God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 398. karena Aku!


__ADS_3

Chapter 398. Karena Aku!


Excel Shimo dan kakeknya banyak berbicara tentang banyak hal, semua terkait ganjalan di hatinya, terutama tempat asalnya Alam Kudus, bencana Alam Jagat Raya, Istana Langit dan juga musuhnya di masa depan.


.....


Di dalam Alam Kudus, ras paling dominan hanya dua, yaitu Ras Yin Yang dan Ras Super Human. Kedua ras itu awal sangat sedikit tidak lebih dari hitungan jari. Adanya kedua ras itu terjadi karena spontan, dimana Alam Semesta terbentuk secara alami.


Lalu muncul mikroorganisme dari gas alam, air, panas, angin dan tanah, yang terus menerus berevolusi selama miliar tahun dan secara bertahap mulai ber-tranformasi, memiliki kecerdasan untuk bertahan hidup, menumbuhkan pengetahuan, saling melengkapi dan menciptakan banyak jenis kehidupan baru.


Secara berlahan, pengetahuan tentang Tao berkembang dan mulai ada persaingan antar kehidupan. Dan membagi diri menjadi Yin Yang dan Mahkluk Super atau yang dikenal dengan Super Human.


Dari kedua itu mereka menamakan sebagai ras sebagai bentuk Identitas, dan menamakan tempat asal mereka yang disebut Alam Kudus.


Walaupun ada persaingan, dua kehidupan itu tetap akur, sampai terjadilah sebuah kompetisi untuk menjadi yang terkuat, menciptakan banyak eksperimen.


Dan dari situlah muncul Inti Kehidupan, dari Inti Kehidupan muncul manusia, lalu muncul raksasa yang disebut Deity dan Yaksa.


Dari Deity dan Yaksa, lahirlah bangsa Titan, Asyura dan lain sebagainya.


Kompetisi semakin intens dan konflik sering terjadi kecurangan, iri hati dan lain sebagainya, sehingga muncul berbagai marga untuk mengidentifikasi setiap jenis dan mereka menyebar ke segala penjuru Alam Jagat Raya, dan membentuk kolonial.


Ayah Excel Shimo yang bernama Tian Bo, juga ikut berpartisipasi, dia ingin menciptakan banyak kehidupan, salah satunya Naga 12 Elemen yang menyebabkan bencana Alam Jagat Raya, dengan munculnya petir peringkat pertama, Petir Semesta.


Singkat cerita, Tian Bo berhasil menciptakan Naga 12 Elemen dan mampu berkembang biak. Namun, Naga 12 Elemen terlalu rakus akan unsur alam dan memicu ketidakstabilan.


Ketidakstabilan alam Jagat Raya, memunculkan Petir Semesta. Dan Petir Semesta ingin memurnikan segala bentuk kehidupan di Alam Jagat Raya menjadikan seperti semula, menjadi mikroorganisme.


Tian Bo, Zhi Xiu Juan dan keempat putri (kakak perempuan Tian Zhi Shimo) termasuk Naga 12 Elemen hampir mati tersambar Petir Semesta, karena mereka ingin menghentikan kemarahan Petir Semesta.


Saat kritis itulah, lingkaran Yin Yang muncul bersama Super Human, yang tidak lain adalah Tian Ba dan Zhi Houcun (Kakek Excel). Sebagai kehidupan Asal Muasal tidak mungkin mereka berdua berdiam diri dan akhirnya ikut campur meredam Petir Semesta.


Lalu, Tian Ba dan Zhi Houcun memisahkan Naga 12 Elemen menjadi banyak jenis elemen naga, dan tidak akan lagi memiliki lebih dari dua elemen.


Walaupun telah memisahkan Naga 12 Elemen menjadi banyak elemen naga, Petir Semesta tetap menggelegar di seluruh Alam Jagat Raya dan semakin banyak korbannya.


Setelah proses lama untuk menghentikan Petir Semesta, akhirnya bisa dihentikan juga, tapi hanya sementara dan akan muncul lagi sebelum Tian Bo, Zhi Xiu Juan dan keempat putrinya mendapat hukuman, yaitu mengorbankan putra satu-satunya untuk menghentikan Petir Semesta, putranya tidak lain adalah Tian Zhi Shimo alias Excel Shimo.


Kenapa harus Tian Zhi Shimo yang dikorbankan?


Sebab kesuksesan menciptakan Naga 12 Elemen juga karena Excel Shimo, dimana Tian Bo menggunakan setetes darah putranya untuk mendukung terciptanya Naga 12 Elemen.


Waktu itu, Tian Zhi Shimo berusia lebih dari 1.000 tahun.


Kemudian, Tian Ba dan Zhi Houcun memisahkan jiwa Tian Zhi Shimo dari tubuhnya, dan menjadikan tubuhnya sebuah galaksi yang dikenal dengan nama Alam Semesta Kelahiran.


Jiwa Tian Zhi Shimo oleh kedua orangtuanya dibuat wadah dalam bentuk sebuah telur agar bisa terlahir kembali... (Bab 1).


Setelah itu, semua orangtuanya beserta kakek, nenek menunggu kedatangan Petir Semesta...

__ADS_1


Dan banyak kehidupan hanya mengenal Zhi Houcun (Kakek Excel), sebab Tian Ba dan semua keluarga Tian Zhi Shimo memilih untuk menutup diri, merenungi semua kejadian dari awal....


.....


Setelah mengetahui jatidiri, Excel Shimo terdiam, banyak pikiran berkecamuk, dia tidak menyangka menjadi penyebab bencana Alam Jagat Raya dan memakan banyak korban.


"Apa ini semua kesalahan ku? Lalu, dengan siapa ayahku berkompetisi? " kata hati Excel Shimo yang sedang merenung.


Tian Ba tersenyum dan menepuk bahu cucunya, berkata:


"Bukan kesalahanmu, tapi kecerobohan ayahmu yang telah terpancing emosinya. "


Excel Shimo menghela nafas dan melihat langit-langit sambil kedua tangan menahan tubuhnya, dan kembali bertanya:


"Apakah Istana Langit ada kaitannya dengan ayah dan akhirnya mengincar ku? Katanya, Istana Langit menjadi dua kubu, siapa mereka? Lalu apa penyebabnya sehingga terjadi peperangan besar? "


Excel Shimo melihat kakeknya sedang menarik dua Buah Suci, dan memberikan satu kepadanya. Excel memakannya seperti buah biasa, demikian juga dengan kakeknya.


"Iya, memang berkaitan, semua kehidupan berkaitan, semua alam berkaitan, hidup dan mati berkaitan dan segala hal juga berkaitan. Aku akan ceritakan setelah bencana Petir Semesta tidak lagi muncul..., " Jawab Tian Ba.


Kembali dia bercerita terkait Istana Langit.


.....


Adanya Istana Langit dikarenakan dua ras utama memisahkan garis darah campuran untuk meninggalkan Alam Kudus. Dan kemudian Alam Kudus tidak lagi bisa diketemukan oleh semua keturunannya.


Lalu, keturunan dua ras itu seperti, Inti Kehidupan, Manusia, Deity, Yaksa, Naga dan berbagai ras binatang menyebar.


Sedangkan Deity dan Yaksa membentuk suatu struktur pemerintahan untuk memimpin seluruh Alam Jagat Raya dengan membentuk empat perjanjian utama diantara mereka, dimana Deity yang dianggap kakak tertua sebagai pemimpin pertama dan Yaksa sebagai wakilnya.


Mereka berdua melupakan Inti Kehidupan dan Manusia.


Perjanjian itu melingkupi banyak kesepakatan dan tidak akan bisa dilanggar oleh kedua pihak, dan mereka bersumpah dengan mengatasnamakan Petir Semesta.


Isi kesepakatan utama:



Setiap 10 juta tahun akan saling berganti menjadi pemimpin tunggal.


Melahirkan banyak keturunan sebagai bentuk kemakmuran.


Memperluas wilayah masing-masing sebagai bentuk kesejahteraan.


Saling menampilkan kekuatan keturunannya untuk menjadi pengganti atau mempertahankan kursi penguasa Istana Langit, yang diadakan setiap 10 juta tahun.



Dan masih banyak lagi sub kesepakatan.

__ADS_1


Setelah terjalin kesepakatan, Deity dan Yaksa menciptakan sebuah Galaksi utama sebagai tempat Istana Langit memimpin seluruh Alam Jagat Raya, mereka namakan Alam Suci.


Kemudian, dari Deity lahir banyak keturunan Dewa Dewi, seperti Ras Malaikat, Ras Peri dan lain sebagainya. Mereka menyebar di seluruh alam semesta untuk memperbanyak keturunan dan membentuk kekuatan.


Yaksa juga sama, melahirkan banyak keturunan raksasa, seperti Titan, Asyura, Golem dan masih banyak yang lainnya, tapi banyak keturunannya yang malas dan hanya menikmati hasil yang matang...


Singkat cerita, setelah 10 juta lewat beberapa kali, Yaksa tidak pernah sekalipun menjadi pemimpin Istana Langit, sebab semua keturunannya dikalahkan oleh keturunan Deity.


Dikarenakan hal itu, peperangan terjadi, dimana Yaksa ingin melanggar perjanjian.


Karena tidak ingin memicu bencana Petir Semesta menjadi marah, maka, Yaksa memunculkan ras lain yang bukan bagian dalam perjanjian untuk merebut kursi penguasa Istana Langit.


Ras itu adalah Ras Manusia, ras yang memiliki keunggulan dalam beradaptasi di segala medan dan cepat berkembang biak.


Kemudian, manusia lambat laun mulai mendominasi di Alam Suci dan mengalahkan jumlah keturunan Deity, banyak manusia mulai berdiri sejajar dengan keturunan Deity di Istana Langit.


Sedangkan Yaksa sendiri hanya menunggu manusia duduk di kursi penguasa Istana Langit, dan dia mengumpulkan semua kekuatan yang dilahirkan secara alami untuk mengalahkan Deity.


.....


"Ini namanya perang saudara! " gumam Excel Shimo sambil geleng-geleng setelah mendengar cerita kakeknya., "lalu apa hubungannya dengan ayahku? " lanjutnya dengan bertanya.


"Kenapa bocah itu tidak bisa dikalahkan oleh Yaksa? " tanya balik Tian Ba sebelum menjawab.


"Mana aku tahu! Mungkin mereka kalah dalam hal kekuatan...! " jawab Excel Shimo secara acak dan memang dia tidak tahu.


Tian Ba tertawa dan akhirnya menjawab:


"Kitab Dual Cultivation yang diciptakan ayahmu, melalui itu kamu terlahir, dan secara tidak sengaja Deity mengintip isi kitab, walaupun tidak seluruhnya dia ketahui..., "


Dari sepenggal mengetahui isi Kitab Dual Cultivation, Deity mampu melahirkan banyak keturunan hebat dan mampu mengalahkan keturunan Yaksa. Sedangkan Yaksa sendiri sedang mencari keturunan Tian Bo yang telah dijadikan pengorbanan.


"Jadi hanya karena itu mereka berdua mengincar ku? " tanya Excel Shimo dengan nada kesal, bukan kesal kepada kakeknya, tapi kepada Deity dan Yaksa.


Tian Ba kembali tertawa melihat cucunya yang kesal kepada Deity dan Yaksa, sambil mengambil lagi dua Buah Suci.


"Tidak hanya itu, karena kamu juga memiliki dua garis darah murni, Yin Yang dan Super Human. Mereka tahu jika kamu mampu menyatukan segala hal yang dilahirkan secara alami, dan mereka menunggumu. Jadi... Kamu sendiri sudah tahu jawabannya, " kata Tian Ba tanpa beban.


Excel Shimo mendengus kesal dan memakan Buah Suci dalam satu suapan hingga susah mengunyah. Tian Ba tertawa sampai air liurnya berterbangan.


"Kenapa aku lagi! " Excel Shimo protes yang selalu dirinya menjadi penyebab.


Jelas Excel Shimo kesal, dia tidak mau seperti ini dan lebih nyaman menjadi orang biasa, hidup dengan istri dan anaknya, menikmati hidup tanpa konflik, apalagi perang saudara.


"Jangan kesal, semua sudah kehendak Alam, nikmati dan ikuti alur kehidupan. Jadilah seperti Danau yang melambangkan kebahagiaan. Jadilah Api yang melambangkan kejernihan dan keindahan. Jadilah Angin yang melambangkan integritas dan kesadaran. Jadilah Gunung yang melambangkan pengendali diri. Jadilah Air yang melambangkan kepercayaan diri atas kemampuannya. Jadilah Petir yang melambangkan kesabaran, ketenangan dan mengerikan di saat bersuara. Jadilah Bumi yang melambangkan menerima segalanya. Jadilah Langit yang melambangkan ketabahan dan rintangan dapat diatasi. " tutur Tian Ba sambil menepuk bahu cucunya.


Excel Shimo menganggukkan paham dan kembali menjadi ceria.


(Author: Halo sobatku, bab ini, hanya imajinasi liar saya, jadi, jangan sampai dibuat serius. Saya hanya membayangkan dari terbentuknya sebuah galaksi dan bagaimana munculnya kehidupan. Jadi, saya bayangkan semua terjadi secara spontan atau secara alami.

__ADS_1


Jika ada yang tidak seirama dengan apa yang sudah sobatku ketahui, saya mohon maaf. Sehat selalu dan bahagia. Salam.)


__ADS_2