
Chapter 237. Bertemu Huang Guang, Dewa Iblis Api Phoenix.
Tidak mendapatkan tanggapan baik dari mereka, Excel Shimo segera berbicara dengan Kuda Surgawi melalui telepatinya.
"Kenapa semua orang menuju wilayah Sayap, padahal disana sangat berbahaya?"
"Saya dapat informasi dari burung-burung, jika di wilayah Sayap muncul tanaman Roh, Jamur Lingzi Biru usia 100.000 tahun, tapi jamur Lingzi Biru dijaga oleh sosok burung yang ganas dan bukan asli penghuni wilayah Sayap...," jawab salah satu Kuda Surgawi yang berada di barisan depan.
Kuda Surgawi juga berkata jika binatang monster peringkat 7 sangat kuat dan kejam, kekuatannya setingkat Dewa Alam, binatang monster itu jenis burung, kepala seperti rusa yang memiliki sepasang tanduk, bentuk badan seperti Elang dan cakar yang tajam, gigi-giginya juga tajam seperti pisau, bentang sayapnya mencapai 10 meter dengan panjang dari kepala hingga ekor mencapai 25 meter.
Burung itu dikenal dengan nama Elang Iblis Rusa, yang suka memakan jantung korbannya, suka memakan hati juga, selain itu korbannya selalu dipermainkan sebelum dibunuh.
"Tolong halangi kedua wanita ini, mereka tidak tahu bahaya apa yang sedang mereka datangi," pinta Kuda Surgawi kepada Excel Shimo untuk mencegah Chu Yao dan Zhang Rouxin.
"Kenapa kamu perduli dengan kedua wanita itu? Lagian ... lihat mereka... sudah aku peringatkan juga tidak mempercayai-ku," kata Excel Shimo yang tadi sudah memperingatkan Han Li dan rombongannya.
"Raja, tolong lindungi kedua wanita yang tidak bersalah ini. Mereka akan dijadikan alat pertukaran untuk mendapatkan Jamur Lingzi Biru oleh keempat pria itu," jelas Kuda Surgawi kepada Excel Shimo.
Kuda Surgawi memanggil Excel Shimo dengan sebutan Raja, saat tahu garis darahnya adalah dari Ras Super Human, garis darah tertinggi kedua setelah garis darah Yin Yang.
Excel Shimo jelas membenci hal ini dan mengerutkan kening menatap keempat pria itu, dan kembali berbicara kepada Kuda Surgawi. "Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan-ku, kenapa kamu begitu peduli dengan kedua wanita itu?" tanya Excel Shimo yang mengulangi perkataannya.
"Maaf Raja, mereka sudah sejak kecil bersama kita, dan kami sudah menganggap mereka adalah anak-anak kita," jawab Kuda Surgawi dengan nada memelas saat mengungkapkan hubungan mereka.
Setelah mengetahui niat dan kebaikan Kuda Surgawi, Excel Shimo merencanakan sesuatu dengan Kuda Surgawi, dan Kuda Surgawi juga menyetujui, mereka senang dengan kebaikan Excel Shimo.
__ADS_1
"Heii!? Kenapa kamu hanya diam saja seperti orang bodoh!! Menyingkir kamu!?" bentak Han Li sekali lagi disaat dirinya dan Putra Putri kerajaan Chu diacuhkan.
"Terserah kalian, yang penting aku sudah peringatkan," jawab Excel Shimo dengan sinis dan melihat kearah kedua wanita itu, "kalian hati-hati dengan keempat pria itu!" lanjutnya sambil membalikkan badan arah wilayah Sayap.
"Heiii, tunggu, apa maksud perkataanmu?" cegah Han Li saat ucapan terakhir sosok bertopeng itu yang berniat menjelekkan dirinya dan ketiga Putra Mahkota.
Chu Feng, Chu Ming dan Chu Liang Cang segera mengepung Excel Shimo, dan ingin kejelasan dari perkataannya tadi. Mereka tidak ingin namanya jelek dengan tuduhan yang tak berdasar, apalagi mereka tidak mengenali sosok pria bertopeng emas.
Chu Yao segera bertindak dan menghentikan tindakan Han Li yang terkenal arogan dan sewenang-wenang, dan juga tidak ingin kakak-kakaknya mendapatkan masalah.
Chu Yao dan Zhang Rouxin merasa jika sosok pria bertopeng itu bukan orang sembarangan.
"Kak, sudahlah, biarkan orang itu pergi! Ingat, banyak sekali orang yang menginginkan jamur Lingzi Biru, jika kita terlambat ... !" cegah Chu Yao dan mengingatkan akan tujuan mereka menuju wilayah Sayap.
Chu Feng sebagai Putra Mahkota pertama menganggukkan kepala kepada adik-adiknya dan Han Li, untuk melepaskan sosok pria bertopeng itu. Han Li dengan berat hati memberikan jalan sosok pria bertopeng emas itu untuk menuju wilayah Sayap.
"Ayo kita pergi! Jamur Lingzi Biru lebih penting dari dia," ajak Chu Feng sambil menuju kereta kuda-nya.
Jamur Lingzi Biru adalah jenis tanaman Roh yang mampu menambah usia, dan mampu meningkatkan kekuatan hingga satu level dengan menambah beberapa tanaman lain. Sebab itu, banyak kultivator menuju wilayah Sayap, walaupun penghuni wilayah Sayap sangat ganas dan berbahaya.
Segera Chu Yao dan Zhang Rouxin memasuki kereta kuda terlebih dahulu dan disusul ketiga Putra Mahkota. Sedangkan Han Li, melirik Excel Shimo dengan tatapan membunuh, dan segera menyusul sambil matanya melihat kemolekan tubuh Chu Yao dan Zhang Rouxin.
"Hiaattt!!" teriak si Kusir dengan memacu kuda-nya, dan kembali Kuda Surgawi melaju dengan sangat cepat setelah mengucapkan beberapa kata kepada Excel Shimo.
Excel Shimo memberikan jalan dan menggelengkan kepala melihat kelakuan empat pria itu. Setelah sedikit jauh, Excel Shimo juga menuju wilayah Sayap.
__ADS_1
"Kenapa Tuan tidak membunuh mereka saja?" tanya Xi He yang sedari tadi kesal dengan ucapan Han Li dan rencana mereka.
"Kucing mempermainkan tikus sebelum memakannya!" jawab Excel Shimo yang mudah dipahami, sambil terbang tidak terlalu cepat maupun lambat.
"Ada orang datang mendekat!" peringatan Lotus Bao saat kesadarannya mendeteksi niat buruk seorang pria dibelakang Excel Shimo, dari arah Gunung Daiyu.
"Iya aku tahu! Kita lihat dulu apa niat dia!" jawab Excel Shimo yang berpura-pura tidak mengetahui jika dirinya sedang diikuti.
Wushhh...
"Berhenti!"
Pria itu mencegat Excel Shimo dengan niat pembunuh yang pekat. Excel Shimo melihat kearah kereta kuda kerajaan Chu dan menghilang dari pandangannya, dan melihat pria dewasa yang memakai pakaian serba hitam, tampaknya pria itu sengaja menutupi seragamnya.
"Apakah kamu yang telah menghancurkan pintu keluar dunia bawah tanah?" tanya pria itu sebelum Excel Shimo bertanya tujuannya.
"Layak untuk dihancurkan! Apa kamu juga bagian dari kelompok mereka?" jawab Excel Shimo dan langsung menebaknya.
"Bagus! Karena kamu yang telah menghancurkan dan merusak rencana pimpinan kita, maka kamu harus menjadi bagian dari boneka kita!" ujar pria itu dengan mengeluarkan sebuah Pagoda berlantai 3.
Pagoda itu seperti milik Excel Shimo, yaitu Pagoda Penjara. Tapi, milik Excel Shimo lebih baik tingkatnya dari Pagoda yang dikeluarkan oleh pria itu. Excel Shimo menyeringai saat tahu niat pria tersebut.
"Kamu ingin memenjarakan aku dengan Pagoda itu! Jangan melebih-lebihkan kemampuan Armament mu itu!" cemooh Excel Shimo yang tidak takut.
"Hahahaha! Memang ini untuk memenjarakan targetnya, tapi juga untuk menyerap elemen apapun terutama elemen api! Aku tahu kamu memiliki Api Surgawi, sebab jejak panas karakteristik api mu masih ada Gunung Daiyu, apalagi kamu juga telah membunuh Fei Zong di dekat Kerajaan Tu dengan Api Surgawi," tawa pria itu yang ternyata berniat menyerap elemen Api Surgawi yang Excel Shimo miliki.
__ADS_1
Excel Shimo segera membaca pikiran pria itu, dan terkejut siapa pria itu sebenarnya. Excel Shimo tidak menyangka jika pria itu adalah Wali Penjaga Benua Jiu Zhou, yang seharusnya menjadi pelindung dan kini malah mendukung Ras Mayat Hidup yang merupakan tangan kanan Istana Iblis Timur.
Pria itu juga musuh lama Excel Shimo di Benua Jiang Shan, dia adalah Huang Guang si Dewa Iblis Api Phoenix. kini kekuatannya berada pada tingkat Prajurit Surgawi. Excel Shimo menduga jika Huang Guang merebut tubuh si Wali Penjaga seperti yang dilakukannya di Benua Jiang Shan.