God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 226. Berkultivasi Ganda singkat.


__ADS_3

Chapter 226. Berkultivasi Ganda Singkat.


Semua wanita kegirangan dan menerjang Excel Shimo dengan pelukan hangat, siapapun pasti sangat ingin meningkatkan kekuatan secepat mungkin dan tanpa harus berkultivasi puluhan tahun.


Janji yang Excel Shimo katakan seakan-akan mimpi di siang bolong, tapi Juan Rong sebagai bukti jika janji Excel Shimo benar adanya dan sudah terbukti.


"Tuan, saya akan persiapkan dulu saudari Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei sebelum berkultivasi ganda," kata An Na yang ingin merawat dan berbicara secara pribadi mengenai hubungan suami istri.


Excel Shimo menghela nafas dan senyum masam selalu dipanggil tuan oleh An Na, dan menatap lekat-lekat wajahnya, lalu Excel Shimo berbicara dengan tegas. "Jangan panggil aku 'Tuan' lagi, kamu sudah bagian dari pasangan Dao-ku! Baiklah aku akan tunggu disini."


An Na merasakan kehangatan kasih sayang yang diberikan Excel Shimo kepadanya, dan segera menjawab setelah menganggukkan kepalanya, "saya akan tetap memanggil 'Tuan', agar saya tidak pernah lupa diri, permisi!" pamit An Na dengan mengajak Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei untuk mendandani mereka.


Excel Shimo tersenyum tipis sambil terus menatap punggung istrinya. "Layak ditiru kesetiaan dan pengabdiannya!" gumam Excel Shimo yang bangga memiliki An Na.


Semua wanita menjadi malu melihat sikap An Na yang tidak melupakan dirinya, walau sudah menjadi istri. Dalam hati semua wanita, mereka jelas akan mencontoh sikap An Na sebagai panutannya.


Segera Juan Rong membawa semua saudarinya menuju Balai Perpustakaan untuk memilih teknik terbaik dan berlanjut memilih senjata dan perlengkapan perang.


Sedangkan Excel Shimo sendiri di dalam kamar, sambil memegang Cawan Ular Harimau yang hampir terisi penuh. Excel Shimo mengernyitkan keningnya, saat kebingungan dengan apa yang akan dilakukan pada cawan ini.


"He'er, apa hanya begini saja dan airnya sudah bisa dipakai untuk menyembuhkan penyakit maupun racun?" tanya Excel Shimo kepada Xi He.


"Gunakan energi spiritual agar mengaktifkan cawan-nya, Tuan." jawab Xi He yang mudah dipahami.


Segera energi spiritual Excel Shimo memasuki Cawan Ular Harimau. Setelah beberapa saat, cawan itu terus menyerap energi spiritual Excel Shimo, tapi tak kunjung berhenti. Excel Shimo hanya tersenyum sinis dan meningkatkan energi spiritual untuk segera memenuhi kebutuhan Cawan Ular Harimau.

__ADS_1


Bhuzhh...


Cawan Ular Harimau langsung bercahaya saat dirinya telah penuh dengan energi, dan kembali menghilang dalam sekejap. Excel Shimo tersenyum lebar, saat cawan itu semakin berkilauan dan mengeluarkan aroma obat yang pekat.


"Jadi harus diisi dengan air dari bebatuan hitam, setelah itu baru mengalirkan energi spiritual hingga memenuhi cawan! Pantas kedua Senior itu tidak mengetahuinya," gumam Excel Shimo sambil menuangkan sedikit air obat ke dalam cangkir.


"Ada rasa asam dan manis, juga mampu meningkatkan stamina dan menetralisir racun apapun," gumam Excel Shimo setelah mencoba khasiatnya air Cawan Ular Harimau, "membutuhkan waktu dua tarikan nafas agar air obat ini bereaksi. Mantap!" lanjutnya dengan senyum lebar.


Tok... Tok... Tok...


Suara pintu diketuk dan terdengar suara An Na. "Tuan, Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei sudah siap." kata si An Na yang tidak segera masuk sebelum diperintah.


Excel Shimo menyimpan cawan-nya dan segera menjawab. "Masuk saja."


Segera An Na membuka pintu, dan mata Excel Shimo buru-buru melihat Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei, yang berada dibelakang si An Na dengan wajah mereka berdua tertutup cadar merah. Pakaian mereka juga berubah, kini mereka memakai pakaian pengantin berwarna merah.


Cincin emas itu sangat indah dan ukiran atas sama seperti segel yang tertato di perut semua pasangan Dao-nya, Yin dan Yang berwarna hitam dan putih. Lingkaran pada cincin juga diukir seperti sisik Naga.


"Mulai saat ini, susah senang kita selalu bersama, hingga maut memisahkan kita...!" ujar Excel Shimo sambil menatap mata Tu Qingxuan yang sudah meneteskan air mata bahagia, ucapan Excel Shimo membuat Tu Qingxuan tidak mampu berkata-kata.


Excel Shimo segera meraih tangan kanan Tu Qingxuan dan memasang cincin itu pada jaringan manisnya. Buru-buru Tu Qingxuan memeluk suaminya dengan sangat erat, ia tidak menyangka hari ini adalah hari terbahagia dalam hidupnya.


Setelah Excel Shimo melepaskan pelukan Tu Qingxuan, kini giliran Tu Yueyin Mei dan sama seperti apa yang di ucapkan kepada Tu Qingxuan dan juga memberikan cincin.


Mereka bertiga saling berpelukan dan Excel Shimo membuka cadar kedua istrinya. Segera Excel Shimo mencium bibir Tu Qingxuan, dan adiknya hanya menutup wajahnya di lengan suaminya.

__ADS_1


Sambil mencium istrinya, Excel Shimo juga menanggalkan pakaian pengantin Tu Qingxuan, sedangkan Tu Yueyin Mei melepaskan pakaian suaminya. Sebagai Putri kerajaan, Tu Qingxuan dan adiknya juga belajar tentang hubungan suami istri dan itu sudah diwajibkan bagi setiap anggota kerajaan.


Kini tubuh mereka bertiga sudah tanpa kain menutupnya, dan sudah berpindah ditempat tidur. Excel Shimo berganti mencium Tu Yueyin Mei sambil dirinya tidur terlentang, sedangkan Tu Qingxuan sudah berada didepan tongkat suaminya.


Tu Qingxuan mencium tongkat suaminya dengan mesra, dan sudah tidak terkejut melihat besar dan panjang tongkatnya, sebab An Na dan Juan Rong telah memberitahukan mereka sejak awal.


"Ohhh!!" erang-gan Tu Qingxuan yang memasukan tongkat itu pada lembah surganya, dan tubuh tersentak, saat lembahnya mengalirkan darah kesucian.


"Ahhhh!!" Tu Yueyin Mei juga men-desah teredam saat tangan Excel Shimo memainkan biji lembah surganya.


Secara berlahan Tu Qingxuan menaik-turunkan tubuhnya, saat lembah surganya sudah tidak merasakan sakit.


"Hmmm!!" desah-an Tu Qingxuan ketika dirinya mencapai puncak kenikmatan untuk pertama kali, dan tubuhnya bergetar hebat dengan air surga membasahi tongkat suaminya.


Mereka berdua berkultivasi ganda selama satu hari penuh, dan Excel Shimo memberikan air surganya hingga empat kali. Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei langsung tertidur karena kelelahan.


Excel Shimo tersenyum penuh kemenangan dan keluar dari kamar pribadinya untuk menemui An Na dan Juan Rong, Termasuk 15 wanitanya yang sudah menunggu.


Selama di dalam dunia jiwa, Excel Shimo telah meningkatkan kekuatan semua wanitanya hingga berada di tingkat Peri benua.


Juan Rong dan An Na berada pada tingkat Peri Benua level 6.


Tu Qingxuan dan Tu Yueyin Mei berada pada tingkat Peri Benua level 4, dan sisanya berada pada tingkat Peri Benua level 2. Sedangkan Excel Shimo hanya naik 1 level, berkat menerima kesucian dari 17 wanita, kekuatannya kini berada pada tingkat Dewa Langit level 6.


Excel Shimo juga memberikan cincin emas tanda ikatan pernikahan kepada semua wanitanya, dan cincin itu juga memiliki fungsi perlindungan diri dari bahaya.

__ADS_1


"Saatnya kita keluar, mayat hidup sudah sangat dekat," ujar Excel Shimo kepada semua wanita.


"Kami sudah siap," jawab semua wanita dengan serempak, walaupun sebenarnya mereka enggan kembali dulu.


__ADS_2