God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 358. Saling Menuduh.


__ADS_3

Chapter 358. Saling Menuduh!


Kemudian, Excel Shimo mengambil sebuah kerikil dan melemparkan kearah Pohon Pemangsa Jiwa. Setelah kerikil melewati Jamur Ganoderma 1.000 tahun, keluar dua akar dari dalam Tanah dan menangkap kerikil.


Semua wanita menelan salivannya karena ketakutan, beruntung Excel Shimo mencegahnya, jika tidak mereka akan bernasib sama seperti kerikil yang menjadi pasir. Excel Shimo tersenyum melihat reaksi wanitanya yang ketakutan.


"Kakak, apa tidak bisa mengalahkan Pohon Pemangsa Jiwa?" harapan Liu Hualien dengan manja sambil menggoyang lengan Excel Shimo, semua wanita juga berharap suaminya memiliki solusi untuk menangani.


"Kenapa kalian tidak mencoba saja melawan pohon itu!" goda Excel Shimo.


Jelas mereka tidak mau dengan geleng-geleng, sebab kelebihan pohon jiwa pada serangan mental yang mampu membuat siapapun lengah dan masuk kedalam dunia ilusi ciptaan Pohon Pemangsa Jiwa.


Excel Shimo terkekeh melihat wanitanya dan segera dia mengeluarkan Seruling Pengendali Jiwa. Spontan semua wanita tersenyum melihat suaminya telah memiliki solusi.


"Aku tahu, Kakak pasti ingin membuat pohon itu senang dengan suara alunan seruling, kan?" tebak Liu Hualien.


"Pohon tidak memiliki akal dan kecerdasan seperti mahluk lainnya, tapi dia memiliki naluri untuk mempertahankan diri dan melindungi alam sekitarnya! Apakah alunan suara merdu mampu mempengaruhinya, padahal dia tidak memiliki telinga?" tanya balik Excel Shimo dan sengaja dia lakukan untuk memberikan wawasan baru.


Semua wanita menjadi berpikir dan She Qinglin segera menjawab. "Iya, pohon dan tumbuhan jenis apapun tidak memiliki pendengaran yang baik, tapi mereka mampu mengandalkan getaran resonansi didalam tanah dan desiran angin, karena mereka memiliki jiwa. Apakah suami ingin mengendalikan pohon itu dengan seruling?"


"Tepat, jiwa dikalahkan dengan jiwa yang lebih kuat!" jawab Excel Shimo.


Ya, seperti binatang ular yang mengandalkan penciuman, getaran, panas tubuh pada mangsanya dan untuk merasakan perubahan disekitarnya, dan hampir sama dengan tumbuhan jenis apapun.


"Meong! Kakak hebat!" puji Liu Hualien sambil memeluk She Qinglin.


Excel Shimo tersenyum dan berjalan ke depan terpaut jarak dua meter dari Jamur Ganoderma, dia meletakkan lubang tiup seruling pada bibirnya. Segera Excel Shimo memejamkan mata dan fokus pada targetnya yang akan dia kendalikan.


(Suara seruling)


Terdengar suara seruling mengalun merdu ditelinga setiap wanita, mereka merasakan hidup yang begitu tenang dan damai. Sedangkan Pohon Pemangsa Jiwa mulai bereaksi dengan akarnya yang menjuntai bergerak liar dan buahnya berjatuhan.


(Gemuruh)


Di tanah mulai bergetar seperti gempa kecil dan terlihat akar pohon pemangsa jiwa keluar satu per satu. Kemudian pohon pemangsa jiwa mulai bergerak seakan-akan ingin berjalan dengan akar sebagai pengganti kakinya.


Semua wanita ketakutan dengan berjalan mundur saat melihat pohon pemangsa jiwa bisa berjalan. Disaat pohon pemangsa jiwa akan berjalan, akar-akar yang menjuntai mengambil buahnya dan bergerak mendekati Excel Shimo.


Excel Shimo terus meniup seruling untuk mengendalikan jiwa pohon pemangsa jiwa dan juga untuk berkomunikasi. Pohon pemangsa jiwa berhenti saat Excel Shimo berkomunikasi dengannya.


"Ikutlah denganku! Aku akan rawat kamu agar kamu lebih bermanfaat bagi banyak kehidupan, daripada hidup sendiri disini tidak melakukan apapun," tawaran Excel Shimo kepada pohon pemangsa jiwa.


"Apa kamu pewaris Ordo Kegelapan yang diramalkan itu?" tanya pohon pemangsa jiwa.

__ADS_1


"Benar...!" jawab Excel Shimo, dia terkejut lagi-lagi dia diramalkan.


Excel Shimo berhenti meniup seruling saat mengetahui ingatan pohon pemangsa jiwa. Ternyata usia pohon pemangsa jiwa sudah mencapai angka jutaan tahun, dia sengaja ditanam di wilayah ini karena diburu banyak kultivator. Diburunya pohon pemangsa jiwa karena buahnya yang bermanfaat bagi kekuatan jiwa praktisi beladiri.


Tingkat kesulitan meningkatkan kekuatan jiwa sama sulitnya untuk meningkatkan kekuatan fisik, membutuhkan banyak sumberdaya. Sebab itu pohon pemangsa jiwa disembunyikan oleh Ratu Diao Chin.


"Baiklah aku akan mengikuti. Tapi, aku membutuhkan banyak energi alam untuk terus mempertahankan kehidupan ku!" jawab pohon pemangsa jiwa.


Excel Shimo tersenyum. "Itu mudah, aku bisa memberikan keinginanmu melebihi ekspektasi! Sekarang aku akan membawamu menuju suatu tempat, dan jangan tolak energi yang akan menyelimutimu!" pintanya yang ingin menyelesaikan urusan disini.


Semua wanita kebingungan apa yang sedang dilakukan Excel Shimo dengan melihat terus pohon pemangsa jiwa, tapi mereka menduga jika Excel Shimo sedang berkomunikasi.


"Saya siap."


Segera Excel Shimo merentangkan kedua tangannya untuk mengalirkan energi spiritual kepada pohon pemangsa jiwa, dan secara berlahan pohon pemangsa jiwa mulai terangkat hingga akarnya terlihat semua. Tampaklah ukuran sebenarnya pohon pemangsa jiwa yang sangat besar dan tinggi.


Bhuzh...


Desiran angin lembut dan menghilang-lah pohon pemangsa jiwa dihadapan semua wanita. Melihat pohon pemangsa jiwa sudah tidak ada, Liu Hualien, Tu Yueyin Mei dan She Qinglin segera berlarian dan mengambil apapun yang berharga.


Sedangkan Excel Shimo, Loi Annchi dan Bao Xue hanya duduk menunggu ketiga wanita itu berlomba-lomba mendapatkan banyak tanaman langka.


"Setelah ini, kita segera kembali saja ... Apa yang aku ingin tahu sudah sebagian terungkap," kata Excel Shimo sambil membaringkan tubuhnya dengan kepala bertumpu pada paha Bao Xue.


"Lalu bagaimana dengan para penguasa itu?" tanya Loi Annchi sambil ikutan membaringkan tubuhnya dengan meletakkan kepala di perut Excel Shimo.


Loi Annchi dan Bao Xue segera membantu memanen dan Excel Shimo membuat Formasi penghalang menuju ladang untuk memperlambat pergerakan para penguasa.


Kemudian, Excel Shimo juga ikut membantu wanitanya dengan gerakan yang lebih cepat, bahkan selain tanamannya yang diambil, tanah juga diambil agar tidak merasakan akar.


Liu Hualien selalu tertawa sambil mencabut tanaman dengan ceroboh, dia berhenti tertawa saat memakan sebagian tanaman yang mengandung rasa manis dan asam.


Bang... Bang...


Excel Shimo dan wanitanya mendengar suara benturan, dan melihat kearah pintu masuk. Dewa Matahari dan Dewa Utara berusaha menghancurkan Formasi penghalang.


"Cepat, kita tinggalkan tempat ini!" ajak Excel Shimo yang malas bentrok dengan mereka.


Liu Hualien, Tu Yueyin Mei dan She Qinglin menjadi kesal karena acara kesenangan menjadi terganggu, untung saja semua tanaman langka telah dipanen dan menyisakan sedikit tanaman yang sering ditemukan di dunia luar.


Dewa Matahari yang juga seorang Alkemis, jelas meraung marah melihat banyak tanaman langka didapatkan oleh Dewa Binatang, apalagi dia melihat Jamur Ganoderma 1.000 tahun dan 5.000 tahun telah diambil oleh Liu Hualien, Tu Yueyin Mei dan She Qinglin.


Excel Shimo segera melompat ke dalam bekas tempat pohon pemangsa jiwa dicabut, didalamnya sudah ada lubang hitam sebagai pintu keluarnya. Semua wanita mengikuti tanpa takut dengan Excel Shimo memimpin.

__ADS_1


Bang...


"Shimo!!" teriak Dewa Binatang yang baru saja menghancurkan Formasi dengan kekuatan Api Surgawi.


Dewa Matahari dan Dewa Utara masih menyempatkan diri untuk menjarah tanaman yang tersisa, dan segera menyusul Dewa Binatang, mereka segera masuk ke dalam lubang hitam dan disusul semua penguasa.


Swosh... Swosh...


Excel Shimo dan semua wanitanya muncul di dalam tungku, tempat semula di Mountain Twins Son, dan melihat orang yang berjaga-jaga. "Kalian masuk saja ke dalam Dunia Jiwa!" perintah Excel Shimo dan memasukkan semua wanitanya.


Kemudian, Excel Shimo memejamkan mata untuk mencari dua Naga Ular yang bersembunyi, setelah menemukannya Excel Shimo segera menghilang tanpa diketahui para penjaga di luar tungku.


Setelah Excel Shimo pergi, Dewa Matahari, Dewa Utara dan disusul para penguasa juga keluar tungku, mereka segera mencari keberadaan Dewa Binatang dan menemukannya di zona terluar.


"Kita kepung dia, aku kearah Barat!" perintah Dewa Matahari kepada para penguasa.


Segera semua penguasa menyebar dengan membawa banyak kultivator. Sedangkan Excel Shimo menuju ke sebuah danau tempat persembunyian dua Naga Ular. Merasakan kehadiran tuannya, Naga Ular pun keluar dan meraung kegirangan.


"Wow! Kalian sudah menerobos!" seruan Excel Shimo yang merasakan kekuatan dua Naga Ular telah berada di tingkat Celestial Supreme level satu.


Kepala kedua Naga Ular itu menjulurkan lidahnya pada tubuh Excel Shimo sehingga basah kuyup. Excel Shimo tertawa karena mendapatkan dukungan yang kuat.


Swosh... Swosh...


Akhirnya semua penguasa berdatangan dengan mengepung danau. Excel Shimo tersenyum sinis dengan mengeluarkan Seruling Pengendali Jiwa, dan kedua Naga Ular segera melindunginya.


"Dewa Binatang, kejahatan mu sangat besar telah membunuh banyak kehidupan di wilayah Kekaisaran Iblis Timur!!" teriakan Dewa Matahari yang memfitnah Dewa Binatang, "dan hukuman adalah menghancurkan basis kultivasi mu dan dipenjara selama 500 ribu tahun di Pagoda Penyiksaan." lanjutnya dan langsung memvonis hukum berat.


Spontan semua orang bergidik ngeri dengan hukuman yang akan diterima oleh Dewa Binatang, sebab hukum itu lebih berat dan mengerikan daripada yang diterima oleh Kaisar Iblis. Kaisar Iblis atau Chi Genji dihukum karena pernah membuat kekacauan di Benua Zhong Hua ribuan tahun lalu, hingga dengan artefak milik Dewa Ilusi Kaisar Iblis berhasil dikalahkan dan dipenjara di bawah Gunung Neraka.


"Dewa Matahari, keputusanmu terlalu berlebihan, seharusnya kamu menunggu hasil penyelidikan dan keputusan Kabinet Penegak Hukum Istana Sembilan Surga!" tegur Seng Long si Dewa Timur.


Dan apa yang dikatakan oleh Dewa Timur juga di anggukan oleh para penguasa yang mendukung ucapannya. Selain itu, kejahatan Dewa Binatang yang membunuh banyak kehidupan bukan semata-mata dilakukan dengan sengaja, sebab kejahatan Raja Chi Yong lebih besar dengan berniat membuka Altar Divisi Reinkarnasi.


(Semua penguasa mengenal Altar Divisi Reinkarnasi bukan nama yang lainnya)


Sebelum Dewa Matahari berdalih, keburu Excel Shimo tertawa dan berbicara. "Oh kamu yang bekerjasama dengan Huang Taiji si Dewa Api dan dibantu oleh Dewa Utara untuk melakukan ritual kebangkitan Kaisar Iblis...!" ungkap Excel Shimo dan membuat semua penguasa terkejut dan melihat Dewa Utara dan Dewa Matahari, dan semua penguasa baru menyadari jika Dewa Api tidak terlihat.


Semua penguasa ingin meminta penjelasan akan kebenaran tuduhan Dewa Binatang, namun sebelum Dewa Matahari menyanggah tuduhan Dewa Binatang, Excel Shimo kembali berbicara yang lebih mengejutkan.


"Huang Taiji dengan julukan Dewa Api sebenarnya adalah jiwa dari Kaisar Iblis, kalian lihat dengan Mata Dewa di Gunung Neraka, apa yang sedang terjadi!"


Spontan semua penguasa dan kultivator membuka Mata Dewa kearah Gunung Neraka. Apa yang mereka lihat tampak biasa saja, dimana Kaisar Iblis atau Chi Genji masih dirantai besi khusus di empat pilar.

__ADS_1


Dewa Utara dan Dewa Matahari tersenyum sinis, sebab tuduhan Dewa Binatang tidak benar, dan Kaisar Iblis masih aman dengan tubuh disiksa di bawah Gunung Neraka.


"Itu hanya ilusi Formasi yang kalian lihat ... Jika tebakan ku tidak salah, Formasi Ilusi itu dibuat oleh Dewa Utara!" kembali Excel Shimo berbicara.


__ADS_2