waktunya dipaksakan untuk digunakan, tapi juga baik bagi Excel Shimo, melakukan melebihi batas daya tahan tubuh adalah baik bagi pondasinya dimasa depan saat telah mencapai tingkat True Alfa.
Excel Shimo berlahan turun dengan tubuh telah kembali normal, dan tubuhnya juga merasa lemas. Lalu Raja Singa buru-buru menghampiri agar duduk di punggungnya.
"Aku mau tidur sebentar untuk memulihkan kondisi mental ku, " kata Excel Shimo kepada Raja Singa, dia melihat sudah tidak ada lagi binatang mutan dan juga melihat mayat Werewolf yang dikalahkan oleh Raja Singa.
"Dewa, bisa tidur, saya selalu menjaga Anda! " jawab Raja Singa.
Excel Shimo tersenyum, sambil duduk dan meletakkan kepalanya di punggung Raja Singa, dia memejamkan mata dan benar-benar sangat kelelahan dengan tertidur nyenyak.
Raja Singa melihat sekitarnya yang sudah rusak parah, lubang berbentuk kawah masih mengeluarkan energi alam yang merusak, lalu dia melesat kearah kelompok Jin Shou.
Sesampainya di tempat kelompok Jin Shou, Raja Singa segera turun dan buru-buru Jin Shou memeriksa kondisi Excel Shimo, dia bernafas lega saat Excel Shimo hanya kelelahan. Semua wanita terlihat panik dan segera merawat Excel Shimo, sedangkan Jing Ehuang bertengger di perutnya.
"Kita akan di sisi sampai Dewa Binatang pulih staminanya, kalian segera buat tempat perlindungan dan Lou-er, gunakan rumah miniatur" perintah Jin Shou kepada juniornya.
Dewi Lou mengeluarkan sebuah rumah kecil dan melemparkan di tanah dan berubah menjadi besar. Segera Excel Shimo dibawa masuk, sebagian orang membuat Formasi untuk melindungi rumah yang akan dijadikan tempat tinggal sementara.
Raja Singa bersama binatang peliharaan menjaga sekitar rumah walaupun sudah terlindungi oleh Formasi, sebab aroma darah binatang mutan pasti akan mengundang binatang mistik di kejauhan, dan Formasi Perlindungan tidak akan mampu menahan serangan banyaknya binatang mistik.
Di dalam rumah miniatur, Jin Shou dan semua juniornya membahas pertarungan Excel Shimo untuk memahami Kultivasi Jalan Hidup Alam, mereka berdiskusi dengan semangat, secara berlahan merangkum setiap gerakan Excel Shimo saat bertarung.
Tidak terasa waktu berlalu selama dua hari, dan Excel Shimo terbangun saat merasakan pergerakan banyak binatang mistik kearahnya. Dengan malas Excel Shimo membuka mata, dia melihat telah berada di kamar tidur.
Excel Shimo tidak terkejut, sebab selama tertidur kesadarannya masih aktif dan mengetahui apa saja yang terjadi, termasuk kelima wanita yang bergilir merawatnya.
__ADS_1
Excel Shimo tidak segera bangun dia sedang memikirkan empat orang penting di Benua Roh, Raja Malaikat, Raja Asyura, pemimpin Perguruan Api Asyura dan Raja Fiend Spirit.
Menurut apa yang diceritakan oleh Jin Shou, Raja Spirit memiliki kekuatan level 99 tapi itu informasi yang sudah lama diketahui oleh Jin Shou sekitar 1.000 tahun lebih, sedangkan ketiga orang penting juga sama, mereka tidak pernah menunjukkan kekuatan yang sebenarnya kepada siapapun.
Menganalisa melalui kekuatan Raja Mayat Hidup, Excel Shimo memperkirakan kekuatan keempatnya berada pada tingkat True Alfa. Jadi, mau tak mau dia harus bisa meningkatkan kekuatan sesegera mungkin. Masalahnya, dimana dia harus mendapatkan kekuatan dengan cepat.
"Baiklah, karena Kultivasi Jalan Hidup Alam berbasis pada kekuatan jiwa, ku-putuskan berburu Fiend Spirit setelah bertemu dengan Raja Malaikat. "
Akhirnya Excel Shimo mendapatkan solusi, walaupun juga berisiko menghadapi Raja Fiend Spirit. Dan memang kultivasi nya saat ini condong berbasis kekuatan jiwa. Jiwa bagian energi yang tak kasat mata dan murni energi Alam di tubuh kehidupan.
Kultivasi jiwa memang belum pernah ada, yang ada hanya meningkatkan melalui sumberdaya yang sangat langka, karena Excel Shimo belum sepenuhnya memahami kultivasi nya saat ini, dia belum merumuskan nama-nama kekuatan setiap tingkatan.
Excel Shimo beranjak dari tempat tidur dan keluar dari kamar, disaat keluar dia tidak melihat siapapun, sebab semua orang sedang bersiap-siap menghadapi binatang mistik.
Jin Shou yang serius melihat gerombolan binatang mistik menuju kearahnya dikagetkan dengan kemunculan Excel Shimo yang sudah berada di sampingnya, ke-kagetan-nya berubah menjadi tawa dan mengalihkan perhatian semua orang yang akhirnya melihat Excel Shimo telah terbangun.
Kini ketegangan menjadi kelegaan, Jing Ehuang langsung terbang dan hinggap di bahu kanan dan berceloteh.
Tidak berselang lama binatang mistik sudah dekat dan dengan senang hati Excel Shimo bertindak cepat menaklukkan mereka, gerakannya lebih cepat dari semua orang, setiap binatang mistik selalu dia tampung di Dunia Jiwa.
Satu hal yang membuat Excel Shimo heran, dia tidak melihat beberapa jenis binatang seperti di tempat asalnya, yaitu burung Suzaku, Phoniex, Naga, Thunderbird, Rubah ekor sembilan dan sebagainya.
Dengan rasa penasaran Excel Shimo bertanya kepada Jin Shou, dan jawabannya tidak membuat Excel Shimo terkejut. Binatang yang Excel Shimo tanyakan sudah lama punah karena perburuan dan sebagian telah pindah.
Sesampainya di pintu keluar, semua orang tidak melihat Dong Ping dan kelompoknya, yang mereka lihat banyak mayat binatang mutan, yang mengejutkan pintu keluar telah terbuka dan di luar Formasi Hutan Mistik telah berkumpul banyak pasukan dari Ras Asyura.
Jin Shou segera mendekati Excel Shimo dan berbisik:
"Mereka adalah pasukan milik Jenderal Timur, Dong Jian. Yang sedang menunggangi Griffin adalah perwira tinggi, Kang Hong-Seo, dan Kang-Dee adalah keponakan kesayangannya."
Dong Jian adalah adik kelima dari Raja Asyura, dan Kang Hong-Seo adalah orang kepercayaan Dong Jian. Dong Jian sebagai Jenderal Timur memiliki kekuatan Half Alfa level 90 dan Kang Hong-Seo memiliki kekuatan level 70.
Kedatangan mereka untuk menangkap manusia yang telah melukai putra ketiga Raja Asyura, menculik Dong Jingying, membunuh Kang-Dee dan juga dianggap penyusup.
Jelas laporan itu berasal dari Dong Ping dan didukung para saksi, sehingga Raja Asyura memerintahkan untuk menangkap Excel Shimo dalam skala besar, dengan mengerahkan sepuluh ribu prajurit.
Dong Ping dengan lihai membalikkan fakta, padahal dia terluka karena Leopard Mistik, Kang-Dee mati karena dirasuki oleh empat leluhur mayat hidup, dan Dong Jingying yang diajak Excel Shimo dengan sukarela mengikuti tanpa ada unsur paksaan. Jika dihitung kesalahan, Excel Shimo memang penyusup dan hukumannya tidaklah berat.
Dong Ping juga menambahkan kebohongannya, jika manusia itu didukung oleh bangsa Malaikat, sehingga bisa berbuat sesuka hatinya.
Kang Hong-Seo awalnya ingin masuk ke dalam Hutan Mistik, tapi dilarang oleh para penjaga, dan pintu masuk dibuka karena para penjaga baru selesai membunuh binatang mutan.
__ADS_1
Namun, salah satu wali penjaga Dong Ping melihat Excel Shimo dan segera menunjukkan kepada perwira tinggi. Segera pasukan bergerak untuk mengepung pintu masuk dan menunggu Excel Shimo keluar.
Jin Shou dan semua tim tidak kuatir jika Excel Shimo ditangkap, karena dengan mata kepala telah melihat kekuatannya.
Tapi, masalahnya hubungan dua ras akan menjadi semakin renggang dan menyulitkan Excel Shimo untuk memutuskan hubungan Raja Asyura dan Wei Yan.
Excel Shimo yang telah mendengar ucapan Jin Shou secara garis besarnya sudah menebak tujuan mereka, dia juga teringat akan ucapan penjaga portal dimensi yang akan 'menghalangi Ras Asyura', jika berniat menghentikan tujuan untuk memusnahkan Fiend Spirit.
Excel Shimo juga memahami implikasi dari kata 'menghalangi', yang artinya bercabang dua, menjadi musuh sehingga menimbulkan peperangan atau hanya membuat hubungan semakin tidak harmonis, tapi itu semua tergantung pihak ke-tiga, yang tidak lain adalah Wei Yan.
Ya, Fiend Spirit adalah pendukung dari Wei Yan, dan jelas Wei Yan akan menghentikan tindakan Excel Shimo.
Dan yang paling diwaspadai oleh Excel Shimo adalah musuh yang tak terduga, sebab Wei Yan telah lebih lama merencanakan semuanya demi tujuannya.
"Kalian tunggu disini dan jangan ikut campur, biar aku yang mengatasi mereka! " perintah Excel Shimo kepada Jin Shou dan kelompoknya.
Jin Shou yang paham tidak menghentikan Excel Shimo, dia tahu Excel Shimo tidak ingin mereka terlibat terlebih dahulu sebelum pemimpin Perguruan Api Asyura menjadi pendukungnya.
Dengan menunggangi Raja Singa, Excel keluar dan meninggalkan Hutan Mistik, dan para penjaga tidak berusaha menghentikannya, sebab Jin Shou dengan komunikasi telepati telah memberitahukan siapa yang Excel Shimo yang sebenarnya.
Para penjaga Hutan Mistik mundur disaat Excel Shimo melewati mereka, dan kembali pada posisi untuk menjaga pintu masuk.
Perwira tinggi Kang Hong-Seo segera mengeluarkan dekrit kerajaan yang terbuat dari kulit kayu cendana, dan membacanya dengan lantang:
"Perintah dari Raja Asyura, Yang Mulia Dong Shing, penguasa wilayah Tanah Api. Memerintahkan, dengan tegas, untuk menangkap manusia yang telah melakukan percobaan pembunuh kepada keturunan kerajaan, membunuh Kang-Dee, menculik Putri Dong Jingying dan juga sebagai penyusup di Benua Roh, untuk diadili.
Jika melawan, diperintahkan untuk membunuhnya."
"Laksanakan perintah Yang Mulia! "
Setelah membaca dekrit kerajaan, Kang Hong-Seo memerintahkan pasukannya untuk menangkap Excel Shimo, dan segera pasukannya bergerak mengepung Excel Shimo dari segala penjuru.
Excel Shimo geleng-geleng dan tahu arti jika dekrit kerajaan telah keluar, karena dia tidak bisa bernegosiasi maupun melakukan pembelaan.
Dibenak Excel Shimo hanya ada dua pilihan, melawan mengikuti arus rencana Wei Yan atau menyerah dan hasilnya juga akan tetap sama saja.
"Roar...!! "
Raja Singa mengaum dan menghentikan pergerakan pasukan Kerajaan Asyura.
"Senior Jin Shou, tolong sampai tujuan saya kepada Yang Mulai Ximen Yu, dan permintaan maaf saya telah merusak hubungan kedua ras. Saya berharap Yang Mulia membantu saya dalam meyakinkan Pemimpin Perguruan Api Asyura. Terimakasih. "
__ADS_1
Jin Shou menghela nafas saat akan membalas permintaan Excel Shimo, sebab Excel Shimo telah memutuskan hubungan komunikasi telepati.