
Chapter 249. Yang Hua si Gadis Merak.
Di Benua Zhong Hua (Pusat Sejahtera), juga mendengar ucapan pernyataan diri dari Excel Shimo sebagai Dewa baru berjuluk Dewa Binatang. Khususnya, di Istana Kekaisaran Dewa Selatan, dimana ada seorang wanita tercengang mendengar suara familiar dan nama si Dewa Binatang.
Wanita itu segera membuka Mata Dewa untuk melihat kearah Benua Jiu Zhou dan terkejut saat tahu siapa si Dewa Binatang itu. Namun, keterkejutan segera sirna dan berganti menjadi senyuman kebahagiaan.
"Benar-benar si Bayi Ajaib! kekasih, segera datang dan temui aku. Maafkan aku yang tidak bisa selalu mendampingi disaat kamu tumbuh dewasa ..." gumam wanita itu sambil meneteskan air mata penyesalan.
Wushh...
Tiba-tiba muncul seekor Burung Rajawali berbulu Emas didepan wanita itu. Burung itu dikenal dengan Gold Roc, salah satu jenis burung yang memiliki kecepatan tinggi. Setiap kali mengepakkan sayap, Gold Roc mampu terbang sejauh ribuan mil. Walau tubuhnya berwarna kuning emas, tubuhnya itu mengandung racun yang mematikan.
"Paman," sapa wanita itu disaat tahu siapa burung Rajawali berbulu Emas.
"Nona muda, tampaknya tidak lama lagi kekasih Anda akan datang menemui ..." goda King Gold Roc sambil merubah tubuhnya menjadi seorang pria tua berjenggot panjang dan berwarna keemasan.
"Paman ..." ucap si wanita itu sambil menundukkan kepala tersipu malu-malu.
"Dia bakat super jenius! Kenapa Nona muda tidak membawa dia saja kesini saja? Jika kekasih Nona direkrut oleh pihak dari Tanah Dewa, Nona pasti akan kesulitan untuk menemuinya ..." kata Gold Roc kepada wanita itu yang sudah dianggap putrinya sendiri, walau memanggilnya dengan sebutan Nona muda.
Mendengar ucapan Pamannya, wanita itu tampak merenung dan melihat lagi kearah Excel Shimo yang masih menunggu Kitab Suci, dimana sambaran petir menggelegar disekitarnya dan ingin menyambar.
__ADS_1
Dengan menarik nafas dalam dan menghembuskan secara berlahan, wanita itu melihat wajah Pamannya yang sudah sangat tua. "Apa yang harus aku lakukan? Aku dilarang oleh ayah untuk keluar dari Istana ini!" tanya si wanita itu yang ingin mendapatkan solusi dari pamannya.
Wanita itu adalah Putri dari Kaisar Selatan dan pewaris tahta Kekaisaran dari Permaisuri pertama Sang Kaisar. Banyak pihak yang ingin membunuh si wanita itu, agar tidak menjadi penguasa tunggal di Kekaisaran Selatan, termasuk saudaranya sendiri. Si Pangeran yang seharusnya menjadi Kaisar telah gagal mendapatkan tahta Kekaisaran, karena terlalu sewenang-wenang terhadap siapapun.
Wanita itu dikenal dengan nama Yang Hua, julukannya si Gadis Merak dari Ras Suzaku. Yang Hua adalah calon Ratu pengganti pemimpin Kekaisaran Selatan, yaitu Kaisar Yang, Yang Dang dengan julukan Dewa Bintang Api.
Kaisar Yang Dang sendiri sebenarnya mempunyai beberapa Putra Mahkota dari para Permaisuri dan Selir nya, bahkan ada beberapa Putra dan Putri dari Dayang. Namun, semua putranya memiliki tabiat buruk dan tidak cocok sebagai pemimpin Kekaisaran Selatan, dan akhirnya pilihan jatuh pada Yang Hua yang akan menjadi Ratu Kekaisaran Selatan.
Selain itu, Yang Hua memiliki garis darah tingkat atas yang paling murni dan langka, yaitu garis darah Burung Merak. Burung Merak adalah spesies pertama sebelum berevolusi menjadi Burung Suzaku (Vermilion) dan Burung Phoenix.
Oleh sebab itu Yang Hua dinobatkan sebagai Ratu Kekaisaran Selatan oleh Kaisar Yang Dang. Akibat terpilihnya Yang Hua sebagai pengganti pemimpin Kekaisaran Selatan, dirinya sering kali mendapatkan ancaman pembunuhan dari banyak kalangan, yang tidak ingin Kekaisaran Selatan dipimpin oleh seorang wanita lemah lembut, termasuk banyak Pangeran yang berkolaborasi untuk membunuh Yang Hua.
Karena alasan itu, Yang Hua dilarang meninggalkan Istana Kekaisaran Selatan, dan selalu dijaga ketat oleh orang kepercayaan Kaisar Yang Dang. Yang Dang sebagai ayah jelas tidak ingin Putri dari Permaisuri pertamanya mengalami petaka dari pihak saudaranya maupun dari pihak luar, termasuk dari Istana Iblis Timur.
Disaat mengatakan 'melakukan hal itu' Cao Ren jelas malu dan mendesah pelan.
Yang Hua wajahnya sudah menjadi merah seperti tomat dan menundukkan kepalanya karena malu. Tapi dia tersenyum bahagia dan kembali melihat kekasihnya si Excel Shimo.
Yang Xiaoping adalah seorang putri dari Permaisuri kedua dan orang yang dipercayai oleh Cao Ren dan Yang Hua. Yang Xiaoping tidak seperti saudaranya yang lain, dia baik hati dan bersikap adil kepada siapapun.
Yang Xiaoping adalah seorang perwira wanita yang paling berbakat dan berpihak kepada Yang Hua sebagai Ratu Kekaisaran Selatan.
__ADS_1
"Baiklah, kita beri tugas kepada Yang Xiaoping untuk membawa kekasihku kesini, dan berikan ini kepada Excel Shimo agar dia tahu siapa aku...," kata Yang Hua yang telah memutuskan untuk mengirim adiknya dan memberikan sebuah pakaian anak-anak kepada Cao Ren, "ingat, kekasihku sangat cerdas dan seorang pemikir ... Jadi, harap Paman ingatkan Yang Xiaoping agar tidak memaksakan diri untuk membawa dia kesini, jika perlu lindungi dia dari balik bayang-bayang." lanjutnya yang tidak ingin kekasihnya salah paham dengan niat Yang Xiaoping.
"Baik Nona muda, saya akan pilih beberapa orang andalan untuk menjadi pendamping Perwira Yang Xiaoping." jawab Cao Ren sambil menyimpan pakaian anak-anak didalam cincin dimensi.
------+++++-----
Di Istana Iblis Timur, Raja Chi Yong juga mendengar ucapan pernyataan Excel Shimo seketika marah besar, sebab semua rencananya telah digagalkan oleh orang yang mendeklarasikan namanya sebagai Dewa Binatang.
"Sialan, dia orangnya yang telah merusak semua rencana ini!? Raja Chi Yong geram dengan menggebrak meja, "beri tugas setingkat Dewa Roh untuk membunuh bocah itu sebelum dia merusak semua rencana kita. Ingat, lakukan secara sembunyi-sembunyi! Dan juga beri perintah Ras Mayat Hidup untuk segera melancarkan serangan besar-besaran." lanjutnya dengan memberikan perintah kepada semua orang yang hadir dan melihat kearah Benua Jiu Zhou melalui Armament tingkat Peri dengan bentuk cermin pengelihatan.
"Lalu bagaimana dengan pihak Dewan Keamanan jika kita memberikan perintah mayat hidup untuk bergerak?" tanya wakil Ketua dari Balai Pekerjaan Khusus.
"Biarkan mereka juga mengikuti hiruk-pikuk kekacauan di Benua Jiu Zhou, mereka tidak akan tahu jika Ras Mayat Hidup adalah bagian dari rencana kita. Ingat, jadikan bocah itu sebagai kambing hitam akan kematian banyak kehidupan di Benua Jiu Zhou," jawab Raja Chi Yong yang terlalu malas menjelaskan secara detail bagaimana menjebak Excel Shimo agar menjadi kambing hitam.
"Baik Ketua, kami akan diskusikan bagaimana menjebak si Dewa Binatang sebagai penyebab kekacauan di Benua Jiu Zhou." jawab Wakilnya sambil mengajak rekan-rekannya untuk menuju suatu tempat.
"Bocah tengik itu harus dihentikan perjalanannya di Benua Jiu Zhou. Bunuh dia dengan cara apapun, dan jangan pedulikan dengan Gongsun Ling, sebab ketiga rekannya telah di sandera oleh Raja Iblis Api Phoenix," sambung Raja Chi Yong sebelum Wakilnya melewati pintu Balai Pekerjaan Khusus.
"Baik, Tetua." jawab Tetua keempat dan kembali berjalan bersama rekannya.
Wakil Balai Pekerjaan Khusus adalah pembunuh Bing Bing di Benua Jiang Shan, sebelum Excel Shimo mengorek informasi penting yang diketahui oleh Bing Bing.
__ADS_1
"Siapa yang memblokir pintu gerbang Altar Sembilan Surga?" gumam Raja Chi Yong yang tidak berhasil memasuki Altar Sembilan Surga, dia kebingungan dengan orang yang mampu membuat formasi kuat di pintu gerbang menuju Benua Jiang Shan melalui Altar tersebut.
Dengan menggelengkan kepalanya dan menghela nafas berat, karena tidak tahu siapa yang ikut campur dalam rencananya. Raja Chi Yong kembali melihat cermin dan melihat wajah Excel Shimo dengan tatapan penuh kebencian.