
Chapter 341. Benua Shen Zhou, Kekaisaran Dewa Selatan dan Putra Mahkota.
*****
Sejak Benua Chaos dan Benua Zhong Hua bergabung dengan Benua Shen Zhou, geografi alamnya juga berubah, ukurannya sepuluh kali lebih besar dari Benua Kelahiran.
Namun, tidak seperti Benua Kelahiran, Benua Shen Zhou mengalami banyak kerusakan, bencana gempa banyak terjadi dimana-mana, hingga dampak kerusakan tidak terelakkan lagi, untung saja banyak kekuatan setingkat Dewa mampu menghalau bencana tsunami hingga tidak banyak memakan korban.
Setelah tiga benua menjadi satu, Klan Kuno, Dewan Keamanan dan sembilan Kekaisaran super sibuk, dimana bertambahnya lima wilayah Kekaisaran dari Benua Zhong Hua, empat Kekaisaran dari Benua Chaos, itu belum termasuk wilayah sekte, ratusan klan, ribuan marga dan akademi. Selain itu, jumlah kehidupan juga meningkatkan dengan angka yang fantastik, mencapai angka sepuluh miliar jiwa lebih yang tersebar di seluruh penjuru.
Dewan Keamanan mendata semua kekuatan, dari hasil survei dan pendataan, tercatat angka yang mengejutkan dimana bertambahnya kekuatan setingkat Dewa yang baru menerobos, itu dilihat dengan mudah dengan terjadinya Kesengsaraan Petir.
Kesengsaraan Petir terjadi dimana-mana, efek itu akibat Energi Surgawi yang dimiliki Benua Shen Zhou, energi tingkat menengah. Sebab itu, banyak kekuatan Peri Langit menerobos, dan Kitab Suci juga sering muncul saat seorang Dewa mendeklarasikan julukannya.
Tapi, dari semua Dewa yang mendeklarasikan namanya, tidak ada yang seperti Dewa Binatang, tercatat nama Dewa Binatang berada di peringkat pertama, peringkat kedua adalah Qin Diao Chin, peringkat kedua Fairy Lianshi, hingga ribuan peringkat nama.
Dalam mengklasifikasikan untuk memberikan peringkat, Kitab Suci sangat sederhana; melihat usia, kekuatan terakhir saat mendeklarasikan namanya dan jumlah elemen yang dimiliki. (Semua informasi bisa diperbarui jika Dewa tersebut melaporkan diri, sekaligus harus bergabung dengan Persatuan Dewa Dewi).
Sebab itu Dewa Binatang berada pada peringkat pertama dengan usia 12 tahun, dengan memiliki enam elemen dan kekuatan Dewa Langit saat mendeklarasikan namanya.
Sembilan Klan Kuno di Benua Shen Zhao, yaitu;
Klan Qin (Ras Manusia).
Klan Ming (Ras Golem).
Klan Mu (Ras Peri).
Klan Gongsun (Ras Titan).
Klan Tang (Ras Inti Kehidupan).
Klan Chu (Ras Manusia).
Klan Liu (Ras Kucing Petir).
Klan Yue (Ras Demi Human).
Klan Nanggong (Ras Manusia).
Klan Kuno di Benua Zhong Hua telah menjadi satu dengan pemimpin pusat Benua Shen Zhou.
Dewan Keamanan Benua Kelahiran terdiri dari sembilan Ras yang unik, yaitu;
Ras Naga - Seng Long - Dewa Timur.
Ras Suzaku - Yang Wei - Dewa Api Tenang.
Ras Basalt - Xuan Wuyan - Dewa Utara.
Ras White Tiger - Hu Bai Hongli - Dewa Barat.
Ras Thunderbird - Loi Hongli - Dewa Petir.
Ras Phoniex - Huang Taiji - Dewa Api.
Ras Manusia - Zhuge Liang - Dewa Matahari.
__ADS_1
Ras Kera - Sun Tzu - Dewa Kenakalan.
Ras Rubah - Xia Ju - Dewi Selatan.
Sembilan Kekaisaran di Benua Shen Zhou, yaitu;
Kekaisaran Dewa Air.
Kekaisaran Dewa Alam.
Kekaisaran Dewa Bintang.
Kekaisaran Dewa Pedang.
Kekaisaran Dewa Bayangan.
Kekaisaran Dewa Surya.
Kekaisaran Dewa Logam.
Kekaisaran Dewa Angin.
Kekaisaran Dewa Kekayaan.
Sebagai Kekaisaran di Benua Zhong Hua dan Benua Chaos, sudah bergabung dengan Kekaisaran Pusat di Benua Shen Zhou, dan yang tidak bergabung dengan alasan nama Dewa yang berbeda, namun ada juga yang mandiri seperti Kekaisaran Dewa Selatan. Banyak sekte dan klan juga bergabung dengan pimpinan pusat sekte maupun klan di Benua Shen Zhou. Sembilan Kekaisaran itu menguasai 42 kerajaan.
Kekaisaran di Benua Zhong Hua;
Kekaisaran Iblis Timur (Istana Iblis Timur), menguasai lima Kerajaan.
Kekaisaran di Benua Kekacauan;
Kekaisaran Tang.
Kekaisaran Wei.
Kekaisaran Song.
Kekaisaran Wu.
Empat Kekaisaran ini menguasai 16 kerajaan.
Di Kekaisaran Dewa Selatan Gerbang Utara telah dikepung oleh tiga Permaisuri, tiga Putra Mahkota dan Putra Putri Kekaisaran, mereka didukung empat kerajaan, empat sekte dan lebih dari klan besar, dukungan itu mengepung tiga gerbang. Dengan jumlah kekuatan itu, mereka jelas ingin menggulingkan Kaisar Yang Dang.
Mereka mendirikan banyak tenda dan berniat menghancurkan Kekaisaran Dewa Selatan secara berlahan, dengan memblokir semua akses keluar masuk pintu gerbang Kekaisaran, jelas berniat membuat kelaparan penduduk, melemahkan moral dan secara tidak langsung akan memicu konflik di dalam.
Sedangkan Kaisar Yang Dang sendiri terlalu enggan melawan istri, putra dan putrinya sendiri, dia hanya bisa bertahan sambil menunggu pewaris tahta tiba.
Ya, Kaisar Yang Dang ingin putrinya Yang Hua menyelesaikan konflik Kekaisaran, sebab putra Mahkota pertama ingin menikahi Yang Hua. Putra Mahkota pertama bernama Yang Ahui Nan.
__ADS_1
Yang Ahui Nan adalah putra dari Permaisuri Yun, Yun Nan adalah istri pertama Kaisar Yang Dang. Permaisuri keempat dan kelima memiliki putra, mereka mendukung Yang Ahui Nan untuk menggulingkan kekuasaan Kaisar Yang Dang yang sudah tua dan tidak tegas, apalagi saat memilih Yang Hua sebagai pewaris tahta tanpa berunding dulu dengan semua Permaisuri, putra dan putrinya.
Sebab itu hampir semua kekuatan di wilayah Kekaisaran Dewa Selatan mendukung Yang Ahui Nan menjadi penguasa tunggal di Kekaisaran Dewa Selatan, mereka juga tidak ingin Yang Hua menjadi Ratu, karena wanita dianggap dibawah pria dan terlalu lemah dalam menjalankan pemerintahan.
Ya, mereka semua melupakan sosok penguasa Ordo Kegelapan yang merupakan seorang wanita mandiri, ditakuti oleh seluruh Alam Semesta Kelahiran.
"Kamu segera buat lagi kegaduhan di pintu gerbang!" perintah Putra Mahkota Yang Ahui Nan kepada kepada salah satu raja pendukungnya.
Yang Ahui Nan tidak sabar harus menunggu 5 tahun dalam acara pemilihan suami bagi Yang Hua, dia kuatir Yang Hua akan direbut pihak lain, sebab itu Yang Ahui Nan sering menyewa pembunuh bayaran untuk menculik jika mampu, jika tidak bisa di culik maka dibunuh.
Raja itu tertawa senang. "Dengan senang hati Pangeran Nan."
Setelah raja itu meninggalkan tenda, Yang Ahui Nan bertanya kepada ibunya. "Apa ibu sudah tahu persembunyian Yang Hua?"
Permaisuri Yun menghela nafas berat, dan sudah bisa ditebak oleh putranya. "Pria tua sialan itu pintar menyembunyikan dia, bahkan mata-mataku belum menemukan persembunyiannya di istana maupun di tempat lain!" geram Permaisuri Yun, entah kenapa dia begitu membenci suaminya dan Yang Hua.
"Kenapa Kakak tidak segera mendeklarasikan diri sendiri ... Padahal dukungan sekarang sudah memenuhi syarat untuk mendirikan Kekaisaran sendiri, apalagi banyak wilayah yang luas yang cocok dijadikan pusat Kekaisaran?" tanya adik perempuan yang bernama Yang Mei.
Yang Ahui Nan tersenyum sambil melirik adiknya yang cantik lalu menjawabnya. "Wilayah luas tapi membutuhkan banyak sumberdaya besar untuk mendirikan Kekaisaran ... Aku tidak mau membuang sumberdaya, lagian Kekaisaran Dewa Selatan adalah hak-ku!"
Boom💥...
Yang Ahui Nan melihat dari tendanya saat pelontar batu api dilepaskan untuk menghancurkan pintu gerbang, tapi mudah dihalau oleh kekuatan setingkat Peri Benua. Sengaja Yang Ahui Nan membuat ketakutan seluruh penduduk ibukota, dia tidak ingin menyerang dalam skala besar, sebab kekuatan Kaisar Yang Dang tidak bisa diremehkan, setingkat Raja Surgawi.
"Ayah terlalu keras kepala dengan tetap menjadikan Yang Hua sebagai Ratu, itu akan menyulitkan Kakak menguasai Kekaisaran!" alasan Yang Mei yang tidak sabar dengan taktik kakaknya yang dianggap terlalu sabar.
Yang Mei adalah anak kedua dari Permaisuri Yun, usianya 825 tahun, tinggi badan 175 cm, wajahnya mirip dengan Yang Xiaoping. Kekuatannya berada pada tingkat Dewa Langit level 5. Sedangkan Yang Ahui Nan usianya mencapai 1.125 tahun dengan kekuatan tingkat Dewa Leluhur level 8.
Permaisuri Yun, usianya mencapai 1.500 tahun, tapi wajahnya masih awet muda, seperti usia kepala tiga, kekuatannya berada pada tingkat Prajurit Surgawi level 2.
"Tidak ada yang sulit untuk menggulingkan kekuasaan ayah! Hanya saja kekuatannya yang mengkuatirkan, jika aku secara langsung menyerang ... Kerugian dengan kekalahan banyak pendukung yang mati sia-sia!" jelas Yang Ahui Nan.
Putra Mahkota kedua tertawa dan berbicara. "Jangan kuatir masalah dia, aku sudah mendapatkan dukungan untuk mengalahkan Kaisar Yang Dang!"
Semua orang yang berada di tenda segera melihat putra mahkota kedua, sebab mendapatkan dukungan setingkat Raja Surgawi tidaklah mudah dan murah.
"Apa yang kamu janjikan kepada orang itu?" tanya Yang Ahui Nan dengan rasa penasaran.
Putra Mahkota kedua menggaruk kepalanya dengan tersenyum masam. "Dia hanya meminta satu liter darah Yang Hua, tidak lebih!" jawabnya dengan rasa bersalah tidak meminta ijin dulu kepada kakaknya.
Yang Ahui Nan menatap tajam kearah adiknya, setelah itu tersenyum kemudian tertawa. "Bagus, bagus! Jika hanya itu aku bisa memberikan asal dia menyegel kekuatan Yang Hua dan Yang Xiaoping!"
Semua orang pun ikut tertawa senang, putra mahkota kedua merasa lega jika kesepakatan dia dengan orang yang memiliki kekuatan tingkat Raja Surgawi ternyata tidak salah.
"Kapan dia kesini?" tanya Yang Ahui Nan dengan tidak sabar hingga dia berdiri dan menghampiri adiknya.
"Beliau sudah disini!" jawab putra mahkota kedua yang mengejutkan semua orang, mereka dengan segera mencapai sekitarnya, tapi tidak menemukan orang itu.
Bhuzh...
Tiba-tiba muncul sesosok yang mengerikan dari kekosongan ketubuh penuh tulang dengan sedikit daging yang masih menempel di tubuh, kedua matanya merah, kedua kaki tercipta dari akar-akar pohon, kedua tangan juga dari akar yang runcing dan tajam. Semua giginya seperti taring, hanya satu kata dibenak semua orang yang ketakutan 'mengerikan'.
Semua orang segera mundur, disaat orang itu muncul di tengah-tengah mereka, bau anyir menyerukan dan tercium hidung, Yang Mei, Permaisuri Yun dan semua wanita hampir muntah jika tidak menutup hidung. Semua orang seakan-akan melihat monster yang memuakkan.
"Hahahaha!"
Orang itu tertawa senang jika kehadirannya masih ditakuti semua orang, suara tawa sangat keras hingga membuat serangan pelontar terhenti dan buru-buru raja bawahan Yang Ahui Nan dan jenderalnya menuju ke tenda pangeran pertama.
Mereka yang melihat syok dan mundur karena ketakutan dan aroma busuk yang menyengat, semua orang mengenalinya melalui ciri-ciri, salah satu ras yang telah punah.
"Ras Mayat Hidup!!"
Seruan semua orang yang seakan-akan sudah terjadi teror dimana-mana dan mengalaminya.
__ADS_1
*****