
Chapter 356. Makam Dewa Pill Surga.
Setelah berhasil melewati rintangan iblis batin, Excel Shimo telah berada di tempat lain, dia melihat gedung luas yang dikelilingi tempat duduk membentuk lingkaran mengikuti struktur bangunan, di tengah gedung telah ada banyak tungku berbagai model, tingkatan dan warna.
Excel Shimo menebak jika rintangan ini pasti terkait pembuatan pill, dia segera berjalan menuju tungku terdekat untuk memilih yang cocok untuknya, dia meraba permukaan tungku dan geleng-geleng saat melihat banyak retakan tipis didalamnya.
Swosh...
Tiba-tiba muncul banyak orang yang telah duduk disetiap bangku kosong, seketika Excel Shimo waspada dan siap untuk bertarung. Namun, mereka yang datang hanya melihat dirinya tanpa ada niatan buruk, pandangannya semua orang kosong.
"Dewa Seni, Dewa Roh!" gumam Excel Shimo saat mengenal dua dari sekian banyak orang yang hadir.
Segera Excel Shimo mengaktifkan Mata Langitnya, dan terkejut melihat semua orang ternyata bukan tubuh aslinya, mereka hanyalah tubuh clone.
Swosh...
Muncul sosok pria tua di depan Excel Shimo, dan segera dia mundur sepuluh meter saat merasakan kekuatan pria tua itu yang berada pada tingkat diatas Celestial Supreme.
"Jangan takut, kami sudah menunggu pewaris Ordo Kegelapan. Perkenalkan namaku Dewa Pill Surga ..., " kata pria tua itu yang mengaku sebagai Dewa Pill Surga, dia berhenti bicara sambil membalikkan badan dan membungkuk di arah duduk paling tinggi diantara semua tempat duduk.
Lalu muncul dua sosok wanita cantik, tatapan kedua wanita itu sangat tajam. Excel Shimo segera menebak jika dua wanita itu pasti Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi. Ratu Diao Chin duduk di singgasananya sedangkan Fairy Lianshi berdiri disamping.
"Mereka memang cantik ... Sayangnya...!" gumam Excel Shimo yang mengagumi kecantikan mereka berdua setara dengan kecantikan Yang Hua, dia tersenyum saat tahu jika kedua wanita itu juga hanya tubuh palsu.
"Salam Yang Mulia."
Serempak semua orang berdiri dan menyapa Ratu Diao Chin, dan kembali duduk setelah Ratu Diao Chin melambaikan tangannya, hanya Excel Shimo yang tidak memberikan hormat, dia tetap berdiri dengan kedua tangan kini berada dibelakang punggungnya.
"Apakah kamu pemilik Ordo Kegelapan atau si Wei Yan itu?" tanya Excel Shimo dengan ketus.
Swosh... Swosh...
Banyak sinar melesat kearahnya setelah bertanya dengan tidak hormat, bahkan Ratu Diao Chin dan Fairy Lianshi juga mengeluarkan sinar dari kedua matanya.
Segera Excel Shimo membuat perisai energi untuk melindungi tubuhnya dari serangan semua orang yang duduk mengepungnya.
Boom💥... Boom💥...
Rentetan ledakan ketika sinar mengenai perisai energi dan menciptakan kepulan asap menutupi tubuh Excel Shimo.
"Anak muda, jaga ucapan mu yang tidak hormat kepada Ratu Diao Chin!" tegur Dewa Pill Surga yang juga ikut menyerang, bahkan Dewa Seni dan Dewa Roh juga ikut menyerang.
Excel Shimo sengaja berkata tidak sopan untuk menguji apakah tubuh palsu juga memiliki kekuatan yang sama seperti aslinya, dan tebakannya benar, jika kekuatan mereka juga bukan yang sebenarnya.
"Cerdas, menguji kekuatan kita ... Siapa namamu?" puji Fairy Lianshi dan bertanya.
"Wei Yan!" jawab Excel Shimo yang jelas berbohong.
Zlapp...
__ADS_1
Fairy Lianshi menghilang dan muncul di depan Excel Shimo dengan tangan mengepal yang sudah dekat dengan wajahnya. Dengan cepat Excel Shimo teleportasi dan muncul dibelakang Fairy Lianshi.
Swosh...
Tubuh Fairy Lianshi berubah menjadi asap saat tangan Excel Shimo mengenai kepalanya, dan Fairy Lianshi muncul dibelakangnya. Kembali Excel Shimo teleportasi dan muncul dengan kaki yang akan menendang leher Fairy Lianshi.
Boom💥... Boom💥...
Fairy Lianshi hanya menangkis dengan lengan kirinya dan tangan kanan menyerang wajah Excel Shimo. Excel Shimo pun beradu kepalan tangan dan benturan membuat gelombang kejut.
Dewa Pill Surga yang dekat segera ikut menyerang Excel Shimo, dan terjadilah pertarungan yang tidak seimbang jika bentrok secara langsung. Excel Shimo memang sengaja memprovokasi, dia ingin mengetahui kekuatan semua orang yang hadir, sebab mereka selalu mengeluarkan aura kekuatan yang asli, dan sekali lagi tebakannya benar, kekuatan mereka turun drastis dengan tubuh palsunya, bisa dikatakan separuh kekuatan.
Zlapp...
Excel menghilang dan muncul dibelakang Ratu Diao Chin dengan kaki yang sudah dekat di kepala targetnya. Spontan semua orang langsung menyerang Excel Shimo.
Bang... Bang...
Tubuh Excel Shimo terpental saat energi tak kasat mata melindungi Ratu Diao Chin, dia menabrak banyak kursi dan sebagian orang yang akan menyerangnya. Excel Shimo segera bangkit dan menghilang, dia muncul lagi pada posisi awal dia baru datang.
Namun, Ratu Diao Chin menyusulnya dengan posisi yang sudah berada dibelakangnya. Excel Shimo mengangkat sikutnya untuk menyerang wajah Ratu Diao Chin.
Bang... Bang...
Sekali lagi Excel Shimo yang terpental saat serangannya terblokir energi tak kasat mata, dia menabrak banyak tungku dan langsung diserang oleh Fairy Lianshi dan semua orang.
Segera semuanya berhenti dan tetap bersiap menyerang Excel Shimo. Ratu Diao Chin tiba-tiba muncul di depan Excel Shimo yang baru saja berdiri. Excel Shimo tersenyum melihat wanita cantik tanpa emosi saat dia telah banyak membuat keributan.
"Kenapa kamu begitu membenci guruku?" tanya Ratu Diao Chin sambil berjalan memutari Excel Shimo, dia sedang memeriksa seluruh tubuhnya.
"Asal muasal kematian keluargaku juga karena ambisi Wei Yan ... Ya, dia juga guruku, tapi karena dia penyebab kematian keluargaku ... Dia tidak pantas menjadi panutan ku, bahkan tanpa dia aku bisa mencapai puncak!" jawab Excel Shimo yang mengungkapkan rasa kecewanya.
Ratu Diao Chin berhenti di depan Excel Shimo dan menatap kedua matanya. "Ambisi ... Semua kehidupan memiliki ambisi, tanpa ambisi bagaimana hidup bisa berwarna... Ya, setiap ambisi pasti akan memberikan luka pada orang lain dan diri sendiri, itu adalah harganya yang harus diterima...!"
Excel Shimo tertawa keras akan ucapan Ratu Diao Chin, dan menghentikan Ratu Diao Chin yang akan melanjutkan ucapannya. "Iya, ya, ya kamu benar, bahkan dengan mengorbankan keluarga sendiri ambisi itu memang layak diperjuangkan!" cemooh Excel Shimo setelah berhenti tertawa.
"Bahkan, Anda, Yang Mulia Ratu Diao Chin sampai mengorbankan diri untuk melindungi keluargamu! Luar biasa pengorbanan Anda!" lanjutnya dengan menyindir.
Bukk... Swosh... Bang... Bang...
Ratu Diao Chin memukul perut Excel Shimo tanpa menggerakkan tangannya, dan energi tak kasat mata membuat Excel Shimo terpental dan menabrak dinding gedung.
"Ahhh...!!"
Boom💢... Boom💢...
Excel Shimo berteriak karena amarah, seketika dia mengaktifkan seluruh kekuatannya hingga menerobos ke tingkat Celestial Supreme level puncak, seluruh gedung langsung menjadi debu dan terpampang lah daratan luas.
Excel Shimo melayang dengan tubuh tertutupi jubah perang dan sayap mengepak pelan.
__ADS_1
Sedangkan tubuh palsu setiap anggota ordo kegelapan terpental jauh, hanya Ratu Diao Chin, Fairy Lianshi, Dewa Pill Surga, Dewa Seni, Dewa Roh dan beberapa petinggi yang masih bertahan tanpa tubuh bergerak.
Ratu Diao Chin tersenyum dan menghentakkan kakinya dan muncul di depan Excel Shimo bersama Fairy Lianshi, lalu disusul jajaran petinggi Ordo Kegelapan.
"Hebat! Menyembunyikan kekuatanmu begitu dalam, benar-benar jenius yang tidak akan muncul lagi jutaan tahun!" pujian terlontar dengan tulus dari Ratu Diao Chin, "aku tahu kenapa kamu marah ... Tenang dulu, aku akan ceritakan semuanya." lanjutnya.
Ratu Diao Chin melambaikan tangan kanannya dan semua yang hancur karena aura kekuatan Celestial Supreme kembali pulih seperti sediakala. Segera Excel Shimo turun dan tetap waspada.
"Kamu pasti banyak pertanyaan di pikiranmu! Bicaralah, aku akan jawab selama aku tahu," kata Ratu Diao Chin yang sudah duduk di singgasananya lagi.
Excel Shimo menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafas secara berlahan, kemudian dia mengeluarkan kursi dan meja, lalu mengeluarkan juga teh hangat dan beberapa camilan.
Melihat itu, Ratu Diao Chin tersenyum.
"Pertama, apakah benar Ordo Kegelapan bersembunyi hanya karena Monster Lima Elemental dan Pangeran Kun? Jika tebakanku tepat, bukan karena faktor itu, pasti karena kamu merasakan gelagat buruk dari Wei Yan, kan?" tanya Excel Shimo yang langsung ke intinya.
"Cerdas, pemikiran yang begitu jeli!" puji Ratu Diao Chin yang sedikit terkejut jika pertanyaan pertama langsung menusuk hatinya.
"Awalnya aku juga mempercayai Wei Yan karena dia sebagai guruku. Namun, lambat laun sifat asli dan ambisinya mulai terlihat dengan banyak memberikan perintah dan untuk mencari tubuh yang unik ..., " lanjutnya dan langsung dipotong oleh Excel Shimo.
"Hanya demi Pedang Semesta dan Mahkota Maharaja, kan?"
"Benar, apakah kamu berhasil mendapatkan pedang itu?" tanya balik Ratu Diao Chin dengan raut wajah berseri-seri.
"Iya, aku sudah mendapatkan pedang itu!" jawab Excel Shimo dengan jujur, sebab tidak ada gunanya berbohong, karena sudah banyak orang yang tahu.
"Bagus, bagus!" puji Ratu Diao Chin dan menghela nafas lega, "berarti kamu memiliki syarat utama untuk menjadi tuan atas pedang itu. Jaga baik-baik jangan sampai jatuh di tangan siapapun!" lanjutnya dengan mengingatkan Excel Shimo.
"Tentu. Tolong, lanjutkan lagi apa alasan Anda menyembunyikan Ordo Kegelapan, apa tujuan Wei Yan yang sebenarnya?" pinta Excel Shimo yang kini sedikit lebih sopan saat melihat reaksi Ratu Diao Chin yang tidak ada keserakahan setelah tahu akan pedangnya.
"Ini juga karena peringatan dari penguasa galaksi Aurora, Ratu Yuna! Wei Yan juga intervensi terhadap Alam Semesta Aurora, dia ingin merebut Black Hole, Pedang Semesta dan Mahkota Maharaja. Seandainya ketiga artefak itu disatukan, maka Wei Yan dengan mudah menguasai seluruh Alam Jagat Raya, dan yang akan terjadi adalah bencana untuk kedua kalinya. Monster Lima Elemental dan Pangeran Kun juga karena rencana Wei Yan ... Sebab itu aku segera menyembunyikan Ordo Kegelapan untuk menghadapinya dimasa depan...," jawab Ratu Diao Chin dan bercerita tentang semua hal.
Ratu Diao Chin dengan cerdas telah menipu Wei Yan dengan membuat sebuah kotak yang menyegel Pangeran Kun dan Monster Lima Elemental, padahal kotak itu adalah sebuah portal dimensi menuju ke alam lainnya. Wei Yan mengira jika kotak itu adalah segel, dan telah diamankan oleh Dewan Keamanan.
Dengan Wei Yan yang telah berhasil dikecoh oleh Ratu Diao Chin, Wei Yan segera merencanakan untuk membuat propaganda tentang keburukan Ordo Kegelapan.
Ya, propaganda itu hanya untuk pengalihan akan tujuan Wei Yan yang sebenarnya. Ratu Diao Chin tidak tahu apa tujuan Wei Yan yang sebenarnya selain mendapatkan Pedang Semesta, Mahkota Maharaja dan Black Hole.
"Berarti Ordo Kegelapan tidak berada di Alam ini?" potong Excel Shimo sebelum Ratu Diao Chin selesai berbicara.
"Benar, dan semuanya sengaja aku buat agar lebih menyakinkan si Wei Yan...," jawab Ratu Diao Chin dan kembali melanjutkan.
Sedangkan Pangeran Kun dan Monster Lima Elemental sengaja Ratu Diao Chin segel di galaksi lain, mereka berada dimana tempat lokasi Konferensi Tianwu diselenggarakan. Dengan Energi Asal Muasal disana, segel itu akan terpelihara dengan baik.
"Sekarang, tugasmu hanya untuk menghentikan tindakan Wei Yan untuk mendapatkan Pedang Semesta dan Mahkota Maharaja. Tenanglah dalam menghadapinya, dan jangan pikirkan tentang hal yang lainnya, sebab semua hanya palsu! Kamu harus waspada dengan kedatangan Ras Asyura dan Wei Yan setelah kamu berhasil mendapatkan Pedang Semesta. Hanya ada dua pintu melalui altar, di Benua Jiang Shan dan Benua Shen Zhou. Kami akan keluar jika waktunya tiba ... Dewa Binatang, kita akan bertemu lagi jika memang ditakdirkan. Sampai jumpa lagi!"
Bhuzh...
Seketika Ratu Diao Chin menghilang beserta semua anggota Ordo Kegelapan, dan membuat Excel Shimo melongo, dia masih ingin banyak bicara, tapi tampaknya Ratu Diao Chin sudah memberitahukan semua kebenaran yang sebenarnya.
__ADS_1