God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 279. Menghancurkan Pintu Keluar Kedua.


__ADS_3

Chapter 279. Menghancurkan Pintu Keluar Kedua.


Pembicaraan serius berlangsung selama 3 waktu dupa, dan selesai saat hari menjelang malam. Kemudian, Raja Chu mengajak Excel Shimo beserta istrinya untuk makan malam.


Namun, Excel Shimo menolaknya dengan sopan, karena dia harus mempersiapkan rencananya lebih cepat dan matang. Dengan berat hati Raja Chu dan Permaisuri Lien beserta semua orang mengiyakan keinginan Excel Shimo untuk bergerak terlebih dahulu.


"Yao'er, Xin'er, kalian harus berhati-hati dengan situasi yang bisa berubah! Ingat, gunakan cincin itu disaat kalian terdesak, dan kalian akan langsung dikirim ke dalam Dunia Jiwaku!" ujar Excel Shimo dengan telepatinya kepada Zhang Rouxin dan Chu Yao.


Cincin yang dimaksudkan oleh Excel Shimo adalah Wing Ring, cincin yang mampu menjadi Butterfly Gold Robe. Demikian juga dengan armor untuk pasukan binatang, yang kelebihannya mampu menyelamatkan jiwa mereka saat akan terbunuh.


Semua itu adalah ide Lotus Bao dan yang memodifikasi juga dia, Lotus Bao tidak ingin Excel Shimo mengalami situasi yang membuat psikologisnya hancur dengan kehilangan istrinya.


"Mengerti, tapi kamu yang harus berhati-hati! Ingat, kekuatan yang akan datang lebih tinggi dari saudari Gongsun Ling!" balas Zhang Rouxin yang memeluk Excel Shimo.


"Kamu juga harus hati-hati!" Pesan Chu Yao yang mengingatkan dan memeluk suaminya.


"Tentu, kalian jangan kuatir," kata Excel Shimo sambil menatap wajah kedua istrinya.


Setelah ucapan perpisahan dengan kedua istri dan semua orang, Excel Shimo langsung meninggalkan Istana Kerajaan Chu. Excel Shimo, Gongsun Ling dan An Na menghilang dari hadapan semua orang.


"Mm! Tingkat Dewa Langit ... Super jenius! Beruntung kita mendapatkan menantu hebat seperti dia, aku yakin dia akan seperti Ratu Diao Chin kedua, mungkin lebih hebat!" bangga Raja Chu memiliki menantu, dan melihat Chu Yao, Zhang Rouxin dengan memberikan acungin dua jempol.


Di perbatasan wilayah Kerajaan Chu dan wilayah Gunung Es Abadi, tepatnya di hutan belantara, tercipta sebuah kawah yang sangat besar. Di atas terlihat tiga pria melayang di langit melihat pintu keluarnya mayat hidup, mereka melihat lubang ditengah kawah.


Mereka adalah Excel Shimo yang menyamar menjadi Huang Guang, An Na menyamar menjadi Jenderal Besar Kerajaan Long, Long Zan. Sedangkan Gongsun Ling menyamar menjadi seorang pria tua yang tidak lain adalah ayahnya sendiri yang sudah meninggal.


Excel Shimo melihat Gunung Es Abadi yang menjulang tinggi, ketinggiannya dari permukaan tanah mencapai sepuluh ribu meter. Puncaknya tertutupi awan tebal, dan salju keluar dari awan.


Sebenarnya Excel Shimo ingin menuju Gunung Es Abadi untuk mencari keberadaan peta kuno, namun niatnya dia tunda dulu sebelum Ras Mayat Hidup dilenyapkan.

__ADS_1


"Seperti sebelumnya, pintu keluar mereka dijaga oleh murid-murid Istana Iblis Timur," kata Excel Shimo.


"Seperti mereka akan menyerang Kerajaan Chu lagi!" ujar An Na yang melihat banyak mayat hidup keluar dari lubang.


Excel Shimo mengaktifkan Mata Langitnya dan melihat kedalam dunia bawah tanah. Excel Shimo menyeringai sinis, sebab ada salah satu tetua yang sedang bermeditasi. Tetua itu memiliki kekuatan Dewa Bumi level 4, sama seperti Chi Mo yang sudah dibunuh Excel Shimo. Di pintu keluar mayat hidup, ada sekitar 70 murid yang berjaga.


"Aku akan melumpuhkan 70 murid itu, lalu ...!" ujar Excel Shimo dengan mengeluarkan Istana Peri.


"Kenapa harus dilumpuhkan!" tanya An Na yang tidak tahu tujuan suaminya.


"Sayang sekali jika mereka mati sia-sia!" jawab Excel Shimo yang sengaja tidak menjelaskan tujuannya.


"Menyerap kekuatan, kan!" ungkap Gongsun Ling yang lebih mengerti tujuan Excel Shimo.


"Benar, ayo masuk."


Excel Shimo segera memasuki Istana Peri diikuti Gongsun Ling dan An Na. Kemudian, Excel Shimo mengaktifkan mode kamuflase. Istana Peri terbang mendekati murid Istana Iblis Timur yang berpasangan untuk melindungi lubang keluarnya mayat hidup.


"Pimpinan pusat memberikan perintah bergerak secara besar-besaran saat wajar tiba," kata salah satu murid A kepada rekannya.


Excel Shimo yang ingin membunuh mereka segera berhenti, dan ingin mengetahui rencana Istana Iblis Timur, demikian juga dengan Gongsun Ling dan An Na.


"Akhirnya tugas kita akan segera selesai dan kembali, aku sudah bosan berada disini yang tidak boleh keluar. Aku merindukan si Mei Mei itu,"


"Hahahaha! Sama kita, wanita itu idola banyak pria ... Bagaimana kalau kita main berdua, walau harganya mahal ... Aku pernah di hina dia, yang tidak bisa bertahan lama yang hanya dengan tariannya," tawa murid A yang senang memiliki selera yang sama.


Mei Mei adalah wanita penghibur terkenal di Benua Zhong Hua, selain cantik, Mei Mei juga pandai menari dan tariannya sangat melemahkan jiwa banyak pria hingga bertekuk lutut. Sudah banyak pria yang menjadi pengikutnya, seakan-akan sudah kehilangan jiwa, ibarat seperti boneka.


"Delusi! Melihatnya menari sudah cukup buat kita senang dan terhibur, suaranya merdu dan tariannya ... Wow! Pokoknya nilainya wanita itu 99℅ sempurna! Bagaimana dia mau dengan mu yang jelek dan miskin, dengan kekayaan kita berdua, kita tidak akan mampu menyewanya!" jawab murid B dengan sinis, "dan lagi, mana aku percaya jika kamu pernah berduaan dengannya ... Jangan membual!" lanjutnya yang tidak percaya pada rekannya.

__ADS_1


"Ya, ya, kuakui aku membual! Melihatnya di kejauhan saja sudah beruntung, apalagi bisa duduk di bangku terdepan," murid A akhirnya berkata jujur dan kembali serius, "pimpinan pusat juga mengirim salah satu anggota setingkat Dewa Roh untuk memburu si Shimo itu yang baru mendeklarasikan diri sebagai Dewa Binatang, dengan kehadiran beliau, misi kita akan lebih mudah."


Sontak Gongsun Ling dan An Na kaget dan memegang erat tangan suaminya. Mereka tidak menyangka musuh suaminya bertambah lagi. Jika hanya Dewa Roh, Gongsun Ling tidak kuatir, yang membuat dirinya kuatir kedatangan mereka yang bisa dikatakan bersamaan.


"Jangan kuatir! Sebelum tingkat Dewa Roh datang, malam ini kita harus segera memusnahkan Ras Mayat hidup. Disaat kekuatan tingkat Jenderal Surgawi tiba, kalian dan bersama yang lainnya tinggal di Dunia Jiwa ... Dengan penyamaran ku ini ... Aku akan aman-aman saja," kata Excel Shimo yang meyakinkan mereka agar tidak mengkuatirkan dirinya, "tapi, kamu harus ikut campur! Dengan kekuatanmu, kita berdua tidak memerlukan pasukan binatang dan yang lainnya.


"Kita bersama tinggal di Dunia Jiwa sampai semuanya kembali ke asalnya! Untuk menghancurkan Ras Mayat Hidup itu sepele!" ujar Gongsun Ling yang tidak mengijinkan suaminya untuk berkeliaran sendiri selama masih ada kekuatan setingkat Jenderal Surgawi.


"Benar yang dikatakan Kakak Ling, lebih baik kita Bersama-sama sampai semuanya kembali lagi," dukung An Na dengan menggenggam erat tangan kiri Excel Shimo.


Excel Shimo menghela nafas, betapa susahnya menyakinkan mereka. Akhirnya Excel Shimo berkonsultasi dengan Lotus Bao dan Xi He yang juga wanita, siapa tahu mereka berdua memiliki solusi.


"Apa yang harus aku lakukan agar mereka tidak terus menunda mencari peta kuno?" tanya Excel Shimo dengan telapati kepada Lotus Bao dan Xi He.


"Berkultivasi ganda ... Buat semua istrimu kelelahan, dan saat mereka lelah, Tuan bisa keluar dari Dunia Jiwa," jawab Lotus Bao.


"Hahahaha! Benar ... Aku akan buat mereka kelelahan dan kabur!" tawa Excel Shimo yang gembira dengan solusi Lotus Bao.


"Mesum!" sahut Lotus Bao dan Xi He.


Kemudian, Excel Shimo melumpuhkan semua murid Istana Iblis Timur yang berjumlah 70 murid dan dan memasukkan mereka kedalam Pagoda Penjara, selanjutnya dia membunuh semua mayat hidup yang akan bersiap-siap melancarkan serangan skala besar.


Lalu, Gongsun Ling mengambil ahli Istana Peri untuk mengeluarkan Api Surgawi, sebab setiap dinding menuju ke dunia bawah tanah juga banyak goa-goa tempat mayat hidup.


Boom💥... Boom💥...


Seketika Api Surgawi milik Gongsun Ling yang menggunakan media Istana Peri menghancurkan goa-goa itu, dan membakar mayat hidup hingga menjadi abu. Istana Peri meluncurkan kebawah dengan cepat, sambil terus membakar dan meledakkan goa.


Sedangkan Excel Shimo mengaktifkan Teknik budidaya Pelahap Energi, segera seluruh pori-pori tubuh melahap energi Yang dan suhu panas Api Neraka. Energi yang berkumpul membuat pusaran angin disekitar Excel Shimo. Sontak Gongsun Ling dan An Na terkejut, melihat suaminya dikelilingi energi yang biasanya di serap oleh mayat hidup.

__ADS_1


"Monster!" ujar Gongsun Ling dan An Na bersamaan.


__ADS_2