God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 370. Pesan Ratu Diao Chin.


__ADS_3

Chapter 370. Pesan Ratu Diao Chin.


Semua orang melongo melihat Excel Shimo di serang banyak senjata pertahanan. Untung saja Excel Shimo menggunakan jubah perang dan tidak melukai dirinya, walaupun tanpa jubah perang dia masih tidak akan terluka, sebab Excel Shimo memiliki elemen petir.


Excel Shimo segera bangkit dan membuka penutup wajahnya, dia tersenyum dan mengangguk berulang-ulang. Dia sangat kagum dengan pertahanan istana. Kembali Excel Shimo melayang dan bersiap-siap menerobos semua pertahanan istana hingga sampai di depan istana, rencananya.


Swosh...


Excel Shimo melesat seperti sinar dan semua pertahanan menyerang lagi dan lagi, disaat lolos dari tiga lapis pertahanan, puncak istana yang seperti tower mengeluarkan cahaya lalu muncul petir dan langsung menyerang Excel Shimo dengan brutal.


Cetarrr... Boom💥... Bang... Bang...


Suara petir menggelegar saat menghantam tubuh Excel Shimo hingga terpental dan kembali menghantam tanah, lalu berguling-guling, dia kembali pada tempat semula dan segera bangkit.


"Luar biasa, pertahanan istana sangat kuat dan cepat!" pujian Excel Shimo setelah mengujinya sendiri dan merasakan dampak serangan petir berkali-kali.


Kemudian, Excel Shimo melihat jubah perang dan tidak ada goresan apapun, hanya saja tubuhnya keluar serat-serat petir serta asap. Semua orang mengerumuni dan memeriksa tubuh Excel Shimo.


Semua orang tertawa lagi melihat wajah Excel Shimo yang menghitam seperti pantat wajan. Yang Hua menahan tawa dan membersihkan wajah suaminya, dan dibantu oleh Mu Yu Huang.


"Anakmu tertawa melihat wajah Ayahnya menjadi boneka gelap!" gurauan Mu Yu Huang.


Setelah tertawa dan bersenda gurau, Excel Shimo bersama keluarganya kembali berjalan menuju pintu gerbang utama, Istana Ordo Kegelapan hanya memiliki satu pintu masuk.


Disaat melewati anak tangga, kembali Formasi aktif untuk melindungi istana. Kembali semua berdecak kagum melihat sangat ketatnya pertahanan istana.


Setelah sampai pada pintu gerbang yang mencapai enam meter, dan memiliki dua pintu gerbang dengan ukiran lambang Ordo Kegelapan, semua orang pun berhenti.


Excel Shimo memeriksa pintu gerbang untuk mencari cara membukanya, dan setelah beberapa saat dia tidak menemukan tanda maupun sesuatu sebagai pemicunya.


Excel Shimo mengeluarkan kunci emas dan mencoba memasukan diantara celah pintu gerbang, dia mengujinya secara asal.


Kunci emas seketika menghilang dan muncul tubuh kesadaran seorang wanita, dia adalah Fairy Lianshi, penjaga utama istana.


Fairy Lianshi tersenyum melihat Excel Shimo.


"Fisikmu kuat juga menerima serangan utama pertahanan istana ini!" pujian Fairy Lianshi kepada Excel Shimo, dia melihat semua wanita dan kembali tersenyum.


"Senior, hebat pertahanan istana ini, saya merasakan sengatan walaupun masih menggunakan perlindungan diri," kata Excel Shimo dengan jujur, kali ini dia berbicara lebih sopan, berbeda dari pertemuan pertama.

__ADS_1


"Aku akan berikan informasi terkait istana ini, dan ini adalah pemberian dari Ratu Diao Chin untuk melawan musuh mu!" ungkap Fairy Lianshi yang tanpa berbasa-basi.


Segera Fairy Lianshi mengangkat tangan kanan dengan jari telunjuk mengarah di dahi Excel Shimo, keluar cahaya dari ujung jarinya dan melesat memasuki kepala Excel Shimo.


Excel Shimo memejamkan mata saat mendapatkan banyak informasi terkait Istana Ordo Kegelapan, dan tidak lama dia membuka matanya, tetapi tidak melihat Fairy Lianshi.


"Kemana dia?" tanya Excel Shimo kepada semua orang.


"Dia segera berubah menjadi asap saat kamu menutup mata selama sehari!" jawab Yang Hua dengan jujur.


Sontak Excel Shimo tercengang, dia tampak tidak mempercayai ucapan Yang Hua, sebab dia merasa hanya sebentar memejamkan mata, dan tidak merasa telah melewati sehari.


"Dia hanya tinggalkan giok penyimpan pesan untukmu."


Yang Hua memberikan giok penyimpan pesan dari Fairy Lianshi sebelum pergi. Segera Excel Shimo menerimanya dan mengalir Energi Spiritual untuk membuka pesan. Lalu terdengar suara wanita yang bukan milik Fairy Lianshi, tapi suara Ratu Diao Chin.


("Aku Ratu Diao Chin! Anak muda, hanya ini yang bisa aku berikan untuk melawan kekuatan Wei Yan di alam ini.


Aku bukannya takut kepadanya, tapi aku sengaja meninggalkan Alam Semesta Kelahiran untuk mempersiapkan diri melawan bala tentara Istana Langit yang terpecah menjadi dua kubu, antara pendukung Wei Yan dan Kaisar Langit. Kamu tidak perlu kuatir, peperangan Alam Jagat Raya tidak terjadi pada masamu, tapi masa yang akan datang. Tugasmu sebagai pewaris Ordo Kegelapan, hentikan Wei Yan untuk mengumpulkan semua kekuatan Alam Semesta...,)


Panjang lebar Ratu Diao Chin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di alam semesta, dan semua orang mendengarkan suaranya. Jelas semua orang termasuk Excel Shimo bergidik ngeri saat membayangkan jika Alam Jagat Raya berperang demi satu tujuan, yaitu mengekstrak sumber kehidupan seluruh Alam Jagat Raya untuk menjadikan kekuatan.


Dan yang membuat Excel Shimo kaget, Wei Yan memiliki banyak tubuh kesadaran dan tersebar di seluruh penjuru Alam Jagat Raya. Jika ingin membunuhnya, maka Excel Shimo harus mencari tubuh aslinya.


Dan tubuh asli Wei Yan tanpa sengaja terpenjara di dalam Black Hole saat ingin mengendalikannya, dan oleh Ratu Yuna Aurora sebagai Penguasa Alam Semesta Aurora jelas tidak akan melepaskan Wei Yan.


Tujuan Wei Yan hanya mengumpulkan kekuatan Alam, seperti Artefak Alami berbagai jenis, dan jika semua didapatkannya, maka peperangan Alam Jagat Raya akan segera dimulai.


Di awal pertemuan pertama, Ratu Diao Chin tidak banyak berbicara, sebab Excel Shimo masih dalam situasi emosi yang tidak stabil.


Excel Shimo menghela nafas berat saat mendapatkan tugas untuk menghentikan Wei Yan. Tapi, yang terpenting, semua Artefak Alami yang dia dapatkan jangan sampai jatuh di tangan Wei Yan. Jatuh ke tangan Wei Yan sama saja mempercepat peperangan.


Dan Excel Shimo telah memiliki tiga Artefak Alami, yaitu Tripod Keberuntungan, Tombak Semesta dan Pedang Semesta, itu akan bertambah setelah menaklukkan Mahkota Maharaja di Laut Selatan.


("... Aku akan muncul disaat waktunya tiba. Anak muda, aku akan tunggu aksimu jika takdir mempertemukan kita dimasa depan. Pesanku, jika kamu tidak mampu menjaga Artefak Alami, pecahkan dan sebarkan di seluruh penjuru alam semesta, agar Wei Yan tidak mudah untuk menemukannya. Sampai jumpa lagi.)


Ucapan terakhir Ratu Diao Chin.


Semua orang terdiam termasuk Excel Shimo, banyak bermacam-macam pemikiran dibenak mereka setelah mendengarkan berita yang akan terjadi dimasa depan.

__ADS_1


"Peperangan itu akan terjadi tidak terjadi di jaman kita , sekarang tugas kita menghentikan rencana Wei Yan. Aku merasa telah masuk dalam skema Wei Yan, dan Ratu Diao Chin telah menebaknya sejak awal...," kata Excel Shimo yang memberikan mereka semangat, dia telah mengetahui alur berkembang yang akan datang di Benua Kelahiran (Jiang Shan).


"Pusat peperangan kita sebenarnya berada di Benua Kelahiran, karena Artefak Alami berkumpul disini. Ayo, kita sama-sama meningkatkan kekuatan untuk mengalahkan Wei Yan! Memang waktu kita untuk bersiap sangatlah singkat, daripada Wei Yan yang telah lama mempersiapkan dirinya ... Tapi, kalian bisa meningkatkan kekuatan dengan sangat cepat di tempat rahasia ku, setelah kalian menerima segel keluarga." sambungnya.


Selain semua wanita, semua orang bernafas lega dan kembali bersemangat walaupun tidak tahu tempat apa yang dimaksudkan Excel Shimo. Mereka percaya karena Excel Shimo usia muda sudah memiliki kekuatan setingkat Kaisar Surgawi, dan sebentar lagi akan mencapai Kekuatan Celestial Supreme.


Excel Shimo membalikkan badan dan berhadapan dengan pintu gerbang. "Aku pewaris tunggal Ordo Kegelapan ... Buka!" perintah Excel Shimo dengan meletakkan telapak tangan kanan pada daun pintu gerbang dan mengalir semua elemen untuk mengendalikan Istana Ordo Kegelapan.


Segera pintu gerbang muncul fluktuasi energi dan suara berderak terdengar. Secara berlahan pintu gerbang terbuka dan terlihat jelas apa yang ada di dalamnya.


Excel Shimo segera masuk dan berjalan secara berlahan sambil mengedarkan pandangan untuk memeriksa seluruh bangunan yang mengelilingi istana.


Setelah semua orang masuk, pintu gerbang secara otomatis tertutup kembali.


Semua istri Excel Shimo yang selalu aktif, kini tidak berani bertindak ceroboh, karena mereka masih kuatir akan serangan petir. Sambil berjalan dan telah mendapat informasi terkait seluruh infrastruktur bangunan beserta istana, Excel Shimo menjelaskannya.


Bangunan di lapisan pertahanan pertama, adalah bangunan atau barak yang khususkan untuk para prajurit. Dan di lapisan kedua dengan pembatas patung sebagian senjata, adalah tempat tinggal untuk rakyat jelata.


Lalu lapisan ketiga dari pertahanan istana, adalah bangunan khusus para pejabat penting, yang juga pembatasnya di bangun banyak patung sebagian senjata pertahanan.


Baru setelah itu Istana Ordo Kegelapan, dimana tower sebagai senjata utama pertahanan untuk menghancurkan musuh.


Selain informasi fungsi setiap bangunan, Excel Shimo juga menceritakan jika istana ini bisa mengecil dan membesar seperti saat ini, dan bisa di gerakan sesuai perintah komandan yang tempatnya di dalam istana.


Istana ini seperti miliknya yang dia dapatkan dari Dewa Ilusi, Istana Miniatur.


"Na'er, catatan seluruh sumberdaya di Gedung Persenjataan, Gedung Perbendaharaan dan lain sebagainya, ajak semua saudarimu untuk membantu. Sebagian, tolong bantu saya mengumpulkan sumberdaya yang berada di luar, dan bawa masuk ke sini!" perintah Excel Shimo kepada An Na dan semua orang.


Segera semua orang menyebar setelah diijinkan, dan jelas mereka ingin tahu apa saja barang berharga. Tapi, mereka tidak ada niat keserakahan melihat harta berharga, sebab percuma memiliki harta banyak jika harus menjadi musuh Excel Shimo.


Excel Shimo berjalan menuju istana Ordo Kegelapan bersama Yang Hua dan Mu Yu Huang, kedua istrinya selalu menggandeng lengan suaminya.


"Bagaimana ceritanya kamu menjadi pewaris tunggal Ordo Kegelapan?" tanya Mu Yu Huang kepada suaminya.


"Hanya keberuntungan tak terduga! Aku sendiri juga tidak tahu ... Menurutku, mereka memiliki syarat utama agar menjadi pewaris tunggal Ordo Kegelapan, yaitu pewaris harus memiliki lebih dari lima elemen!" jawabnya.


Sambil berjalan dan berbicara, mereka selalu mengagumi mahakarya Ratu Diao Chin dimana istana ini seperti dongeng jaman modern, jaman yang belum mereka ketahui.


"Buka!" perintah Excel Shimo saat berada di depan istana.

__ADS_1


Segera pintu istana terbuka dan kedua mata langsung tertuju pada patung Ratu Diao Chin yang berdiri dibelakang kursi singgasana. Patung Ratu Diao Chin yang berada di dalam istana bisa dikatakan sempurna daripada patung yang berada di luar. Patung yang terbuat dari berlian, Jamrud dan berbagai batu berharga.


__ADS_2