God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 53 Mencapai Puncak Saint.


__ADS_3

Chapter 53 Mencapai Puncak.


Suasana didalam kamar mandi menjadi panas dengan adegan mereka bertiga. Kedua wanita itu juga ikut masuk kedalam ember tanpa melepaskan pakaiannya. Bu Wanmei juga menyentuh buah kenyal milik Han Chun, sambil tetap terus berciuman dengan kakaknya.


Suara mendessah segera terdengar didalam kamar mandi, terutama saat kedua wanita itu merasakan tangan Bu Wanmei menyentuh lembah surga-nya.


Akibat aroma feromon, kedua wanita itu tidak mampu mengendalikan diri. Secara naluri kewanitaannya, mereka melakukan hubungan intim selayaknya pasangan.


Han Chun segera menempatkan lembah surga-nya di atas tongkat milik Bu Wanmei, dan karena sudah basah kuyup, tongkat itu dengan mudah masuk di pintu lembah surga-nya.


Disaat kepala tongkat masuk, itu terhalang lapisan kesucian Han Chun. Han Chun tidak perduli, secara berlahan dia membenamkan lagi lembah surga miliknya.


Sembari menahan suara sakit saat lembah surganya sobek, Han Chun menutup mata. Dia ingin merasakan hal yang tidak akan terulang lagi.


Setelah tidak merasa sakit, Han Chun sekali lagi membenamkan lembah surga-nya, hingga seluruh tongkat milik Bu Wanmei berada di lembahnya.


Han Chun semakin bersemangat saat tidak merasakan sakit. Gerakannya semakin cepat saat naik dan turun.


Sedangkan kakaknya masih terus berciuman, jika dia tidak berciuman sudah pasti akan bersuara saat tangan Bu Wanmei menjelajahi lembah surga-nya.


Tidak berselang lama, Han Chun akhirnya mencapai puncak dengan suara merdu yang keluar.


Tubuhnya langsung lemas dan disandarkan pada dada bidang milik bu Wanmei. Setelah tenang dari kenikmatan puncak, Han Chun mengeluarkan tongkat naga milik Bu Wanmei.


Melihat jika adiknya telah kelelahan, Han Xing segera menggantikan posisinya, ia duduk dipangkuan Bu Wanmei. Sama seperti yang dilakukan Han Chun, Han Xing segera membenamkan lembah surga-nya secara berlahan.


Kini Bu Wanmei berciuman dengan Han Chun, sambil tangannya memegang buah kenyal milik Han Chun. Tidak terasa, 2 waktu dupa telah lewat.


Kedua wanita itu sangat kelelahan setelah melakukan hubungan layaknya suami istri.


Ternyata, Loi Annchi melihat adegan itu tanpa mengedipkan matanya. Tidak hanya Loi Annchi saja, Xiao Qiao dan kedua muridnya juga melihat adegan itu.


Karena tidak mampu menahan diri, Ming Li Ling segera bergabung dan disusul Ming Mei.

__ADS_1


Kedua Putri Raja Han yang kelelahan akhirnya keluar dari dalam ember.


"Dia belum keluar padahal kita sudah berusaha sekuat tenaga...!" kata Han Xing yang terlihat kecewa tidak mampu membuat Bu Wanmei mencapai puncak.


Bu Wanmei hanya tersenyum dan tanpa berusaha menghibur kegagalan kedua Putri Raja Han, padahal mereka sudah mencapai puncak sebanyak 10 kali. Namun, Bu Wanmei belum sekalipun mencapai puncak.


"Serahkan pada kami berdua!" dengan percaya diri, Ming Li Ling menjawab, sebab dia sudah pernah melakukannya.


Segera Ming Li Ling dan Ming Mei menanggalkan pakaiannya. Mereka berdua masuk kedalam ember kayu yang dilapisi besi. Adegan itu dilihat terus oleh Loi Annchi dan Xiao Qiao. Sedangkan kedua Putri Raja Han hanya berdiri disamping, tanpa menggunakan lagi pakaiannya.


Ming Mei segera duduk dipangkuan Bu Wanmei, dengan menempatkan lembah surga-nya. Sedangkan Ming Li Ling mencium kekasihnya.


Setelah waktu 2 dupa, Ming Li Ling dan Ming Mei juga kalah, dan gagal membuat Bu Wanmei mencapai puncak.


Karena masih penasaran, kedua Putri Raja Han menggantikan Ming Li Ling dan Ming Mei. Sekali lagi mereka gagal setelah waktu lebih singkat, mereka sudah tidak mampu membuat Bu Wanmei mencapai puncak, padahal mereka berdua sudah 5 kali keluar.


Loi Annchi akhirnya tidak bisa menahan diri. Dia masuk kedalam kamar mandi. Melihat itu, Xiao Qiao juga ikut, setelah menunduk sebentar untuk berpikir.


Xiao Qiao sebenarnya sudah di jodohkan dengan Putra Mahkota dari Kerajaan Huang. Keluarga Xiao atau Klan Xiao adalah bagian dari Kerajaan Long.


Xiao Qiao sudah jatuh hati pada bocah kecil yang membuatnya takjub, karena itu dia sudah memutuskan untuk menjadikan Bu Wanmei sebagai pasangan Dao-nya untuk seumur hidup.


Melihat jika Loi Annchi dan Xiao Qiao masuk, membuat keempat wanita itu tersenyum. Mereka ingin kedua wanita itu menaklukkan Bu Wanmei yang belum mencapai puncak.


Bu Wanmei juga melihat mereka berdua. Bagi Bu Wanmei mereka akan membuatnya semakin kuat dengan menyerap energi Yin para wanita, apalagi wanita yang masih gadis.


"Kalian berenam, mulai detik ini adalah milik-ku. Siapapun yang menyentuh kalian akan menerima kematian yang mengerikan!" ucap Bu Wanmei sambil keluar dari ember, ia segera memeluk Loi Annchi dan Xiao Qiao.


Segera keenam wanita itu memeluk Bu Wanmei dengan perasaan bahagia yang tidak terlukiskan. Air mata mengalir karena janji yang diberikan Bu Wanmei.


"Aku akan berikan kalian teknik budidaya Dual Cultivation tingkat puncak. Teknik ini hanya bisa digunakan saat kita berhubungan intim. Teknik ini akan mempercepat kalian menerobos, selama aku memberikan air surga-ku kedalam lembah suci kalian!" kata Bu Wanmei dengan tubuhnya dipeluk keenam wanitanya.


Mendengar ucapan Bu Wanmei, mereka sangat kegirangan, pasalnya teknik budidaya Kitab Hitam tidak ada di Benua Jiangshan, apalagi teknik untuk berkultivasi ganda.

__ADS_1


Segera Bu Wanmei menyentuh dari Xiao Qiao, ia mentransfer informasi tentang teknik Dual Cultivation tingkat puncak. Setelah selesai, giliran Loi Annchi dari Ras Thunder Bird, ia juga memberikan teknik berkultivasi ganda.


Kemudian, Bu Wanmei juga memberikan kepada kedua Putri Raja Han dan kedua kekasih pertamanya.


Segera keenam wanita itu duduk bersila untuk mencerna semua informasi itu. Sedangkan Bu Wanmei kembali masuk kedalam ember kayu, ia menyerang hawa Yin yang pekat didalam kamar mandi selama 1 waktu dupa.


Dengan mendapatkan 2 kesucian Putri Raja Han, Bu Wanmei segera menerobos, apalagi setelah mengalami pertarungan hidup dan mati di wilayah Klan Ming.


Boom...


Energi terobosan keluar dari tubuh Bu Wanmei. Sontak keenam wanita itu terkejut, saat merasa Bu Wanmei telah menerobos. Mereka buru-buru membuka mata, dan melihat energi Qi yang lembut menerpah tubuh mereka.


Boom...


Sekali lagi, Bu Wanmei menerobos. Kini dia berada pada tingkat Saint level 8. Keenam wanita itu membelalakkan matanya, mereka tidak percaya jika Bu Wanmei dengan mudah menerobos.


"Astaga ... Apa menerobos semudah ini!!" Xiao Qiao jelas kaget dengan membuka mata lebar-lebar.


"Saint level 8 ... Monster nyata usia 12 tahun!" gumam Loi Annchi yang takjub dengan kejeniusan kekasihnya.


Kedua Putri Raja Han semakin mencintai Bu Wanmei, mereka menjadi bangga memiliki kekasih yang sangat hebat. Sedangkan Ming Li Ling memeluk Ming Mei, mereka berdua juga bahagia melihat kekasihnya menerobos.


Setelah menerobos ke tingkat Saint level 8, Bu Wanmei menyetabilkan fondasinya. Tidak sampai waktu 1 dupa, kembali dia menerobos, dan "Boom..."


Kembali energi Qi yang lembut menerpah tubuh keenam wanita itu, mereka lagi-lagi kaget dengan terobosan beruntun.


Tidak ada kata yang tepat untuk men-dikripsikan kejeniusan Bu Wanmei.


"Ya Dewa ... Puncak, mencapai puncak Saint...!"


"Saint level puncak ... Hebat, hebat kekasih kita..." Ming Li Ling kegirangan dengan melompat-lompat seperti anak kecil.


Xiao Qiao dan Loi Annchi hanya bisa geleng-geleng kepala, jelas mereka iri dengan pencapaian yang belum mereka alami seperti Bu Wanmei.

__ADS_1


Han Xing juga bahagia dengan memeluk adiknya. Mereka tidak menyangka jika pilihan mereka adalah monster nyata. Dalam pikiran mereka, kedua Putri Raja Han ingin memamerkan kekasih mereka pada seluruh orang di Benua Jiangshan.


__ADS_2