God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 457. Dewa Binatang Terluka!


__ADS_3

Chapter 457. Dewa Binatang Terluka!


Waktu berlalu dengan cepat, besok adalah hari bahagia yang dinanti-nantikan akan segera tiba. Sepanjang jalur dari Gunung Es Abadi sampai menuju pusat Kekaisaran Shimo telah dihiasi dengan banyak kain berwarna merah dan juga tanaman hias.


Kini Gunung Es Abadi yang merupakan akses keluar masuk antar dua benua sangat dijaga ketat oleh prajurit pilihan. Goa menuju portal antar dimensi juga telah dibangun benteng perlindungan yang sangat mewah dan megah.


Kanal besar yang mengelilingi Kekaisaran Shimo juga di penuhi kapal perang yang dipimpin oleh Menteri Zhu Shui dan Zhu Nuwa yang berasal dari Ras Mermaid. Setiap kapal perang juga dihiasi kain berwarna merah, di jalur kanal juga banyak bertaburan bunga berwarna-warni.


Kedua Menteri maritim tersebut juga akan menjadi pendamping Dao Kaisar Shimo sebagai bentuk keadilan. Zhu Shui dan Zhu Nuwa awalnya malu, tapi oleh Ratu Yang Hua dan semua istri Kaisar Shimo mereka diyakinkan agar menjadi pasangan Dao, sebab belum tentu acara ini akan terulang lagi. Akhirnya kedua Putri Duyung itu mengiyakan, apalagi seluruh penghuni perairan juga mendukung.


Seluruh penduduk juga ikut berpartisipasi dalam acara pernikahan Kaisar Shimo dengan keluarga besar dari Benua Cahaya, pernikahan untuk menjalin hubungan baik antara dua benua. Bahkan ada banyak pasangan muda-mudi mengadakan pernikahannya di hari yang sama, tujuan mereka ingin mendapatkan restu dari Kaisar Shimo.


Dengan setiap tempat yang memiliki portal dimensi, seluruh rakyat di Benua Kelahiran sudah berdatangan dari jauh hari, mereka tidak mungkin melewatkan hari yang bahagia.


Istana Utama Kekaisaran Shimo juga dibuka untuk umum dalam acara pernikahan ini, tapi tetap dijaga ketat oleh para prajurit pilihan.


Di dalam Istana Utama Dewa Binatang, Excel Shimo telah duduk di singgasana bersama Yang Hua dan Yang Xiaoping, sedangkan semua istrinya yang berada di depan.


Excel Shimo banyak bercerita bagaimana telah berhasil merusak rencana si Wei Yan. Segera semua istrinya saling bergantian bertanya setelah suaminya bercerita, dan oleh Excel Shimo dijawab dengan sabar.


Excel Shimo telah kembali tepat waktu dari Benua Shen Zhou setelah mengambil kotak kayu berisi empat bola kristal energi spiritual. Setelah berhasil mengambil kotak kayu yang berharga, dia langsung berteleportasi untuk kembali ke Benua Kelahiran dan tepat berada di Istana Utama Dewa Binatang saat muncul.


"Apakah Master Wei Yan tidak marah?" tanya Ming Mei dengan antusiasnya mendengarkan kisah suaminya berada di tempat musuh, sambil membelai perutnya yang membuncit.


"Apakah Wei Yan tidak tahu siapa yang merusak rencananya?" sambung Bi Annchi, mantan Ratu Ras Ular di Benua Jiu Zhou.


Semua wanita menunggu jawaban suaminya. Yang Hua memperhatikan suaminya sedikit mengernyitkan alis, dia merasakan sesuatu yang ganjil pada tubuh suaminya, cara duduk yang tidak tenang dan nafas juga tidak stabil.


Excel Shimo sekilas tampak terlihat baik-baik saja, namun sebagai istri, naluri Yang Hua mengatakan jika tubuh suaminya dalam kondisi tidak baik, terlihat menahan rasa sakit tapi menghiraukan lukanya dengan selalu tersenyum kepada semua istrinya.


"Jelas Master Wei Yan tahu dan semakin marah. Namun apa boleh buat, dia sendiri tidak bisa menangkap ku!" jawab Excel Shimo dengan bangga dan tertawa setelahnya, dia teringat jelas bagaimana Four Disaster Beast tidak mampu menangkapnya.


Waktu itu, setelah dia mengambil kotak kayu, langsung keluar dari istana Dewan Keamanan, Four Disaster Beast mengejarnya dan dia buru-buru berteleportasi. Sejujurnya jika tidak dikejar oleh empat orang kuat, Excel Shimo akan mengambil Piramida Sihir.


"Apa yang dilakukan oleh Master Wei Yan setelah rencananya gagal?" tanya Zhang Rouxin mantan murid Gongsun Ling, dia dan Chu Yao telah hamil muda, Chu Yao adalah putri dari Raja Chu di Benua Jiu Zhou.

__ADS_1


Excel Shimo yang tidak tahu apa yang dilakukan Master Wei Yan setelah dia kabur, sedikit berpikir untuk mengarang cerita, walaupun tidak tahu apa yang terjadi dengan Master Wei Yan, dia sudah menebak apa yang akan dilakukan musuhnya setelah kehilangan empat kristal energi spiritual.


Excel Shimo bercerita. Master Wei Yan yang telah gagal berkali-kali, mau tidak mau melaporkan semua kejadian kepada Yaksa selaku pemimpinnya, dia berdalih bahwa si Dewa Binatang memiliki kemampuan untuk menghentikan waktu sehingga membuatnya berhasil mencuri empat kristal energi spiritual dan mampu melukai Four Disaster Beast dengan mudah.


Semua istrinya mengangguk dan mempercayai ucapan suaminya, mereka percaya karena kemampuan perlindungan diri suaminya dan metode persembunyiannya tidak perlu diragukan lagi.


"Lalu bagaimana tindakan si Yaksa? Apakah Yaksa tidak tahu jika kamu telah menyatu dengan tiga Artefak Alami?" sahut Zhu Nuwa, dia tahu jika calon suaminya telah bersatu dengan Mahkota Maharaja.


"Jelas tahu. Seperti yang aku ceritakan tadi, Wei Yan membuat Piramida Sihir untuk mengalahkan ku. Namun kubus wadah energi spiritual telah sebagian aku serap, sehingga membutuhkan waktu lama untuk Benua Shen Zhou bergerak lagi...," jawab Excel Shimo yang tidak menceritakan aksi kejar-kejaran dan dikepung banyak musuh di dalam Piramida Sihir, dia tidak ingin semua istrinya yang sedang hamil muda menjadi khawatir.


Mu Yu Huang saling berpandangan dengan Yang Hua, mereka berdua berpikiran sama dengan mencurigai cerita suaminya yang terdengar berbohong, sebab mereka berdua tahu, tidak mudah menghindari banyak musuh kuat.


"Setelah rencananya banyak yang gagal, kira-kira apakah merek--"


Gongsun Ling yang belum selesai bertanya menjadi terhenti, ketika Raja Fung masuk ke dalam Istana Utama Dewa Binatang dengan tergesa-gesa. Excel Shimo dan semua istrinya menatap Raja Fung.


"Maaf, Yang Mulia. Hamba mau melapor hal penting!" kata Raja Fung sambil berlutut ala prajurit.


"Paman Fung, berdiri!" pinta Excel Shimo yang tidak ingin Raja Fung bersikap seperti ini, karena dia telah berjanji kepada kakek dan nenek Ras Burung Gajah untuk menjaga cucunya.


Raja Fung segera berdiri tegak, sebelum melaporkan, Excel Shimo berbicara terlebih dahulu karena telah mengetahui apa yang akan dilaporkan kepadanya.


Raja Fung seketika wajah berseri-seri, sudah lama dia tidak berada di Dunia Jiwa. "Segera Yang Mulia." Raja Fung langsung balik badan dan meninggalkan Istana Utama.


"Bagaimana acara persiapan untuk besok?" tanya Tian Zhi setelah Raja Fung keluar dari istana.


"Jangan khawatir Suami, semuanya beres!" sahut Liu Hualien dan Tu Yueyin Mei secara bersamaan.


"Bagus! Ayo, kalian masuk dulu ke dalam Dunia Jiwa untuk berlatih, nanti aku susul!" pintu Excel Shimo dengan membuka lubang portal dimensi menuju Dunia Jiwa.


Segera semua istrinya masuk dengan wajah gembira. Tersisa Yang Hua, Mu Yu Huang, Loi Annchi, Bao Xue, Jing Jiao, Bao Yu, Fang Yin, Ana Na, Gongsun Ling, Yang Xiaoping, Shu Peijing, Xiao Qiao, mereka semua melihat suaminya dengan tatapan curiga.


Excel Shimo yang ditatap dengan penuh kecurigaan hanya garuk-garuk kepala dengan wajah kebingungan.


"Apakah kamu terluka?" tanya Gongsun Ling dengan tegas.

__ADS_1


Karena suaminya tidak menjawab dengan segera, Yang Hua dan yang lainnya segera menanggalkan pakaian suaminya. Excel Shimo geleng-geleng kepala karena tidak bisa membohongi istrinya yang berpengalaman.


Sontak semua istrinya menjerit melihat dada dan punggung terlihat membiru, merupakan tanda luka dalam yang parah. Saat Yang Hua menyentuh dada yang terluka, Excel Shimo terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah kental berwarna hitam dari sudut bibirnya.


"Suami!!"


Semua istrinya menangis histeris dan memanggilnya berulang-ulang. Excel Shimo hanya diam dan menunduk, dia tidak bisa berkata-kata lagi. Namun sebagai seorang pria dan Kepala rumah tangga, secepat mungkin mencari alasan agar istrinya tidak khawatir.


"Jangan khawatir! Ini hanya luka biasa, setelah beberapa hari aku akan pulih. Untungnya aku memiliki Jirah Perang Dewa Binatang, sehingga serangan musuh tidak banyak berdampak buruk bagiku!" dalih Excel Shimo yang ingin menenangkan hati istrinya.


Memang benar yang dikatakan oleh Excel Shimo, saat serangan musuh yang lolos dari energi kunang-kunang langsung mengenainya. Seandainya tidak memiliki perlindungan Jirah Perang Dewa Binatang, sudah pasti tubuhnya akan menjadi ampas.


Walaupun memiliki Jirah Perang Dewa Binatang, tetap saja dampak serangan musuh yang lebih kuat tetap membuatnya terluka. Saat itu, hampir seluruh organ tubuh dalam akan meledak jika dirinya tidak dilindungi oleh seluruh Galaksi Elemen.


Setelah serangan musuh mengenainya, dia segera menggunakan kemampuan Galaksi Elemen ruang dan waktu untuk kabur dari Piramida Sihir...


Keadaan seperti ini sudah Excel Shimo perhitungkan sejak lama, saat itu dia pernah berpikir, "walaupun memiliki Artefak Alami, jika kekuatannya lemah buat apa dibanggakan, tetap saja akan terluka jika beruntung, atau sebaliknya dengan mati mengenaskan!"


Yang Hua sebagai ratu menjadi panutan bagi semua saudarinya, dia menahan air mata agar tidak jatuh, ia mengusap darah di sudut bibir suaminya dengan lembut.


Yang Hua tahu pengorbanan suaminya demi istri, anak dan keluarga begitu besar, sampai-sampai terluka pun tetap diam. Memang dia tidak tahu apa yang dialami dan dirasakan oleh suaminya, namun dengan membayangkan saja sudah bisa menebak bagaimana rasanya hidup dan mati ketika suaminya berhadapan dengan musuh yang kuat.


Yang Hua teringat bagaimana suaminya sewaktu kecil ketika pembantai di Desa Bunga, dia usia balita berhadapan dengan orang yang kuat dan banyak musuh, saat pipi yang tembem dipukul oleh Ming Lai yang Hua juga tahu, tapi apalah daya saat itu hidupnya juga sedang diburu oleh banyak musuh.


"Kenapa kamu bisa luka seperti ini?" tanya Yang Hua dimana hatinya tidak mampu menahan rasa ingin tahu penyebabnya.


"Kalian jangan menangis! Luka ini tidak seberapa!" pinta Excel Shimo sambil memeluk satu per satu istrinya, dia tidak ingin istrinya yang hamil menjadi terbebani secara psikologis.


Yang Hua menghela nafas saat suaminya menghindari pertanyaan, dia menjadi bersalah karena bertanya pada waktu yang kurang tepat, yang akhirnya membuat saudarinya lebih khawatir.


Setelah situasi istrinya sedikit tenang, Excel Shimo meminta mereka menunggu di dalam Dunia Jiwa, dia ingin menemui Raja Fung dan pasukan binatang. Setelah semua istrinya masuk kecuali Yang Hua dan Yang Xiaoping, mereka bertiga keluar menuju tempat latihan prajurit.


Sesampainya di tempat latihan prajurit, Excel Shimo melihat pasukan binatang sudah menunggunya, bahkan ada juga Naga Ular Sembilan Kepala yang ikut berbaris dengan rapi.


Kedatangan Dewa Binatang membuat pasukan binatang meraung-raung dengan bangga, suara raungan jelas didengar oleh banyak penduduk. Sebelum semua penduduk berdatangan, Excel Shimo segera menyelimuti seluruh tubuh pasukan binatang dengan energi spiritual, seketika pasukan binatang menghilang termasuk Excel Shimo dan kedua istrinya.

__ADS_1


Tempat latihan prajurit menjadi hening dan hanya ada debu berterbangan, banyak penduduk yang kembali dengan raut wajah kecewa, mereka pikir akan ada latihan gabungan seperti biasanya dilakukan oleh para jenderal dan menteri pertahanan.


Latihan gabungan prajurit dan pasukan binatang merupakan hiburan bagi banyak penduduk di Benua Kelahiran dan jarang penduduk melewatkan.


__ADS_2