God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 236. Putra-putri Kerajaan Chu.


__ADS_3

Chapter 236. Putra-putri Kerajaan Chu. Zhang Rouxin.


Mengetahui niat Tuannya yang tidak berniat menaklukkan binatang Qilin dan Griffin, Lotus Bao segera berbicara. "Apakah rencana untuk membentuk pasukan Tuan urungkan?" ujar Lotus Bao yang mengingatkan akan rencana Excel Shimo yang ingin membentuk pasukan.


"Tidak, aku akan tetap pada rencana lamaku," jawab Excel Shimo.


"Qilin, dan Griffin cocok untuk dijadikan pasukan darat dan udara Tuan, mereka mempunyai karakteristik yang sesuai sebagai pasukan," jelas Lotus Bao, agar Excel Shimo melakukan rencananya untuk menaklukkan wilayah Sayap.


Setelah berpikir sejenak, akhirnya Excel Shimo mengikuti saran Lotus Bao, dan terbang cepat kearah wilayah Sayap. Selama perjalanan jauh menuju pusat wilayah Sayap, Excel Shimo melihat banyak orang yang juga terbang menuju kearah yang sama. Mereka semua berdatangan dari wilayah kerajaan Chu.


"Ada apa mereka berbondong-bondong menuju wilayah Sayap, apa tidak kuatir dengan serangan mayat hidup di wilayah Kerajaan Chu?" gumam Excel Shimo sambil yang terbang lebih tinggi dari mereka.


Disaat Excel Shimo akan bertanya kepada salah satu orang yang terdekatnya, Excel Shimo melihat kereta kuda melesat dari Kerajaan Chu menuju wilayah Sayap.


Kereta itu ditarik 6 binatang kuda bersayap, warnanya putih dengan dua tanduk bercabang, bisa diketahui jika itu adalah Horse Celestial yang jenisnya sangat langka.


Di dalam kereta itu ada beberapa orang wanita dan pria, jika dilihat dari benderanya, jelas dari Kerajaan Chu, bisa dipastikan jika mereka adalah orang penting.


Kereta kuda itu tiba-tiba berhenti disaat jaraknya dengan Excel Shimo terpaut 20 meter, Excel Shimo mengerutkan kening, sebab dia bersembunyi di dalam awan putih.


Kuda Surgawi itu meringkik sambil melihat Excel Shimo yang bersembunyi. Sontak si kusir kaget dengan reaksi kuda-nya


Penumpang di dalam kereta juga kaget dengan kuda yang berhenti tiba-tiba, dan salah satu pria muda menjulurkan kepala untuk melihat sekitarnya.


"Hei, ada apa kok tiba-tiba berhenti, kan perjalanan masih jauh!?" bentak pria itu kepada si Kusir, saat tidak ada apapun yang menghalangi jalannya kuda.


Si Kusir jelas ketakutan dan menjawab dengan terbata-bata. "Ma-maaf, Tuan muda, saya juga tidak tahu dengan kelakuan kuda yang aneh sambil melihat ke awan itu."


Si Kusir menunjuk kearah awan putih diatas, dimana tempat Excel Shimo berhenti untuk mengamati banyaknya orang yang terbang menuju wilayah Sayap.


Tuan muda itu mengikuti jari si Kusir dan melihat ke awan tersebut, dia mengunci kedua alisnya saat tidak melihat apapun. Dengan raut wajah kesal Tuan muda itu berbicara dengan nada membentak si Kusir.


"Tidak ada sesuatu disana, cambuk saja itu kuda agar mau berjalan lagi!"

__ADS_1


Cetarrr....


(Meringkik)


Si kusir segera mengikuti perintah Tuan mudanya dan mencambuk keenam kuda Surgawi, suara kuda meringkik keras saat tidak mau mengikuti perintah si Kusir.


Cetarrr...


Berkali-kali kuda dicambuk namun tetap tidak mau berjalan, malahan semakin berontak ingin lepas dari tali kekangan. Tuan muda itu segera keluar, sambil melayang mendekati si Kusir dan merampas cambuk dari tangannya.


"Tuan muda Li--"


"Bodoh, bekerja begini saja tidak becus!" hina Tuan muda Li yang marah kepada si Kusir.


Cetarrr...


Tuan muda Li langsung mencambuk keenam Kuda Surgawi dengan sangat keras, dan sekali lagi kuda tersebut meringkik tapi tidak mengalami lecet pada tubuhnya. Tuan muda Li semakin kesal dan menendang kuda itu satu per satu.


"Han Li, berhenti!" suara seorang wanita yang lembut dan merdu mencegah Tuan muda Li yang bernama Han Li, tapi dari nadanya yang sedikit menahan kebencian bisa dirasakan.


Segera 3 pria keluar satu per satu dan disusul 2 wanita muda nan anggun. Ketiga pria itu adalah Putra Mahkota Kerajaan Chu dan dua wanita itu salah satunya adalah Putri Kerajaan Chu, Chu Yao, dan satu wanita lagi yang dipanggil Han Li adalah Zhang Rouxin.


Zhang Rouxin adalah orang kepercayaan si Gadis Takdir Perawan Suci, usianya 26 tahun, tinggi badan 179 cm dengan rambut panjang sepinggang berwarna hitam, kekuatannya berada pada tingkat Saint level 8. Pakaian berwarna hijau model Qipao berbentuk longgar dan besar, menutup tubuh dengan rapat dari ujung leher sampai ujung kaki.


Baju Qipao bentuknya menggantung lurus dan bentuk roknya kecil di ujung atas dan melebar di ujung bawah atau di kaki. Baju yang tertutup ini memiliki tujuan supaya orang-orang tidak tahu yang memakai berusia berapa.


Sedangkan Putri Kerajaan Chu adalah Chu Yao, usianya 27 tahun, tinggi badan 180 cm, rambut berwarna panjang sebahu, wajah putih sehalus giok, sama seperti Zhang Rouxin. Kekuatannya berada pada tingkat Saint level 6. Chu Yao adalah putri keempat dan ketiga Putra Mahkota adalah kakaknya.


Chu Yao memakai pakaian model Cheongsam karena jahitan yang sederhana namun eksotis. Sisi kanan atas gaun diikat dengan kancing bergaya simpul, dan biasanya ada 2 belahan panjang di kedua sisi gaun. Populer di kalangan Kerajaan Chu karena sangat cocok dengan sosok wanita berstatus tinggi, memiliki garis-garis sederhana, dan terlihat anggun dengan warna putih kebiruan.


Ketiga Putra Mahkota itu adalah Chu Feng, putra pertama Raja Chu, memiliki kekuatan tingkat Saint level 9.


Chu Ming putra kedua Raja Chu, memiliki kekuatan tingkat Saint level 8.

__ADS_1


Chu Liang Cang adalah putra ketiga Raja Chu, memiliki kekuatan tingkat Kaisar level 5.


Dan Han Li adalah putra pertama dari pemimpin Akademi Pedang Surga, memiliki kekuatan tingkat Saint level 3.


Kelima orang yang baru turun dari kereta kuda segera menghampiri Han Li dan melihat keatas mengikuti tatapan Kuda Surgawi. Chu Feng yang tidak bisa melihat bebas, secara melambaikan tangannya dengan sedikit energi untuk menghilangkan awan itu.


Akhirnya muncul sosok pria tinggi, tinggi badan mencapai 200 meter dengan memakai topeng emas yang hanya memperlihatkan bibir ke bawah. Pakaian sangat unik dengan dua kerah baju, kerah baju di dalam menutupi leher berwarna keemasan, dan kerah baju luar yang sedikit lebar berwarna putih.


Perpaduan warna putih dan keemasan itu hingga mencapai pinggul, dan bawahan berwarna hitam sedikit ketat. Pakaian adalah perpaduan 2 model baju, Qipao dan Tangzhuang. Pakaian sesuai dengan warna rambut putih kebiruan.


Kedua wanita itu jelas terpesona dengan gaya sosok bertopeng itu, yang unik dan keren, apalagi tubuhnya yang gagah dan kekar.


"Siapa kamu yang menghalangi Putra Mahkota?" bentak Han Li dengan kewaspadaan penuh dan mengeluarkan pedangnya, sengaja ia menggunakan nama kebesaran Kerajaan untuk menakutinya.


"Kenapa Anda menghalangi kami?" kata Chu Feng dengan nada yang sedikit sopan kepada sosok bertopeng itu.


Sosok itu adalah Excel Shimo, dia tersenyum melihat keenam pria itu dan mengalihkan pandangannya kepada keenam Kuda Surgawi, lalu beralih melihat kedua wanita dibelakang keempat pria yang tidak dia kenali.


"Aku hanya lewat saja, dan tidak berniat menghalangi jalan kuda kalian," jawab Excel Shimo dengan jujur dan kembali melihat Kuda Surgawi yang seakan-akan ingin berbicara.


"Lalu kenapa kuda penarik kereta Kerajaan berhenti dan menatapmu, jika kamu tidak berniat menghalangi kita?" tanya Han Li dengan tatapan curiga, ucapan di anggukan oleh semua orang.


"Kuda Surgawi itu hanya ingin aku berbicara kepada kalian, agar kalian tidak menuju ke wilayah Sayap, sebab disana ada banyak binatang monster peringkat 7," jawab Excel Shimo setelah sedikit membaca pikiran Kuda Surgawi.


"Hahahaha, bodoh, jelas disana banyak binatang monster, tapi tidak mungkin ada binatang monster peringkat 7! Kamu jangan membual! Pergi dan jangan halangi perjalanan kami!" tawa Han Li yang mengira sosok bertopeng itu membual, dan mengusir Excel Shimo.


Semua orang juga tidak percaya jika sosok bertopeng emas itu mampu berbicara dengan Kuda Surgawi. Namun, naluri Chu Yao dan Zhang Rouxin sebagai wanita mengatakan jika ucapan sosok bertopeng itu benar.


Chu Yao.



Zhang Rouxin.

__ADS_1



__ADS_2