
Chapter 232. Naga Seperti Cacing.
Segera Excel Shimo menggerakkan Istana Peri Miniatur memasuki lubang curam menuju dunia bawah tanah. Namun, setelah sedikit melewati lubang itu, Excel Shimo berhenti disaat memikirkan sesuatu.
"Lebih baik aku blokir pintu masuk ini dengan formasi penghalang!" gumam Excel Shimo dan segera mengeluarkan Batu Formasi berwarna merah.
Kemudian, Excel Shimo mengukir Batu Formasi dengan banyak rune-rune yang aneh, jumlahnya ada 12 Batu Formasi. Setelah mengukir selama waktu 2 dupa, semuanya telah diselesaikan.
Buru-buru Excel Shimo keluar dari Istana Peri untuk memendam Batu formasi itu. Excel Shimo memendam sedalam 1 meter dan menutupinya rapat-rapat, dengan pola melingkari lubang curam yang memiliki lebar 120 meter.
"Formasi Rasi 12 Bintang, Spiritual penghalang, aktif!!" teriakan lirih Excel Shimo sambil kedua tangan bergerak dengan pola aneh dan kedua belas jarinya mengeluarkan cahaya putih.
Bhuzhh...
Seketika cahaya bersinar terang pada 12 Batu formasi itu dan saling terhubung satu dengan yang lainnya. Lalu, keduabelas Batu formasi membentuk sebuah kubah berwarna kebiruan. Setelah beberapa saat, warnanya menjadi memudar dan menghilang, tampak tidak ada apa-apa.
"Selesai!" gumam Excel Shimo dengan hati gembira, sambil melihat hasil karyanya sendiri, "formasi setingkat Dewa Langit akan sulit ditembus dibawah kekuatan tingkat Dewa Roh." lanjutnya sambil menguji formasi penghalang dengan melemparkan sebuah batu.
Batu yang dilempar itu seketika menjadi debu dan tersapu angin, dan formasi itu tidak menunjukkan fluktuasi energi, sebab batu itu tidak mengeluarkan energi.
Banyak jenis Formasi Array Spiritual, salah satunya adalah Formasi Rasi 12 Bintang. Formasi Rasi 12 Bintang melingkupi banyak jenis, salah satunya adalah Formasi Penghalang, Formasi Ilusi, Pengumpulan Energi dan lain sebagainya.
Keunggulan Formasi Rasi 12 Bintang adalah mampu menyerap energi alam sekitarnya sebagai bahan bakarnya, dan tanpa harus mengisi ulang dengan energi spiritual si penciptanya.
Excel Shimo kembali memasuki Istana Peri dan berlanjut menuju dunia bawah tanah.
Saat melewati pintu masuknya, aura kematian dan energi Yin mulai terasa, dan segera Excel Shimo mengaktifkan teknik budidaya Pemikat Pesona Energi Alam.
Excel Shimo memiliki 3 teknik budidaya, yaitu;
__ADS_1
Pelahap Energi Alfa.
Pemikat Pesona Energi Alam.
Dual Cultivation.
Dengan lahap pori-pori tubuh Excel Shimo menyerap energi Yin dan aura kematian yang keluar dari dunia bawah tanah, senyum lebar terpampang jelas diwajah Excel Shimo, saat dantian-nya mulai terisi seperti setetes air memasuki Danau.
Lotus Bao hanya menghela nafas berat, melihat Tuannya baru pertama kali menggunakan teknik budidaya-nya, seandainya Excel Shimo tidak malas untuk berkultivasi secara normal, dia juga akan cepat meningkatkan kekuatannya, selain hanya berkultivasi ganda saja.
"Mungkin perjalanannya terlalu cepat setelah keluar dari pelatihan selama 11 tahun ini!" gumam Lotus Bao yang tidak menyalahkan Tuannya.
Semenjak Excel Shimo keluar dari pelatihan selama 11 tahun, dia sudah langsung bentrok dan mengalami banyak tantangan hidup, dan banyak misteri yang harus dia ungkapkan satu per satu.
"2 bulan, 2 bulan lebih Tuanku mengalami lika-liku kehidupan yang sulit, yang tidak seharusnya dia terima diusianya yang masih terbilang anak-anak...!" ujar Lotus Bao sambil melihat Tuannya.
"Benar, Naga seperti cacing, aku heran melihat banyak orang begitu memuja Naga sebagai yang terhebat. Dewa Naga, kultivasi Naga, teknik Naga, dan lain sebagainya yang memuja nama Naga. Jika mereka tahu Naga itu seperti debu dihadapan Tuan kita, sudah pasti mereka tidak sombong," ujar Lotus Bao yang jijik dengan nama Naga.
Jika mereka berdua tahu siapa pencipta Naga, pasti akan lebih memuja Excel Shimo. Sayangnya, Excel Shimo tidak mau mengungkapkan sejati dirinya kepada siapapun. Bahkan, jika banyak orang lain tahu dia adalah keturunan dari Kakek Excel, Excel Shimo hanya diam dan tersenyum tanpa berbangga diri, dan selalu mengalihkan topik pembicaraan-nya.
Saat Istana Peri mencapai kedalam 200 meter, Excel Shimo melihat banyak goa, dan setiap goa itu banyak mayat hidup yang sedang menyerap energi Yin dan aura kematian.
"Pantas banyak sekali setingkat Raja keatas, ternyata mereka bisa berkultivasi layaknya kultivator!" gumam Excel Shimo.
Lotus Bao yang mendengar ucapan Tuannya, segera ikut berbicara. "Seperti yang saya bicarakan tempo hari, Ras Mayat Hidup setelah mati, energinya akan kembali ke dunia bawah tanah dan kembali dikonsumsi oleh mayat hidup disini. Jika Tuan tidak segera memusnahkan Ras Mayat Hidup, mereka akan cepat berevolusi menjadi hantu, binatang, iblis dan Raja Iblis. Yang lebih mengerikan jika mereka mencapai evolusi tertinggi, yaitu menjadi Monster Raja Iblis, yang kekuatannya mampu mengalahkan 3 kultivator setingkat Celestial Supreme level puncak... Tuan bisa bayangkan sendiri...!"
Excel Shimo menelan salivanya setelah mendengar ucapan Lotus Bao, dengan raut wajah serius dan mengepalkan kedua tangannya, Excel Shimo berbicara. "Aku jelas tidak akan membiarkan Ras Mayat Hidup bisa berkembang, dan sesegera mungkin harus dimusnahkan."
Kemudian, Excel Shimo merubah Istana Peri menjadi besar, dengan ukuran lebih kecil dari lubang menuju dunia bawah tanah. Lalu, Excel Shimo mengeluarkan semua wanitanya di lantai 3.
__ADS_1
Bhuzhh...
"Suami!" sapa semua wanitanya saat melihat Excel Shimo.
"Kita akan musnahkan mayat hidup ini...," kata Excel Shimo sambil menunjukkan goa-goa tempat mayat hidup sedang berkultivasi.
Spontan semua wanita bergidik ngeri melihat banyaknya mayat hidup, lebih banyak saat menyerang tadi malam. Melihat wajah ketakutan istrinya, Excel Shimo segera menenangkan mereka.
"Jangan kuatir, Istana ini tidak akan diketahui mereka dan juga tidak mudah dihancurkan, asal yang menyerang tidak lebih dari 3 kultivator setingkat Celestial Supreme,"
Seketika semua wanitanya bernafas lega, dan kembali Excel Shimo berbicara. "Kalian akan menempati 4 menara diatas, disana kalian akan menggunakan meriam yang telah tersedia...," Excel Shimo berhenti berbicara dan mengeluarkan Batu Roh dan membaginya kepada semua wanitanya, "ini masukan kedalam punggung meriam sebagai amunisinya dan kalian akan mudah mengetahui dan menggunakannya." lanjutnya dengan menjelaskan tujuannya memberikan Batu Roh ini.
Semua wanitanya terkejut melihat begitu mudahnya menggunakan Batu Roh untuk digunakan sebagai amunisi. Tapi mereka segera tersadar, sebab suaminya adalah orang yang paling kaya.
"Suami, kenapa tidak melakukan sesuai dengan rencana awal?" tanya Tu Qingxuan.
"Terlalu lama, dan lihat mereka bisa dengan cepat berevolusi! Jika aku harus menaklukkan wilayah Sayap, mereka akan kembali menyerang Kerajaan Tu," jawab Excel Shimo yang akhirnya bisa dimengerti, "ayo ikuti aku." lanjutnya.
Segera Excel Shimo berdiri dan mengajak semua wanitanya menuju menara Istana Peri, dan mencontohkan bagaimana menggunakan meriam dan Batu Roh.
"Setelah Batu Roh dimasukkan, kalian tinggal bidik sasarannya dengan menarik tuas ini..., " kata Excel Shimo dengan mempraktekkan-nya secara langsung agar semua wanitanya memahami.
Boom💥...
Seketika meriam meletup dan memasuki goa tempat mayat hidup, ledakannya sangat hebat dan langsung membunuh mayat hidup tersebut. Semua wanita segera menjadi gembira mendapatkan mainan baru, terutama Tu Yueyin Mei yang langsung memilih salah satu meriam.
"Na'er, jika saudarimu kehabisan Batu Roh, segera suplai mereka," pinta Excel Shimo kepada An Na yang juga keluar dari dunia jiwa.
"Baik, Tuan." jawab An Na dengan senang hati.
Segera semua wanita menempati 4 menara Istana Peri dan memilih meriam dengan posisi paling puncak. Mereka melakukan seperti yang telah dicontohkan oleh suaminya. Sedangkan Excel Shimo kembali ke lantai 3, dan tugasnya mengendalikan Istana Peri Miniatur.
__ADS_1