God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 209. Kristal Inti Kehidupan.


__ADS_3

Chapter 209. Kristal Inti Kehidupan.


Setelah rentetan ledakan berhenti, terlihat potongan tubuh mayat hidup berceceran dimana-mana, yang anehnya tidak ada darah pada tubuh mayat-mayat itu.


Excel Shimo dan Juan Rong memeriksa seluruh area satu kilometer, dan sudah tidak ada lagi pergerakan dari mayat hidup.


Namun, banyak cahaya kelap-kelip seperti kunang-kunang yang berserakan, cahaya itu seukuran ibu jari, Excel Shimo yang penasaran segera bertanya kepada Lotus Bao.


"Bao'er, apa itu kristal inti kehidupan?"


"Benar Tuan, itu kristal inti kehidupan, mampu memperpanjang usia, tergantung tingkat kekuatannya, semakin tinggi basis kultivasi nya semakin besar manfaatnya...," jawab Lotus Bao dan menjelaskan.


Kristal inti kehidupan setingkat Master, mampu menambah usia hingga 1 tahun, tingkat Grand Master menambah usia hingga 10 tahun, tingkat Raja 100 tahun, tingkat Kaisar hingga tingkat Saint mampu menambah usia 1.500 tahun.


Mendengar penjelasan Lotus Bao, Excel Shimo jelas kegirangan dan segera mengambil kristal inti kehidupan yang bergeletakan di tanah. Juan Rong yang tidak tahu hanya mengikuti dan melihat kristal inti kehidupan seperti manik-manik.


"Apa ini kristal inti kehidupan dari mayat hidup?" tanya Juan Rong sambil memeriksa kristal inti kehidupan.


"Benar, berkat kristal ini mayat hidup bisa digerakkan layaknya boneka wayang. Seperti yang aku katakan tadi, jika induknya tidak dihentikan maupun dibunuh, maka dia akan terus membangkitkan kembali orang yang sudah mati maupun memproduksi banyak kehidupan seperti Ras Mayat Hidup," jawab Excel Shimo sambil memungut kristal inti kehidupan.


"Ihhhh!!" Juan Rong segera melemparkan kristal inti kehidupan, sebab ia kuatir dikendalikan seperti mayat hidup.


"Hahahaha, kamu jangan kuatir, selama kamu masih hidup, induk inti kehidupan tidak bisa mengendalikan tubuh dan pikiranmu," tawa Excel Shimo yang melihat Juan Rong yang ketakutan, "Kalian semua kumpulkan kristal inti kehidupan seperti ini! kristal ini mampu menghidupkan orang yang sudah mati seperti mayat hidup." lanjutnya dengan berteriak kepada semua murid dan penduduk, ia segera membuka pintu gerbang Istana Peri.


Sontak mereka ketakutan dan buru-buru turun dan keluar dari Istana Peri, mereka segera mengambil kristal inti kehidupan dan mengumpulkan didalam peti harta.


"Aku akan melaporkan kepada pimpinan perihal kristal ini, aku kira mereka juga tidak tahu," ujar Juan Rong sambil mengeluarkan sebuah alat komunikasi berbentuk cangkang siput.

__ADS_1


Alat komunikasi itu disebut Siput Penghantar Suara, sama seperti token komunikasi yang digunakan di Benua Jiang Shan, yang membedakan hanya jarak.


Siput Penghantar Suara mampu mengirim suara sangat jauh, sedangkan token komunikasi terbatas jarak.


Excel Shimo yang melihatnya tampak tertarik, sebab dia tidak memiliki. "Apa itu seperti token komunikasi?" tanya Excel Shimo.


"Benar, apa kamu tidak memilikinya?" jawab Juan Rong dan bertanya balik.


"Tidak, aku hanya memiliki token komunikasi," jawab Excel Shimo dengan jujur.


"Ini ambil, aku masih ada lagi," ujar Juan Rong sambil memberikan Siput Penghantar Suara dan mengambil lagi cadangannya, Excel Shimo tidak menolaknya dan menerima dengan senang hati.


Cara penggunaan Siput Penghantar suara dan token komunikasi juga sama, cukup mengalirkan energi spiritual dan memikirkan orang yang dituju.


Ternyata semua murid juga segera melaporkan kepada pimpinan akademi, demikian juga dengan Tu Gui, ia melaporkan kepada ayahnya sebagai Raja wilayah Selatan.


Excel Shimo kembali mengambil kristal inti kehidupan dengan senang hati, padahal ia memiliki kekuatan Tingkat Dewa Langit level 1, yang mampu memberikan usia hingga ratusan juta tahun.


"Mungkin itu untuk meramu pil penambah usia, dengan perpaduan tanaman Roh dan inti kehidupan," jawab Lotus Bao dengan sedikit menjelaskan.


"Senior Shimo, Raja Tu ingin bertemu denganmu!" teriak Tu Gui setelah selesai berkomunikasi dengan Raja Tu.


Excel Shimo menghela nafas berat, karena tujuannya akan semakin lama untuk mencari peta ketiga. "Iya, besok kita akan menemui Beliau." jawab Excel Shimo yang tiba-tiba terbesit dipikirannya untuk mencari harta langka di Kerajaan Tu seperti di Kerajaan Long waktu itu.


"Tuan Muda, pemimpin akademi juga ingin bertemu denganmu, sekaligus ingin mengucapkan terimakasih telah memberikan informasi penting," kata Juan Rong yang juga telah selesai berkomunikasi.


"Tidak masalah, atur kan jadwalnya setelah aku menemui Raja Tu," jawab Excel Shimo dengan senang hati, "harta langka, aku datang." lanjutnya dengan membatin dan tersenyum kepada Juan Rong.

__ADS_1


Tu Gui dan Juan Rong jelas senang jika Excel Shimo mau berkunjung di Kerajaan Tu dan Akademi Pedang Surga, terutama Juan Rong yang ingin belajar banyak tentang seni berpedang, selain itu ia bisa dekat dengan Excel Shimo, apalagi jika Excel Shimo bisa menjadi bagian anggota Akademi Pedang Surga.


Semua orang mengumpulkan kristal inti kehidupan dengan cepat, bahkan anak-anak juga ikut membantu. Kristal itu disimpan didalam peti dan diangkat salah satu penduduk untuk diserahkan kepada Excel Shimo.


"Tuan Muda, semua kristal inti kehidupan semua sudah didalam peti," lapor seorang penduduk.


"Bagus, kalian bisa istirahat kembali di Istana, besok pagi kita akan melanjutkan perjalanan lagi," jawab Excel Shimo dan memerintahkan semua orang untuk beristirahat didalam Istana Peri.


"Terima kasih, Tuan Muda," ujar penduduk tersebut sambil sedikit membungkukkan badan sebagai ungkapan terima kasih.


Jelas semua orang senang, dengan adanya Excel Shimo yang melindungi mereka dari ganasnya mayat hidup, keamanan mereka lebih terjamin, penduduk tersebut segera kembali bersama dengan yang lain.


"Apa kekuatanmu berada di Tingkat Peri Benua?" tanya Juan Rong yang instingnya berubah ketika bertarung bersama melawan mayat hidup.


Excel Shimo yang ditanya tidak kaget dan tersenyum. "Sedikit lebih tinggi!" jawab Excel Shimo dengan misterius.


Jawaban Excel Shimo tidak memuaskan keingintahuan Juan Rong, tapi dia juga terkejut jika tebakan awalnya salah. "Monster, usia muda sudah mencapai ketinggian seperti ini, hebat gurunya yang mampu membangkitkan potensi si Shimo ini!" batin Juan Rong, yang merasa dirinya yang lebih tua seperti bukan apa-apa, jika dibandingkan dengan bakat Excel Shimo.


Dan Juan Rong kembali bertanya. "Peri Alam atau Peri Langit?"


"Langit!" jawabnya dengan santai, tapi semakin membuat Juan Rong penasaran.


"Peri Langit Level berapa?" tanya Juan Rong yang selalu mengejar kebenarannya.


"Satu," jawab Excel Shimo sambil mengangkat jari telunjuk.


Juan Rong menghela nafas berat, saat tahu kekuatan Excel Shimo yang sebenarnya. "12 tahun, sudah setinggi ini! apa dia monster tua yang baru bereinkarnasi?" batin Juan Rong yang berbicara kepada dirinya sendiri, sambil melihat Excel Shimo menyimpan peti tempat kristal inti kehidupan, "pasti reinkarnasi." lanjutnya dengan keyakinan penuh, jika Excel Shimo adalah sosok orang lama yang hidup kembali.

__ADS_1


Sudah menjadi hal umum jika banyak pembangkit listrik memilih bereinkarnasi jika dirinya gagal meningkatkan kekuatan, atau usia telah mencapai batasnya, atau mengulangi untuk berkultivasi lagi disaat gagal menerobos, ada juga ingin bereinkarnasi karena tidak mampu menyembuhkan luka atau penyakit.


"Ayo kita bersihkan diri dan beristirahat," ajak Excel Shimo disaat Juan Rong sedang melamun, memikirkan siapa Excel Shimo yang sebenarnya.


__ADS_2