God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 301. Simbol Elemental, Benua Tanah.


__ADS_3

Chapter 301. Geometri Elemental, Benua Tanah.


Ribuan anak panah itu langsung hancur dengan serangan energi. Namun, busur yang terpasang pada setiap kamar terus melepaskan anak panah. Excel Shimo sekali lagi menghancurkan ribuan anak panah.


Boom...


"Ini lebih sulit dari makam pertama!" sungut Excel Shimo dengan nada sedikit keras, setelah meledakkan ribuan anak panah dan juga busur di atas kamar.


Didalam lorong, Excel Shimo mendengar suara yang menggelinding. Segera Excel Shimo menyempitkan kedua mata dan terkejut melihat bola batu besar yang menggelinding cepat kearahnya.


Bang...


"Banyak sekali jebakannya!" ujar Excel Shimo dan memukul bola batu besar hingga hancur berkeping-keping, dia juga menghancurkan banyak anak panah yang masih terus berdatangan.


Boom...


Suara ledakan terus menggema di lorong. Excel Shimo yang jengkel dengan jebakan anak panah dan bebatuan besar yang terus menggelinding, dia mengeluarkan Api Surgawi dikedua telapak tangan, lalu melemparkan ke dalam lorong dan ke atas.


Boom... Boom💥...


Ledakan hebat didalam lorong dan membakar habis semua jebakan. Excel Shimo melambangkan tangan kanan untuk menghilangkan asap tebal dan kobaran api.


Suasana kembali hening dan hanya terdengar hembusan angin yang keluar dari dalam, dan terlihat keadaan lorong sudah porak-poranda.


"Huff! Merepotkan!" gerutunya sambil kembali berjalan ke dalam mengikuti petunjuk Tripod Keberuntungan.


Setelah berjalan sedikit lebih dalam, Excel Shimo melihat lorong menjadi bercabang tiga, setiap lorong ukurannya menjadi kecil. Diantara ketiga lorong bercabang, ditengahnya ada sebuah lingkaran dengan terukir seperti simbol elemen, yaitu Api, Earth (Tanah), Logam, Air dan Kayu. Didalam lingkaran berbentuk bintang, setiap sudutnya berbentuk gambar Yin Yang berbagai warna lima elemen.


Geometri Elemental.



Dengan rasa penasaran Excel Shimo berjalan dan berhenti diluar lingkaran, dia ingin mempelajari bentuk geometri elemen. Namun, dalam sekejap Excel Shimo memahami, itu merupakan bentuk dasar pengetahuan.


Kemudian, Excel Shimo berjalan kedepan dan berhenti tepat dipusat simbol elemen, dan melihat ke dalam lorong bercabang tiga. Lalu Excel Shimo melihat Tripod Keberuntungan yang berbentuk arloji, arah jarum putih mengarah disisi kanan searah jam 3.


Namun, disaat dia akan berjalan ingin memasuki lorong sebelah kanan, ternyata kakinya memicu mekanisme geometri elemen, segera kelima lingkaran mengeluarkan cahaya dan menyelimuti tubuhnya. Sontak Excel Shimo kaget tanpa bisa dia menghindari.


"Apa-apaan ini!!" teriak Excel Shimo yang tubuhnya tidak bisa digerakkan, semakin dia bergerak cahaya lima elemen semakin kuat menguncinya.

__ADS_1


"Arghhh!!"


Teriakan Excel Shimo saat tubuhnya tersedot ke dalam lingkaran elemen tanah. Tubuhnya semakin kecil dan mengecil lalu menghilang, Excel Shimo telah masuk ke dalam lingkaran.


Setelah Excel Shimo tersedot, muncul tubuh kesadaran seorang pria tua yang tersenyum.


"Apakah kamu layak menjadi pewaris ku! Jika kamu tidak lolos lima tahap ujian, kamu akan mati dan tidak layak menerima ilmu ku! Tapi, kamu juga hebat bisa melewati hambatan gravitasi diluar dan masuk formasi tanpa merusaknya! Anak muda yang menarik!"


Ucap tubuh kesadaran dan tersenyum setelahnya. Pria tua itu mengikuti Excel Shimo, dia masuk kedalam lingkaran elemen tanah. Tampaknya dia ingin melihat secara langsung ujian yang akan diterima oleh Excel Shimo.


"Arghhhh!!"


Teriakan kesakitan Excel Shimo saat tubuhnya seakan-akan menjadi partikel yang melesat entah kemana. Namun, Excel Shimo segera menenangkan pikiran, dia diam dan mengamati sekeliling. Excel Shimo melihat banyak sinar yang bergerak sangat cepat.


"Dimana aku? I--ini ... Kenapa dengan tubuhku!!" ujar Excel Shimo yang kaget melihat tubuhnya menjadi partikel-partikel yang berbentuk jarum bersinar.


Disaat Excel Shimo panik, Lotus Bao segera menenangkan tuannya. "Jangan takut Tuan, Anda hanya sedang melintasi dimensi lain. Tubuh Tuan berubah karena kecepatan yang melebihi suara dan cahaya, aku rasa Tuan dipindahkan sangat jauh, entah dimana itu!"


Jelas Excel Shimo tercengang setelah mendengar ucapan Lotus Bao. Segera Excel Shimo memutar otaknya, dia mengingat kenapa sampai bisa tersedot kedalam dimensi lain. Setelah beberapa saat, dia akhirnya mengerti, ternyata geometri elemen adalah sebuah perpaduan tiga profesi, yaitu Formasi Array, Smelting dan Alchemist.


"Pantas saja aku tidak mengetahuinya, aku kira itu hanya pengetahuan dasar ... Hebat yang membuatnya!" gumam Excel Shimo dan memuji setelah menganalisa, sambil membelai dagunya tanpa sadar, padahal tubuhnya menjadi partikel cahaya.


Ketiga profesi itu saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lain. Namun, tidak mudah mempelajari ketiga profesi dalam sekali jalan, sebab setiap profesi membutuhkan waktu lama untuk mempelajari dan juga mengalami kegagalan berkali-kali. Karena itu, setiap praktisi selalu memilih satu profesi dan fokus pada pilihannya, dan sambil jalan meningkatkan kekuatan.


Entah berapa lama Excel Shimo melintasi ruang dimensi berkecepatan tinggi, dia hanya merasakan bosan melintasi jalur dimensi tanpa ujung. Karena bosan, dia ingin memasuki Dunia Jiwa, tapi gagal dan membuat Excel Shimo kaget. Dia kembali berpikir, dan menemukan jawaban, mungkin karena dia melesat melebihi kecepatan cahaya dan suara, sehingga menghalangi ruang gerak spiritual dan indera nya.


Mau tidak mau Excel Shimo pasrah dan menunggu sampai dia tiba pada ruang dimensi. Akhirnya setelah sekian lama menunggu, Excel Shimo melihat cahaya terang seperti sebuah robekan dimensi.


Dengan antisipasi, Excel Shimo mempersiapkan dirinya untuk menemukan hal baru dan berharap lebih banyak misteri.


Swosh... Boom...


Excel Shimo memasuki retakan dimensi dan sudah berada di tempat lain, tubuhnya menghantam tanah dengan keras tanpa bisa dia kendalikan. Kepala Excel Shimo sangat pusing, dengan kepala tertancap di tanah.


Bruk...


"Kamprett! Uhuk... Uhuk!" umpat Excel Shimo setelah mengangkat kepala, wajahnya penuh kotoran dan terbatuk memuntahkan tanah yang masuk kedalam mulut, dia tidak sadar wajahnya bukan dalam penyamaran lagi, kembali dalam wajah aslinya, itu efek dirinya yang berpindah dimensi dengan tubuh berbentuk partikel.


Excel Shimo mengedarkan pandangannya, pertama yang dia lihat daratan luas yang hanya ditumbuhi rerumputan hijau setinggi 150 cm, tanahnya sangat subur dan melimpah dengan energi alam.

__ADS_1


Lalu dia melihat banyak pulau-pulau melayang yang berbentuk piramid dengan ujung terbalik, karena penasaran, Excel Shimo ingin melihat bagaimana membuat sebuah pulau yang bisa melayang. Disaat dia ingin terbang, pori-pori nya menyerap energi elemen tanah.


Excel Shimo segera duduk bersila dan meminta galaxi elemen tanah untuk bersiap. Yang tidak Excel Shimo ketahui ada pria tua yang sedang memperhatikan dengan serius. Pria tua itu tercengang saat melihat Excel Shimo yang dikelilingi energi elemen tanah.


"Apa dia memiliki akar elemen tanah selain Api, Api Surgawi?" gumamnya sambil terus mengawasi Excel Shimo.


Ya, pria tua itu adalah Dewa Roh yang hanya tubuh kesadaran, dia mengetahui Excel Shimo memiliki Api Surgawi ketika menghancurkan bola batu dan semua panah saat baru memasuki makamnya.


"Eh! Di--dia akan menghabiskan semua energi di Benua Tanah! Sialan, buat apa aku ciptaan ujian Elemental jika tahu ada orang yang sangat rakus seperti dia!"


Dewa Roh terkejut lagi saat menyadari Excel Shimo mengekstrak seluruh energi elemen tanah yang ditemukan susah payah bersama Ratu Diao Chin. Tempat Excel Shimo berada adalah sebuah benua yang tak berpenghuni, dia memberikan nama Benua Tanah, sebab hanya ada daratan subur dan tanah yang selalu lembab. Benua Tanah memiliki energi semesta seperti di Benua Shen Zhou.


Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi dan Dewa Roh menjadikan Benua Tanah sebagai tempat ujian bagi pewaris Ordo Kegelapan. Selain Benua Tanah ada empat benua yang lain, yaitu Benua Air, Benua Kayu, Benua Api dan Benua Logam. Semua benua adalah tempat ujian lima elemen, setiap benua berbeda-beda ujiannya. Ratu Diao Chin memerintahkan Dewa Roh sebagai penanggung jawab untuk menemukan, menguji dan mengawasi orang yang layak sebagai pewaris Ordo Kegelapan.


Melihat Excel Shimo yang dengan rakus menyerap energi elemen tanah, buru-buru Dewa Roh menggerakkan kedua tangannya membuat simbol yang aneh. Lalu, disaat Excel Shimo sedang mengekstrak energi, Dewa Roh menciptakan banyak monster tanah berbagai bentuk dan memerintahkan monster itu untuk menyerang Excel Shimo.


"Jangan rakus-rakus Anak muda, sebelum aku mengetahui seberapa hebat kamu menangani dan mengatasi setiap ujian yang aku berikan!"


(Gemuruh)


Excel Shimo yang duduk bersila dan memejamkan mata, merasakan getaran dan suara gemuruh dari segala arah. Buru-buru dia membuka mata dan melihat di kejauhan banyak binatang monster raksasa berbagai bentuk, ada Naga, Ular, Rubah, Macan Putih, Singa dan bermacam-macam binatang mitologis yang semua terbuat dari tanah. Kekuatan binatang itu berada pada tingkat Prajurit Surgawi level 5.


"Kampret! Tempat apa ini!?" Excel Shimo jelas ketakutan dengan jumlahnya dan buru-buru mencari lokasi aman. Sayangnya dirinya terkepung dan pilihan adalah melawan dengan sekuat tenaga. Excel Shimo mengeluarkan Tombak semesta dan mengaktifkan Jubah Perak hingga transformasi ketiga.


Boom...


Kekuatan Excel Shimo melonjak tiga level, kini kekuatannya berada pada Dewa Emas level 8. Merasa itu belum cukup untuk mengatasi setingkat Prajurit Surgawi, dia mengaktifkan garis darah Naga 12 Element dan garis darah Super Human.


Boom... Boom💢...


Kembali Excel Shimo naik hingga 8 level, kini kekuatannya berada pada Dewa Roh level 7.


"Kurang kuat, aku harus meningkatkan lagi kekuatanku!" ujar Excel Shimo yang merasakan jika kekuatannya tidak mampu mengatasi banyaknya binatang monster setingkat Prajurit Surgawi.


Dewa Roh sekali lagi tercengang melihat Excel Shimo mampu meningkatkan kekuatannya hingga 11 level dalam tiga kali tarikan nafas. "Monster! Hebat, hebat sekali Anak muda itu!" puji Dewa Roh dan tertawa setelahnya, dia akhirnya menemukan sosok yang sesuai dengan keinginan Ratu Diao Chin.


"Anak itu jenius juga mampu menciptakan Jubah Perang Bersayap dan ... Hebat, memiliki juga Artefak Alami. Nanti aku akan tanya semua setelah dia lulus atau tidak ujian Elemental!" gumam Dewa Roh yang tertarik bagaimana cara Excel Shimo mengaktifkan jubah perang bersayap dan bagaimana dia mendapatkan Tombak Semesta.


Boom💢...

__ADS_1


Baru selesai memuji, Dewa Roh kembali lagi tercengang saat melihat kekuatan Excel Shimo naik 4 level lagi, kini sudah berada pada tingkat Dewa Ancestor. Dewa Roh hanya bisa melongo dengan mulut terbuka lebar, dia tidak mampu berkata-kata lagi melihat anak muda memiliki banyak kartu yang tersembunyi.


__ADS_2