
Chapter 314. Tawaran.
Saat Excel Shimo memasuki peti mati, dia kembali melintasi jalur dimensi dan muncul di dunia lain. Kali ini dunia yang berbeda, seperti di Benua Shen Zhou.
Benua ini memiliki kehidupan tapi terlihat masih muda, ada serangga, hewan-hewan kecil seperti anjing hutan, babi, monyet, ayam hutan dan lain sebagainya, mereka masih belum berevolusi menjadi binatang buas.
Excel Shimo membuka Mata Langit untuk memeriksa jika ada Ras maupun manusia, tapi benar-benar murni benua yang baru tumbuh. Ukuran benua ini dua kali lebih kecil dari Benua Jiang Shan. Seandainya, jika Excel Shimo tidak memiliki cincin dimensi pemberian ibunya dan Dunia Jiwa, dia pasti akan menjadikan benua baru ini sebagai hunian yang cocok untuk berkultivasi normal.
"Aku akan mengekstrak benua ini untuk meningkatkan kekuatan semua istriku dan pasukan binatang. Aku akan buatkan formasi pengumpul energi dengan kemampuan serapnya 10 kali lipat ...!" gumam Excel Shimo yang sedang membuat rencana.
Sebelum Excel Shimo memulai rencananya, dia melihat keatas, dan melihat pintu keluar dari benua ini yang berbentuk lingkaran hitam. Excel Shimo tersenyum ketika tidak kuatir akan ledakan benua setelah kehilangan sumber energi alam. Segera Excel Shimo berbicara kepada semua istrinya dan pasukan binatang yang akan meningkatkan kekuatan mereka, jelas mereka kegirangan dan menunggu Excel Shimo membuat formasi.
Excel Shimo membuka cermin Dunia Jiwa, agar semua orang bisa melihat situasi diluar. Ya, Excel Shimo sengaja tidak memperbolehkan mereka keluar dulu, agar dia bisa fokus membuat formasi pengumpul energi 10 kali lipat daya serapnya.
Dengan sabar dan tenang, Excel Shimo mengeluarkan semua material yang dibutuhkan untuk membuat formasi, dia akan membuat dua formasi besar yang berbeda untuk istri dan pasukan binatang.
Namun, disaat Excel Shimo sibuk membuat formasi, keduabelas orang juga ikut masuk ke dalam peti mati Dewa Roh dengan wajah marah, sebab mereka tidak menemukan apapun selain patung yang hancur dan peti mati. Selain itu, mereka juga mengalami banyak halangan yang sangat merepotkan, beruntung mereka tidak harus menemui hambatan formasi pembunuhan, karena semua sudah dihancurkan oleh Excel Shimo.
Keduabelas orang itu ketakutan saat berada di jalur dimensi, seperti yang dialami oleh Excel Shimo untuk pertama kalinya, tubuh mereka menjadi banyak partikel. Hanya Yang Xiaoping yang masih tenang dan merencanakan sesuatu untuk keselamatan calon suami kakaknya.
"Ahhh!!"
Swosh... Bang... Bang...
Teriakan keduabelas utusan saat keluar dari jalur dimensi dan tubuh mereka terjatuh menghantam tanah dengan keras, seperti yang pernah Excel Shimo alami. Sedangkan Excel Shimo terpaut jauh dengan jarak keduabelas utusan, tampaknya disaat keluar dari jalur dimensi tidak muncul pada satu tempat.
Setelah keduabelas utusan itu bangun, mereka memeriksa sekelilingnya dan tercengang melihat dunia yang bukan Benua Jiu Zhou. Sayangnya mereka tidak tertarik karena dunia baru masih miskin, segera mereka mengeluarkan Batu Hukum untuk mencari keberadaan Dewa Binatang.
"Sialan! Dewa Binatang pasti memiliki banyak harta langka ciptaan Dewa Roh!" geram Bian Taoren utusan dari Kekaisaran Bian, sambil melihat kearah tempat Excel Shimo, dia sangat iri dengan keberuntungan Dewa Binatang yang mendapatkan banyak harta.
"Kita akan minta sebagian hartanya!" ujar Leng Wang Zeming utusan dari Klan Chu salah satu dari Klan kuno, dia tidak ingin gagal merekrut Dewa Binatang.
Salah satu wanita tampak tidak senang jika harta Dewa Roh diperebutkan oleh mereka, wanita itu adalah Mu Yu Huang, istri dari patriark Qin. Mu Yu Huang merasa jika dirinya yang mewakili Klan Qin yang lebih berhak mendapatkan warisan Dewa Roh, sebab Ratu Ordo Kegelapan dari Klan Qin.
Tapi, Mu Yu Huang diam saja memedam amarahnya, dia memiliki rencana lain di dalam hatinya. Disebelah kiri Mu Yu Huang adalah Ratu Barat bernama Xu Qiaofeng utusan dari Dewa Matahari. Disebelah kanan Mu Yu Huang adalah Fairy Shu, Seng Long Shu. Sedangkan Yang Xiaoping berada dibelakang semua utusan, pendiam dan sambil membaca gerak gerik semua orang yang ingin mencelakai Dewa Binatang.
"Sudah, sudah! Buat apa meributkan sesuatu yang belum kita pegang! Ayo kita susul dia!" sahut Shang Wei utusan dari Klan Liu.
"Hahahaha! Kekanak-kanakan kalian!" ejek Zhu Shing dari Klan Nanggong setelah tertawa.
__ADS_1
"Hmm!" desah Gongsun Quentin yang kecewa melihat keserakahan mereka, "apa tujuan kalian kesini?" sindir Gongsun Quentin dan melesat kearah Dewa Binatang.
Huang Ying dan He Xingguang Zhou saling melirik dan mengangguk pelan, mereka berdua segera menyusul dengan arah yang berbeda, entah apa rencana mereka. Akhirnya semua utusan menyusul Gongsun Quentin dan meninggalkan Yang Xiaoping.
"Aku harus melaporkan semua ini kepada kakak Hua!" gumam Yang Xiaoping dengan mengeluarkan siput penghantar suara.
Namun, alat komunikasi itu tidak berfungsi di dunia ini. Yang Xiaoping menghela nafas dan segera terbang dengan kecepatan sedang, dia ingin melihat tindakan mereka, jika mereka berniat buruk kepada Dewa Binatang, maka dia akan segera bertindak.
"Kemana tujuan mereka berdua?" gumam Yang Xiaoping melihat Huang Ying dan He Xingguang Zhou yang sengaja berpisah, "mungkin mereka ingin mengeksplorasi dunia ini!" lanjutnya yang dengan pikiran positif.
"Bodoh! Bagaimana Dewa Binatang mau bergabung jika mereka ingin merebutkan apa yang telah dimilikinya!" cemooh Yang Xiaoping kepada semua utusan, "seharusnya mereka mendukung maupun menambah lagi hadiah agar Dewa Binatang mau bergabung! Benar-benar bodoh, keserakahan membutakan segalanya!" sambung Yang Xiaoping yang geram dan selalu mengumpat.
Sudah wajar semua utusan menjadi serakah, sebab setiap makam umumnya menyimpan banyak harta berharga, apalagi ini makam Dewa Roh salah satu anggota Ordo Kegelapan. Banyak orang mengetahui nama Dewa Roh sebagai ahli pandai besi yang hebat dimasanya, setiap hasil karyanya selalu menjadi rebutan semua kekuatan.
Sedangkan Excel Shimo sedang sibuk membuat rune-rune di batu formasi, sedangkan semua istrinya selalu melihat dan meniru apa yang dibuat suaminya, sekali-kali Excel Shimo memberikan penjelasan setiap simbol yang dia buat.
"Kalian harus mengingatnya, apa yang aku buat adalah Magic Circle salah satu Formasi Array pengumpul energi. Ini aku buat sesederhana mungkin agar kalian mengerti!" jelas Excel Shimo kepada semua wanitanya.
Dengan cermin Dunia Jiwa, semua orang yang berada di dunia jiwa bisa dengan jelas melihat, sebab terhubung langsung dengan kedua mata Excel Shimo. Namun, sebelum melanjutkan penjelasannya, Excel Shimo merasakan kehadiran banyak orang dan buru-buru melihat kebelakang.
"Huff! Merepotkan saja!" sungut Excel Shimo yang melihat mereka terbang dengan sangat cepat, dia membuka mata langit untuk memeriksa siapa saja yang mengikutinya.
Semua orang di dunia jiwa juga melihat dan menjadi kuatir. Mereka meminta keluar terutama Gongsun Ling, tapi Excel Shimo melarangnya, sebab dia bisa menangani keduabelas utusan.
"Tidak, kalian lihat saja, aku bisa menghadapi mereka jika berniat buruk!" tolak Excel Shimo dengan tegas.
"Suami, biarkan aku keluar, walaupun kekuatanku hanya setingkat Jenderal Surgawi level satu, aku masih bisa melawan salah satu dari mereka!" desak Gongsun Ling yang sifatnya sama-sama keras kepala dengan Excel Shimo, dia yakin mampu menangani mereka dengan dukungan Butterfly Gold Robe dan teknik dari Kitab Biru tahap puncak.
"Benar apa yang dikatakan Kak Ling, kita bisa gunakan Empress Spaceship untuk meledakkan tubuh mereka!" dukung semua wanita, bahkan pasukan binatang juga meraung ingin melawan bersama Raja nya.
Excel Shimo menghela nafas tak berdaya mendengar kegigihan semua orang yang dia sayangi. Segera Excel Shimo melesat menjauh dari semua orang yang berdatangan, dia memiliki rencana.
Swosh...
Sambil terbang dengan cepat, Excel Shimo membuat rencana bersama istrinya untuk menangani mereka, sekaligus menguji kemampuan Empress Spaceship. Setelah menemukan tempat yang cocok, Excel Shimo mengeluarkan Empress Spaceship, dan kapal angkasa dikendalikan oleh Gongsun Ling sebagai komandonya bersama Tu Yueyin Mei dan She Qinglin.
Sebelum Empress Spaceship melayang, Gongsun Ling mengaktifkan mode kamuflase dan segera naik hingga ketinggian dua ribu meter, dan semua wanita sudah berada pada posisi siap menembak.
"Ingat, jangan menembak dulu, aku ingin menguji kekuatanku!" pesan Excel Shimo dengan tegas kepada istrinya melalui telepati, dan melihat mereka sudah dekat.
__ADS_1
Swosh...
"Hahaha! Anak muda, kita bertemu lagi!" tawa Gongsun Quentin saat melihat Excel Shimo yang sudah menunggu sambil kedua tangannya dibelakang punggung.
Gongsun Quentin berhenti di depan Excel Shimo dengan wajah gembira, dan disusul oleh delapan utusan yang langsung mengelilingi Dewa Bintang. Sedangkan Yang Xiaoping berada agak jauh, dia sembunyi.
"Tampan dan sangat layak untuk kakakku!" gumam Yang Xiaoping saat melihat wajah Excel Shimo untuk pertama kalinya.
"Senang bertemu dengan Anda, Senior!" balas Excel Shimo sambil menangkupkan kedua tangan kepada semua orang yang datang.
"Perkenalkan namaku Xuan Zihan, utusan dari Dewa Utara salah satu Dewan Keamanan!" sela Xuan Zihan sebelum Zhu Shing memperkenalkan dirinya, dia sengaja menggunakan nama Dewa Utara agar menarik minat Dewa Binatang untuk bergabung.
"Saya utusan dari Dewa Matahari, Xu Qiaofeng," Ratu Barat juga memperkenalkan dirinya dan tersenyum manis, dia sebenarnya kagum melihat Dewa Bintang masih sangat muda dan tampan, hatinya sedikit bergejolak dengan perasaan aneh yang tidak pernah dia rasakan selama ini.
Excel Shimo melihat Ratu Barat yang menarik, wajah mengeluarkan aura seorang Ratu yang tegas dan sesuai dengan julukannya. Tinggi badan 180 cm, kaki yang panjang jelas terlihat walau tertutupi pakaiannya, kulit putih nan halus, hidup mancung, alis sedikit tebal, tubuh berisi dan terawat.
"Saya Seng Long Shu, dari Benua Shen Zhou," Fairy Shu juga memperkenalkan dirinya, tidak sombong seperti yang lainnya, yang menunjukkan siapa pendukung dibelakangnya. Di kepalanya ada sepasang tanduk naga, tinggi badan 175 cm.
Bagi Excel Shimo ketiga wanita itu cantik dan menggoda, dan dia juga memperkenalkan dirinya sebagai Shimo si Dewa Binatang.
Satu per satu semua orang memperkenalkan dirinya, dan mengutarakan tujuan mereka menemui Dewa Binatang.
Excel Shimo menghela nafas berat, saat mereka menawarkan banyak hadiah, seperti Kitab Hitam, buah Suci, senjata dan berbagai fasilitas terbaik jika mau menjadi anggotanya. Excel Shimo meminta waktu untuk berpikir, sebelum memutuskan akan bergabung dengan siapa.
"Senior semuanya, saya tidak bisa memutuskan dengan segera! Beri saya waktu untuk berpikir, sebab tawaran kalian sangat menarik, dan jelas kalian pasti tahu, jika saya tidak mungkin memilih semuanya," kata Excel Shimo dengan sopan.
"Hahaha! Tidak masalah, aku akan menemui mu setelah sehari. Renungkan dengan baik, Klan Gongsun adalah yang terbaik, dan kamu bisa meningkatkan kekuatan dengan cepat!" tawa Gongsun Quentin yang tidak memaksa keinginan Dewa Binatang untuk berpikir.
Mu Yu Huang.
Ratu Barat, Xu Qiaofeng.
Perwira Yang Xiaoping.
__ADS_1
Fairy Shu, Seng Long Shu.