God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 138. Mencari Metode.


__ADS_3

Chapter 138 Mencari Metode Pembaca Pikiran.


Long Wenhua dan para pemimpin menyiksa Leluhur Hei Suyin, Pemimpin Kota Perdamaian dan para anggotanya. Mereka yang tidak sanggup merasakan siksaan, akhirnya berbicara.


Namun, informasi mereka tidak memuaskan siapapun, sebab mereka hanya mengetahui jika ada seseorang yang memberikan perintah. Sedangkan Hei Suyin dan Pemimpin Kota, mereka masih bungkam dan bersikeras menutup mulutnya.


Melihat segala metode penyiksaan tidak mampu membuat kedua orang itu membuka mulut, Excel Shimo berpikir keras. 'Seandainya aku bisa membaca pikiran mereka!' batin Excel Shimo sambil memejamkan mata. Setelah beberapa saat, Excel Shimo membuka mata dengan bibir tersenyum.


"Aku akan pergi sebentar, kalian tunggu disini," bisik Excel Shimo kepada Bao Xue dan Loi Annchi.


"Tidak, kami ikut," tolak Bao Xue yang tidak ingin ditinggal lagi.


Mendengar ucapan Bao Xue, membuat ketujuh isterinya menatap Excel Shimo. Mungkin sebentar bagi Excel Shimo, tidak bagi kesembilan isterinya, sebab mereka mulai hafal dengan sifat suaminya.


"Mau pergi ke Dunia Jiwa, kan?" tebak Xiao Qiao dengan tepat.


Excel Shimo mengangguk pelan dan membuat semua wanitanya tersenyum senang. Tindakan mereka tidak lepas dari persepsi Ratu Han, dan membuatnya menjadi tertarik apa yang akan mereka rencanakan, ia segera mendekati Excel Shimo yang sedang dikepung isterinya.


"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Ratu Han dengan rasa penasaran.


"Saya mau mencari metode untuk membuat mereka membuka mulut," jawab Excel Shimo dengan jujur.


"Apakah aku boleh ikut?" tanyanya sekali lagi dengan senyum menggoda.


Jelas Ratu Han juga tidak ingin jauh dari menantunya, sebab dia selalu mengingat hubungan terlarang waktu itu, dan ingin mengulangi jika ada kesempatan.


Melihat perilaku ibunya yang tiba-tiba manja dan genit membuat kesembilan wanita itu curiga. Namun, setelah melihat penampilan suaminya yang tampan dan penuh kharismatik, mereka tidak berniat menegur Ratu Han.


"Boleh saja, tapi ibu bertanya kepada mereka!" jawab Excel Shimo dengan melihat kesembilan isterinya.


"Apakah boleh?" tanya Ratu Han kepada putrinya Han Xing sebagai wakil dari kedelapan wanita.


"Tidak masalah, asal Ibu harus menerima segel keluarga, bagaimana?" jawab Han Xing dengan balik bertanya.


"Apa itu segel?"


"Biar aku yang jelaskan!" sela Ratu Bao Yu.


"Ibu minta saja segel kedua, agar mereka tidak curiga. Segel pertama hanya khusus untuk calon istriku" saran Excel Shimo dengan telepati kepada ibu mertuanya, sebelum Bao Yu menjelaskan perihal Segel Keluarga.


Ratu Han mendengar Bao Yu berbicara dengan telepatinya, dan selalu mengangguk pelan.

__ADS_1


Setelah selesai, Ratu Han tersenyum dengan menatap menantunya.


"Jadi Ibu hanya bisa mendapatkan segel kedua," ujar Han Xing kepada Ratu Han.


"Tidak masalah, aku hanya ingin mengenal lebih banyak tentang menantuku, sebab aku ingin kedua putriku bahagia dibawah perlindungannya," jawab Ratu Han dengan alasan yang tepat, seolah-olah ia tidak peduli dengan dirinya menjadi bagian dalam keluarga besar Excel Shimo.


Segera Excel Shimo mendekati Long Wenhua yang masih menyiksa Hei Suyin dan Pemimpin Kota. Sebelum berbicara kepada Long Wenhua, Excel Shimo berkomunikasi dengan Raja Fung.


"Paman Fung, setelah aku kembali, Paman dan anggota Ras Burung Gajah akan aku beri Segel Keluarga. Saat ini aku mau mencari metode untuk membuka mulut kedua orang itu," kata Excel Shimo melalui telepatinya kepada Raja Fung.


"Hahaha, terima kasih, Raja. Saya akan persiapkan orang pilihan untuk menerima Segel Keluarga," jawab Raja Fung setelah tertawa senang.


Sudah lama ia menantikan Rajanya memberikan segel seperti yang lainnya.


Kemudian, Excel Shimo berbicara kepada Long Wenhua dan Raja Long.


"Yang Mulia Long dan Penatua Agung, saja ingin mencari metode untuk membuat mereka membuka mulut di tempat Guruku berada. Tolong jaga Pagoda Penjara dengan baik, saya kuatir ada pihak lain yang ingin membungkam mereka berdua,"


"Wali Benua bisa percayakan pada kami," jawab Raja Long dengan senang hati.


"Paman Fung, lindungi semua orang, sebab hanya Paman yang memiliki kekuatan tertinggi disini," titah Excel Shimo.


"Laksanakan, Raja." jawab Raja Fung dengan menunduk dan kembali menatap Rajanya.


"Sentuh tubuhku dan saling bergandengan tangan." pinta Excel Shimo kepada semua wanitanya.


Wushhhh...


Seketika Excel Shimo menghilang dari hadapan semua orang, termasuk Ratu Han yang selalu ingin dekat dengan kekasih gelapnya. Sebenarnya Excel Shimo bisa membawa semua wanitanya tanpa berpura-pura menggunakan token teleportasi.


"Gurunya pasti seorang yang luar biasa," gumam Long Wenhua dengan tetap melihat tempat dimana Excel Shimo menghilang.


"Hahaha, Raja adalah keturunan dari Legenda kuno," celetuk Raja Fung dengan membanggakan pendukung Excel Shimo.


"Legenda Kuno!! Siapa legenda itu?"


Sontak semua orang penasaran dengan identitas Wali Benua, dan bertanya kepada Raja Fung dengan rasa penasaran yang tinggi.


"Raja Shimo adalah cucu dari Penyelamat Alam semesta ini, orang itu adalah Kakek Excel," jawab Raja Fung sembari menatap langit-langit Istana Balai Kota Perdamaian, seakan-akan dirinya mengingat kejadian yang lalu.


"Apaaa....!!!"

__ADS_1


Wushhhh...


Excel Shimo muncul di Aula, tepatnya di Mansion pribadinya yang berada di Dunia Jiwa. Spontan Ratu Han terkejut, saat merasakan energi yang sangat padat dan berbeda dengan energi Benua Jiang Shan.


Tangan kanan Ratu Han meraup kabut yang tercipta dari energi Asal Muasal, ia juga merasakan dan melihat pori-porinya dengan rakus menyerap energi itu. Han Xing tersenyum melihat Ibunya yang sedang mengagumi Dunia jiwa milik suaminya, dan ia menjelaskan dimana mereka sekarang berada.


"Kalian bisa berkeliling dulu. Kita akan berada disini selama satu hari di dunia luar. Aku akan menuju Balai Perpustakaan," ujar Excel Shimo kepada para wanitanya.


Wushhhh... Wushhhh


Sebelum Excel Shimo meninggalkan mereka, tiba-tiba muncul empat wanita lain. Mereka adalah Fang Yin, Chang'e, Da Xia dan Seng Huaran.


Melihat kehadiran empat wanita di tempat pribadi Excel Shimo, membuka semua isterinya menjadi waspada dan curiga. Melihat reaksi mereka, buru-buru Excel Shimo menjelaskan siapa mereka.


"Mereka adalah Wali Benua Jiang Shan yang lama, sekaligus adalah saudari baru kalian. Aku harap kalian semua bisa akur," kata Excel Shimo kepada semua wanitanya.


Jelas kesepuluh wanitanya terkejut. 'Bagaimana mungkin pergi ke Hutan Terlarang dalam dua hari sudah mendapatkan empat wanita, jika lebih dari satu bulan, sudah berapa banyak wanita yang akan dibawanya?' pikir kesepuluh wanita itu yang hanya bisa membatin, sambil menatap wajah suaminya yang selalu terlihat dingin.


Excel Shimo juga melihat basis kultivasi mereka berempat yang sudah naik tingkat, dan tersenyum senang. Sudah jelas mereka telah membudidayakan teknik pelahap energi Asal Muasal.


"Kenalkan, aku Fang Yin," sapa Fang Yin dengan memperkenalkan dirinya saat suasana canggung diantara mereka.


"Hallo, aku Chang'e, Wali Benua wilayah Barat, dan sekaligus isteri Shimo...," Chang'e juga memperkenalkan dirinya.


Kemudian, Da Xia dan Seng Huaran juga memperkenalkan dirinya. Melihat suasana menjadi santai lagi, Excel Shimo berbicara kepada mereka.


"Kalian bisa mengelilingi Dunia Jiwa, dan juga atur jadwal untuk berkultivasi ganda. Aku akan menuju Balai Perpustakaan," ujar Excel Shimo kepada mereka semua.


"Apa kita boleh menggunakan Kapal Impian?" tanya Ming Li Ling yang meminta ijin.


"Itu juga milik kalian, tidak perlu meminta ijin. Tapi apa muat Kapal Impian dengan jumlah kalian?"


"Jangan kuatir, kita bisa berbagi," sahut Xiao Qiao.


"Ya sudah, setelah aku mencari metode itu, nanti aku akan modifikasi Kapal Impian," kata Excel Shimo dan berjalan menuju Balai Perpustakaan sambil melambaikan tangan kanan.


"Ayo kita jalan-jalan," ajak Bao Xue yang sudah tidak sabar menggunakan Kapal Impian.


Bao Xue segera masuk ke kapal, dan disusul oleh saudari-saudarinya. Ratu Han jelas sangat menikmati Dunia jiwa, dan selalu berdecak kagum. Sebelum Ratu Han naik kedalam kapal, ia menyempatkan diri melihat punggung kekasih gelapnya.


"Aku merindukanmu, Sayang!!" ujar Ratu Han dengan telepatinya kepada Excel Shimo.

__ADS_1


"Aku juga," jawab Excel Shimo dengan melihat kebelakang dan tersenyum, lalu ia masuk kedalam Balai Perpustakaan Khusus.


"Aku membutuhkan teknik pasif yang mampu membaca pikiran!!" kata Excel Shimo saat berada di Balai Perpustakaan khusus.


__ADS_2