God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 463. Membeberkan Kekuatan Lawan.


__ADS_3

Chapter 463. Membeberkan Kekuatan Lawan.


...****************...


Lima ribu unit kapal angkasa terbang dengan cepat menuju Benua Kelahiran. Satu kapal angkasa berukuran tiga kali lebih besar dari yang lain, kapal angkasa itu adalah induk yang menjadi pusat komando.


Di dalam ruang komando, Huo Tuo yang paling kuat menjadi pemimpin dalam operasi penaklukan Benua Kelahiran dan juga menculik semua istri beserta keluarga besar Dewa Binatang.


"Siapa yang menikah dengan pihak Benua Cahaya?" tanya Huo Tuo kepada semua orang yang berada di ruang komando kapal induk,


Huo Tou bertanya karena tidak bisa melihat Istana Ordo Kegelapan dengan Mata Dewa. Dia hanya melihat banyak orang melewati anak tangga dan menghilang dari Mata Dewa.


Istana Ordo Kegelapan memang terlindungi Formasi Penghalang, Formasi yang tidak bisa ditembus oleh Mata Dewa. Sebab itu, Excel Shimo tidak pernah keluar dari istana agar tidak terdeteksi oleh Mata Dewa musuhnya.


Semua orang geleng-geleng karena tidak tahu. Namun Dewa Matahari mengangkat tangan ingin menjawab.


"Apakah kamu tahu?" tanya Huo Tuo yang melihat tangan terangkat Dewa Matahari.


"Dewa Binatang yang akan menikah!" jawab Dewa Matahari.


Huo Tuo tertawa saat mengira Dewa Binatang masih bersembunyi di Benua Shen Zhou. Namun Dewa Matahari kembali berbicara, "Dewa Binatang sudah kembali sebelum kita berada tiba disini. Dan saat ini dia telah melangsungkan pernikahan dengan meriah!"


Sontak Huo Tuo terdiam. Semua pimpinan Klan Kuno dan kaisar melihat Dewa Matahari, mereka ingin tahu kejelasannya.


"Bagaimana kamu tahu yang menikah adalah Dewa Binatang, bukannya dia masih bersembunyi di Benua Shen Zhou? Bagaimana caranya dia bisa tiba lebih cepat dari kita, bahkan jarak antara Benua Shen Zhou dan Benua Jiang Shan sangatlah jauh, dengan kekuatan ku saat ini, menuju ke sana membutuhkan waktu beberapa hari!" cecar Huo Tuo yang melupakan kehebatan Batu Keabadian.


Semua orang masih menyebutkan Benua Kelahiran dengan nama lama, mereka tidak tahu jika telah berganti nama semenjak tiga benua telah bergabung.


Dewa Matahari tersenyum tipis, lalu menjawab, "dia bisa berpindah tempat dalam sekejap karena memiliki Batu Keabadian. Aku bisa mengetahui keadaan Benua Jiang Shan , karena aku memiliki banyak mata-mata yang ikut mengungsi saat bersama Dewa Utara dan yang lainnya...,"


Kemudian Dewa Matahari menceritakan tentang Benua Jiang Shan yang telah berganti nama, dia juga menceritakan tentang Istana Ordo Kegelapan, termasuk pertahanan dan kekuatan Kekaisaran Shimo juga dibeberkan oleh Dewa Matahari...


Ketika itu, saat Dewa Utara mengungsi dengan banyak pimpinan dan keluarganya, Excel Shimo memang telah menyelidiki satu per satu ingatan dan juga pikiran mereka, waktu itu Excel Shimo hanya terfokus pada pemimpinnya saja. Excel Shimo tidak menyelidiki semua penduduk yang dibawa oleh Dewa Utara dan yang lainnya.

__ADS_1


Oleh sebab itu beberapa mata-mata Dewa Matahari lolos dari penyelidikan Excel Shimo. Sebelum Benua Jiang Shan disegel oleh Dewan Keamanan, Dewa Matahari juga telah banyak menempatkan mata-matanya, dan jelas Excel Shimo tidak mengetahuinya.


Mata-mata Dewa Matahari telah lama beranda di Benua Jiang Shan jauh hari sebelum hadirnya Excel Shimo. Mata-mata itu bertujuan mencari keberadaan Yang Hua si Gadis Merak pemilik garis darah yang langka dan unik.


Excel Shimo juga tidak menyelidiki apakah pemburu istrinya Yang Hua masih ada atau tidak di Benua Jiang Shan, karena dia berpikiran jika pelakunya adalah Istana Iblis Timur saja dan tidak memiliki pikiran tentang keterlibatan Dewa Matahari.


Setelah Dewa Matahari membeberkan semuanya tentang Benua Kelahiran dan Dewa Binatang, Huo Tuo sedikit berpikir, setelah beberapa saat dan karena juga penasaran, dia bertanya, "bukannya Dewa Binatang terluka parah ketika kita mengeroyoknya dengan kekuatan penuh, seharusnya dia tidak bisa menggunakan kekuatan Batu Keabadian, apakah ada informasi tentang kondisinya saat ini?"


"Dia bocah jenius, empat profesi penting dia ahlinya, semua profesi setingkat Celestial Supreme. Luka parah yang dia derita ... Bagi seseorang ahli Alkemis dan juga memiliki kekayaan tanaman langka, dia bisa dengan cepat sembuh. Apalagi ada Raja Cahaya ... Menurut informasi dari mata-mata ku, Raja Cahaya juga membantu dalam proses penyembuhannya!" jawab Dewa Matahari dan kembali membeberkan sesuai informasi dari mata-matanya.


Huo Tuo tersenyum puas mendapatkan informasi penting terkait musuhnya, dia selalu teringat akan ucapan Dewa Binatang setelah terkena serangannya dan semua orang.


"Hahaha! Bodoh, rencana hebat tapi tidak mengetahui lawan mu yang sebenarnya!"


Setelah ucapan Dewa Binatang itu, Huo Tuo selalu mengevaluasi setiap tugas dan langkah apa yang harus dia lakukan saat bertemu lagi dengan Dewa Binatang. Huo Tuo tidak ingin melakukan kecerobohan seperti gurunya yang terlalu percaya diri dengan semua perencanaan yang dianggap telah matang.


"... Kekuatan pasukan militer Raja Cahaya sebesar dua juta prajurit, rata-rata kekuatan mereka terendah pada tingkat Prajurit Surgawi. Untuk kekuatan pasukan Dewa Binatang sendiri masih terhitung lemah, terendah pada tingkat Dewa Langit, jumlah prajurit sekitar empat juga saja kurang lebihnya. Sedangkan Dewa Utara dan yang lainnya, tidak kurang dari angka enam juta prajurit, dan kita tahu kekuatan prajurit mereka." Akhirnya Dewa Matahari selesai berbicara.


Dengan mengetahui kekuatan lawan, dia dan semua orang bisa membuat perencanaan matang. Sebagai sesama ahli Alkemis, Huo Tuo sangat mempercayai ucapan Dewa Matahari. Demikian juga dengan Dewa Matahari, dia membeberkan tentang kekuatan Kekaisaran Shimo untuk mendapatkan dukungan dari Huo Tuo, dia ingin menuju Alam Suci. Alam yang dimimpikan oleh semua orang yang tahu asal usulnya.


"Anggap saja kekuatan rata-rata mereka setingkat Prajurit Surgawi dengan jumlah sepuluh juta prajurit. Dengan kekuatan ku dan kalian, kita bisa menguasai Benua Kelahiran ... Nama yang konyol...!" kata Huo Tuo dengan menghina dan semua orang tertawa, lalu kembali berbicara, "kita buat base camp untuk pasukan kita. Walaupun kita kuat, kita tidak bisa langsung menyerang pusat kekaisaran dengan pasukan kita saat ini ... Seandainya tidak ada pertahanan Istana Ordo Kegelapan dan juga kapal aneh itu, kita bisa langsung menyerbu ke pusat. Apakah kalian ada saran untuk menambah perencanaan?"


Kapal aneh yang disebut oleh Huo Tuo adalah Empress Spaceship. Semua penduduk Benua Kelahiran telah mengetahui Kekaisaran Shimo memiliki Empress Spaceship, tapi tidak tahu seberapa hebat kemampuan Empress Spaceship, sebab tidak pernah digunakan untuk menyerang maupun berlatih bersama pasukan gabungan.


Dua pertahanan itu yang masih minim informasi, sebab itu Huo Tuo tidak segera menyerang pusat kekaisaran, dia akan menyelidikinya sendiri sebelum langsung menyerbu pusat kekuatan lawan.


Semua orang memberikan pendapat masing-masing, dan oleh Huo Tuo diterima dengan baik. Rata-rata pendapat mereka; menginginkan untuk menyelidiki terlebih dahulu sebelum menghancurkan segel Benua Kelahiran, lalu memilih lokasi markas sementara dan juga hal-hal yang lainnya.


Secara garis besar, Huo Tuo dan semua orang masih takut dengan kemampuan Dewa Binatang yang memiliki Batu Keabadian. Jika Dewa Binatang tidak memiliki Batu Keabadian, Huo Tuo dengan percaya diri mampu mengalahkannya, bahkan tidak menganggap Raja Cahaya lawan yang berat.


Huo Tuo akhirnya membuat rencana yang matang dari ide semua orang. Pertama, menduduki wilayah yang memiliki daratan luas, sambil menunggu bala bantuan tiba, yang tidak lain adalah Four Disaster Beast dan pasukannya untuk melawan Dewa Binatang. Dan masih ada beberapa rencana lainnya yang masih dibahas ulang.


"Aku akan kabari guru. Kalian persiapkan diri, dan dalam waktu dua puluh hari ini kedepan, aku harap kita semua sedikit meningkatkan kekuatan. Dewa Matahari, kabari kita jika ada informasi baru. Kalian bisa kembali."

__ADS_1


Akhirnya Huo Tuo menutup rapat hari ini. Master Wei Yan telah memberikan banyak sumberdaya kepada para pemimpin Benua Shen Zhou, karena itu Huo Tuo berharap mereka bisa naik level untuk menghadapi Raja Cahaya, Dewa Utara dan yang lainnya.


...****************...


Di dalam Dunia Jiwa, Excel Shimo mengajak istrinya yang memiliki tubuh bawaan khusus, mereka adalah; Yang Hua memiliki garis darah Merak, Bing Nuan dan Moon Qiang memiliki garis darah Iblis Succubus, Loi Annchi si Thunderbird memiliki tubuh bawaan petir, Bao Xue si White Tiger Snow yang memiliki tubuh bawaan Yin atau Es, Shui Peiyu memiliki tubuh bawaan racun, Bi Annchi mantan Ratu Ras Ular memiliki kemampuan Mata Pengendali ular jenis apapun, dan Zhu Nuwa dengan julukan si Peri Samudera memiliki tubuh bawaan air.


Dari semua istri Excel Shimo, delapan wanita itu membutuhkan perawatan khusus agar lebih cepat meningkatkan kekuatan daripada yang lainnya. Excel Shimo yang didukung oleh Galaksi Elemen mampu memaksimalkan potensi kedelapan istri ini.


"Kolam ini telah aku isi dengan darah dari Kaisar Iblis, kalian berdua segera masuk dan serap sampai habis...," kata Excel Shimo kepada Moon Qiang dan Bing Nuan.


Esensi darah Kaisar Iblis telah Excel Shimo ekstrak dan menjadi sumber kekuatan bagi Bing Nuan dan Moon Qiang. Di kolam itu telah dibagi menjadi dua untuk istrinya Succubus, dibagi agar kekuatan mereka bisa seimbang.


Segera Moon Qiang dan Bing Nuan masuk kedalam kolam yang telah berisi darah Kaisar Iblis, di kolam itu juga telah dilindungi Formasi agar tidak dimasuki oleh binatang mistik.


Kemudian Excel Shimo bersama enam istrinya menuju ke tempat lain yang sedikit jauh dari lokasi Bing Nuan. Tidak berselang lama, terlihat bukit yang memiliki gua. Gua itu juga terlindungi Formasi, dan Excel Shimo berhenti di depan pintu gua.


"Di dalam penuh dengan racun yang sangat berbahaya, racun yang mampu membunuh setingkat True Theta ...," kata Excel Shimo kepada istrinya dan melihat ke arah Shui Peiyu, "saat masuk, tubuhmu akan merasakan sedikit sakit. Aktifkan tubuh bawaan mu agar menetralkan rasa sakitnya. Apakah kamu siap?" lanjutnya dan bertanya kepada Shui Peiyu.


"Aku siap dan jangan khawatir!" jawab Shui Peiyu dengan percaya diri, ia tidak ingin mengecewakan suaminya yang telah banyak membantu dalam segala hal.


Dulu, sewaktu belum bertemu dengan Excel Shimo, Shui Peiyu selalu merasakan sakit ketika hari menjelang malam, dalam kesehariannya juga selalu dihina dan dikucilkan oleh saudara-saudarinya. Semenjak bertemu dengan Excel Shimo, dia seakan-akan diangkat dari jurang penderita, sejak saat itu hingga kini Shui Peiyu selalu bahagia, bahkan seluruh keluarga yang dulu pernah menghina kini memujanya.


Segera Shui Peiyu masuk setelah mencium suaminya. Yang Hua dan yang lainnya khawatir tentang keadaan Shui Peiyu.


"Suami, dampingi dia!" pinta Yang Hua, dia tidak tega jika Shui Peiyu kesakitan.


"Tidak! Jika aku selalu mendampinginya, dia akan tergantung denganku. Ini juga bagus untuk membuka potensinya. Aku cukup membantunya untuk mengumpulkan banyak elemen racun yang berbahaya. Selanjutnya, cepat naik level atau tidak itu tergantung kemauan dan tekadnya!" tolak Excel Shimo dengan tegas.


Yang Hua menghela nafas berat, dia paham apa yang dikatakan suaminya. Kembali Excel Shimo berjalan meninggalkan gua tempat Shui Peiyu berkultivasi tertutup, lalu lima istrinya mengikuti.


Sambil berjalan menuju ke tempat berikutnya, Excel Shimo menunjukkan lokasi kepada istri, lokasi yang akan menjadi tempat mereka berkultivasi secara tertutup. Bao Xue akan tinggal di gua yang terletak bawah kaki gunung es...


Satu per satu Excel Shimo mengantarkan kelima istrinya untuk berkultivasi secara tertutup, dia akan selalu memantau perkembangan mereka selama berkultivasi di dalam Dunia Jiwa.

__ADS_1


__ADS_2