God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 272. Kerajaan Chu Diserang (1).


__ADS_3

Chapter 272. Kerajaan Chu Diserang (1).


Di dalam gerbong kereta, Excel Shimo layaknya seorang Kaisar, dilayani oleh Zhang Rouxin dan Chu Yao, sedangkan Gongsun Ling memangku kepalanya sambil membelai rambutnya. An Na bagian memijat kedua kaki suaminya, dan sesekali menggoda tongkatnya. Zhang Rouxin saling bergantian menyuapi Excel Shimo dengan irisan berbagai buah-buahan.


Sedangkan Excel Shimo memejamkan mata sambil mengunyah buah. Tetapi, sebenarnya Excel Shimo sedang memperhatikan seluruh Benua Jiu Zhou untuk menghafal setiap daerah, dan mengawasi pergerakan mayat hidup. Tidak hanya Excel Shimo, Gongsun Ling juga selalu mengawasi Benua Jiu Zhou.


Setelah mengunyah, Excel Shimo bertanya kepada Gongsun Ling perihal identitasnya.


"Apakah kamu salah satu dari Klan Kuno dari keluarga Gongsun, Klan Gongsun, Ras Titan?"


Gongsun Ling menghela nafas dan melihat wajah suaminya, dia sedikit terkejut saat suaminya mengetahui identitas aslinya. Tampaknya Gongsun Ling memiliki beban tentang statusnya sebagai salah satu anggota Ras Titan dari Klan Gongsun.


"Jika kamu tidak ingin membicarakan perihal keluargamu, aku tidak masalah! Toh, aku hanya sekedar bertanya saja!" ucap Excel Shimo yang tidak ingin membebani pikiran istrinya.


Zhang Rouxin dan Chu Yao juga terkejut, jika orang yang selama ini mereka kenal dari salah satu Klan Kuno yang disegani, selain Dewan Keamanan. Kedua wanita itu menatap wajah Gongsun Ling yang tampak berpikir.


"Mm! Bukan tidak mau membicarakan keluargaku ... Hanya saja ... Malu untuk membicarakannya ...!" Gongsun Ling tampak kebingungan mengatur ucapannya.


Excel Shimo membuka mata dan melihat wajah cantik istrinya. "Aku tidak perduli dengan statusmu, rendah atau tinggi! Bagiku, kamu dan yang lainnya adalah bagian penting dari keluarga besar Excel, siapapun yang menjadi milikku dia akan menjadi berlian, walaupun bagi pandangan orang lain adalah sampah. Tidak semua sampah itu tidak berharga, jika kita mampu mengolahnya dan menjadi suatu yang lain, dia akan lebih bersinar dan berharga dari apapun."


Setelah berbicara Excel Shimo memejamkan matanya lagi. An Na langsung mengeluarkan air mata mendengar ucapan suaminya, tidak hanya dia, tapi Gongsun Ling, Chu Yao dan Zhang Rouxin juga meneteskan air mata.


Di dalam gerbong kereta menjadi hening sesaat. Kemudian, keempat wanita itu mengusap air matanya, mereka tersenyum bahagia dengan ucapan suaminya yang begitu indah dan memotivasi mereka.


Terutama untuk An Na dan Chu Yao, dimana An Na hanya berstatus pelayan Istana Kerajaan Long saat bertemu dengan Excel Shimo, dan dirinya hanya dijadikan alat untuk ambisi Putra Mahkota Kerajaan Long.

__ADS_1


Sedangkan Chu Yao, walaupun dirinya dipercayai untuk memegang perbendaharaan Kerajaan Chu, dia hanyalah seorang wanita yang status dianggap rendah oleh Putra Mahkota Kerajaan Chu, sebab itu Chu Yao juga dijadikan alat pertukaran oleh saudaranya sendiri dengan Elang Iblis Rusa.


Zhang Rouxin adalah seorang anak yatim piatu dan ditemukan oleh Gongsun Ling di sebuah desa kecil. Kedua orang tua Zhang Rouxin dan keluarganya dibunuh oleh para bandit sekitar 20 tahun lalu. Jika tidak bertemu dengan Gongsun Ling, Zhang Rouxin sudah dipastikan akan dijual oleh para bandit.


Demikian juga dengan Gongsun Ling, walaupun dia memiliki kekuatan tingkat Prajurit Surgawi, dirinya hanyalah pemilik garis darah rendah dan dianggap sampah oleh Klan Gongsun. Sejak dirinya tidak dianggap oleh keluarganya sendiri, Gongsun Ling memutuskan untuk bergabung dengan Akademi Istana Sembilan Surgawi. Kerja keras Gongsun Ling tidak mengkhianatinya, dia akhirnya mampu mencapai kekuatan tingkat Prajurit Surgawi, dan mendapatkan misi untuk menjadi Wali Benua Jiu Zhou 200 tahun lalu hingga sekarang. Sumberdaya selalu dikirim oleh anggota akademi setiap bulan dan juga untuk ketiga rekannya.


Tetapi, Gongsun Ling sebenarnya mengetahui jika ini semua karena Klan Gongsun yang memerintah Akademi Istana Sembilan Surgawi untuk mengirimnya di benua ini, dengan tujuan untuk menghambat kultivasi nya, agar tidak menyusul rekan seusianya di Klan Gongsun dan mempermalukan mereka.


"Terima kasih,"


Serempak keempat wanita itu mengucapkan terima kasih telah menjadikan dirinya sebagai bagian keluarga besar Excel. Excel Shimo tersenyum mendengar suara paduan suara yang indah dan menenangkan.


"Bahkan jika aku mati, kalian akan tetap hidup di Dunia jiwaku, kemanapun aku pergi, kalian akan selalu aku bawa, kita bersama melewati suka dan duka," ucapan Excel Shimo membuka ketiga istrinya semakin bahagia, kecuali Gongsun Ling yang teringat dengan ramalan Bola 12 Bintang.


Gongsun Ling memejamkan mata untuk menahan air matanya, dengan memaksakan senyuman. Gongsun Ling tidak ingin suaminya tahu tentang ramalan itu, dia bertekad untuk selalu melindunginya.


Tiba-tiba, salah satu Kuda Surgawi berbicara saat jarak mereka masih 3 km dari Kerajaan Chu, dan tampak ada sesuatu yang tidak ingin dia ucapan sendiri, Kuda Surgawi langsung berhenti untuk menunggu instruksi lanjut dari Dewa Binatang. Zhang Rouxin, Chu Yao dan An Na segera menjulurkan kepala keluar dari jendela gerbong kereta, dan melihat sendiri...


"Astaga!!"


Sontak ketiga wanita itu terkejut, sebab Ibukota Kerajaan Chu sedang diserang banyaknya mayat hidup. Gongsun Ling dan Excel Shimo jelas mengetahuinya, sengaja mereka tidak memberitahukan kepada Zhang Rouxin dan Chu Yao.


"Suami!!" panggil Chu Yao yang tampak kuatir dengan keluarganya dan memanggil Excel Shimo yang masih memejamkan matanya.


"Ayo kita berolahraga!" jawab Excel Shimo dengan membuka matanya, seketika bola matanya berbentuk Yin Yang bercahaya dan dalam sekejap menghilang, "gunakan bentuk tranformasi pertama dan keluarkan pasukan binatang!" perintah Excel Shimo.

__ADS_1


Chu Yao, Zhang Rouxin dan An Na seketika kegirangan dan mereka keluar dari gerbong kereta, diikuti oleh Gongsun Ling dan Excel Shimo yang tampak malas.


Bhuzh...


Keluar 2.000 ekor pasukan binatang dari cincin penyimpanan si An Na, dan memang sudah dipersiapkan semenjak di Dunia Jiwa. Zhang Rouxin dan Chu Yao membuka pengikat gerbong kereta dengan Kuda Surgawi, agar mereka juga ikut pertarungan.


"Dewa, Nyonya Dewa."


Sapa seluruh pasukan binatang kepada Excel Shimo dan keempat istrinya, lalu melihat kearah Kerajaan Chu yang di kepung mayat hidup, yang berjumlah hampir satu juta jenis mayat hidup Luse Zong, Mao Zong, Fei Zong dan dipimpin oleh jenis Fei Zong


"Bagi pasukan binatang menjadi empat kelompok, serang mayat hidup yang ingin menerobos empat gerbang Kerajaan Chu, dan bawa empat boneka wayang sebagai tameng."


Segera Excel Shimo mengatur keempat istrinya dan pasukan binatang, dan si An Na mengeluarkan empat boneka wayang.


"Kalian lindungi istriku dan pasukan binatang dari mayat hidup."


Perintah Excel Shimo kepada boneka wayang nya, dan di anggukkan oleh boneka wayang tanda mereka mengerti perintah penciptaannya. Ya, boneka wayang tidak bisa berbicara hanya bisa memahami ucapan Excel Shimo sebagai penciptaan mereka.


Ternyata Excel Shimo juga membuatkan sayap untuk boneka wayang dan penampilan mereka juga semakin keren dan mendominasi. Gongsun Ling sudah tidak terkejut lagi dengan kehebatan suaminya, dan semakin bertekad untuk mati-matian melindungi Excel Shimo dari marabahaya.


"Aku disebelah Utara!" ujar Chu Yao yang ingin menyerang di pintu gerbang utama Kerajaan Chu.


"Di pintu gerbang Barat, aku saja!" sahut Zhang Rouxin yang sudah memilih targetnya.


"Aku ... Timur saja," kata An Na yang melihat bagian Timur lebih banyak mayat hidup jenis Mao Zhong dan ratusan Mao Zong.

__ADS_1


Seketika semua mata memandang Excel Shimo dan Gongsun Ling, yang mau tidak mau memilih pintu gerbang Selatan yang banyak mayat hidup jenis Luse Zong, Mao Zong yang jumlahnya tidak banyak.


Excel Shimo ke bagian yang paling mudah, dan membuatnya menghela nafas berat, sebab harus melawan kutu kecil baginya. Sedangkan Gongsun Ling bergerak melayang mendekati salah satu Kuda Surgawi, dia hanya akan mengawasi saja dan melindungi suaminya jika ada hal yang tak terduga muncul.


__ADS_2