God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 326. Tantangan Binatang Buas.


__ADS_3

Chapter 326. Tantangan Binatang Buas.


Setelah masuk kedalam portal dimensi, semua orang melihat benua yang sangat luas, luasnya melebihi Benua Jiang Shan. Di dalam Dunia Sembilan Surga, banyak sekali hutan lebat dan pohon menjulang tinggi, banyak pegunungan, banyak aliran sungai besar, dan sedikit daratan. Tampaknya daratan itu sebagai tempat peristirahatan sebelum melangkah ke tingkat selanjutnya. Selain itu, banyak tumbuh tanaman yang tergolong langka, yang berguna bagi seorang Alkemis. Sayangnya, setiap tanaman dijaga ketat segerombolan binatang buas.


"Delapan tim segera menempati posisi kalian!" perintah Fang Yin dengan suara yang keras dia melayang di atas tim 1 dan tim 2.


Kemudian, ketujuh tim menyebar dengan tertib dan terkoordinasi, seperti telah mendapatkan arahan dari Fang Yin sebelum memasuki Altar Sembilan Surga. Fang Yin melihat Da Xia, Chang'e dan Seng Huaran, mereka saling mengangguk dan memerintah tim untuk mulai berburu.


Tim 1 yang berjumlah 100 dibagi menjadi dua, Bao Xue memimpin 50 orang, demikian juga dengan Shui Peiyu, semua tim juga melakukan hal yang sama. Mereka bergerak dengan cepat, sambil membawa peta yang telah dibuat oleh Fang Yin dan ketiga saudarinya.


Sedangkan Zhizhu memilih mengikuti Loi Annchi, berhubung Zhizhu berada dibelakang sebagai pendukung dia terlihat santai, setiap langkahnya sudah menyusul barisan depan. Fang Yin menatap punggung Zhizhu, dia tampak familiar saat melihat dari belakang.


"Mm! Mungkin aku terlalu merindukannya!" gumam Fang Yin yang mengira Zhizhu adalah Excel Shimo si Dewa Binatang jika dilihat dari belakang, kembali dia fokus.


"Grorrr!!" raungan binatang segera terdengar menggema, mereka merasakan kehadiran banyak orang yang memasuki wilayahnya.


Binatang itu jenis monster air, panjang 30 meter, seperti komodo, memiliki 6 kaki, tanduk dan sirip ikan. Monster air segera berlari untuk memangsa siapapun yang bukan bagian dari jenisnya.


Komandan regu segera memberikan perintah untuk mengepung monster air. Loi Annchi dan semua wanita bergerak cepat untuk menyerang, dari telapak tangannya mengeluarkan bola petir dan melemparkannya kepada monster air.


Zrett... Cedarr...


"Grorr...!?" raungan monster air saat kepalanya terkena bola petir.


"Serang!" perintah Loi Annchi ketika monster air kesakitan.


Segera 49 orang menyerang bersama-sama, dan Zhizhu hanya melihat tanpa ikut bergerak, dia bersandar pada batang pohon dengan tangan terlipat, dia tidak ikut bergerak karena monster air mudah ditangani mereka.


Tidak berselang lama monster air dikalahkan, tubuhnya dipotong-potong, dan inti binatang disimpan Loi Annchi. Tidak hanya Loi Annchi saja yang berhasil, tapi ketujuh tim juga dengan mudah mengalahkan monster air.


Fang Yin melihat Zhizhu mengambil botol Giok untuk menyimpan darah monster air dan mengisi botol Giok hingga penuh, dan mengambil lagi hingga totalnya 5 botol Giok.


"Buat apa darah monster air?" gumam Fang Yin yang heran dan sedikit curiga dengan perilaku Zhizhu yang tampak misterius.


Kembali mereka melanjutkan perjalanan, sambil bergerak semua orang mendapatkan beberapa tanaman obat kelas rendah dan beberapa senjata berkarat. Tidak beberapa lama, kembali mereka dihadang binatang jenis Butterfly Dragon. Binatang ini berwarna ungu, wajahnya lucu dan tidak menyeramkan, tapi Butterfly Dragon sangat ganas dan kejam.


Butterfly Dragon mampu terbang dan membuat kesulitan anggota tim yang memiliki kekuatan Grand Master, mereka hanya bisa menyerang dari bawah, dan sebagian menggunakan pedang terbang. Tapi, Butterfly Dragon mudah ditangani, karena semua wanita mampu terbang dan memiliki kekuatan lebih tinggi dari semua anggota.


Kembali Fang Yin melihat Zhizhu mengambil darah Butterfly Dragon dengan jumlah yang sama, dia makin penasaran dengan kelakuan aneh orang yang tiba-tiba muncul dan tidak dikenali siapapun.


"Untuk apa darah binatang monster?" tanya Fang Yin kepada Zhizhu dengan telepati.


Zhizhu sedikit kaget dan mencari siapa yang berbicara, dan melihat Fang Yin yang melayang sedang menatap dengan curiga, yang memakai penutup kepala dan wajah.


Zhizhu tersenyum dan tidak menjawab, dia mengikuti tim nya yang sudah kembali bergerak, setelah memotong tubuh Butterfly Dragon. Fang Yin yang diabaikan begitu saja jelas tidak menerimanya, dia buru-buru mengikuti Zhizhu, sebab tindakan Zhizhu semakin mencurigakan.


"Kamu berhenti!!" cegah Fang Yin yang menghadang Zhizhu.

__ADS_1


"Senior, maaf ... Saya tidak mengerti maksud Anda!!" ujar Zhizhu sambil berjalan mundur saat merasakan tekanan aura kekuatan Peri Alam.


"Aku tanya sekali lagi! Buat apa darah monster yang kau kumpulkan?" geram Fang Yin sambil berjalan maju dan menekan Zhizhu dengan auranya.


Zhizhu berkeringat dan menahan rasa takut, dia melirik ke kiri dan ke kanan, dan kembali melihat wajah Fang Yin yang menatap tajam.


"I--ini ... Ini hanya untuk minuman peliharaan ku, Senior!" jawabnya.


Melihat saudarinya sedang menyelidiki peserta yang baru bergabung, Loi Annchi mendekati Fang Yin dan anggotanya juga mengepung Zhizhu, mereka sangat kompak dan menatap tajam orang baru.


"Aku tahu kamu bohong!? Katakan dengan jujur ... Apa tujuanmu?" dengan mengepalkan tangan Fang Yin berjalan semakin dekat, dia jelas tidak percaya dengan ucapan Zhizhu.


"Senior, Anda salah paham! Memang benar ini untuk minuman binatang peliharaan ku. Semua orang seharusnya tahu, jika darah binatang yang memiliki kekuatan tinggi sangat besar manfaatnya!" jelas Zhizhu dengan menahan rasa takut, dia bingung saat terkepung dan tidak bisa melarikan diri.


"Kamu bukan orang dari Benua Jiang Shan! Siapa kamu dan kenapa kami tidak pernah mengenalmu?" sela Loi Annchi, sambil berjalan mendekat, disaat jarak 2 meter, hidungnya merasakan bau yang familiar.


'Aroma tubuhnya ... ! Dimana aku pernah mencium bau ini?' batin Loi Annchi sambil mengeluarkan aura kekuatan Peri Benua, agar Zhizhu tidak kabur.


"Lihat belakang kalian Butterfly Dragon!!" peringatan Zhizhu dengan panik kepada semua orang.


Spontan semua orang membalikkan badan dan sebagian melihat arah jari telunjuk Zhizhu. Namun, binatang itu tidak ada, dan kembali melihat Zhizhu yang sudah tidak ada.


"Sialan, kita ditipu! Dia pasti akan berniat buruk!!" teriakan marah Loi Annchi yang diperdaya oleh Zhizhu, dia segera melacak melalui aroma tubuh Zhizhu, "dia disana ... Tangkap dia!!"


Segera semua anggota tim 2 mengikuti petunjuk jari telunjuk Loi Annchi, mereka dengan cepat mengejar dan sebagian terbang. Sedangkan Fang Yin mengabarkan kepada semua tim untuk mencari keberadaan anggota baru yang akan berniat buruk.


"Aneh, tingkat Kaisar bisa terbang begitu cepat!!" kata Bao Xue yang mulai kesal dan semakin mencurigai Zhizhu.


"Biarkan aku yang mengejar dan mengiring dia, dan kalian siapkan jebakan di tempat biasa kita beristirahat!" ide Loi Annchi dan di anggukan semua wanita.


"Aku akan bantu kamu," kata Chang'e dan diikuti Fang Yin, Da Xia dan Seng Huaran.


Segera semua orang yang masuk menuju tempat perbatasan wilayah tingkat satu dan dua. Disana mereka membuat jebakan dari formasi, sedangkan kelima wanita mengejar Zhizhu yang masih sulit ditangkap.


"Itu dia! Kita menyebar!" perintah Loi Annchi yang melihat Zhizhu bersembunyi, dan keempat saudarinya mengepung dan membatasi ruang pelarian Zhizhu dan hanya ada satu jalan baginya untuk lari, yaitu menuju tempat jebakan.


"Huff! Beraninya main keroyokan!!" ejek Zhizhu sambil melompati batang pepohonan, dia tampak sengaja tidak terbang agar bisa bersembunyi.


Boom💥... Boom💥...


Kelima wanita itu menyerang dengan serangan energi, dan Zhizhu dengan lincah menghindar dan terus mengejek mereka.


"Jadi pria jangan jadi pengecut kamu! Memalukan?!" bentak Da Xia yang mudah emosi, dia terus melepaskan serangan energi.


Swosh... Boom💥... Swosh...


Loi Annchi melesat seperti petir dengan saat cepat saat Zhizhu menghindari serangan Fang Yin, namun sekali lagi Zhizhu menghentakkan kaki kanan mundur dan bermanuver ke kanan.

__ADS_1


Boom💥... Bang... Bang...


Seng Huaran melepaskan serangan energi saat Zhizhu lengah, punggungnya terhantam dan menabrak pepohonan. Melihat kesempatan itu, kelima wanita segera melepaskan serangan di tempat Zhizhu terjatuh.


Boom... Boom...


Ledakan hebat dan menghancurkan tempat Zhizhu terjatuh, tapi dia menghilang lagi tanpa meninggalkan jejak. Kembali Loi Annchi melacak aroma tubuh Zhizhu, namun dia tidak lagi mencium aromanya.


"Kemana dia?" tanya Da Xia yang sangat kesal, sambil mencari keberadaan Zhizhu.


"Menghilang!!" jawab Loi Annchi dengan serius, "apa kalian tidak merasakan familiar dengan gerakannya yang cepat dan cara penyembunyian dia?" tanya Loi Annchi yang ragu dengan ingatannya.


"Iya, aku juga merasakan hal sama, apalagi kekuatan jauh di bawah kita, tapi dia dengan mudah menghindari dan seakan-akan sedang mempermainkan kita!" sahut Chang'e yang mulai ikut terpancing emosinya, dan semua wanita juga merasakan hal sama.


Fang Yin dan Loi Annchi menutup mata untuk mencari keberadaan Zhizhu sambil mengingat siapa orang itu yang selalu memberikan perasaan familiar.


"Kita menyebar saja dengan gerakan tersembunyi dan mempersempit ruang geraknya!" perintah Fang Yin.


Segera semua wanita membentuk formasi bulan sabit, hingga malam pun tiba masih terus mencari Zhizhu.


Loi Annchi yang berubah menjadi burung kecil, seukuran burung pipit, dan terbang di bawah pepohonan, sambil kedua mata menatap penuh waspada.


"Kemana dia, kenapa jejaknya tiba-tiba menghilang!" gumam Loi Annchi yang bertengger di ranting pohon.


"Ahh!!"


Tiba-tiba Loi Annchi dibekap dari belakang hingga tak mampu berteriak, tubuhnya yang kecil tidak mungkin bisa bergerak. Dengan segera Loi Annchi merubah wujudnya menjadi manusia, dan membalikkan badan.


Sontak dia terkaget-kaget melihat sosok pria yang sangat dia kenali.


"Sua--"


Mulutnya langsung dicium oleh pria tersebut, dan Loi Annchi memeluknya dengan air mata mengalir deras, air mata kerinduan dihatinya.


"Suami, aku merindukanmu!" ungkap perasaan Loi Annchi setelah melepaskan ciuman.


"Aku juga merindukanmu! Karena itu, aku segera pulang menemui kalian!" jawab pria itu yang tidak lain adalah Excel Shimo yang menyamar menjadi Zhizhu.


"Kenapa kamu pakai acara menyamar dan mempermainkan kita?" protes Loi Annchi dan kembali memeluknya.


"Hanya ingin membuat kejutan!" jawabnya sambil membelai rambut Loi Annchi.


Mereka berdua saling melepas rindu dengan berpelukan cukup lama.


"Kita goda mereka satu per satu!" ajak Excel Shimo yang ingin menjahili semua istri.


Loi Annchi terkekeh dan mendukung rencana suaminya, Excel Shimo memberikan pill perubahan wujud agar Loi Annchi menyamar.

__ADS_1


__ADS_2