God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 164. Meningkatkan Kekuatan Ras Burung Gajah.


__ADS_3

Chapter 164. Meningkatkan Kekuatan Ras Burung Gajah.


Melihat ketiga isterinya saling bersaing untuk memiliki Couldron Dragon Phoenix Celestial, mau tidak mau Excel Shimo memutuskan untuk meletakkan tungku tersebut di Balai Alchemist di Dunia jiwa, agar bisa digunakan semua orang secara bergantian.


Akhirnya persaingan berhenti, karena kebijaksanaan suami untuk tidak pilih kasih kepada salah satu isterinya. Kalau pun salah satu isterinya membawa tungku tersebut dan memperlihatkan pada khalayak umum, maka akan menjadikan dirinya dalam bahaya.


"Sekarang kalian bisa saling bekerjasama dalam membuat pil yang sering kita butuhkan selain Pill Basis Kultivasi, seperti pil vitalitas, pemulih energi spiritual, pil detoksifikasi dan lain sebagainya. Untuk masalah bahan-bahannya kalian bisa mengambil sesuka hati disini, tapi jangan dibawa keluar dari Dunia Jiwa," kata Excel Shimo kepada ketiga isterinya yang bisa meramu pil, "jika saudari kalian yang ingin belajar, itu lebih baik, semakin banyak ahli Alchemist semakin cepat perkembangan kalian." lanjutnya, saat bicara Excel Shimo seperti seorang Guru.


Ratu Han dan Raja Fung tersenyum melihat tingkah Excel Shimo yang menggurui semua isterinya.


"Maukah kamu mengajari kita?" tanya Bao Yu dengan sorot mata menyihir, salah satu kelemahan Excel Shimo, yaitu tatapan ketidakberdayaan.


"Dhemm... Dhemm... Jadwal sebagai Wali Benua sangat padat, bahkan makan dan tidur pun tidak sempat aku lakukan," alasan Excel Shimo yang malas mengajari semua isterinya, ia sengaja berdehem agar tampak berwibawa.


"Aku paham. Tugas Wali Benua memang sangat berat, kecuali waktu berkultivasi ganda," jawab Bao Xue yang seakan-akan setuju dengan ucapan suaminya.


"Benar, itu tugas yang sangat berat dan melela--" sahut Excel Shimo dan tidak melanjutkan perkataannya karena telah masuk perangkap Bao Xue.


"Libur satu bulan,"


Serempak semua wanita meminta cuti untuk tidak berkultivasi ganda dengan dirinya. Seketika Excel Shimo merasakan jika tongkatnya mengkerut, dan terlihat menyedihkan saat tidak memasuki sangkar favoritnya.


"Dan tidak boleh mencari wanita lain selama satu bulan," ancaman semua wanita dengan kompak seperti paduan suara.


"Hahmmm, seorang pria tertampan di alam semesta yang kesepian," gumam Excel Shimo yang kini meniru gaya ahli terkuat yang tidak memiliki lawan, sambil menatap jauhnya langit.


"Imajinasiii..., " balas semua wanita yang membuyarkan aktingnya.

__ADS_1


Raja Fung menahan tawanya saat melihat Rajanya yang selalu dikalahkan isterinya. Berhubung Excel Shimo tidak mau malu, dan seperti pria yang takut pada isterinya, segera ia memutar otak untuk menyanggah ucapan mereka.


"An Na, saatnya meningkatkan kekuatanmu, agar tidak kalah dengan semua saudarimu. Tak ada kehormatan yang dimiliki orang lemah," ujar Excel Shimo yang kini berubah menjadi sosok pria tegas dan berwibawa, dan kedua tangan terlipat dibelakang punggung, dagu sedikit terangkat untuk menunjukkan sifat dominasinya.


"Suami, kita juga ingin kuat seperti kamu," sahut Loi Annchi yang langsung menempel di lengan kanannya.


"Aku juga, aku tidak mau lemah dan tidak berguna," Bao Xue juga ingin segera kuat.


An Na, Ratu Han dan Raja Fung tersenyum saja, melihat Excel Shimo mampu membalikkan situasi menjadi kemenangan mutlak.


"Bukannya kalian minta cuti satu bulan? Apa aku terlalu berimajinasi saja ya, saat tadi ada paduan suara!!" balas Excel Shimo yang membuat wanitanya malu dan menyerah, dengan mengeluarkan jurus andalan Tatapan Ketidakberdayaan.


Setelah adegan balas membalas yang akhirnya dimenangkan oleh Excel Shimo, semua orang mulai belajar dan meramu pil, dengan bimbingan Seng Huaran, Xiao Qiao dan Ming Mei.


Seng Huaran meramu pil vitalitas dan beberapa pil penyembuhan, dimana pil tersebut selalu dibutuhkan. Sedangkan Ming Mei dan Xiao Qiao saling berganti mengajar saudarinya, bahkan Ratu Han juga ingin belajar menjadi seorang Alchemist.


"Paman Fung, ikuti aku...," pinta Excel Shimo sambil keluar dari Balai Alchemist, dan terbang menuju suatu tempat yang memiliki daratan luas, dan Raja Fung mengikutinya.


"Paman, aku memiliki sebuah rencana. Rencana untuk membuat pasukan pribadi. Pasukan Udara, Darat dan Air. Dan Paman menjabat sebagai Panglima Perang, yang membawahi beberapa Jenderal. Sebab itu, Paman harus segera meningkatkan kekuatan bersama semua Ras Burung Gajah," ungkap Excel Shimo yang bercita-cita memiliki pasukan sendiri, "karena rencana ini, Paman dan anggota Ras Burung Gajah akan tinggal disini lebih lama, setelah membantu Raja Long memburu monster peringkat 3." lanjutnya sambil turun pada tempat yang akan menjadi tempat Ras Burung Gajah.


Raja Fung jelas kegirangan dengan rencana hebat Rajanya, apalagi dia akan menjadi Panglima Perang yang membawahi para Jenderal dan pasukan.


"Dengan senang hati saya mendukung rencana Raja," jawab Raja Fung dengan senyuman bahagia setelahnya.


"Disini tempat tinggal Ras Burung Gajah, buatlah tempat yang nyaman untuk berkultivasi, ambil apapun yang bisa membuat kalian kuat, dan jangan sungkan jika menginginkan sesuatu demi kemajuan kalian,"


"Terima kasih atas perhatiannya Raja, saya akan lakukan sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik." jawab Raja Fung sambil membuka kantong spasial untuk mengeluarkan semua Ras Burung Gajah.

__ADS_1


Swoshh...


"Raja Shimo," hormat seluruh Ras Burung Gajah setelah keluar dari kantong spasial. Selama dalam kantong spasial, mereka masih bisa melihat situasi diluar.


Kemunculan Ras Burung Gajah yang berjumlah seribu jiwa lebih, menutupi langit didalam Dunia jiwa, Excel Shimo tersenyum melihat mereka.


Walaupun jumlah mereka tergolong sangat sedikit, tapi satu Burung Gajah mampu merusak satu kota dengan mudah. Sebab itu Excel Shimo ingin menjadi Raja Fung sebagai Panglima-nya dimasa depan.


"Aku akan memberikan Segel Keluarga besar kepada kalian. Bersiaplah," kata Excel Shimo yang ingin segera menyelesaikan hal yang tertunda.


Segera sebagian Burung Gajah turun dan menundukkan kepalanya. Excel Shimo mengangkat kedua tangan dan membuat gerakan seperti biasa, dan Raja Fung berada didepan semua Ras-nya.


Boom... Boom...


Energi terobosan dialami semua Ras Burung Gajah, dan jelas mereka semua kegirangan mendapatkan kekuatan.


Excel Shimo segera meninggalkan mereka, dan menuju ke kamar pribadi, disaat semua Burung Gajah sedang menyetabilkan fondasi setelah terobosan.


"Terlalu menguras energi stamina jika terlalu banyak yang diberikan segel secara bersamaan," gumam Excel Shimo setelah berada di kamarnya. wajahnya sedikit pucat karena telah mengeluarkan energi besar untuk meningkatkan seribu lebih Burung Gajah.


"Sudah pasti. Dengan begini Tuan akhirnya memahami batas kemampuan diri sendiri," sahut Lotus Bao, "ini juga bagus untuk memperkuat kekuatan mental." lanjutnya, yang ingin Tuannya kuat dan merata dalam segala bidang.


"Kamu benar, aku akan istirahat sebentar selagi bisa sendiri,"


Excel Shimo segera membaringkan tubuh, dan memejamkan mata untuk memulihkan kondisi mentalnya. Sengaja Excel Shimo tidak menggunakan pil pemulihan energi, agar melatih ketahanan jiwanya.


Setelah Burung Gajah selesai menyetabilkan fondasi, Raja Fung segera memerintahkan bawahannya untuk membuat tempat tinggal.

__ADS_1


Raja Fung juga membagi tugas baru bagi anggotanya.


__ADS_2