
Chapter 328. Dewa Dimensi, Wei Yan. Kaisar Surgawi level 5.
"Senior, apa Anda mengetahui situasi Alam Semesta saat ini?" tanya Excel Shimo yang berharap guru Ratu Diao Chin memahaminya kenapa dia kembali sebelum menyelesaikan janji.
"Iya aku tahu... Dan aku tahu kenapa kamu kembali!"
Excel Shimo menghela nafas lega.
"Sebelumnya dan sesudah saya minta maaf jika pertanyaan saya menyinggung Anda. Pertama, tidak sopan jika saya tidak mengenali nama Anda? Kedua, saya ingin tahu kenapa Senior menginginkan Pedang Semesta? Ketiga, apakah Senior tahu tempat disembunyikannya Ordo Kegelapan?" tanya Excel Shimo dengan sopan.
Orang itu tidak segera menjawab, tampak sedang berpikir, dan Excel Shimo juga menunggu dengan sabar. Setelah keheningan sesaat, dia berbicara.
"Hanya kamu dan kedua murid lama yang tahu namaku ... Tapi kamu harus menjadi murid terlebih dahulu sebelum mengetahui namaku!" permintaannya sebelum menyebutkan nama.
Excel Shimo terdiam untuk berpikir dan sejujurnya dia tidak mau menjadi murid siapapun yang tidak akan menguntungkan dirinya, seperti gurunya Qin Bo yang memberikan kekuatan.
"Dan aku juga akan memberikan kekuatan seperti yang dilakukan oleh pelukis mesum itu!" ujarnya yang seakan-akan tahu apa yang dipikirkan Excel Shimo, dan siapa yang dia sebut adalah Qin Bo si Dewa Seni.
Excel Shimo terkejut dan seketika senang di dalam hati, siapapun akan bahagia jika bisa meningkatkan kekuatan tanpa susah payah, tapi dia tetap diam tidak segera menjawab.
Karena Excel Shimo tidak segera menjawab, guru Ratu Diao Chin kembali memberikan tawaran yang lebih menarik, kuatir jika kehilangan pria muda berbakat yang melebihi kejeniusan kedua murid lamanya.
"Karena yang akan kamu hadapi lawan berat dan penuh rintangan. Aku akan memberitahukan lokasi Ordo Kegelapan yang disembunyikan, agar kamu segera menemukan Pedang Semesta tanpa perlu mencari peta yang tersisa!"
Jelas Excel Shimo kegirangan di dalam hatinya, ini juga akan banyak menghemat waktu. "Apa saya harus melakukan ritual seperti biasanya Guru?" tanya Excel Shimo yang tidak ingin istrinya mengetahui.
"Tidak perlu, cukup kamu mengatakan Sumpah Dao!" jawabnya, dan segera Excel Shimo mengucapkan sumpah.
"Aku Excel Shimo si Dewa Binatang, akan selalu mengikuti perintah Guru, menjalankan amanahnya, mengikuti jalan kebenaran, mengikuti suara hati untuk menolong yang lemah dengan bimbingan Guru, Guru Sejati adalah Jalan Hidup-ku. Sebaliknya, jika aku melanggarnya...,"
Guru Ratu Diao Chin mengangguk senang akhirnya memiliki murid super jenius melebihi kedua murid terdahulu. Kemudian, setelah Excel Shimo bersumpah Dao, dia segera berbicara.
"Dengarkan baik-baik, aku hanya akan sebutkan namaku sekali, dan jangan sebut namaku dengan sembarangan! Namaku Wei Yan dan julukan ku Dewa Dimensi. Murid-ku, ingat ... Jangan sebut namaku di depan orang lain, agar kamu tidak mendapatkan masalah!
Ya, Wei Yan adalah gurunya Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi, dia memiliki Tubuh Bawaan Dimensi, yang memiliki kemampuan melintasi kekosongan dengan bebas, bahkan Formasi Penghalang paling kuat bisa dia masuki. Sebab itu, dia mewanti-wanti Excel Shimo agar tidak menyebutkan namanya, karena banyak kekuatan di luar Alam Semesta ini yang memburunya.
Walaupun memiliki Tubuh Bawaan Dimensi, Wei Yan masih tidak bisa memasuki Makam Kuno, karena dia tidak memiliki Tubuh Lima Element, syarat mutlak untuk memasukinya.
"Saya akan selalu ingat pesan Guru!" jawab Excel Shimo dan mengerti bahayanya jika orang tahu nama Dewa Dimensi, "lalu, pertanyaan ketiga...!" lanjutnya setelah dua pertanyaan telah dijawab Wei Yan.
Wei Yan menghela nafas berat, seakan-akan enggan berbicara. "Aku menunggu seseorang sepertimu sudah sangat lama. Ya, aku membutuhkan kamu untuk membebaskan tubuh ku yang terperangkap di dalam Pedang Semesta ... Di saat ini, aku hanya tubuh kesadaran saja, dan itu terjadi jauh sebelum kedua gadis kecil itu lahir ... !" jawab Wei Yan dengan nada sedih, dia juga menemui kedua murid lamanya dengan tubuh kesadaran.
Excel Shimo terdiam, dia juga ikut merasakan kesepian dengan tubuh yang terpenjara selama ratusan juta tahun. Namun, ada sesuatu yang menganggu pikiran Excel Shimo, jawaban gurunya terdengar ganjil, akan tetapi dia tidak berani mengungkapkan pikirannya. Excel Shimo menghela nafas tak berdaya, karena misteri ini semakin rumit.
__ADS_1
"Gurumu ini hanya memberitahukan lokasi persembunyian Ordo Kegelapan, dan untuk Makam Kuno ... Kamu akan tahu saat menemukan persembunyian Ordo Kegelapan ...!" ungkap Wei Yan dengan sengaja tidak segera memberitahukan lokasi.
Excel Shimo jelas penasaran, dengan tidak sabar dia segera bertanya. "Dimana tempatnya Guru?"
"Tidak jauh, lokasinya berada di Laut Timur, Palung Lembah Abbys, Benua Sihai."
'Fu'ck!!" umpat Excel Shimo di dalam hatinya setelah Wei Yan memberitahukan lokasinya.
Dia sangat jengkel saat tahu, jika tahu berada di Benua Sihai, jelas dia tidak kembali dulu. Tapi Excel Shimo tidak berani memaki Wei Yan dan Ratu Diao Chin, dia segera menenangkan hatinya agar bisa berpikiran jernih.
"Guru, apa saya juga harus menemukan peta terakhir untuk memasuki Ordo Kegelapan?"
"Iya, ketujuh fragmen peta adalah kuncinya, dan lokasinya berada di Benua Zhong Hua."
Sudut bibir Excel Shimo berkedut saat dirinya seperti dipermainkan oleh gurunya dan semakin jengkel, karena gurunya tadi berkata 'tanpa perlu mencari peta yang tersisa' terus sekarang berubah 'peta adalah kuncinya', siapa coba yang tidak akan jengkel dan ingin memukuli wajah Wei Yan. Tahu begitu dia tidak akan bertanya, jika itu membuat dirinya menjadi kesal.
Excel Shimo kembali menenangkan hatinya.
"Susah untuk menemukan fragmen peta di Benua Zhong Hua yang sudah menjadi satu dengan Benua Shen Zhou!" keluhannya kepada Wei Yan.
Suara tawa Wei Yan menggema dibenak Excel Shimo, seolah-olah meremehkan semua kekuatan di Benua Shen Zhou. "Jangan kuatir, tadi kan aku sudah berjanji akan memberikan kekuatan, tapi setelah itu aku tidak bisa melindungimu, sebab setelah aku memberikan kekuatan, tubuh kesadaranku juga akan lenyap! Kita akan bertemu lagi ketika kamu berhasil membebaskan Gurumu dari perangkap Pedang Semesta. Aku perkirakan dengan kekuatan tubuh kesadaran, kamu mampu menerobos setingkat Celestial Supreme," kata Wei Yan.
Spontan Excel Shimo kegirangan di dalam hatinya, namun kebahagiaan nya langsung menghilang, karena dia teringat jika memiliki dua dantian yang sangat rakus dan super rakus, dia menghela nafas tak berdaya.
Wei Yan keheranan melihat Excel Shimo yang terdiam dan tampak tidak bahagia mendapatkan kekuatan secara instan darinya. "Apa yang kamu pikirkan?" tanya Wei Yan, dia ingin tahu pikiran muridnya, walaupun dia bisa membaca pikiran Excel Shimo.
Excel Shimo tersadar dan buru-buru bertanya. "Waktu munculnya Binatang Lima Element, kenapa Guru tidak membantu kakak senior?"
"Tidak selamanya seorang anak harus dituntun saat berjalan ... Dia harus merasakan rasa sakit ketika jatuh, dengan demikian dia akan belajar agar tidak terjatuh lagi!" jelas Wei Yan yang mudah dipahami oleh Excel Shimo.
Memang orang tua atau guru tidak selamanya selalu ada disisi anaknya atau murid, agar mereka bisa belajar mengenal kerasnya kehidupan. Jika orang tua atau guru selalu memegang tangan anaknya atau murid, itu buruk bagi masa depan mereka disaat kedua orang tua atau guru tidak ada lagi. Disaat mereka tidak ada, anak atau murid yang menjadi ketergantungan akan bantuan, akan mudah tumbang melawan kerasnya kehidupan di Alam Semesta, disaat tidak ada lagi yang bisa mereka pegang.
"Saya paham Guru. Lalu, apa yang harus saya persiapkan ...?"kata Excel Shimo dan bertanya.
"Perintahkan istrimu jangan mendekat!"
"Segera Guru!" Segera Excel Shimo membuka mata dan tersenyum melihat semua wanita sedang melindungi dirinya, padahal itu tidak perlu dilakukan mereka.
"Terima kasih sudah melindungi diriku," kata Excel Shimo sedikit mengagetkan semua wanita, semua wanita membalikkan badan dan sebelum bertanya, Excel Shimo kembali berbicara, "aku akan segera menerobos, jadi kalian harap menjauh!" perintahnya.
"Apa!!"
Seruan semua wanita yang terkejut, tapi sebelum mereka bertanya, Excel Shimo kembali menutup matanya, dan buru-buru semua wanita menjauhinya.
__ADS_1
"Bagaimana caranya dia bisa menerobos dengan mudah?"
"Iya, padahal di dunia latihan ini hanya memiliki Energi Dewa, dan itu membutuhkan waktu yang lama untuk menerobos dengan kekuatan dia sekarang!"
Semua wanita saling berkomentar dengan kebingungan. Tiba-tiba, sebuah sinar dari langit terlihat jelas meluncur dengan sangat cepat, dan menyelimuti tubuh Excel Shimo.
Boom💢...
Seketika Excel menerobos satu level, energinya membentuk lingkaran, dan mendorong apapun disekitarnya, termasuk semua wanita yang kurang menjauhinya.
"Jenderal Surgawi level 4!" seruan semua yang kagum dengan pencapaian suaminya.
Boom💢...
"Astaga!! Dia menerobos lagi!"
Semua orang syok ketika Excel Shimo menerobos lagi tidak kurang dari waktu satu dupa, aura kekuatannya juga makin kuat. Semua wanita kembali terdorong dan mereka semakin menjauh dari suaminya.
Semua tim yang sedang menunggu pimpinan terkejut dengan aura terobosan yang sangat kuat, dan buru-buru mereka menuju sumber lokasi Excel Shimo sedang menerobos.
Namun, semua tim merasa lega melihat pengawas mereka sedang melayang melihat pada satu tempat dimana seseorang sedang duduk bersila. Mereka yang mengenalinya langsung bersorak-sorai, ternyata pria itu adalah Wali Benua alias Dewa Binatang.
Kembali Excel Shimo menerobos dan menstabilkan pondasi tidak sampai menghabiskan waktu satu dupa.
Setiap kali terobosan, energi melingkar juga semakin melebar dan membuat semua orang semakin menjauh.
Dewa Dimensi terkejut saat tubuh muridnya sangat abnormal, seharusnya dengan kekuatannya, muridnya mampu naik hingga tingkat Celestial Supreme, tapi kenyataan tidak sesuai perkiraannya.
'Benar-benar tubuh yang unik! Apa semua keturunan kakek Excel abnormal!' Dewa Dimensi membatin, dia ingin memeriksa dantian muridnya tapi terblokir energi aneh, sebab itu Wei Yan hanya bisa mengira-ngira.
Dewa Dimensi terus memberikan energinya hingga sinar yang menyelimuti Excel Shimo memudar. Sinar yang menyelimuti tubuh menghilang saat kekuatan Excel Shimo berada pada tingkat Kaisar Surgawi level 5.
"Murid-ku, kita akan bertemu lagi setelah kamu membebaskan ku. Jaga dirimu baik-baik!"
"Terima kasih banyak Guru. Lalu bagaimana menyatukan ketiga Benua?" jawab Excel Shimo, sebelum gurunya benar-benar menghilang.
"Itu mudah, nanti setelah aku terbebas, kita akan berkerjasama untuk menyatukan-nya!" jawab Dewa Dimensi dan kali ini Excel Shimo tidak merasakan kehadirannya lagi.
"Baik Guru, saya akan segera membebaskan Anda," kata Excel Shimo kepada gurunya dengan komunikasi telepati.
Excel Shimo sangat senang perkiraannya tepat jika dia bisa menjadi Kaisar Surgawi, dia juga kagum dengan kekuatan gurunya. Excel Shimo memperkirakan jika kekuatan asli Dewa Dimensi setingkat True Alfa level 50.
Kemudian, Excel Shimo membuka matanya dan melihat semua wanita menerjang dirinya, dia segera berdiri dan menyambut semua istrinya. Akhirnya latihan disudahi untuk merayakan kedatangan Dewa Binatang, mereka segera keluar dengan memecahkan gelang yang melingkar di pergelangan tangan, dan muncul di Altar Sembilan Surga.
__ADS_1
"Kaisar Surgawi level 5, dia pantas untuk kakakku!" gumam seorang wanita dengan mendekap pedang di dadanya, sambil melihat punggung Excel Shimo.