God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 161. Istana Peri Miniatur.


__ADS_3

Chapter 161. Istana Peri Miniatur.


Excel Shimo muncul di Dunia Jiwanya bersama semua orang yang dia bawa. Seperti setiap orang yang baru datang di Dunia Jiwa, Raja Fung terpesona dengan keindahannya dan segala macam yang ada di Dunia Jiwa.


Excel Shimo segera menjelaskan dimana tempat mereka sekarang berada dengan sabar, sebab Excel Shimo sudah mempunyai rencana besar untuk kedepannya, yaitu menjadikan Raja Fung Ras Burung Gajah, Ras Thunderbird sebagai pasukan udara, karena Ras mereka tergolong unik.


Jika ada Ras Burung yang lain, mungkin Excel Shimo akan menjadikan juga sebagai pasukan udara. Excel Shimo juga berencana membuat pasukan darat dan pasukan air, tapi saat ini masih mencari Ras yang unik dan sesuai spesialisasinya.


"Suami, aku akan berkulivasi selama satu bulan disini, jadi aku tidak bisa menemanimu," kata Fang Yin yang ingin meningkatkan kekuatannya dengan segera, setelah Excel Shimo selesai berbicara kepada Raja Fung.


"Aku juga. Aku tidak ingin selalu melihatmu menyelesaikan masalah sendirian!" ujar Chang'e yang juga ingin meningkatkan kekuatannya.


Walaupun kekuatan ke-empat Dewi-dewi yang asli masih tersegel, mereka masih bisa berkultivasi secara normal, hingga mencapai kekuatannya yang sebenarnya.


Demikian juga dengan semua wanitanya, mereka tidak ingin menjadi kanvas di tempat tidur, mereka ingin berbuat lebih untuk menjadi pendukung suaminya.


Excel Shimo segera membaca semua pikiran mereka termasuk Shu Peijing, dan tersenyum setelahnya, sebab pikiran dan hati mereka tidak ada keburukan.


"Setelah aku memberikan Segel Keluarga kepada Paman Fung, aku akan menyusul kalian semua...," jawab Excel Shimo yang mudah dimengerti semua wanitanya, "oh iya, ada satu pelayan dan dia anggota keluarga kita, bersikaplah lembut dan anggap seperti saudari kalian. Namanya--."


"Maaf menganggu, nama saya An Na, pelayan Tuan Muda, tolong bimbing saya," sapa An Na kepada semua orang, sebelum Excel Shimo memperkenalkannya.


Kedatangan An Na tidak diketahui semua orang, sebab An Na juga memakai armor penyembunyian auranya. Segera semua orang melihat An Na yang bertubuh mungil, dan polos, dengan warna kulit kuning. Walau wajah An Na tidak secantik semua wanitanya, An Na memiliki pesona tersendiri.


"Haii, kamu imut. Aku Ming Li Ling," sapa Ming Li Ling dengan memeluk An Na.


Semua wanita akhirnya satu per satu saling berkenalan dan menyambut keluarga baru mereka.


"Bukannya kamu adalah Pelayan Istana Kerajaan Long?" tanya Ratu Han yang masih ingat wajah An Na, sebab dialah yang mengantarkan mereka ke kamar tidur.


"Benar, Yang Mulia Ratu," jawab An Na dengan membungkuk, kebiasaan dia sebagai pelayan di Istana.


"Bagaimana ceritanya kamu bisa berada disini dan menjadi pelayan Wali Benua?" tanya Ratu Han penuh selidik.


"Maaf, Yang Mulia Ratu. Sebenarnya...," jawab An Na dengan menceritakan semua kejadian dia dijadikan umpan untuk menjebak Wali Benua.

__ADS_1


An Na tidak menceritakan tentang kedua Putra Mahkota yang dibuat gila oleh Wali Benua dan hubungan antara wanita Kerajaan Long, sebab ia tidak tahu.


Semua wanita dan Raja Fung menjadi geram dan marah akan tindakan Long Zan dan Long Rou, setelah An Na bercerita. Kini mereka tidak lagi bersimpati kepada mereka berdua.


"Kurang ajar, mereka ingin mencemarkan nama baik suami kita?!" pekik Loi Annchi yang ingin menghajar kedua Putra Mahkota.


Semua wanita juga sama, mereka ingin memukuli kedua Putra Mahkota yang berniat buruk kepada suaminya, kecuali ke-empat Dewi-dewi, Ratu Han dan Raja Fung, mereka masih bisa menahan diri.


"Apa gangguan jiwa mereka berdua itu ...," tanya Ratu Han yang ingin memastikan tebakannya setelah mendengar An Na bercerita.


"Benar, aku ingin memberikan pelajaran kepada kedua Putra Mahkota, karena itu aku bersedia membantu menyembuhkan mereka. Sebenarnya pertukaran itu aku tidak dirugikan, bahkan sangat diuntungkan...," jawab Excel Shimo sambil menunjukkan 3 harta langka yang ia dapatkan di ruang Harta Kerajaan.


Sengaja Excel Shimo menunjukkan apa yang dia dapatkan, sebab ia tidak ingin semakin banyak pertanyaan penyebab gangguan jiwa yang mereka alami.


"Apa ini harta langka, kenapa tidak nampak seperti yang aku tahu?" tanya Bao Yu dengan rasa penasaran dan juga kebingungan.


"Hanya kulit pohon tua ini yang tampak dipenuhi misteri, sedang ini...! kan tungku tua yang rusak dan berkarat!!" Ujar Ratu Han yang melihat ketiga barang tersebut.


Semua orang dibuat kebingungan oleh ucapan Excel Shimo, dan Excel Shimo hanya tersenyum sebelum menjelaskan kepada semua orang.


Excel Shimo segera meneteskan darah pada Istana Peri Miniatur, dan meninggalkan jejak spiritual pada Istana tersebut agar terkoneksi dengan dirinya.


Istana Peri Miniatur bergetar hebat saat kedua syarat telah dipenuhi pemilik baru.


Swoshh... Dhummm...


Excel Shimo melemparkan keatas, dan Istana Peri Miniatur dengan cepat berubah menjadi Istana Peri yang besar. Saat menyentuh tanah, suara dentuman kecil terdengar dan membuat debu berterbangan.


Istana Peri itu berwarna biru muda, memiliki tiga lantai dan empat menara.


Di lantai ketiga merupakan tempat pusat mengendalikan Istana Peri agar bisa digerakkan sesuai keinginan. Lantai dua merupakan tempat tinggal dan ruang bersantai. Lantai pertama ruang tamu, dapur dan ada juga kolamnya yang berada dibelakang.


Bentuknya kotak dengan panjang dan lebar yang sama, 100 meter persegi. Bahan dinding itu terbuat dari bahan terbaik, termasuk, material paladium, uranium, Batu Kuno dan lain sebagainya.


Semua orang melongo melihat begitu megah dan hebat apa yang didapatkan oleh suami mereka. Excel Shimo segera berjalan dan berhenti di gerbang Istana Peri, tanpa menunggu mereka bereaksi. Buru-buru mereka mengikuti dan tidak ada yang tertinggal.

__ADS_1


"Buka!" perintah Excel Shimo kepada Istana Peri.


Dua gerbang segera terbuka setelah mendapat perintah dari memiliki baru. Excel Shimo masuk bersama dengan semua orang yang penuh penasaran.


"Ini adalah Istana Peri Miniatur. Artefak Perlindungan tingkat Celestial Supreme. Dulu adalah milik Dewa Ilusi, yang juga sebagai ahli Smelting," Excel Shimo memperkenalkan kepada mereka, "kemampuan Istana Peri ini sangat luar biasa, mampu menahan serangan setingkat Celestial Supreme, asal yang menyerang tidak lebih dari satu orang dengan tingkat yang sama." lanjutnya dengan menjelaskan kelebihan Istana ini.


"Astagaaa...!!!"


Jelas mereka pasti syok mengetahui peringkat artefak Istana Peri Miniatur. Berbagai ekspresi jelas terlihat, bagaimana suaminya mendapatkan keberuntungan yang luar biasa.


"Muntah darah mereka, hahaha," ujar Raja Fung yang telah pulih dari keterkejutannya.


"Tidak hanya muntah darah, tapi mati ditempat jika mengetahui nilai penukarannya," sahut Ratu Han sambil membelai dinding Istana Peri.


"Hahaha, suami matamu memang jeli dan hebat," tawa Bao Xue dengan melompat dan memeluk suaminya.


Excel Shimo mendapatkan ciuman bahagia dari semua wanitanya, dan An Na juga tidak ketinggalan, kecuali Ratu dan dan ke-empat Dewi-dewi yang masih menjaga harga diri. Apalagi ke-empat Dewi-dewi sebagai Wali Benua tingkat Prajurit Surgawi, sifat bangga diri dan sombong masih melekat pada dirinya.


Sedangkan Ratu Han menjaga hubungan gelapnya agar tidak diketahui oleh semua orang, dengan menjaga martabak sebagai Ratu dan ibu mertua yang baik.


"Ayo kita masuk, aku akan tunjukkan kelebihan yang lain tentang Istana ini." ajak Excel Shimo sambil berjalan menuju pintu Istana, dan gerbang Istana Peri tertutup sendiri setelah semua orang masuk.


Dihalaman depan dipenuhi bunga-bunga berbagai warna dan jenis yang berbeda, ada juga kolam ikan hias yang masih hidup dengan baik, walaupun sudah hidup jutaan tahun. Aroma bunga yang harum menyegarkan hidung dan seperti relaksasi, dengan suara air kolam ikan yang mengalir gemericik.


Semua wanita berlari memasuki Istana dan mengagumi infrastruktur yang kuno dan unik, membuat siapa saja yang tinggal betah.


Excel Shimo membiarkan mereka berkeliling, dan dia sendiri menuju lantai tiga tempat pusat kendali bersama lima wanita dan Raja Fung.


"Legenda Dewa Ilusi tercatat di sejarah Istana Sembilan Surgawi. Dia merupakan sosok yang baik dan juga suka tantangan...," Fang Yin menceritakan legenda Dewa Ilusi.


(Author : Hello sobatku semua. Pasti banyak mengeluh tentang setiap bab yang selalu banyak drama yang membosankan dan sedikit pertarungan. Disini saja terangkan(singkat kata saja). Memang saya sengaja lakukan, sebab saya ingin merinci secara detail novel God Of Beast 1, dikarenakan MC masih berada di Benua pertama, Benua dimana ia mendapatkan banyak pelajaran, dan juga titik awal dimana MC mendapatkan banyak tujuan hidup. Di Benua berikutnya sobat pasti akan mengerti tujuan MC berlama-lama di Benua Jiang Shan.)


(Ya, memang berbeda dengan novel pertama saya [Legenda Pasukan Wanita], dimana banyak jalan cerita tidak saya tulis secara detail, sebab disinilah saya menjabarkan isi cerita tersebut. Semoga GOB 1 dan kelanjutan bisa mencapai ratusan bahkan ribuan bab. Harapan saya. Memang karya saya tidak sebagus karya fantasi para penulis yang lain, tapi saya berusaha memberikan yang terbaik bagi para pembaca.


Tetap dukung saya agar bisa terus berkarya, dengan Like, Vote dan Komentar. Dukungan Anda motivasi saya. Sehat selalu dan bahagia. Salam🙏)

__ADS_1


__ADS_2