
Chapter 327. Guru - Ratu Diao Chin.
Da Xia dengan teliti mencari keberadaan Zhizhu tapi tidak menemukannya, bahkan dengan wujud berubah menjadi Rubah ekor sembilan tetap saja tidak ketemu. Dengan hati kesal dan ingin memangsa siapapun yang dia temui, Da Xia berniat akan kembali menuju ke tempat tim nya.
"Tolong!!"
Namun, disaat akan terbang, dirinya mendengar suara wanita yang meminta tolong, suara itu sangat dia kenali. "Loi Annchi!" gumamnya dan langsung terbang dengan kecepatan tinggi menuju lokasi Loi Annchi.
Swosh... Tap...
Da Xia terkejut saat dia tiba di lokasi sumber suara meminta tolong, tapi yang dia lihat bukan yang dia kenali, tapi sosok wanita tua dengan wajah berlumuran darah dan mulut disumpal kain. Spontan Da Xia menjadi waspada dengan memeriksa sekitarnya, namun dia tidak melihat siapapun selain wanita tua yang tubuhnya terikat di pohon. Secara bertahap Da Xia berjalan pelan mendekati wanita tua yang tidak dia kenali.
"Nenek, siapa yang melakukan ini?" tanya Da Xia dengan tetap waspada, naluri nya selalu memberikan sinyal bahaya.
Wanita tua itu yang ditanya hanya geleng-geleng, karena mulutnya disumpal kain. "Mm--mm--!!" wanita tua itu berbicara kepada Da Xia dengan suara tidak jelas, sambil kedua alis terangkat seakan-akan memberikan peringatan bahaya.
Spontan Da Xia membalikkan badan dan dia tidak melihat siapapun, kembali Da Xia membalikkan badan dan melihat wanita tua itu. Sekali lagi wanita tua itu memberikan peringatan dengan suara teredam dan kedua alis terangkat untuk memberikan tanda bahaya, namun Da Xia tidak melihat apapun.
Dengan wajah makin kesal dia membalikkan badan, ingin memarahi wanita tua tersebut.
"Ka--"
Da Xia syok saat melihat sosok pria yang langsung menciumnya sebelum bersuara. Namun, bukannya marah, Da Xia malah menyambut ciuman pria itu dengan air mata mengalir deras, dia juga memeluknya dengan sangat erat.
"Aiyo!! Bermesraan tanpa memperdulikan ku yang tersiksa!" protes wanita tua itu yang tiba-tiba berubah wujud menjadi burung petir ukuran kecil, sehingga lepas dari ikatan.
Wanita tua itu adalah Loi Annchi, dan pria yang mencium itu adalah Excel Shimo. Loi Annchi juga memeluk suaminya, mereka bertiga melepaskan kerinduan. Setelah melepaskan kerinduan, Excel Shimo kembali mengajak kedua istrinya untuk mengerjai Seng Huaran, Fang Yin dan Chang'e.
Akhirnya ketiga istrinya juga masuk ke dalam jebakan, dimana Loi Annchi dan Da Xia berpura-pura meminta tolong. Dimulai dari Seng Huaran, dan kembali aksinya berlanjut menjebak Chang'e dan terakhir Fang Yin.
Setelah melepaskan kerinduan, mereka menyalakan api unggun dan Excel Shimo mengeluarkan semua istrinya yang berada di Dunia Jiwa. Melihat jika ada Gongsun Ling yang merupakan teman dari akademi yang sama, Seng Huaran, Da Xia, Fang Yin dan Chang'e kegirangan dan saling berpelukan.
Di tempat peristirahatan semua tim, dengan gelisah dan waspada menunggu Zhizhu masuk dalam jebakan formasi, tapi setelah sekian lama, keempat saudarinya tidak terlihat maupun memberikan kabar.
Dengan perasaan yang tidak enak, Ratu Bao Yu dari Kerajaan Rubah Bulan bertanya kepada Ratu Jing Jiao dari Kerajaan Huang.
"Kemana mereka, sampai saat ini belum datang?"
__ADS_1
"Entahlah! Lebih baik kita cari bersama-sama, dan biarkan anggota lain disini!" ajak Jing Jiao.
"Aku setuju, lebih baik kita susul mereka, aku kuatir mereka mengalami sesuatu yang buruk!" sela Bao Xue yang memiliki tubuh bawaan Yin, dari Ras Tiger White Snow.
"Iya, kita tidak bisa terus menunggu!" sahut Xiao Qiao guru muda di Akademi Langit Abadi.
"Kalian tetap disini dan selalu waspada! Kami akan mencari pria itu!" perintah Jing Jiao kepada seluruh anggota tim.
Kemudian, Ming Li Ling, Ming Mei, Han bersaudari, Shui Peiyu dan semua istri Dewa Binatang mencari keberadaan kelima saudarinya yang berniat mengepung Zhizhu yang belum juga terlihat. Dengan wajah kuatir, mereka buru-buru terbang.
Setelah mencari tempat terakhir keberadaan Loi Annchi, mereka heran melihat api unggun dan dikelilingi banyak wanita cantik yang tidak mereka kenali. Segera Jing Jiao memerintahkan saudarinya untuk turun sambil bersembunyi, dan dengan mengendap-endap mendekati kerumunan.
Setelah dekat, Jing Jiao, Bao Xue dan semua wanita sangat marah saat melihat Loi Annchi sedang diikat di sebuah kayu. Segera tanpa komando, Bao Xue dan semua saudarinya mengepung kerumunan wanita.
Swosh... Swosh...
"Lepaskan saudari kami!?" bentak Bao Xue secara langsung kepada wanita terdekat yang tidak dia kenali.
Wanita itu adalah Ratu Ular, Bi Annchi. Bi Annchi tersenyum, tidak marah maupun kesal. "Sabar, tenang dan kemudian bicara," kata Bi Annchi dan tersenyum setelahnya.
"Siapa yang bisa tenang dan sabar melihat saudari kita kamu ikat sedemikian rupa! Siapa kamu dan apa tujuan mengikat Loi Annchi?!" Bao Xue semakin kesal, seakan-akan dirinya diejek dengan cara Bi Annchi tersenyum.
Demikian juga dengan Bao Xue dan semua saudarinya yang ikut mendekat, mereka saling berhadapan. Walaupun kelompok Bao Xue kalah jumlah, mereka tidak takut sama sekali. Kelompok Bi Annchi sengaja tidak mengeluarkan basis kultivasi, saat tahu kelompok Bao Xue mengeluarkan aura kekuatan hingga maksimal untuk mengintimidasi.
"Kamu membuatku marah?!' geram Bao Xue dengan mengeluarkan element Es.
Crack... Crack...
Seketika seluruh area mereka terselimuti Es, api unggun pun seketika mati. Namun, yang mengejutkan Bao Xue dan semua saudarinya, kelompok Bi Annchi tidak terpengaruh, dan tidak menjadi patung es seperti pepohonan dan api unggun.
Bao Xue dan semua saudarinya menganalisa musuhnya, jika tidak terpengaruh dengan element es, bisa berarti kekuatan semua musuhnya jauh di atas mereka, atau memiliki sebuah alat yang mampu menahan element.
"Kamu selamatkan Loi Annchi, aku dan lainnya akan mengalihkan perhatian mereka!" perintah Bao Xue kepada Jing Jiao dan Bao Yu dengan suara telepati.
Namun, saat melirik Loi Annchi sudah ada ditempatnya, sontak mereka terkejut dan akan marah kepada musuhnya, namun kemarahan itu berubah keterkejutan saat melihat Loi Annchi dan Fang Yin berada disamping pria yang sangat mereka kenali.
"Suami!!!"
__ADS_1
Teriakan Bao Xue dan semua saudarinya, mereka langsung menerjang Excel Shimo, mereka tidak pernah menduga jika suaminya telah datang lebih cepat dari perkiraan.
"Hahahaha!!" Excel Shimo pun tertawa bahagia dengan merentangkan kedua tangan ke kiri dan ke kanan, dia terjatuh kebelakang saat dirinya diterjang Bao Xue dan semua istrinya.
Malam ini menjadi hari paling bahagia dengan tangisan suka cita. Semua istri Dewa Binatang dari Benua Jiu Zhou juga ikut terharu, dan saling berpelukan dengan saudari mereka, mereka saling berkenalan. Kemudian, An Na menceritakan semua kejadian di Benua Jiu Zhou. Semua orang sampai melupakan tim mereka yang sedang menunggu di tempat peristirahatan dengan gelisah.
Excel Shimo sampai kewalahan dengan semua istrinya yang merindukannya, terutama Ming Li Ling, Loi Annchi dan Bao Xue yang selalu berebut duduk di pangkuannya.
Semua istrinya kagum akan perjuangan suaminya menyelamatkan Benua Jiu Zhou dan juga ikut marah jika lagi-lagi semua itu perbuatan Istana Iblis Timur.
Kemudian, Excel Shimo membuat rencana baru, yaitu membuat wilayah sendiri dan membentuk pasukan sendiri. Tapi, sebelum itu, Excel Shimo akan mencari keberadaan guru dari Ratu Diao Chin untuk membantunya menyatukan Benua Jiang Shan, Jiu Zhou dan Benua Sihai, dengan tujuan mengalahkan Benua Shen Zhou yang dipimpin oleh Dewan Keamanan dan semua Klan Kuno, dan semua istrinya mendukungnya.
Yang Xiaoping selalu diam dan hanya menghela nafas tak berdaya, dia tidak menyangka jika Dewa Binatang memiliki banyak Istri dan semuanya cantik serta menarik, walaupun kecantikan mereka masih kalah dengan kakaknya. Sedangkan Seng Huaran, Fairy Shu, Long Lihua dan Long Nuan aksi ngobrol sendiri, sebab mereka dari jenis yang sama, dari Ras Naga.
Setelah Excel Shimo mengungkapkan keinginannya, Mu Yu Huang dan Ratu Barat angkat bicara. "Itu tidak mungkin bisa dilakukan dengan kekuatan kamu, kita dan termasuk guru Ratu Ordo Kegelapan! Menurut informasi, kekuatan gabungan itu paling rendah tingkat Raja Surgawi saat seluruh penguasa menyatukan tiga benua, itupun mereka melakukannya dengan susah payah dan membutuhkan waktu 2 hari. Setingkat Raja Surgawi mencapai 1.000 orang lebih, Jenderal Surgawi mencapai 800 orang lebih, dan tingkat Celestial Supreme mencapai 400 orang lebih, belum setingkat Prajurit Surgawi yang ikut mendukung penggabungan itu, jumlah mereka mencapai 5.000 orang lebih!" Mu Yu Huang skeptis dengan keinginan Excel Shimo yang ingin menyaingi Benua Shen Zhou.
"Itu belum termasuk kekuatan setingkat Dewa Bumi ke atas yang ikut membantu, jumlahnya 250 ribu lebih! Itu belum yang berada di bawa tingkat Dewa Bumi ... Jumlahnya miliaran!" sambung Ratu Barat.
Excel Shimo dan semua istrinya melongo dengan jumlah kekuatan Benua Shen Zhou. Suasana menjadi hening dan Excel Shimo hanya geleng-geleng kepala saat keinginannya tidak mungkin terwujud.
"Aku bisa membantumu, asal temukan Pedang Semesta terlebih dahulu!"
Tiba-tiba suara serak pria tua menggema dibenak Excel Shimo. Buru-buru Excel Shimo mencari keberadaan suara yang familiar, pria tua yang menendang pantatnya waktu itu. Melihat reaksi Excel Shimo melihat ke atas dan sekitarnya, semua wanita juga ikut memeriksa sekeliling, tapi tidak menemukan apa-apa.
"Ada apa Suami?" tanya Loi Annchi.
"Tunggu sebentar ....!"
Excel Shimo langsung memejamkan matanya dan membuat semua wanita penasaran dan waspada. Semua wanita berdiri dengan mengelilingi Excel Shimo yang tampak serius, mereka melindunginya.
"Senior!" panggil Excel Shimo dengan suara telepati.
"Iya, aku mendengar!" jawab pria tua yang tidak lain adalah guru Ratu Diao Chin, suaranya tegas namun menenangkan.
"Maaf, jika keingintahuan saya melewati garis bawah toleransi Anda," kata Excel Shimo dengan sopan, dia tidak ingin menyinggung sedikitpun orang yang kekuatannya jauh di atas Celestial Supreme.
Pria tua itu tertawa dan berbicara. "Bertanyalah, dan memang kamu sudah waktunya tahu semuanya setelah menjadi pewaris Ordo Kegelapan."
__ADS_1
Excel Shimo menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan berlahan, dia sedang mengatur pikiran untuk pertanyaan pertama, kedua dan seterusnya, dia berharap semua misteri segera terungkap melalui guru Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi.