
Chapter 107 Giliran Jing Jiao, dan Menerobos tingkat Peri Alam.
Setelah Excel Shimo keluar dari kamar pribadinya, ia segera menemui Jing Jiao yang sedang berkultivasi dengan teknik penyerap energi Qi Asal Muasal di dalam kamar pribadinya.
Jing Jiao yang sedang duduk bersila dan memejamkan mata, tidak tahu jika Excel Shimo sedang berada didepannya.
Excel Shimo sengaja tidak mengganggunya, dan terus menunggu Jing Jiao hingga mengetahui kehadirannya.
Excel Shimo melihat wajah cantik isterinya, dan berlahan matanya turun dibuah kenyal. Merasakan kehadiran seseorang, jing Jiao akhirnya membuka mata, dan hampir berteriak kaget jika Excel Shimo tidak segera menciumnya.
"Huuu...," Jing Jiao tersentak saat suaminya meremass buah kenyalnya sambil terus berciuman.
Secara berlahan Jing Jiao merespon rasa nikmat yang tidak pernah ia rasakan. Excel Shimo segera menggendongnya, dan membawa ke tempat tidur.
"Bukankah saudari Qiao dan Annchi yang mendapatkan jadwal sekarang?" tanya Jing Jiao dengan malu-malu, nafasnya terengah-engah saat Excel Shimo menghentikan ciuman.
"Mereka tidak sanggup lagi," jawab Excel Shimo dengan duduk disamping isterinya. Jawaban suaminya mudah dimengerti oleh Jing Jiao, "karena itu aku menemuimu." lanjutnya sambil kembali mencium Jing Jiao.
Kali ini Jing Jiao sudah siap, ia sangat bahagia menjadi seorang wanita yang seharusnya melayani seorang suami. Sejak dulu ia selalu memendam rasa ini, ketika Raja Huang sedang berhubungan intim dengan para selirnya.
Jing Jiao memang tidak mencintai Raja Han, pernikahan mereka hanya untuk menjaga status kekuasaan Ras Phoniex Es di Kerajaan Huang. Namun, setelah melihat aktivitas Raja Huang berhubungan intim, ia juga secara berlahan menginginkannya juga.
Kini rasa itu akhirnya terlepas dengan sosok yang selalu dia impikan. Jing Jiao memeluk leher suaminya, sedangkan Excel Shimo menanggalkan pakaian Jing Jiao satu per satu.
Setelah pakaiannya lepas, Excel Shimo sekali lagi meremass buah kenyal isterinya dengan lembut, dan tangan kanannya turun di lembah surga Jing Jiao yang tumbuh sedikit rambut halus.
"Sangat besar dan panjang!" batin Jing Jiao saat memegang tongkat suaminya, "milik Haocun seperti lidi jika dibandingkan dengan milik suami ku." lanjut Jing Jiao dengan membatin.
Jing Jiao semakin bangga mendapatkan suami yang gagah dan sempurna baginya. Secara berlahan Jing Jiao menaikkan turun tangannya pada tongkat suaminya, dia sudah banyak belajar saat mengintip aktivitas Raja Huang.
__ADS_1
"Ahhh...," erangann Jing Jiao saat lembah surganya dibelai suaminya, dan Excel Shimo secara berlahan menindih isterinya.
Jing Jiao yang sudah tidak mampu menahan hasratnya, segera menuntun tongkat suaminya untuk memasuki lembah surganya.
Lembah surga yang belum pernah dimasuki apapun, secara berlahan mulai melahap tongkat suaminya.
"Hmmm...," erangann Jing Jiao semakin keras saat tongkat itu membelah lembah surganya yang masih suci. Dengan menahan rasa sakit, Jing Jiao melingkarkan kedua kakinya pada pinggang suaminya.
Excel Shimo yang tahu keinginan isterinya segera menusuk segel itu, dan darah kesucian segera mengalir deras. Kemudian, Excel Shimo berhenti sejenak agar isterinya tidak kesakitan.
"Enak sayang, masukan lebih dalam," pinta Jing Jiao yang sudah tidak merasakan sakit, dan rasa sakit itu menjadi kenikmatan.
Senang dengan permintaan isterinya, Excel Shimo mulai bergerak lagi secara berlahan, hingga tongkatnya mentok di rahim Jing Jiao.
"Hmmm...," Jing Jiao selalu mengerangg dan mendesaah saat merasakan urat-urat tongkat suaminya menyentuh dinding lembah surganya, apalagi saat tongkat itu terbenam didalam rahim.
Dengan lemah lembut, Excel Shimo menarik tongkatnya secara berlahan, disaat setengah tongkatnya masih didalam lembah surga, kembali Excel Shimo mendorong tongkatnya.
Kepala Jing Jiao terus bergerak ke kanan kekiri dengan liar, saat suaminya menuruti keinginan itu. Tanpa ampun Excel Shimo menghentakkan pinggulnya.
"Sayanggg, aku keluarrrr...," teriak Jing Jiao yang mencapai puncak.
Tongkat Excel Shimo yang merasakan air surga isterinya, semakin ganas menghentakkan pinggulnya, hingga rahimnya seakan-akan tidak ingin tongkat itu keluar lagi.
Dalam waktu dua dupa, Jing Jiao sudah mencapai puncak sembilan kali secara berturut-turut, dan akhirnya untuk yang kesembilan kalinya, Excel Shimo mengeluarkan air surga hingga memenuhi rahim istrinya.
"Ampun, ampun sayang, aku sudah sampai batasnya... Ahhh!" pinta Jing Jiao yang seketika lemas saat ia mencapai puncak yang kesembilan kali.
"Kamu luar biasa, Isteriku." puji Excel Shimo setelah mencium bibir Jing Jiao, "segera serap energi Yang ku, agar kamu naik tingkat Peri Benua Level 3." lanjutnya sambil menarik tongkatnya yang masih memenuhi rahim Ratu Kerajaan Huang.
__ADS_1
Tanpa bangun, Jing Jiao segera menyerap energi Yang yang telah di berikan suami tercintanya. Sedangkan Excel Shimo segera duduk bersila.
Excel Shimo sengaja tidak segera menerobos saat mendapatkan energi Yin petir milik Loi Annchi yang sangat langka. Loi Annchi juga seperti Bao Xue yang memiliki tubuh bawaan, yaitu tubuh bawaan petir.
Kini saatnya Excel Shimo meningkatkan basis kultivasinya, sebab dantian-nya sudah penuh energi. Segera Excel Shimo membuat segel dan energi yang melimpah segera bergejolak.
Boommm...
Energi kuat tapi lembut keluar dari tubuh Excel Shimo. Segera semua wanitanya merasakan kekuatan tingkat Peri Alam. Mereka buru-buru berdatangan di kamar pribadi milik Jing Jiao. Saat mereka membuka pintu, terlihat suaminya sedang melayang dengan duduk bersila.
Sedangkan Jing Jiao yang tadinya sedang menyerap energi segera duduk setelah terbaring, dan terkejut dengan terobosan suaminya. Jing Jiao semakin bahagia memiliki suami yang hebat.
"Luar biasa, suami kita sudah berada di tingkat Peri Alam level pertama," seru Bao Xue yang semakin mencintai Excel Shimo.
"Di Benua Jiang Shan suami kita yang paling kuat," ujar Han Chun sambil melipat kedua tangan dan menempel didadanya, ia semakin bangga dengan suaminya.
"Tapi, jika Istana Iblis Timur mengirim anak didiknya lagi menuju Benua Jiang Shan, kita harus mewaspadai nya. Dengan kematian Guang Ru dan merusak rencana mereka, Istana Iblis Timur pasti tidak akan tinggal diam!" ungkap Bao Yu yang sedikit kuatir dengan Istana Iblis Timur.
Semua wanita akhirnya berhenti bergembira saat memahami ucapan Bao Yu. Mereka juga menjadi kuatir dengan Istana Iblis Timur.
Disaat mereka sedang berpikir tentang Istana Iblis Timur, Excel Shimo tidak berhenti di level pertama, ia segera akan menerobos lagi saat energi murni didalam dantian-nya masih bergejolak. Setelah fondasinya stabil dan kokoh, ia langsung meningkatkan kekuatan lagi.
Boommm...
Sekali lagi energi kuat tapi lembut keluar dari tubuh Excel Shimo, energi itu membuat pakaian para wanita terangkan. Berhubung di tempat ini hanya ada wanita dan suaminya, mereka menghiraukan-nya.
"Hebat, suami kita hebat," seru Ming Li Ling sambil melompat-lompat karena bahagia, sejenak dia dan semua wanita melupakan kekuatirannya.
Semua wanita, mereka juga bergembira dengan pencapaian suaminya. Setelah menunggu satu dupa waktu, akhirnya Excel Shimo membuka matanya, setelah dantian-nya selesai bertransformasi dan kokoh. Kini Excel Shimo berada pada tingkat Peri Alam level dua.
__ADS_1
Dengan tubuh tanpa sehelai kain, Excel Shimo yang masih melayang segera turun. Segera semua wanitanya memeluk Excel Shimo dengan kasih sayang. Namun, saat giliran Bao Yu, Excel Shimo segera membuatnya birahi dengan mengeluarkan feromon yang terfokus pada Bao Yu.