
Chapter 260. Bola 12 Bintang.
Di goa yang sunyi terlihat wanita dan pria, si wanita terbaring terluka dan si pria duduk bermeditasi tak jauh dari wanita itu, mereka adalah Gongsun Ling dan Excel Shimo.
Dengan banyak pemikiran dan keputusan yang matang, Gongsun Ling membuka matanya, dan melihat Excel Shimo yang masih duduk bermeditasi. Dia jelas tidak ingin tubuhnya membusuk dan berdampak buruk dimasa depannya.
"Aku mau menerima kamu menjadi pasangan Dao, asal kamu bisa memenuhi syarat yang aku minta!" ujar Gongsun Ling yang sudah membulatkan tekad agar Excel Shimo bisa merawat dengan bebas layaknya seorang suami.
"Katakan, selama itu tidak melewati garis bawah toleransi dan kemampuanku, aku akan kabulkan," jawab Excel Shimo sambil membuka matanya dan melihat Gongsun Ling.
"Aku merasa jika pasangan Dao-mu banyak, jadi keinginan pertamaku, bersikaplah adil dan tidak memihak. Kita tahu, jika setelah memiliki pasangan Dao, umumnya pria melarang wanitanya untuk beraktivitas lebih, jadi permintaan kedua-ku, jangan batasi hidupku untuk mencapai kekuatan tertinggi. Di dalam kehidupan, sepasang kekasih harus saling mendukung, melengkapi dan tidak egosentris ... Ketiga aku ingin kamu selalu mendukung apapun yang aku lakukan untuk mencapai kekuatan tertinggi, demikian juga denganku ... Keempat adalah yang paling penting, bisakah kamu melindungi-ku dari hukuman Dewan Keamanan?" Gongsun Ling mengungkapkan semua isi hatinya dan syarat yang harus dipenuhi jika dirinya menjadi pasangan Dao.
Excel Shimo menatap dalam-dalam kedua mata Gongsun Ling dan tersenyum setelahnya. "Semua syarat-mu bisa aku penuhi. Dan benar apa yang kamu katakan, di Benua Jiang Shan aku juga memiliki banyak istri, termasuk keempat Wali Penjaga Benua, Dewi Chang'e, Fang Yin si Dewi Angsa, Da Xia si Dewi Rubah ekor sembilan dan Seng Huaran si Gadis Naga...," jawab Excel Shimo dan menyebutkan semua istrinya di Benua Jiang Shan, termasuk istrinya yang berada di Kerajaan Tu.
Gongsun Ling menghela nafas berat, dia tidak menyangka di usia muda sudah memiliki banyak pasangan Dao, yang paling membuatnya terkejut adalah Wali Penjaga Benua Jiang Shan juga menyerahkan diri kepadanya. Wali Penjaga adalah teman Gongsun Ling di akademi Istana Sembilan Surgawi.
"Kamu jangan kuatir, mereka semua aku perlakuan dengan baik, adil dan merata, termasuk kamu, Zhang Rouxin dan Chu Yao. Jika aku berbohong, kutuk aku dan caci maki, bahkan jika kamu mau membunuh aku, silakan ... aku akan menerimanya tanpa melawan," lanjutnya dengan meyakinkan Gongsun Ling sambil bangkit dan berjalan mendekatinya.
Sejujurnya Excel Shimo sangat mencintai Gongsun Ling sejak pertama kali melihat, tapi karena kekesalannya telah diramal dengan sembarangan, dia ingin Gongsun Ling menerima balasan yang telah menghambat rencana utamanya, mencari peta Kuno.
Excel Shimo duduk disamping Gongsun Ling dan bersumpah sebagai perjanjian antara suami dan istri, demikian juga dengan Gongsun Ling yang juga bersumpah. Lalu, Excel Shimo mengeluarkan cincin ikatan cinta dan menyelipkan di jari manis tangan kanan.
"Ini adalah ikatan yang hanya bisa dipisahkan oleh maut. Gongsun Ling, aku mencintaimu!" ujar Excel Shimo sambil mencium bibir Gongsun Ling.
__ADS_1
"Aku juga menyayangimu!" balas Gongsun Ling sambil menyambut ciuman kekasihnya.
Gongsun Ling merasa kelegaan hati ketika mereka menjalin ikatan Suci, dirinya seakan-akan terbebas dari beban yang membelenggunya selama ini.
Tidak lama Excel Shimo mencium Gongsun Ling, dan menatap wajah Gongsun Ling dengan kasih sayang. Wajah Gongsun Ling sudah sangat merah dan nafas tak beraturan.
"Aku akan mengobati luka itu ..." kata Excel Shimo yang ingin segera merawat luka istrinya.
"Lakukan dengan lembut ..." jawab Gongsun Ling sambil memalingkan wajah ke kanan.
Segera Excel Shimo menggeser tubuhnya ke bawah dan berlahan membuka kain yang menutupi. Kini terlihat jelas lembah surga milik Gongsun Ling yang tanpa ada rambut, warna merah muda dengan bentuk yang indah.
Dengan menarik nafas dalam-dalam, Excel Shimo fokus pada luka menganga di paha, dan di atas lembah surga milik Gongsun Ling juga terlihat empat goresan cakaran binatang.
Tubuh Gongsun Ling sedikit bergetar ketika jari Excel Shimo menyentuh lembah surganya, dan disusul suara desah-an, dan secara naluri lembah surganya mulai basah. Excel Shimo menahan senyum saat tahu istrinya sudah ber-naf-su, dan tetap fokus membersihkan luka. Setelah selesai, Excel Shimo menutup lagi tubuh Gongsun Ling dengan kain hitam.
"Istirahatlah, setelah beberapa saat, lukamu akan cepat kering!" kata Excel Shimo sambil mengecup kening Gongsun Ling.
"Terima kasih," kata Gongsun Ling dengan wajah yang merah, sebab dirinya sedang menahan bir-ahinya.
"Aku akan keluar mencari beberapa daging untuk makan malam." pamit Excel Shimo sambil berlalu.
"Hahmm!" Gongsun Ling menghela nafas, pada akhirnya tidak bisa mengelak dari takdirnya sebagai wanita yang harus memiliki pasangan.
__ADS_1
Tak... Tak... Tak...
Bola 12 Bintang tiba-tiba keluar sendirinya dari cincin dimensi Gongsun Ling. Lalu, ke-12 bola itu berputar-putar sangat cepat, dan berhenti setelah beberapa saat.
Setelah berhenti berputar Bola 12 Bintang itu bercahaya, dan cahaya itu menghilang dalam sekejap. Diantara Bola 12 Binatang, hanya ada 4 bola yang saling bersentuhan.
Bola berwarna hijau bergambar Rusa menampilkan wajah Excel Shimo, bola berwarna ungu bergambar Kupu-kupu menampilkan angka, bola berwarna hitam kemerahan bergambar ular menampilkan keadaan tidak baik, dan bola terakhir berwarna kuning bergambar Semut merah.
"Suamiku ... Akan menghadapi banyak musuh ... Dari segala penjuru ... Tidak lama lagi!" ujar Gongsun Ling yang membaca arti keempat bola ramalan, dia sangat panik, ingin bangkit dan menyusul Excel Shimo tapi tubuhnya masih terluka.
Dengan segera Gongsun Ling bertanya kepada Bola 12 Bintang. "Apakah ada harapan untuk selamat? Berikan aku petunjuk!" perintahnya.
Tak...
Segera satu bola bereaksi dan membentur empat bola yang saling bersentuhan, bola itu berwarna merah dan putih bergambar Lebah.
"Meragukan!" gumam Gongsun Ling yang mengartikan bola itu, bisa dikatakan bisa selamat dan juga tidak, "apapun yang terjadi, aku akan selalu melindunginya, bahkan jika harus berhadapan dengan musuh kuat!" sambungnya, dengan resolusi tinggi yang akan selalu berada disini suaminya dalam suka dan duka.
Swosh...
Dengan sendirinya, ke-12 bola kristal itu masuk ke dalam cincin dimensi.
Kemudian, Gongsun Ling memejamkan matanya dan tertidur karena kelelahan, yang tidak dia sadari seluruh lukanya dengan cepat pulih. Setelah waktu 2 dupa, Excel Shimo kembali, tapi tidak sendirian.
__ADS_1
Excel Shimo bersama Zhang Rouxin dan Chu Yao. Excel Shimo juga membawa beberapa ekor ikan dan ayam hutan. Buru-buru Zhang Rouxin dan Chu Yao mendekati Gongsun Ling.