
Chapter 313. Tekad Yang Xiaoping.
Mendengar suara semua istrinya yang meminta keluar dari Dunia Jiwa, mau tak mau Excel Shimo mengeluarkan mereka. Semua istrinya langsung tercengang melihat banyak harta di sekeliling mereka, dan mereka belum menyadari perubahan suaminya, hanya dua wanita yang melongo melihat suaminya, yaitu An Na dan Gongsun Ling.
Tu Yueyin Mei langsung melompat di tumpukan keping emas dan berguling-guling sambil tertawa, goa milik Dewa Roh menjadi bisik dengan gelak tawa wanita yang gembira.
"Apa yang terjadi denganmu dalam seharian ini? Dan kita berada dimana?" tanya Gongsun Ling yang penasaran.
"Kamu sudah dewasa dan semakin tampan!" pujian An Na dengan tulus sambil memeluk lengan kiri Excel Shimo.
Seketika semua wanita melihat suaminya dan reaksinya langsung berubah, terpesona. Semua wanita buru-buru mendekati Excel Shimo melihat dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Semakin tampan dan tinggi!" seruan Tu Yueyin Mei yang menilai perubahan suaminya.
Ya, tinggi badan Excel Shimo tidak lagi 205 meter selama 10 tahun lebih, saat dia menyerap energi dari lima benua, kini tingginya mencapai 225 cm, ukuran tinggi badan yang tidak umum bagi Ras Manusia. Semua wanita wajar jika tidak tahu jika itu pengaruh dua gen, garis darah Super Human dan garis darah Yin Yang.
Kemudian, dengan jujur Excel Shimo berbicara, tapi ada beberapa hal penting yang tidak dia katakan, dia hanya berbicara telah memasuki portal dimensi dengan perbedaan waktu dengan dunia luar. Gongsun Ling yang paling syok ketika tahu berada di makam Ordo Kegelapan, dirinya makin gelisah dan kuatir akan keselamatan suaminya.
Namun, Excel Shimo mengeluarkan basis kultivasi tingkat Jenderal Surgawi level 3, agar lebih meyakinkan Gongsun Ling dan semua istrinya agar tidak kuatir. Akhirnya Excel Shimo menceritakan jika memiliki kekuatan tersembunyi, kekuatan yang mampu memberikan kenaikan level secara eksplosif.
"Memangnya seberapa besar kekuatan tersembunyi itu mampu meningkatkan kekuatanmu?" tanya Gongsun Ling yang masih kuatir.
"Dengan Jubah Perang Bersayap dan kekuatan tersembunyi ku, bisa meningkat hingga 15 level!" jawab Excel Shimo dengan santainya.
"Hah!!"
Jelas semua wanita terkejut, sudah terkejut dengan terobosan yang abnormal selama 10 tahun lebih dan ditambah kekuatan tersembunyi. Setelah semua wanita memulihkan keterkejutan nya, Gongsun Ling meminta suaminya untuk menunjukkan kekuatan tersembunyi, dia ingin memastikan jika suaminya tidak membual.
"Baiklah!"
Swosh...
Excel Shimo mengaktifkan Jubah Perang Bersayap hingga transformasi ketiga yang meningkatkan kekuatannya hingga 3 level, dan semua wanitanya tidak heran, sebab mereka juga punya Butterfly Gold Robe. Tapi, semua istrinya terlihat cemberut, sebab Jubah Perang Bersayap suaminya lebih keren dan bagus.
"Cepat keluarkan kekuatanmu yang tersembunyi!" pinta Ratu Ular She Jingyi dengan tidak sabaran.
"Selalu saja menyembunyikan sesuatu kepada kami!" protes Ratu Ular Bi Annchi sambil meninju tongkat suaminya yang terlindung Jubah Perang Bersayap.
"Selalu saja gayanya tidak berubah walaupun dia sudah dewasa, berpura-pura penuh misteri!" sungut Juan Rong.
Excel Shimo hanya terkekeh dengan banyaknya celotehan istrinya. "Ya, ya, kalian sabar dan awas kekuatanku ini mengerikan dan kalian jaga jarak!" ujar Excel Shimo yang ingin menggoda semua istrinya.
__ADS_1
"Huff! Memangnya kamu tega melukai kita, dengan menekan aku yang cantik dan lemah!" sahut She Qinglin adik dari Ratu Ular She Jingyi. Sifat She Qinglin hampir sama seperti Tu Yueyin Mei yang ingin unggul dan narsis, dan itu wajar dengan modal cantik dan seksi.
Boom...
Excel Shimo tanpa menjawab perkataan istrinya, dia meningkatkan kekuatan hingga naik tingkat Raja Surgawi level 9. Sekali lagi semua istrinya tercengang dan kini baru percaya. Gongsun Ling hanya mendesah dan menggelengkan kepala pelan, akhirnya dia tahu kenapa suaminya tidak kuatir sama sekali dengan utusan dari Benua Shen Zhou.
"Baiklah, sekarang kita bawa semua harta milik Dewa Roh dan An Na akan mencatat kekayaan kita, dia akan membagikan jatah kalian secara rata dan adil!" perintah Excel Shimo kepada istrinya.
Segera semua istrinya bekerja dan tidak akan meninggalkan satu keping perak pun di makam milik Dewa Roh, dan An Na sibuk mencatat semua harta dan dibantu Gongsun Ling.
Excel Shimo selalu memberikan jatah setiap bulan kepada semua istrinya, bahkan berlebihan. Jika dihitung secara keseluruhan, totalnya mencapai 3 miliar keping emas, belum termasuk pill kultivasi. Demikian juga dengan pasukannya yang diberikan gaji setiap bulan, dan An Na yang mengatur semuanya bersama Tu Qingxuan dan Gongsun Ling.
Sedangkan Excel Shimo didampingi oleh She Jingyi dan Bi Annchi melihat peti mati berwarna biru milik Dewa Roh. Ya, kedua Ratu itu mendapatkan jadwal berkultivasi ganda hari ini, dan selalu mengikuti suaminya dalam beraktivitas selama seharian, kecuali Gongsun Ling yang tidak mau dikalahkan semua saudarinya, jadi dia dengan bebas bergabung dengan siapapun disaat berkultivasi ganda.
"Bagaimana cara membukanya?" gumam Excel Shimo, dia menduga harus memberikan penghormatan dengan bersujud di depan foto Dewa Roh semasa mudanya dulu, tapi dia tidak mau bersujud, kecuali kepada kedua orang tua, kakek, nenek dan gurunya.
Excel Shimo sudah mendorong dan membuka penutup peti mati, tetap tidak bisa dibuka, padahal dia sudah mengerahkan segala kekuatannya. Kemudian, Excel Shimo mencari sesuatu di cincin dimensi pemberian Dewa Roh, namun dia tidak menemukan sesuatu yang terkait kunci pembuka peti mati.
Kedua Ratu ular juga mempelajari, bahkan ikut membantu membuka penutup peti, tetap saja mereka bertiga gagal.
"Tuan, coba gunakan air dari Cawan Ular Harimau!" saran Xi He yang suaranya terdengar dibenak Excel Shimo.
"Apa ini juga ciptaan Dewa Roh?" tanya Bi Annchi sambil menggoda suaminya dengan merapatkan tubuhnya di lengan suaminya, hingga Excel Shimo merasakan gunung kembar yang kenyal, padat dan berisi.
"Jangan menggodaku, aku sudah lebih 10 tahun belum menyentuh wanita! Minta aku hajar berapa kali lipat?" goda Excel Shimo dan terkekeh setelahnya.
"Berapapun kali lipat aku siap!" sahut She Jingyi, sebagai bangsa ular dia jelas tidak mau kalah.
Selain Gongsun Ling yang mampu menandingi keperkasaan Excel Shimo, semua istrinya dari Ras Ular juga mampu menandingi, walaupun tetap kalah jika berhubungan intim lebih dari waktu lima dupa. Bahkan Gongsun Ling hanya bisa bertahan selama enam dupa waktu.
Excel Shimo menuangkan isi Cawan Ular Harimau diatas peti mati, dan air itu mengisi setiap cela di ukirannya. Kemudian, peti mati mengeluarkan fluktuasi cahaya, dan peti mati berderak terbuka ke samping.
"Wow!!"
Excel Shimo dan kedua istrinya terpesona saat melihat isi di dalam peti, yang mereka kira adalah tulang atau sesuatu benda, tapi yang mereka lihat adalah sebuah dunia, di dalam peti itu tampak seperti cincin dimensi.
"Kita tunggu semuanya selesai, baru kita masuk, aku harap didalamnya mampu meningkatkan kekuatan kalian seperti yang aku alami!" ucap Excel Shimo kepada She Jingyi dan Bi Annchi dan hanya di anggukan.
Sambil menunggu semua istrinya menyimpan harta, Excel Shimo duduk di kursi yang disiapkan oleh Dewa Roh, kursi berlapis emas dan empuk jika diduduki. Excel Shimo memangku kedua istrinya, sambil istrinya menyuapkan potongan buah.
Setelah waktu satu dupa lewat.
__ADS_1
"Lebih baik kalian masuk kedalam Dunia Jiwa, jika aman kalian akan aku keluarkan lagi!" pinta Excel Shimo kepada semua istrinya, setelah mereka selesai menyimpan semua harta kekayaan Dewa Roh, belum termasuk yang berada di cincin dimensi pemberian Dewa Roh.
Kali ini Gongsun Ling tidak protes, sebab kekuatannya sudah kalah dua level, belum termasuk kekuatan tersembunyi suaminya. Setelah semua wanita masuk, Excel Shimo masuk kedalam peti mati.
Swosh...
****
Excel Shimo menghilang setelah masuk ke dalam peti mati. Namun, setelah Excel Shimo menghilang selama waktu tiga dupa, 12 orang memasuki Hutan Nafas Setan, ketika medan gravitasi sudah tidak ada lagi di hutan.
Mereka menjadi dua kelompok dengan jumlah yang berbeda. Kelompok pertama hanya ada pria dengan jumlah delapan orang, dan kelompok kedua hanya ada wanita berjumlah empat orang.
Mereka adalah utusan dari Benua Shen Zhou dan satu orang wanita dari Benua Zhong Hua. Mereka mengetahui keberadaan Excel Shimo dari Batu Hukum. Sebelum medan gravitasi menghilang, mereka semua tidak ada yang bisa melewati Hutan Nafas Setan.
Namun, setelah Dewa Roh benar-benar meninggal, Hutan Nafas Setan kembali normal seperti hutan pada umumnya.
Kedua belas orang itu heran, bagaimana bisa Dewa Binatang mampu menahan tekanan kuat dari tekanan gravitasi, dan makin bersemangat untuk merekrut Dewa Binatang. Akan tetap ada dua orang yang berniat buruk kepada Excel Shimo, tapi mereka jelas tidak mengungkapkan misi mereka kepada 10 orang yang sudah masuk kedalam hutan.
Swosh...
Kedua belas orang itu melesat dengan sangat cepat dan terhenti ketika terhalang Formasi penghalang yang belum menghilang. Tanpa banyak bicara Huang Ying memukul Formasi Penghalang dan berniat segera menghancurkannya, dia memendam kebencian kepada Excel Shimo, orang yang telah mempermalukan dirinya.
Boom...
Ledakan hebat memekakkan telinga, namun formasi tingkat Prajurit Surgawi itu hanya berfluktuasi dengan bergetar dan kembali normal. Melihat tidak bisa dihancurkan oleh satu orang, kedua belas orang bekerjasama.
Boom💥... Pyaar...
Ledakan dahsyat dengan gabung kekuatan Jenderal Surgawi, akhirnya formasi penghalang hancur dan hal wajar formasi setingkat Prajurit Surgawi bisa hancur.
Spontan mereka tercengang melihat kuburan, dan ada rasa ketakutan diwajah mereka saat melihat lambang teratai hitam yang menopang satu benua. Mereka takut karena itu adalah lambang Ordo Kegelapan.
"Jangan takut! Jika Dewa Bintang bisa masuk, berarti kita juga masuk. Mungkin dia malah mendapatkan banyak harta langka milik Dewa Roh yang banyak membuat artefak!" ujar salah satu utusan, dia utusan dari Dewa Api, Huang Taiji. Namanya adalah He Xingguang Zhou.
Mendengar provokatif dari He Xingguang Zhou, timbul keserakahan pada semua orang, kecuali satu wanita, dia adalah utusan dari Yang Hua, namanya Perwira Yang Xiaoping.
Yang Xiaoping hanya mengikuti mereka dan jarang sekali berbicara, sebenarnya di hatinya dia sangat kuatir akan keselamatan calon suami dari saudarinya, Yang Hua.
'Karena ini sudah tugasku, aku hanya bisa menyelamatkannya disaat genting!' batin Yang Xiaoping dengan tekad kuat, walaupun harus menghadapi 11 orang, 'dia tidak boleh mati, hanya dia yang bisa menyelamatkan status kakakku!' sambungnya, sambil mengikuti dibelakang semua utusan.
*****
__ADS_1