
Chapter 48 Wanita Kotor Yang Kuat.
Awan hitam hitam yang berkumpul semakin tebal, angin menderu-deru.
Suhu udara semakin panas, karena Api Surgawi mengeluarkan 25 persen kekuatannya.
"Tapak Iblis Timur ... " pekik Bing Fu dengan telapak tangan mengarah ke Bu Wanmei.
Telapak itu tidak berubah seperti serangan awalnya, tapi kekuatan serangan telapak tangan itu 2 kali lebih kuat dari sebelumnya.
"Tinju Hati Elemen Api ... " melihat serangan Bing Fu, Bu Wanmei menyeringai, dan mengeluarkan juga teknik Kitab Hitam miliknya.
Tiga kepalan tangan terbentuk dan kekuatan itu 4 kali lebih kuat dari sebelumnya. Panas api itu juga semakin panas, setiap apapun yang dilewati seketika menjadi abu.
Kedua serangan itu melesat dengan sangat cepat.
Boommmm....
Ledakan hebat sekali lagi memekikkan telinga. Benturan itu menghancurkan wilayah Klan Ming.
"Tidakkk.... " Patriark Klan Ming berteriak saat dirinya terhempas efek benturan kedua serangan itu
Boom...
"Ya Dew--" belum sempat kaget, Ming Lai juga terpental karena hembusan energi Qi yang sangat panas.
Boom
Kedua orang itu menghantam tanah dengan keras, dengan tubuh yang terbakar Api Surgawi. Tapi, mereka beruntung tidak menjadi abu seperti yang dialami banyak orang.
Sedangkan Ming Li, Ming Kwong, 7 Tetua Klan Ming dan anggotanya tidak bisa menyelamatkan diri. Mereka menjadi abu seketika saat terkena efek benturan kedua kekuatan itu.
"Tidak baik .... "
Bing Fu sontak terkejut, saat kepalan tangan Tinju Hati masih melesat ke arahnya. Dia buru-buru memecahkan bola kristalnya.
Boommmm....
Namun, setelah Bing Fu memecahkan bola kristalnya itu, dirinya terhantam serangan Bu Wanmei. Seketika tubuhnya meledak tanpa abu untuk dimakamkan.
Sorot mata Bu Wanmei memeriksa sekitarnya, ia melihat wilayah Klan Ming menjadi kobaran api. Lalu kedua matanya berhenti di tubuh Ming Lai yang masih bernafas, walau seluruh tubuhnya melepuh karena terbakar.
Wushhhh... Tap
Bu Wanmei segera menghilang dan muncul di depan Ming Lai.
"Huk..."
__ADS_1
Bu Wanmei menginjakkan kaki di dada Ming Lai, hingga membuatnya batuk darah.
"Katakan, kenapa kamu membunuh seluruh penduduk Desa Bunga dan juga membunuh Ibuku, Ayahku, Bibi Ju Hua, calon isteri-ku dan juga Xiu Zan?" tanya Bu Wanmei pada Ming Lai yang sedikit tersadar karena dadanya di injak.
"Ka ... Kamu ... Siapa ?" dengan suaranya yang terputus-putus menahan rasa sakit, Ming Lai justru bertanya balik.
"Aku ... Aku menantu-mu yang akan kamu bunuh 11 tahun lalu!"
"Shi-shimo ... "
Sontak Ming Lai membuka matanya lebar-lebar dengan susah payah. Dia kaget setengah mati, dia tidak menyangka jika orang bertudung ini adalah orang yang selama ini dia kuatirkan akan merusak rencananya.
"Cepat katakan, jika tidak, Putrimu Ming Li Ling akan aku perbudak dan aku siksa?!" bentak Bu Wanmei dengan mengancam.
"T-tolong ... Uhuk ... Uhuk... Jangan lakukan itu... Aku, aku akan katakan...!" ucap Ming Lai dengan susah payah, dia batuk darah saat Bu Wanmei menekan dadanya.
"Aku hanya suruhan dari Is--"
"Sil--"
Wushhhh...
Boommmm....
Ming Lai tidak sempat menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba ada serangan yang sangat kuat dari langit.
Bu Wanmei juga kaget dan tidak sempat menghindari dengan cepat serangan itu.
Bang... Boom
Bu Wanmei terlempar sangat jauh, saat tubuhnya terkena serangan tiba-tiba. Tubuhnya menghantam tanah dan terpental setelahnya.
"Siapa yang membunuh muridku...?!"
Teriak seorang pria paruh baya sembari turun dari langit. Sorot matanya melihat kearah Ming Lai yang sudah mati, dan memeriksa Bu Wanmei yang berusaha bangkit dengan susah payah.
"Hebat kamu masih hidup... Pasti kamu yang membunuh muridku Bing Fu...?!" geram pria paruh baya itu saat merasakan aura Api Surgawi dari tubuh Bu Wanmei.
Dia tidak menyangka jika Bu Wanmei masih hidup saat terkena serangannya.
"Mati... " pekik Guru Bing Fu, ia menyerang Bu Wanmei dengan teknik yang sama seperti milik Bing Fu.
Guru Bing Fu sangat marah telah kehilangan murid kesayangannya, ia sudah memastikan siapa pelaku itu.
Wushhhh
"Gawat.... " gumam Bu Wanmei yang kaget saat dirinya diserang lagi dengan kekuatan yang sama.
__ADS_1
Boommm....
Dengan serangan pertama yang mengenai Bu Wanmei dan belum sempat menyetabilkan kondisinya, bagaimana bisa dirinya menghindari lagi serangan dari Guru Bing Fu.
Ledakan hebat sekali lagi terdengar, dan serangan itu semakin menghancurkan wilayah Klan Ming. Asap hitam membumbung tinggi dan tebal.
Setelah beberapa saat asap itu menghilang, dan hanya terdengar suara kobaran api yang masih membakar dengan ganas wilayah Klan Ming.
Guru Bing Fu mengerutkan keningnya, dia kaget saat melihat sosok yang dia kenali memblokir serangannya.
Lalu dia memeriksa keberadaan Bu Wanmei, tapi Bu Wanmei menghilang.
"K-kamu ... Kenapa kamu ikut campur di Benua Jiangshan?" tanya Guru Bing Fu yang tergagap, karena ketakutan dengan sosok yang dia kenal itu.
Guru Bing Fu juga ingin tahu tujuan orang yang memblokir serangannya.
"Justru aku yang harusnya bertanya! Aku tahu kamu sudah berada disini selama 12 tahun. Lalu apa tujuanmu berada disini? Yang aku tahu, tidak mungkin Istana Iblis Timur tertarik dengan Benua Jiangshan, jika tidak ada yang membuat mereka tertarik!" tanyanya pada Guru Bing Fu
Ya, orang yang memblokir serangan Guru Bing Fu adalah si wanita kotor.
Wanita kotor yang di traktir makan oleh Bu Wanmei saat di rumah makan.
"Tidak mungkin aku melawannya, kekuatan saja berada jauh di atas ku!" batin Guru Bing Fu.
Guru Bing Fu berada pada tingkat Dewa Emas level 1, dan wanita kotor itu jauh di atasnya.
Setelah kekuatan Peri Benua, adalah Peri Alam, Peri Langit, Dewa Bumi, Dewa Alam, Dewa Langit dan Dewa Emas. Setiap tingkat dibagi menjadi 9 level.
Guru Bing Fu menelan salivanya, dia benar-benar takut dengan wanita kotor itu.
Segera dia mengeluarkan token teleportasi, dan memecahkan token itu.
Zlappp...
Guru Bing Fu menghilang tanpa memberikan jawaban pada wanita kotor itu. Wanita kotor itu hanya tersenyum dan tidak berniat mengejarnya.
Kemudian, wanita kotor itu mengerutkan keningnya saat tidak merasakan keberadaan Bu Wanmei. Dia melepaskan kesadarannya dan juga tidak menemukan jejak Bu Wanmei.
"Hahmmm.... Pemuda yang menarik. Semoga dia baik-baik saja dengan terkena pukulan Tapak Iblis Timur!" gumam wanita kotor itu saat tidak menemukan Bu Wanmei.
Wanita kotor itu tertarik dengan Bu Wanmei, walau dia tidak bisa melihat wajahnya, ia hafal dengan auranya. Apalagi dengan Api Surgawi milik Bu Wanmei.
"Mereka datang ... "
Wanita itu menghilang saat merasakan kehadiran banyak kekuatan ke arah wilayah Klan Ming. Tidak berselang lama banyak kekuatan yang hadir.
Mereka adalah Penatua Agung, Raja Han, Pemimpin Akademi dan banyak kekuatan yang bersama dengan mereka. Dari kejauhan mereka semua kaget, melihat wilayah Klan Ming yang sudah menjadi kobaran api, dan luluh lantak karena mereka jadi medan pertempuran.
__ADS_1
Wushhhh... Wushhhh
"Astagaaa ... Siapa pelakunya!" ujar Raja Han yang menahan amarah melihat Klan Ming yang kini akan menjadi sejarah.