
Chapter 56 Rencana Membunuh.
Setelah keenam wanita itu duduk bersila, Bu Wanmei segera membuat gerakan dengan kedua tangan di depan.
Bu Wanmei membuat banyak rune di udara, rune-rune itu saling berkaitan.
Lalu secara perlahan terbentuk 6 lingkaran, secara berlahan keenam lingkaran itu bergerak kearah keenam wanita itu. Kemudian, lingkaran itu berhenti diatas kepala mereka, secara berlahan lingkaran itu turun dan menyelimuti keenam wanita itu.
Keenam wanita itu selalu melihat Bu Wanmei dari awal membuat rune.
"Pejamkan mata kalian, dan jangan menolak energi yang memasuki tubuh kalian. Energi ini tidak akan membahayakan kalian!" titah Bu Wanmei kepada keenam kekasihnya.
Sesuai instruksi kekasihnya, mereka berenam menutup mata, dan merasakan energi lembut tapi memiliki kekuatan besar. Mereka juga merasakan energi itu seakan-akan memenuhi dantian mereka.
"Klik..."
Bhuzhh...
Bu Wanmei segera membuat Formasi Array perlindungan, agar disaat mereka menerobos tidak sampai membuat perhatian banyak orang.
Boom... Boom... Boom... Boom... Boom
Keenam wanita itu segera menerobos, ledakan energi terobosan menggema di kamar Xiao Qiao. Energi lembut segera dirasakan oleh Bu Wanmei.
Mereka berenam terus menerus secara beruntun sebanyak 3 kali. Lalu di bagian bawah perut mereka tercetak sebuah tato berbentuk Yin dan Yang. Tato itu adalah Segel kesetiaan.
Setelah memberikan mereka segel, Bu Wanmei keluar dari rumah Xiao Qiao. Bu Wanmei terlalu malas menunggu keenam kekasihnya menyetabilkan fondasi setelah terobosan.
"Senior..."
Sontak kedatangan Bu Wanmei pada malam hari membuat murid-murid wanita kegirangan.
Mereka berjumlah 20 orang, dan segera mengerumuni Bu Wanmei.
"Terima kasih kalian selama 7 hari ini menjaga saya..." kata Bu Wanmei kepada mereka, ia mengeluarkan 20 botol giok berwarna biru muda.
__ADS_1
Botol giok itu melayang-layang di udara. Lalu Bu Wanmei melihat basis kultivasi setiap murid. Dari 20 wanita itu, terendah pada tingkat Disciple level 8, dan tertinggi tingkat Master level 5. Usia mereka termuda 17 tahun dan yang paling dewasa usia 25 tahun.
"Ini hadiah untuk kalian yang telah menjaga aku selama ini..." lalu Bu Wanmei menyebarkan 20 botol giok itu kepada 20 murid wanita didepannya.
Dengan cekatan 20 murid wanita itu memegangi botol giok itu. Sebelum mereka membuka tutup botol, Bu Wanmei kembali berbicara.
"Itu adalah pil kultivasi tingkat Raja tahap puncak, di dalam setiap botol berisi 20 butir pil. Ingat, jangan beritahukan kepada orang lain!" titah Bu Wanmei kepada 20 murid wanita itu.
"Tingkat Raja... "
"Tahap puncak ... "
Seketika mereka tercengang mendengar ucapan Bu Wanmei. Segera mereka membuka tutup botol giok, seketika aroma pil memasuki hidung mereka.
Buru-buru 20 wanita itu menutup lagi botol giok, karena dari aromanya saja mereka sudah mengenali jika itu pil kultivasi tingkat Raja Tahap puncak.
Dengan hati-hati mereka menyimpan didalam cincin dimensi. Setelah itu salah satu murid wanita segera menerjang Bu Wanmei yang berada di depannya.
"Terima kasih..."
Seketika suasana menjadi kacau, saling tarik menarik antara mereka. Bu Wanmei dengan sabar melayani mereka.
Setelah semua murid wanita mendapatkan apa yang mereka inginkan, Bu Wanmei berjalan di rerumputan dan membaringkan tubuhnya.
Bu Wanmei memandangi langit berbintang, sambil merencanakan langkah apa yang akan dilakukan.
"Sobat, aku akan membunuh Huang Zitao itu, jika perlu aku akan bunuh semua para prianya!" kata Bu Wanmei kepada Earth Core Flame dengan telepatinya.
Mendengar rencana Tuan Muda-nya, Earth Core Flame tersenyum jika memiliki fisik, ia senang jika Bu Wanmei memiliki inisiatif sendiri untuk bertindak.
"Apapun yang Tuan Muda lakukan, aku akan selalu mendukung, Tuan. Malam ini waktu yang tepat, sebab Kerajaan Han juga dalam keadaan siaga penuh! Jika Tuan membuat kekacauan, maka semua penduduk Benua Jiang Shan akan mengira ini konspirasi alam atas, dengan begitu mereka akan saling bekerja sama dan tidak lagi saling berperang lagi!," jawab Earth Core Flame.
Earth Core Flame memang berencana melatih Tuannya dengan mengikuti keinginan Bu Wanmei.
"Bagus, ayo kita kesana sekarang!" ujar Bu Wanmei dengan semangat.
__ADS_1
"Lebih baik Tuan berpamitan kepada 20 murid wanita itu, bilang kepada mereka akan beristirahat agar tidak menimbulkan kecurigaan."
"Aku mengerti, Sobat." jawab Bu Wanmei yang paham maksud Earth Core Flame.
Segera Bu Wanmei bangun, dan menghampiri 20 murid itu yang sedang berkumpul. Melihat Bu Wanmei mendekati mereka, 20 murid wanita itu segera bangun setelah duduk.
"Aku akan beristirahat. Kalian segera berkultivasi dengan pil yang aku berikan. Jika aku ada waktu, aku akan mengajak kalian kencan." kata Bu Wanmei kepada mereka.
Jelas mereka kegirangan, dan kembali mereka mencium Bu Wanmei tanpa sungkan lagi. Mereka merasa jika Bu Wanmei adalah kekasihnya.
Setelah selesai, Bu Wanmei kembali masuk kedalam rumah Xiao Qiao, dan memeriksa keenam kekasihnya yang masih menyetabilkan fondasi.
"Tuan, biarkan aku mengendalikan tubuhmu, karena Tuan tidak mengetahui lokasi Kerajaan Huang. Oh iya, hati-hati, mereka adalah Ras Phoniex, mereka mampu mendeteksi kehadiran pihak yang bukan sedarah dengan mereka!" Earth Core Flame berbicara kepada Bu Wanmei, dan mengingatkan akan kelebihan Ras Phoniex.
Kerajaan Huang adalah Kerajaan Ras Phoniex, salah satu Ras yang juga memiliki unsur Api Phoniex yang hebat, walau tidak sehebat Api Surgawi.
Kerajaan Huang terbagi menjadi 2, yaitu Ras Phoniex Api dan Ras Phoniex Es. Mereka adalah kerabat dan saling mendukung. Sifat mereka sombong di karena penampilan mereka yang tampan dan cantik. Selain itu bakat Ras Phoniex juga cukup tinggi.
Pesaing mereka adalah Kerajaan Rubah Bulan, yang sifatnya juga tidak jauh berbeda. Biarpun saling bersaing dalam hal penampilan, kedua Kerajaan itu tetap saling mendukung satu sama lainnya.
"Kamu jangan kuatir, aku memiliki War Clock! Baiklah, aku serahkan padamu untuk segera sampai disana!" jawab Bu Wanmei yang percaya dengan Earth Core Flame.
Setelah melihat keenam kekasihnya yang berada didalam kamar, Bu Wanmei mengeluarkan token perekam suara. Token itu diletakkan di meja, setelah merekam suaranya untuk keenam kekasihnya.
Segera Earth Core Flame mengendalikan tubuh Tuannya, dan langsung berteleportasi ke wilayah Kerajaan Huang bagian Utara Benua Jiang Shan.
Kembali kamar Xiao Qiao menjadi hening. Hanya ada suara nafas yang teratur dari keenam wanita itu.
Loi Annchi membuka matanya dan melihat sekelilingnya.
"Mungkin hanya perasaanku saja! Bu Wanmei pasti sedang menemui murid wanita!" batin Loi Annchi.
Kembali ia menutup mata, karena tidak menemukan apapun yang membuat nalurinya waspada.
(Author : Terima kasih untuk sobatku yang masih mengikuti kisah Excel Shimo. Jangan lupa tinggalkan jejak. Dukungan kalian adalah doping untuk saya terus menulis. Salam.)
__ADS_1