
Chapter 118 Boneka Wayang.
Mendengarkan mereka berdua, Excel Shimo seperti mendapatkan kekuatan baru. Dengan sekuat tenaga ia mengangkat kakinya.
Crarkk... Pyarrr... Brurkkk
"Akhhhh...,"
Excel Shimo berteriak kencang saat seluruh tulangnya hancur seperti kaca. Seketika tubuhnya ambruk. Setelah ambruk, Excel Shimo pingsan.
"Berhasil, hahaha,"
Lotus Bao dan Xi He justru kegirangan, bukan senang karena Tuannya pingsan, melainkan fisik Excel Shimo telah menerobos ke tingkat Suci tahap awal.
Namun, Excel Shimo tidak mengetahuinya, sebab ia kesakitan hingga pingsan. Segera seluruh tulang Excel Shimo bertransformasi.
Setelah hancur berkeping-keping, tulang itu kembali terbentuk dengan sangat cepat. Setelah terbentuk ulang, kini tulangnya semakin kuat dan kokoh.
Senjata apapun yang berada di bawah tingkat Dewa, tidak akan mampu memotong tulangnya. Seluruh tulang tubuh Excel Shimo bercahaya setelah sepenuhnya pulih.
Waktu berlalu tiga dupa, secara berlahan Excel Shimo membuka matanya. Setelah tersadar, ia merasakan tubuhnya sangat ringan, bahkan dengan mudah menggerakkan jari-jarinya.
"Selamat, Tuan telah menerobos fisik tingkat Suci," segera Lotus Bao mengucapkan selamat kepada Excel Shimo.
"Hebat, luar biasa. Meningkatkan fisik tidaklah mudah, membutuhkan banyak sumberdaya besar dan rasa yang sangat menyakitkan. Selamat Tuan." kata Xi He dengan menggerakkan tubuhnya merayap diseluruh tubuh Excel Shimo.
"Hahaha...,"
Berkah setelah mengalami ujian berat diusia 12 tahun, inilah yang dialami oleh Excel Shimo. Excel Shimo tertawa sangat keras, sebab perjuangan kerasnya terbayar. Puluhan ribu kilometer ia lewati dengan susah payah, setiap tetesan keringat tidak terbuang dengan sia-sia.
Setelah menenangkan diri, Excel Shimo segera berdiri. Tubuhnya seperti kapas yang tidak tertekan gravitasi di hutan ini.
__ADS_1
"Saatnya membuka formasi perlindungan." gumam Excel Shimo.
Swoshhh...
Excel Shimo melesat seperti anak panah saat berlari menuju goa. Setiap jejaknya selalu meninggalkan bayangan. Tidak butuh waktu lama, ia segera tiba di depan goa tempat peti kuno berada.
"Ini Formasi Array tingkat Dewa Leluhur, bagaimana aku membukanya," gerutu Excel Shimo saat melihat tingkat formasi perlindungan itu, sebab dirinya masih berada pada tingkat Saint tahap atas.
"Hehehe, energi formasi adalah makanan ku, Tuan. Serahkan padaku," Xi He kegirangan saat bisa membantu Tuannya.
Apa yang dikatakan Xi He adalah benar. Energi formasi buatan maupun formasi alami adalah energi untuknya. Xi He mampu menyerap energi formasi pada tingkat apapun. Sebab itu jaman dahulu orang menyebutnya Diagram penyerap Api atau energi.
"Hahaha, kalian berdua adalah keluarga yang hebat. Makanlah sepuasmu He'er," Excel Shimo tertawa saat dirinya selalu terbantu dengan kehebatan Lotus Bao dan Xi He.
"Letakan telapak tangan pada dinding formasi itu, Tuan," pinta Xi He.
Dengan segera Excel Shimo meletakkan telapak tangannya pada dinding berwarna biru transparan. Setelah dinding formasi itu tersentuh, dinding itu berfluktuasi, seperti menyentuh permukaan air.
Dengan segera Xi He menyerap energi pada formasi itu. Tangan kanan Excel Shimo bercahaya saat Xi He menyerap energi formasi. Secara berlahan, dinding formasi mulai memudar. Setelah menyerap selama waktu 1 dupa, akhirnya dinding itu menghilang.
"Woww, keren," gumam Excel Shimo saat melihat wujud Xi He yang menarik minat mata. Jika ada isterinya, mereka pasti akan memintanya.
"Segera masuk Tuan," pinta Xi He yang suaranya terdengar sangat senang dengan pujian dari Excel Shimo.
Excel Shimo melihat pintu goa yang tingginya mencapai tiga meter, dan lebar tidak kurang dari dua meter. Setelah sejenak mengamati pintu goa, Excel Shimo segera berjalan.
Saat berada dibibir goa, Excel Shimo melihat kedalam goa yang sedikit cahaya. Cahaya itu keluar dari batu Giok berwarna hijau. Dengan berlahan Excel Shimo memasuki goa itu.
Karena cahayanya redup, akhirnya Excel Shimo membuka Mata Langitnya. Seketika semua hal bisa dia lihat dengan sangat jelas.
"Banyak jebakan formasi pembunuh, dan ada juga formasi ilusi. Semuanya berada pada tingkat Dewa Leluhur, hahmmm," setelah bergumam Excel Shimo menghela nafas berat.
__ADS_1
"Tuan kan memiliki Api Surgawi, dan lihat Xi He, jarumnya menjadi dua, keemasan dan merah," kata Lotus Bao saat melihat Excel Shimo tampak tidak berdaya menghadapi formasi itu.
"Api Surgawi, jarum menjadi dua!," gumam Excel Shimo saat melihat jarum di Xi He, ia juga mengerutkan kening, karena tidak memahami ucapan Lotus Bao.
"Formasi itu bisa dihancurkan dengan Api Surgawi. Jika Xi He tidak kekenyangan, dia pasti menyerap semua energi formasi ini," jelas Lotus Bao.
"Sedangkan dua jarum ini memiliki arti yang berbeda. Jika keemasan itu artinya ada artefak alami atau unsur alam. Sedangkan warna merah itu artinya ada harta langka, entah itu tanaman obat, roh maupun artefak buatan, seperti halnya peti kuno itu, Tuan." sambung Xi He setelah Lotus Bao menjelaskan.
"Aku paham, Sobat ku. Terima kasih." kata Excel Shimo yang sekali lagi terbantu dengan kelebihan mereka masing-masing, " berarti didalam goa itu ada sesuatu yang alami selain peti mati!," lanjutnya penuh antisipasi.
Segera Excel Shimo mengeluarkan Api Surgawi ditelapak tangan kanan. Kemudian, ia melemparkan Api Surgawi pada formasi di depannya.
Boomm... Pyarrr...
"Hebat, tidak pernah aku bayangkan jika dengan Api Surgawi, semua formasi bisa dihancurkan," seru Excel Shimo saat berhasil menghancurkan formasi itu.
"Tidak semua formasi bisa dihancurkan dengan Api Surgawi, Tuan. Misalkan formasi alami seperti di Hutan Logam maupun ditempat lain," sahut Lotus Bao yang sekali lagi memberikan pengetahuan baru.
"Aku mengerti...." kata Excel Shimo sambil berjalan lagi.
Boomm... Pyarrr...
Suara ledakan selalu bergema didalam goa, dan semakin dalam tingkat formasinya juga semakin tinggi.
Setelah berjalan sejauh dua ribu meter, lagi-lagi Excel Shimo menemui hambatan, kali ini bukan sebuah formasi lagi, melainkan sebuah boneka wayang seperti miliknya di Balai Pelatihan.
"Hehehe, akhirnya menemui lawan yang seimbang," Excel Shimo terkekeh setelah melihat dengan Mata Langitnya kedalam tubuh boneka itu. Rangkaian boneka itu hampir sama seperti miliknya, yang membedakan adalah jenis bahan untuk membuat boneka.
Excel Shimo berjalan mendekati boneka wayang setinggi 3 meter, dengan pedang terselip di pinggang kiri. Setelah dekat dengan jarak serangan, Excel Shimo berhenti sejenak.
"Alangkah baiknya jika boneka ini menjadi pengawal ku. Fisiknya tingkat Emas dan bisa ditingkatkan lagi," gumam Excel Shimo yang memiliki rencana lain, padahal tadinya ingin menguji fisiknya.
__ADS_1
Berhubung boneka wayang hanya bisa bergerak jika musuh mengeluarkan basis kultivasinya, boneka itu tidak menyerang Excel Shimo. Excel Shimo berjalan kebelakang, dan melihat punggung boneka, dimana tempat energi spiritual si pembuat boneka.
Excel Shimo garuk-garuk kepala, sebab ia tidak tahu bagaimana menghilang energi Qi diatas tingkat kekuatannya. Seandainya, Xi He dan Lotus Bao memiliki wujud manusia, mereka pasti akan tersenyum melihat ketidakberdayaan Tuannya.