God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 383.


__ADS_3

Chapter 383. Benua Roh.


***


Setelah Tian Zhi masuk ke dalam pusaran hitam portal dimensi, keributan terjadi di pusat Istana Surgawi yang telah kehilangan senjata utama mereka secara misterius tanpa diketahui para penjaganya.


Kaisar Wei yang masih menggunakan topeng segera mendatangkan tempat senjata utama setelah mendapatkan laporan, dan diikuti Kaisar Iblis dan pendukungnya, mereka memeriksa jika cermin yang ditarik secara paksa dari tempatnya.


Kaisar Iblis melihat Kaisar Wei dan dia menebak jika pelakunya adalah Dewa Binatang, tapi bagaimana bisa dia melakukannya tanpa diketahui penjagaan yang super ketat?


"Apa dugaan mu adalah dia?" tanya Kaisar Wei kepada Kaisar Iblis yang meragukan akan tebakannya.


"Aku tidak yakin! Hanya saja setelah bentrok dia tiba-tiba menghilang!" jawab Kaisar Iblis.


Kaisar Wei segera menebak jalan pikiran Dewa Binatang yang ingin menghancurkan segala potensi membahayakan bagi Benua Jiang Shan. "Dia pasti sekarang berada di pintu portal dimensi! Ayo kita segera kesana!" perintah Kaisar Wei dengan tubuh berubah seperti sinar menuju pusaran hitam, dia mengeluarkan batu hukum dari Kitab Suci.


Semua orang segera mengikutinya dan berharap jika Dewa Binatang tidak menghancurkan pintu portal dimensi yang menuju Benua Roh.


Kaisar Wei segera berhenti saat tidak lagi melihat pusaran hitam yang berada pada tempatnya, dia melihat batu hukum untuk mencari jejak Dewa Binatang, namun batu hukum tidak menunjukkan lokasinya.


Segera Kaisar Iblis dan semua pendukungnya berdatangan dan terkejut tidak melihat lagi pusaran hitam. Mereka makin gelisah dan kuatir, kuatir jika Dewa Binatang telah menghancurkan portal dimensi.


"Selidik tempat ini, jika dihancurkan pasti ada jejaknya...!" perintah Kaisar Wei, dan jalan pikirannya berbeda dengan pendukungnya yang kuatir.


Para pimpinan memerintahkan bawahannya untuk menyelidiki bekas tempat pusaran hitam dan jelas mereka kuatir dengan jebakan. Segera bawahannya tanpa kuatir mengikuti perintah.


Kaisar Wei tersenyum setelah beberapa orang menyelidiki sekitar tempat pusaran hitam tiba-tiba mereka menghilang, dia sengaja menjadikan mereka umpan meriam, sebab dia kuatir ada Formasi pembunuh dan ilusi, ternyata tebakannya benar jika ada Formasi.


Semua pemimpin bernafas lega tidak secara pribadi mengikuti perintah Kaisar Wei, dan menatap ke arah Kaisar Wei dengan tatapan kebencian, terutama beberapa leluhur dari Klan Kuno dan para Kaisar.


"Jika kamu tidak memiliki kekuatan Half Alfa, sudah pasti aku bunuh!?" batin leluhur dari Klan Chu yang sebenarnya sangat marah dan ingin membunuh Kaisar Wei, sayangnya Kaisar Wei memiliki kekuatan diatasnya.


Kaisar Wei memang memiliki kekuatan tingkat Half Alfa level 10, orang yang paling kuat diantara mereka yang hadir, apalagi Kaisar Wei telah berjanji untuk membawa mereka menuju ke Istana Langit, yang konon tempat yang mampu membuat mereka menerobos penghalang menuju tingkat Half Alfa.


Merasakan tatapan niat membunuh, Kaisar Wei tersenyum sinis dengan mengeluarkan sedikit kekuatannya. Seketika semua orang kecuali Kaisar Iblis merasakan tekanan kuat dan hampir membuat mereka terjatuh.


"Kalian jangan marah, semua aku lakukan demi kebaikanmu!" dalih Kaisar Wei sambil berjalan mendekati Formasi tanpa mempedulikan kemarahan mereka yang terpendam.


Kaisar Wei mengulurkan tangan kirinya yang tertutupi kain untuk masuk ke dalam Formasi. Disaat masuk ke dalam Formasi dan menariknya lagi, seketika pergelangan tangannya terpotong dan mengejutkan semua orang yang melihatnya.


Anehnya, tangannya tidak berdarah dan dengan cepat kembali pulih. "Kalian sekarang tahukan akan kebaikan ku... Ini Formasi tingkat Celestial Supreme, disaat kalian masuk sudah pasti mati tanpa ada yang bisa mengeluarkan tubuhmu!" cibir Kaisar Wei kepada semua orang yang berniat jahat kepadanya.


"Genji, segera buka pintu gerbang itu... Aku yakin bocah itu menuju Benua Roh untuk meminta bantuan Bangsa Malaikat!" perintah Kaisar Wei dengan telepati kepada Kaisar Iblis yang bernama Chi Genji alias Mogui.

__ADS_1


Kaisar Wei berniat menuju ke Benua Roh untuk menangkap Dewa Binatang sebelum bertemu dengan Bangsa Malaikat, dia tidak ingin rencananya dihalangi oleh musuh bebuyutan Bangsa Asyura.


"Tapi ... Tapi gerbang ini sebagian rusak karena pertempuran bocah sialan itu dengan Chi Yong, apa masih bisa digunakan?" tanya Kaisar Iblis dengan suara telepati.


Sengaja Kaisar Iblis menggunakan komunikasi telepati agar pendukungnya tidak mengetahui rencana mereka.


Pintu gerbang yang dimaksud oleh Kaisar Wei adalah pintu keluar masuk yang disembunyikan di Istana Iblis Timur, jika tidak diselamatkan oleh Kaisar Wei waktu itu, sudah pasti pintu gerbang sudah hancur berkeping-keping ketika dua kekuatan Kitab Hitam saling berbenturan.


Dewa Binatang tidak mengetahuinya, sebab disaat mengambil pintu gerbang, Kaisar Wei menggunakan skill yang dimiliki oleh Dewa Binatang, teknik berpindah secara instan.


"Tidak masalah, yang terpenting bisa masuk. Disaat kita disana, aku akan membuka altar dari dalam agar Bangsa Asyura bisa keluar!" jawab Kaisar Wei.


Kaisar Iblis tersenyum dan segera menghilang dari hadapan semua orang. Semua orang semakin curiga dengan reaksi Kaisar Iblis yang diam tapi tampak telah mendapatkan perintah dari Kaisar Wei.


"Kalian buatkan lagi senjata utama...!" perintah Kaisar Wei kepada Dewa Matahari dengan mengeluarkan sumberdaya untuk membuat senjata utama.


"Ini akan memakan waktu lama dan belum tentu sama seperti yang pertama!" jelas Dewa Matahari yang sedari tadi diam.


"Tidak masalah, yang terpenting bisa menghancurkan segel itu. Sudah ada upah kalian yang ikut membuatnya!" jawab Kaisar Wei, dia pun segera pergi menghilang.


Mendengar ada upah dalam membuat senjata, semua pemimpin segera mendekati Dewa Matahari untuk melihat seberapa besar sumberdaya yang diberikan Kaisar Wei.


***


Excel Shimo keluar dari pusaran hitam dengan menggunakan lonceng pemberian dari Malaikat penjaga. Dia segera memeriksa sekitarnya dan menghirup energi Surgawi yang begitu padat, lebih padat dari Benua Shen Zhou, lebih subur dan makmur.


Selain Excel Shimo menghirup Energi Surgawi, dia juga merasakan Energi Iblis dan Energi Kematian yang tak kalah padatnya.


"Jadi ini Benua Roh ... Pantas saja para pendahulu Dewan Keamanan begitu serakah memasuki altar...!" gumamnya.


Excel Shimo tidak berada di Lembah Neraka Abadi seperti yang dikatakan oleh Malaikat penjaga, dia memperkirakan jika pusaran hitam mengarah pada titik lokasi yang berbeda, berbeda dengan yang berada di Benua Kelahiran dan Benua Shen Zhou.


Excel Shimo segera melayang dan melihat seluruh Benua Roh dengan Mata Langit. Excel Shimo sedikit terkejut dengan bentuk Benua Roh yang sangat berbeda dengan benua lainnya. Bentuknya segitiga, dan di luar sudutnya berbentuk lingkaran, lingkaran itulah tempat tinggal bagi tiga penguasa Benua Roh.


Setiap lingkaran memiliki warna yang berbeda, putih untuk Bangsa Malaikat dengan Energi Surgawi, merah gelap untuk Bangsa Asyura dengan Energi Iblis, dan hitam untuk Ras Mayat Hidup dengan Energi Kematian.


Posisi Excel Shimo tepat berada di Barat Daya dari bentuk segitiga, dia segera melayang lebih tinggi untuk memeriksa keunikan Benua Roh. Excel Shimo ingin tahu, apakah ada bentuk Formasi yang lain pada Benua Roh.


Dia melihat pusaran hitam tempat dia keluar tepat di bawah kakinya, dan menghubungkan pada tiga sudut segitiga untuk mencari petunjuk.


"Hmm!! Pentagon Formasi!" gumamnya saat mengetahui.


Pentagon Formasi adalah Formasi lima elemen, merupakan Formasi dengan banyak kegunaan bagi kehidupan. Sesuai dengan kelebihan setiap elemen untuk mendukung kehidupan yang berada di Benua Roh.

__ADS_1


Excel Shimo menduga jika sudut segitiga merupakan unsur evolusi dari kelima elemen utama, tapi dia masih belum mengetahuinya bentuk evolusi elemen apa pada tiga sudut itu.


"Oh!! Aku mengerti sekarang, jadi tiga sudut segitiga merupakan elemen yang berevolusi untuk memberikan energi pada setiap ras. Sedangkan ruang diantara segitiga dan Pentagon untuk menyaring dan mendistribusikan sesuai kebutuhan penghuninya, sedangkan di dalam Pentagon Formasi adalah sumber untuk menciptakan energi campuran. Luar biasa, benar-benar luar biasa yang menciptakannya!"


Excel Shimo mengagumi Sang Pencipta Pentagon Formasi setelah mengetahui fungsi dari bentuk Benua Roh.


Sudut segitiga mengeluarkan Energi Surgawi, Energi Iblis dan Energi Kematian. Ketiga energi itu juga masuk kategori elemen karena bermanfaat bagi kehidupan, seperti yang dimiliki oleh Excel Shimo, yaitu Galaksi.


Garis segitiga berupa sungai besar yang saling terhubung. Sedangkan pegunungan yang saling menyambung merupakan garis Pentagon sebagai pembatasan antara ruang dalam segitiga.


Excel Shimo mendongak dan melihat tiga matahari yang ukurannya lebih kecil, tapi memiliki suhu panas yang sedikit lebih panas dari Alam Semesta Kelahiran.


Tiga matahari itu mengelilingi Benua Roh, tampaknya tidak ada malam bagi kehidupan disini.


Selain itu, ukuran Benua Roh juga lebih luas lima belas kali lipat dari Benua Shen Zhou yang sekarang. Misalkan wilayah Ras Malaikat, ukurannya sudah sebesar Benua Shen Zhou sebelum bergabung.


Excel Shimo menduga, apa sebabnya Ras Asyura ingin menguasai Benua Shen Zhou, alasannya sederhana, Benua Roh tidak memiliki malam hari.


Malam hari adalah waktu yang penting bagi semua kehidupan untuk beristirahat, terutama penting bagi Ras Mayat Hidup, Fiend Spirit, Siluman, binatang buas dan lain sebagainya, yang aktifitas mereka lebih banyak dilakukan saat di malam hari.


Setelah sedikit memahami geografis alam Benua Roh, kini Excel Shimo berpikir, apakah harus menemui Bangsa Malaikat terlebih dahulu atau langsung menuju ke Lembah Neraka Abadi. Masalahnya, Excel Shimo tidak tahu letak Lembah Neraka Abadi, sebab banyak pegunungan di Benua Roh.


Akhirnya Excel Shimo memutuskan untuk pergi menuju wilayah Ras Asyura dan mengurungkan niatnya menuju wilayah Ras Malaikat, sebab dia ingin tahu hubungan Wei Yan dengan mereka.


Excel Shimo segera terbang menuju wilayah yang memiliki warna merah gelap. Namun, baru terbang sejauh tiga kilometer, tiba-tiba semua matahari seperti tertutupi tiga bulan dan seketika berubah menjadi malam hari.


"Dugaan-ku salah, aku kira ... !" gumamnya yang terhenti saat melihat sekelompok orang menuju ke arahnya dengan sangat cepat dan...


Boom💥... Boom💥...


Seketika tubuh Excel Shimo meledak di serang oleh sekelompok orang yang tidak dikenali. Kekuatan mereka sangat mengerikan, ada dua orang setingkat Half Alfa level satu, dua puluh orang setingkat Celestial Supreme level puncak.


Kekuatan Half Alfa dan Celestial Supreme ibarat langit dan bumi, jelas tidak mungkin bisa menghindar kecepatan serangannya.


Sedangkan Excel Shimo yang mengendalikan tubuh Nanggong Yuwen hanya memiliki kekuatan tingkat Raja Surgawi, sangat jelas bukan tandingan mereka. Cukup satu Celestial Supreme sudah mampu membunuhnya, apalagi mereka semua menyerang Excel Shimo yang kebetulan mengendalikan tubuh Nanggong Yuwen.


"Hah!! Ternyata lemah, aku kira kuat murid dari Akademi Istana Surgawi!" sungut salah satu pria yang memiliki kekuatan Half Alfa.


"Dia tidak siap, dengan serangan gabungan kita... Atau memang benar-benar lemah...!" sahut rekannya yang juga memiliki kekuatan setingkat Half Alfa.


"Hahaha!!"


Mereka semua tertawa mengejek murid Akademi Istana Surgawi. Mereka adalah junior dari Ras Asyura, murid dari Perguruan terkenal di Benua Roh, Perguruan Api Asyura.

__ADS_1


__ADS_2