God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 229. Mengalahkan Dewa Alam, Fei Zong.


__ADS_3

Chapter 229. Mengalahkan Dewa Alam, Fei Zong.


Boneka wayang dengan mudah menghancurkan tubuh mayat hidup, sedangkan mayat hidup yang lolos dibantai oleh para wanita dan para pimpinan Kerajaan Tu dan pasukannya.


Boom💥...


Suara ledakan energi terus-menerus terdengar, suara pedang membelah tubuh, suara tombak menusuk kepala dan sebagainya. Berbagai teknik dan jurus andalan dikeluarkan semua tanpa menahannya.


Dibelakang pasukan mayat hidup, Excel Shimo membidik pemimpin mayat hidup dengan senjata panah yang lama tidak dia gunakan.


"PANAH BAYANGAN!!" gumam Excel Shimo yang telah mengunci kepala pemimpin mayat hidup.


Xiu...


Desiran angin saat anak panah melesat ke arah pemimpin mayat hidup.


"Sialan?!" umpat Fei Zong saat naluri-nya mendeteksi serangan menyelinap, buru-buru ia membalikkan badan untuk melihat si penyerangnya, tapi ia tidak melihat siapapun.


Boom💥...


Tiba-tiba anak panah muncul dibelakangnya tanpa bisa pemimpin mayat hidup bereaksi, dan kepalanya meledak seketika.


Gerrrr....


Pasukan mayat hidup mengerang saat pemimpinnya telah mati, dan menjadikan pasukan mayat hidup menjadi kocar-kacir.


Namun, pemimpin mayat hidup yang berbentuk tengkorak hidup lagi, setelah menyerap bangsanya sendiri yang telah mati. Excel Shimo mengerutkan kening melihat mayat hidup jenis Fei Zong bisa hidup lagi walaupun kepalanya telah diledakkan.


"Hahahaha! Tidak semudah itu membunuhku!!" tawa pemimpin mayat hidup yang tubuhnya semakin besar setelah menyerap tubuh bangsanya sendiri. Sorot mata merah mencari keberadaan si penyerang.


Sontak semua orang kaget melihat pemimpin mayat hidup menjadi raksasa tengkorak, tingginya mencapai 8 meter. Semua orang segera berhenti dan menjauhi boneka wayang.


Semua wanita juga ikut berhenti dan melihat tengkorak raksasa dibelakang pasukan mayat hidup.


Namun, boneka wayang yang tidak memiliki emosi terus menyerang dan membuat mayat hidup sedikit demi sedikit mulai berkurang.


"Jangan Takut, kita dilindungi boneka wayang!" ujar An Na yang kembali menyerang dan berlindung dibelakang boneka wayang, dia tidak takut sama sekali dan tidak mau mengecewakan suaminya.

__ADS_1


Melihat An Na yang menyerang, semua wanita segera kembali menyerang dan diikuti semua orang, termasuk kedua Leluhur Kerajaan Tu dan semua pimpinan.


"Keluar kamu, jangan bersembunyi seperti pengecut?!" teriak pemimpin mayat hidup kepada Excel Shimo, sambil mata merah terus mencari keberadaan musuhnya.


"Dengan senang hati!" jawab Excel Shimo yang suaranya seperti guntur, dia muncul diatas pemimpin mayat hidup dan mengeluarkan pukulan penuh energi.


Boom💥...


Tubuh pemimpin mayat hidup langsung hancur terkena pukulan energi dari atasnya. Seketika tulang-tulangnya berserakan dimana-mana.


"Lihat suami kita sudah datang!" teriak si An Na yang semakin bersemangat.


Semua orang juga makin bersemangat dan semakin ganas membantai mayat hidup.


Excel Shimo melihat tulang pemimpin mayat hidup yang hancur mulai bergetar dan kembali menyatu dengan cepat. Kali ini pemimpin mayat hidup lebih banyak menyerap pasukannya, bahkan pasukan yang masih hidup dia serap juga.


"Semuanya mundur jauhi area ini!" perintah Excel Shimo kepada semua orang termasuk boneka wayang yang segera berhenti, "boneka-ku, lindungi mereka." lanjutnya dengan memerintahkan bonekanya.


Buru-buru semua orang kembali ke Benteng Pertahanan Kerajaan dan boneka wayang berada di depan Benteng Pertahanan, semua mata menatap pemimpin mayat hidup yang menjadikan pasukannya sebagai energinya.


Tanah bergetar hebat saat pemimpin mayat hidup menyerap pasukannya, secara berlahan kekuatannya juga meningkat. Tidak ada letusan energi terobosan saat pemimpin mayat hidup naik tingkat, hanya getaran tanah seperti gempa dan pusaran angin berkumpul disekitarnya.


Boom💢...


"Grorrr...!"


Pemimpin mayat hidup meraung keras setelah dirinya telah menyerap semua pasukannya, kekuatannya meningkat drastis dari Peri Langit level 9 menjadi Dewa Alam level 2. Tubuhnya kini semakin tinggi, tinggi mencapai 15 meter, tulang-tulangnya berwarna hitam, tulangnya kini memiliki kekuatan fisik Baja tahap atas.


Excel Shimo tersenyum lebar dan tidak takut sama sekali. "Apa hanya ini seluruh kekuatan-mu?" tanya Excel Shimo tanpa bermaksud meremehkan.


"Hahahaha!! Bocah, kami adalah Ras Mayat Hidup yang melahirkan banyak Ras Iblis, jangan pernah meremehkan kami. Kami mampu memanggil badai angin dan badai samudera, bahkan para Dewa akan tunduk pada kami!" jawab pemimpin mayat hidup dengan sombongnya, ia tertawa senang memiliki kekuatan yang dia idamkan.


"Oh! Kalau begitu panggil para Dewa-dewi itu, aku menunggunya!" cemooh Excel Shimo dengan senyum menghina.


"Huff! Terima ini!!" ujar pemimpin mayat hidup yang tidak bisa membalas omongan, segera dia mengangkat tangan kanannya ke atas dan menarik element angin disekitarnya.


(Gemuruh angin)

__ADS_1


Suara gemuruh pusaran angin segera terdengar, dan membuat semua orang ketakutan. Lalu, sebuah pusaran besar terbentuk di telapak tangan pemimpin mayat hidup, dan secara cepat membentuk badai tornado, badai tornado itu menarik apapun yang berada di dekatnya dengan ganas dan menghancurkan.


Excel Shimo tersenyum lagi dengan mengangkat kaki kirinya dan menghentakkan dengan keras di udara.


Dhummm....


Segera suara dentuman keras di langit, saat kaki kiri Excel Shimo menciptakan gelombang supersonik untuk menghancurkan badai tornado di telapak tangan pemimpin mayat hidup.


Bhuzhh...


Segera badai tornado untuk tersebar dan keadaan kembali normal. Di kejauhan semua orang tercengang melihat mudahnya Excel Shimo menghancurkan tornado itu.


"Bangsat kamu?!" bentak pemimpin mayat hidup yang marah, sebab mengumpulkan energi angin itu sangat susah.


Wushhh...


Pemimpin mayat hidup langsung melesat keatas untuk menyerang Excel Shimo dengan kepalan tangannya.


"Mau beradu fisik! Dengan senang hati!" ujar Excel Shimo yang paling senang beradu fisik saat bertarung, dia segera meluncur ke bawah untuk menyambut pukulan pemimpin mayat hidup.


Dhummm...


Suara dentuman sangat keras saat dua kepalan saling beradu, hingga menciptakan gelombang kejut yang berbahaya. Untungnya ada 10 boneka wayang yang memblokir gelombang kejut tersebut, jika tidak sudah dipastikan Benteng Pertahanan Kerajaan Tu akan porak-poranda.


Wushhh... Boom...


Tubuh pemimpin mayat hidup terpental kebawah dan menghantam tanah dengan keras, hingga membuat kawah besar di tanah, ukurannya kawah mencapai 30 meter. Tangan pemimpin itu muncul retakan dan hampir saja hancur.


Sedangkan Excel Shimo hanya sedikit mundur dan tersenyum setelahnya. lalu, ia mengepalkan tangan kanan dan energi Api Surgawi segera menyelimuti.


"TINJU ELEMENT, TINJU API SURGAWI!" teriakan Excel Shimo sambil meluncurkan ke bawah sambil tangan kanannya tertuju pada sasaran. Apa yang dikeluarkan Excel Shimo adalah Teknik Tinju Hati dari Kitab Hitam.


Segera panas Api Surgawi dirasakan semua orang, termasuk pemimpin mayat hidup yang gemetaran saat tahu dirinya menjadi target pukulan itu. Buru-buru dia bangkit dan ingin kabur, tapi ia melihat sebuah kepalan raksasa berapi sudah sangat dekat dan jelas tidak bisa menghindari.


Boom💥...


Ledakan hebat menggetarkan medan perang mereka berdua, hingga sangat dirasakan oleh semua orang yang berada di Benteng Pertahanan dan Ibukota Xi'an.

__ADS_1


Tanpa teriakan maupun suara pemimpin mayat hidup akhirnya musnah dengan Api Surgawi, bahkan tidak menyisakan abu.


Api membakar tanah dan apapun yang di dekatnya, bisa dikatakan menjadi kawah berapi yang tidak akan padam, jika Excel Shimo tidak memadamkannya sendiri.


__ADS_2