
Chapter 268. Winged Golden War Cloak Set (2).
Semua wanita menjadi terganggu dengan suara benturan besi dalam ruang suaminya berada, dan itu membuat mereka penasaran. Namun, Gongsun Ling segera mencegah mereka agar tidak menganggu Excel Shimo dan kembali melanjutkan tugas mereka.
Waktu berlalu dengan cepat di Dunia Jiwa, dan Excel Shimo sudah menghabiskan waktu di ruang khusus selama waktu 20 dupa, hanya untuk membuat satu Winged Golden War Cloak Set. Namun, Excel Shimo masih belum keluar, sebab ada beberapa kesalahan dan harus mengulangi sebagian, terutama bagian sayap yang sulit dan rumit.
Dengan bantuan dan saling bertukar pikiran, Excel Shimo dan Lotus Bao saling melengkapi dan mengeluarkan ide-ide untuk memodifikasi Blueprint Winged Golden War Cloak Set.
Selain itu mereka berdua membagi tugas, Excel Shimo akan membuat tiga bagian dan Lotus Bao akan membuat bagian sayap.
Setelah menghabiskan waktu lagi selama delapan dupa, Excel Shimo akhirnya menyelesaikan satu Winged Golden War Cloak Set untuk istrinya. Namun, niat untuk mengujinya dia urungkan, karena muncul ide untuk menggabungkan War Clock miliknya dengan Winged Golden War Cloak Set, yang mampu berubah sesuai pikirannya.
"Bao'er, War Clock-ku ini apa bisa digabungkan dengan Winged Golden War Cloak Set, khusus untukku sendiri?" tanya Excel Shimo yang ingin mendapatkan saran dan ide dari Lotus Bao.
"Saya rasa itu bisa Tuan, coba Tuan buat satu set lagi khusus pria, dan pada saat proses penempaan akhir baru kita coba," jawab Lotus Bao yang masih belum pasti.
"Ayo kita buat lagi, berhasil atau tidaknya itu sudah konsekuensinya!" ujar Excel Shimo dengan semangat tinggi dan kembali membuat cetakan untuk jenis pria.
Kembali di dalam ruang khusus mengeluarkan suara bising, tapi kali ini semua istrinya sudah terbiasa dan melanjutkan aktivitas. Sesekali semua wanita melihat kearah ruang khusus, sebab mereka penasaran apa yang sedang dibuat Excel Shimo.
Kali ini prosesnya lebih cepat, sebab sudah mendapatkan pemahaman dari proses pembuatan pertama. Mereka berdua menghabiskan waktu 10 dupa untuk membuat jenis jubah perang untuk pria.
"Ini proses terakhir, semoga War Clock ku bisa menyatu dengan jubah perang ini ...!" gumam Excel Shimo dengan mengusap peluhnya, dan melihat Winged Golden War Cloak Set yang sebenarnya sudah siap diuji.
Excel Shimo melepaskan War Clock yang masih berbentuk pakaiannya, sebelum melemparkan kedalam tungku, Excel Shimo berhenti. "Apa kamu bisa mengerti ucapan-ku?" tanya Excel Shimo kepada War Clock-nya.
Tiba-tiba, War Clock-nya merespon dengan menggerakkan lengannya dan bagian kerah baju juga bergerak kedepan dan kebelakang. Excel Shimo tercengang melihat War Clock-nya mampu diajak berkomunikasi, sebab selama ini dia hanya menganggap sebagai jubah perlindungan tanpa memiliki kesadaran diri.
__ADS_1
"Kenapa kamu selama ini diam tanpa memberikan tanda maupun respon jika bisa diajak komunikasi!" kata Excel Shimo yang jadi enggan menggabungkan War Clock-nya.
War Clock itu segera mendekati kuas yang berada di meja dan mencelupkan kedalam botol tinta, lalu War Clock itu menulis sesuatu di meja, dengan tulisan 'Ini perintah ayah Tuan'
Spontan Excel Shimo gembira dan sudah banyak pertanyaan yang mengantri untuk bertanya kepada War Clock-nya. Namun, sebelum bertanya, kembali War Clock menulis lagi. 'Dan Pencipta juga tidak memperbolehkan saya untuk berbicara tentang beliau kepada Tuan.'
Seketika Excel Shimo lemas, karena tidak bisa mengenal keluarganya lebih baik. Melihat Excel Shimo menjadi sedih, kembali War Clock menulis. 'Beliau sangat hebat, itu yang harus membuat Tuan bangga dan bersemangat untuk melebihi pencapaian beliau. Bahkan di Jagat Raya ini, beliau ditakuti.'
Melihat tulisan War Clock-nya, kembali wajah Excel Shimo bahagia dan penuh semangat. "Hahahaha! Tentu, tentu aku bangga memiliki keluarga hebat, aku pasti akan melebihinya dan bahkan namaku akan dikenal oleh seluruh kehidupan di Jagat Raya ini!" tawa Excel Shimo sangat keras dan menarik perhatian istrinya yang berada diluar.
"Pasti suami kita berhasil membuatkan kita jubah perang!" ujar Tu Yueyin Mei yang tidak sabar ingin memasuki ruang khusus suaminya, tapi segera ditahan oleh kakaknya, Tu Qingxuan.
"Sabar! Suami kita juga akan keluar setelah menyelesaikan semuanya!" cegah Tu Qingxuan agar adiknya tidak ceroboh.
"Humph! Sabar, sabar, pasti aku yang mendapatkan jubah perang duluan!" sahut Tu Yueyin Mei dengan mengelus dadanya sendiri agar bersabar, tingkahnya membuat semua wanita tersenyum dan gemas ingin mencubit.
Segera War Clock menjawab dengan menulis. 'Mudah dan tidak perlu Tuan menempa ulang dengan mencairkan saya.'
"Hahahaha! Bagus, bagus. Lalu, apakah yang harus aku lakukan untuk membuat Winged Golden War Cloak Set, agar bisa seperti dirimu?" tawa Excel Shimo yang senang tidak perlu susah payah menempa, dan bertanya lagi tentang jubah perang untuk istrinya.
Kembali War Clock menulis. 'Tambahkan bahan Mind Stone 3 gram, Artefak Enhance Stone Ungu 4 gram, Illusion Stone Biru 100 gram, Spirit Orb Qi 3 biji ...,' War Clock menyebutnya satu per satu material yang lebih langka dari sebelumnya, dan membuat mata Excel Shimo berkedip-kedip, sebab materialnya lebih banyak tiga kali lipat.
'Beruntung kakek Tuan menyediakan semuanya untuk Anda, jika tidak, Tuan cukup bermimpi saja!'
Diakhir tulisan membuat sudut bibir Excel Shimo berkedut, pasalnya War Clock telah menyindir dirinya yang mendapatkan keberuntungan dan dukungan yang kuat.
"Huff! Baiklah, cepat kamu menyatu dengan Winged Golden War Cloak Set agar bisa aku menyesuaikan diri, dan terima kasih sudah memberikan solusi dan petunjuk!" ujar Excel Shimo yang ingin segera menyelesaikan pembuatan jubah perang.
__ADS_1
Segera War Clock melayang dan menyatu dengan Jubah Perang Emas Bersayap. Seketika cahaya benderang keluar saat penggabungan itu hingga membuat mata Excel Shimo silau. Lalu, setelah menyatu jubah perang itu melesat satu per satu menuju Excel Shimo.
Dang... Dang... Dang...
Excel Shimo merentangkan kedua tangannya dan jubah perang itu memasang dengan sendirinya, mulai dari armor dada, lengan pinggang, kaki dan terakhir pelindung kepala.
Bhuzhh... Boom💥...
Energi kuat meletus dari tubuh Excel Shimo, setelah Winged Golden War Cloak Set terpasang pada tubuhnya. Lagi-lagi semua wanita terhenti aktifitasnya dengan melihat cahaya, dan merasakan aura yang kuat keluar dari ruang khusus suaminya.
Gongsun Ling dengan membuka Mata Dewa, langsung tercengang melihat suaminya yang memakai pakaian jubah perang berwarna Emas yang menyilaukan mata. Dirinya begitu mengagumi sosok suaminya yang semakin tampan dan gagah dengan Winged Golden War Cloak Set.
"Luar biasa!" puji Gongsun Ling.
Semua wanita segera melihat Gongsun Ling, sebab mereka tidak bisa melihat kedalam, karena kekuatan mereka masih rendah. Tu Yueyin Mei dengan penasaran segera mendekati Gongsun Ling dan bertanya. "Apa yang dilakukan suami kita?"
Gongsun Ling tersenyum dan membelai rambut Tu Yueyin Mei. "Nanti kamu akan tahu sendiri, sebab aku tidak bisa mendeskripsikan apa yang sudah diciptakan suami kita."
"Aiyoh! Ini membuatku semakin penasaran!" ujar Tu Yueyin Mei yang sudah tidak sabar ingin mengetahui apa yang dibuat oleh suaminya, hingga mengeluarkan aura kuat dan cahaya benderang berwarna keemasan.
Golden War Cloak Set khusus perempuan.
Winged Golden War Cloak Set, setelah bergabung dengan War Clock milik Excel Shimo.
__ADS_1