
Chapter 80 Ras Burung Gajah, Mahkota Maha Raja
Dengan terbang kecepatan tinggi, 12 orang melesat melewati banyak sungai dan pegunungan yang tinggi. Kehadiran mereka membuat kekuatiran banyak penghuni Hutan Penguasa, sebab Lei Kaibo mengeluarkan basis kultivasinya yang berada pada tingkat Peri Benua.
"Terasa familiar dengan sosok pria tampan itu?" ujar seorang pada rekannya saat melihat kelompok Excel Shimo melesat ke arah wilayah Ras Burung Gajah.
"Benar, Kak. Aku juga merasakan akrab dengan pria tampan itu, tapi dimana, ya!!" jawab rekannya sambil mengingat-ingat semua orang yang pernah dia temui.
"Ayo kita ikuti. Perasaan ku mereka akan bertempur..." ajak orang itu kepada rekannya, sambil menggandeng dan terbang menyusul Excel Shimo.
Mereka berdua adalah wanita kotor dan si pelayan. Mereka berniat pergi ke arah Kerajaan Han untuk menetap disana. Disaat mereka sedang berjalan santai, mereka berdua melihat kedatangan Excel Shimo bersama kelompok, dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Saat terbang dengan kecepatan tinggi, Excel Shimo juga melirik kedua orang itu, tapi ia tidak memperdulikan. Sebab tujuannya sekarang lebih penting.
Setelah terbang selama 2 dupa waktu, Excel Shimo dan kelompoknya akhirnya tiba di perbatasan Ras Burung Gajah.
"Kwakkk..."
Terdengar suara Burung Gajah memekik di kejauhan. Segera Lei Kaibo berhenti diikuti oleh Excel Shimo dan kelompoknya. Demikian juga dengan wanita kotor itu dan si pelayan. Mereka segera turun dan bersembunyi di balik rimbunnya pepohonan.
Terlihat burung sangat besar, wujudnya seperti burung rajawali. Burung itu berwarna hitam dipunggungnya dan perutnya berwarna putih, sayap memiliki 2 warna hitam dan putih diujung sayapnya, ekornya juga berwarna hitam dan putih dipinggir ekornya berwarna merah.
Burung itu terlihat mirip sekali dengan rajawali, paruh yang kuat dan cakar yang tajam, diatas kedua matanya terlihat seperti antena berwarna merah, tatapan matanya sangat tajam seperti ingin memangsa siapa saja, ukurannya yang hampir sebesar gunung membuat banyak orang ketakutan.
Wushhhh... Wushhhh
"Kaibo, kenapa kamu bawa orang lain memasuki wilayah ku, apa kamu ingin aku mencabik-cabik tubuh kecilnya itu?" tanya Raja Fung pada Lei Kaibo, ia tampak tidak suka dengan kehadiran Excel Shimo dan kedua wanitanya.
"Tenang dulu Saudara Fung. Biarkan aku berbicara terlebih dahulu..." jawab Lei Kaibo dengan mendekati Raja Fung.
Kemudian, Lei Kaibo berbicara banyak perihal tujuan dia dan Excel Shimo mendatangi wilayah Ras Burung Gajah.
__ADS_1
"Besar sekali..." gumam si pelayan saat melihat Burung Gajah. Ia melihat Raja Fung yang memiliki tubuh yang lebih besar dari Burung Gajah lainnya.
"Iya, itulah keunikan bangsa Burung Gajah, walau jumlah mereka tidak banyak, tapi satu ekor Burung Gajah mampu menghancurkan satu kota," kata wanita kotor itu, "Burung Gajah adalah penguasa sebenarnya Hutan Penguasa ini, sebab itu tidak yang berani memasuki Hutan Penguasa, terutama wilayah Ras Burung Gajah." lanjut wanita kotor pada si pelayan yang sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.
"Hahaha, bocah itu menjadi Rajamu... Hahaha" Raja Fung tertawa terbahak-bahak, ia tidak percaya jika seluruh Ras Thunderbird menjadikan Excel Shimo sebagai Raja.
Bahkan setelah Lei Kaibo bercerita perihal Kerajaan Huang dan Kerajaan Rubah Bulan, Raja Fung seakan-akan tidak perduli.
"Hei, jangan meremehkan Raja kami. Beliau baru berusia 12 tahun, dan kekuatannya sudah tingkat Peri Benua level 8. Beliau juga seorang Alchemist, Smelting dan penjinak binatang, lihat ini..." Lei Kaibo sedikit tersinggung dengan tawa Raja Fung yang mengejek, dia segera memberitahukan kelebihan Excel Shimo. Lei Kaibo juga memperlihatkan tato Yin dan Yang.
"Ahli Beast Tamer tingkat Saint...!" gumam Raja Fung setelah melihat tato.
Kemudian, kedua mata Raja Fung melihat Excel Shimo dengan menyipit. Raja Fung memeriksa seluruh tubuh Excel Shimo. Namun, Raja Fung terkejut, sebab tidak bisa melihat kekuatan Excel Shimo.
Lalu, Excel Shimo mendekati Lei Kaibo bersama kedua wanitanya.
"Salam, Paman Fung. Perkenalkan saya Excel Shimo, mereka berdua adalah isteriku, Loi Annchi dan Bao Xue putri dari Raja Hei Bao." sapa Excel Shimo kepada Raja Fung.
Raja Fung tersenyum melihat Kesopanan Excel Shimo dan kedua isterinya.
"Usia 12 tahun sudah menundukkan 4 Ras. Hebat. Tapi, kamu jangan pernah bermimpi untuk bisa menaklukkan Ras Burung Gajah. Kami sebenarnya mampu menjadi penguasa Benua Jiang Shan, tapi ... niat itu aku urungkan," kata Raja Fung pada Excel Shimo. Dari ucapan terakhir, terdengar Raja Fung tidak ingin mengungkapkan penyebab Ras Burung Gajah mengurung niat menguasai Benua Jiang Shan, ia merubah wujudnya menjadi setengah manusia dan setengah burung, "sebenarnya ada syarat jika kamu ingin menjadi Raja kami," lanjut Raja Fung dengan mendekati Excel Shimo.
"Pertama, kalahkan dulu Raja terdahulu. Lalu, kalahkan 2 Leluhur Ras Burung Gajah, sebagai bukti jika kamu memang layak.
Ke-dua, buktikan jika kamu memang ahli dalam 3 profesi yang disebutkan oleh Kaibo.
Ke-tiga, syarat itu sudah kamu penuhi, yaitu mengalahkan semua raja-raja di Hutan Penguasa ini.
Ke-empat adalah yang terakhir, kamu harus menaklukkan Mahkota Maha Raja di laut Selatan." lanjut Raja Fung lagi setelah berubah wujud, ia memberikan tantangan pada Excel Shimo.
Sontak semua yang hadir kaget dengan tantangan terakhir, yaitu mengambil Mahkota Maha Raja. Pasalnya Mahkota Maha Raja adalah artefak alami yang memiliki jiwa seperti kehidupan.
__ADS_1
"Mustahil, bagaimana mungkin kamu memberikan tantangan ke-empat yang Dewa Dewi Surgawi saja tidak mampu," pekik Lei Kaibo pada Raja Fung.
Jelas, Lei Kaibo sedikit emosi dengan syarat ke-empat, dan semua orang hadir juga sependapat dengan Lei Kaibo. Raja Fung tersenyum dan sudah menduga dengan reaksi mereka.
Wanita kotor itu geleng-geleng kepala saat mendengar syarat ke-empat, sebab dia tahu betul bagaimana sulitnya menaklukkan Mahkota Maha Raja.
"Kakak Cha... apa itu Mahkota Maha Raja?" tanya si pelayan yang tidak tahu mengenai Mahkota Maha Raja, ia hampir keceplosan memanggil nama asli wanita kotor itu.
"Jangan panggil nama asli ku, Li Ling. Ingat," tegur wanita kotor pada si pelayan yang bernama Li Ling(Melati putih), "Mahkota Maha Raja adalah sebuah Artefak Alami. Artefak yang dilahirkan oleh alam semesta. Tidak banyak yang tahu kemampuan artefak itu, sebab setiap kali orang mendekatinya, maka artefak itu tidak segan-segan membunuhnya..." lanjut wanita kotor itu yang menceritakan apa itu artefak alami.
Karena bentuk artefak alami seperti mahkota bersusun tujuh, maka semua orang memanggilnya dengan sebutan Mahkota Maha Raja. Disebut Mahkota Maha Raja, karena telah banyak Dewa Dewi yang mati dibunuh oleh artefak itu.
Bahkan setingkat Surgawi banyak yang terbunuh saat menundukkan artefak alami itu. Sebab itu, meski Benua Jiang Shan dianggap miskin, masih banyak kekuatan atas memperhatikan Benua Jiang Shan karena artefak alami itu.
"Konon, Mahkota Maha Raja lahir ratusan juta tahun yang lalu. Tetapi, banyak yang percaya jika artefak itu sudah ada setelah terbentuknya Alam Asal Muasal ini..." lanjut wanita kotor itu yang terlihat senang bercerita, dan sepertinya tahu segalanya tentang sejarah Benua ini.
Alam Asal Muasal ini dikenal dengan sebutan Benua Kelahiran. Benua yang terbagi menjadi 5 alam, yaitu dari terendah;
Benua Jiang Shan(sungai dan gunung).
Benua Jiu Zhou(sembilan wilayah).
Benua Sihai(empat lautan).
Benua Zhong Hua(pusat sejahtera).
Benua Shen Zhou (Tanah Dewa).
__ADS_1
(Author : Di novel Legenda Pasukan Wanita, tepatnya di bab 205 dan bab 206, Benua kelahiran telah disebutkan. Jika sobat readers mengikuti kisah LPW, pasti mengikuti alur cerita God Of Beast. Di LPW adalah garis besar kisah perjalanan Excel Felix, dimana awal perjalanan Excel Felix dan Pasukan Wanita menuju Ranah Tanpa Batas atau judul season kedua dari LPW yang akan datang. Terima kasih sudah menjadi pembaca setia karya saya. Doaku, kalian sehat selalu dan sukses. Ingat, tinggalkan jejak, jejak sobat adalah semangatku 😂 walau jomblo aku rah popo, sebab ada kalian yang menemaniku. 😂😅. Salam)