God Of Beast 1

God Of Beast 1
Chapter 395.


__ADS_3

Chapter 395. Bertemu Kakek.


Semua orang sudah menjauh sebelum benturan terjadi. Bunga Wangi tidak terkejut serangannya bisa dengan mudah ditahan satu jari tangan oleh Excel Shimo, sebab tahu kesenjangan kekuatan diantara mereka.


Selama dibuat tidur, mereka masih bisa merasakan aura kekuatan Excel Shimo saat menerobos berkali-kali, dan mereka juga tahu sudah berapa lama dibuat tidur.


Bunga Wangi terus menyerang Excel Shimo, dan suara ledakan energi dan dentuman selalu mengiringi pertarungan mereka. Namun, Excel Shimo hanya menahan dan menghindari mereka tanpa ada niatan untuk membalas serangannya.


Kang-Dee mengepalkan kedua tangannya sangat erat hingga kuku jari menembus kulit dan mengeluarkan berdarah, dia makin membenci Excel Shimo dan merasa kemarahan Bunga Wangi pasti terkait kesucian yang telah direnggut, dia bersumpah akan membalas rasa sakit hatinya, sebab wanita yang dia sukai telah dipetik pria lain.


Belum pernah menyentuh wanita yang disukai, tapi sudah dicicipi pria lain tanpa usaha apapun, jelas Kang-Dee tidak menerima ketidakadilan yang menimpa dirinya.


Semua orang tidak ada yang melerai pertarungan mereka, sebab pemikiran mereka juga sama seperti yang dipikirkan Kang-Dee. Selain pemikiran yang sama dan hanya berbeda niat, semua orang tidak kuatir jika Excel Shimo melukai Bunga Wangi.


Jing Ehuang terlihat sangat senang melihat pertarungan, hatinya berbunga-bunga saat rasa sakit hatinya ada yang membalaskan.


"Apa tidak lelah ... Walaupun kalian sudah tahu hasilnya!" sambil mengelak, Excel Shimo berbicara kepada Bunga Wangi.


"Kamu telah menyentuhku!?" bentak Bunga Wangi secara bersamaan, dan semakin cepat menyerang Excel Shimo.


Excel Shimo geleng-geleng dan tiba-tiba menghilang dari hadapan semua orang. Spontan semua mata mencari keberadaan Excel Shimo tapi tidak menemukannya.


"Dimana dia?" tanya Moon Qiang kepada Jing Ehuang.


Jing Ehuang juga ikut mencari Excel Shimo tapi dia tidak menemukannya dan geleng-geleng sebagai bentuk jawaban.


Moon Qiang semakin tertarik kepada Excel Shimo, yang memiliki banyaknya metode untuk bersembunyi dan melarikan diri.


Disisi lain, saat mendengar perkataan Bunga Wangi, sontak hati Kang-Dee seperti ingin meledak karena dugaannya ternyata benar, dia membalikkan badan saat semua orang terfokus pada Bunga Wangi dan mencari keberadaan Excel Shimo yang entah kemana.


Dengan berjalan gontai, Kang-Dee memisahkan diri dari timnya dan dua ketua, hatinya hancur dan menangis. Tubuhnya menghilang terhalang pepohonan tanpa diketahui siapapun, pergi tanpa arah.


"Keluar kamu!? " bentak Yun Shuang yang rasa marahnya tidak bisa diredam sebelum memukuli Excel Shimo sampai puas.


Segera dua Dewi menghampiri Bunga Wangi dan memeluk mereka agar tenang dan bisa berpikiran jernih. Bunga Wangi pun menangis tersedu-sedu dipeluk dua Dewi.


Setelah Yun Shuang tenang, Dewi Lou bertanya:


"Apa dia telah merenggut ... Disaat kalian tidak sadarkan diri?"


Semua orang menatap Bunga Wangi dan menunggu jawabannya. Siapapun tahu melakukan tindakan tercela sangatlah di benci oleh siapapun, lebih baik mendatangi rumah hiburan daripada harus melakukan tindakan asusila.


Bunga Wangi geleng-geleng sebagai jawaban dan membuat semua orang kebingungan.

__ADS_1


Dipikiran semua orang. 'Jika Excel Shimo tidak merenggut kesuciannya, kenapa sampai membuat mereka marah sedemikian rupa? Lalu, apa maksud dari perkataan mereka tadi?'


"Syukurlah jika itu tidak terjadi! Sekarang, yang terpenting kalian baik-baik saja!" hibur Dewi Xuan kepada Bunga Wangi.


"Hari akan menjelang malam, lebih baik kita manfaatkan untuk beristirahat. Besok kita akan atur ulang perburuan!" perintah ketua Balai Alkemis.


Segera semua tim membuat tenda untuk beristirahat, dan membagi tugas. Berkat Excel Shimo, dua ras dan yang lainnya menjadi akur. Dulu, tidak pernah berbagai ras berkumpul dalam satu tempat, selalu bersaing dengan intens, saling membunuh dan menjarah.


Tim Kang-Dee dan dua ketua dari Ras Asyura baru menyadari telah kehilangan satu junior, yang tidak lain adalah Kang-Dee. Akhirnya dua ketua itu mencari keberadaan juniornya.


Sedangkan Excel Shimo sudah jauh dari mereka dengan menggunakan skill teleportasi secara acak, sebab terlalu malas berdebat, apalagi berdebat dengan wanita, apapun penjelasannya pasti tidak akan menyurutkan kemarahan Bunga Wangi.


Excel Shimo menghela nafas dan melihat sekitarnya yang tidak dia ketahui, tapi masih di dalam wilayah Hutan Mistik. Posisi dia sekarang lebih lebat dan pepohonan semakin menjulang tinggi, lebih gelap dan energinya juga lebih padat.


"Kenapa aku tidak meminta peta...!" sesal Excel Shimo yang tidak berpikir tentang peta saat bersama penghuni asli Benua Roh.


Excel Shimo mengaktifkan Mata Langit dan memang bisa melihat semuanya. Tapi setelah beberapa saat, tiba-tiba semua berubah, seperti yang dia lihat saat ini, seekor kera besar memiliki kekuatan level 60 dengan usia diatas 50 ribu tahun, tapi berubah menjadi usia satu juta tahun dan berubah lagi menjadi usia di bawah 50 ribu tahun.


"Ini seperti Formasi Ilusi ... Tapi ini nyata. Pentagon Formasi memang hebat! " gumamnya dan hanya bisa pasrah.


Kali ini Excel Shimo merasa pengetahuannya sangat rendah jika dibandingkan dengan pencipta Pentagon Formasi. Membuat Formasi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan di Benua Roh, bukan hal yang mudah dilakukan oleh siapapun.


Formasi yang banyak kegunaannya, mengatur cuaca, energi alam, mengatur kehidupan agar seimbang dan sebagainya, hampir bisa dikatakan Pentagon Formasi ini sempurna.


Karena tidak menemukan jawaban dari pertanyaannya sendiri, Excel Shimo kembali berburu binatang mistik dengan tubuh menyerupai situasi lingkungannya sekarang.


Yang tidak diketahui oleh Excel Shimo, dia diawasi sepasang mata dan mengikutinya.


Targetnya kali ini berburu binatang mistik usia minimal di atas 10 ribu tahun, dan tidak memburu usia di bawah itu. Dia melakukan ini karena telah ditegur oleh ketua Balai Alkemis, Excel Shimo pun memahami tentang keseimbangan alam Hutan Mistik.


Setiap kali ketemu usia di atas 10 ribu tahun, Excel Shimo dengan mudah membuat binatang mistik pingsan dan memasukkan ke dalam cincin dimensinya.


Lambat laun Excel Shimo merasa jika selalu diikuti dan memeriksa sekitarnya sebelum kembali berburu, karena tidak ada apapun yang mencurigakan, dia pun bergerak lagi.


"Selama tidak ada jenis binatang mistik seperti Black Owl Mistik, Teknik Perubahan Wujud masih bisa diandalkan! " gumam Excel Shimo yang meyakinkan dirinya, karena masih merasakan ada yang mengikutinya.


"Roar...!!"


Excel Shimo segera berhenti saat mendengar raungan binatang mistik yang sepertinya pernah dia dengar. Buru-buru dia terbang ke arah sumber suara dan terkejut saat melihat.


Tubuh Kura-kura, ekor ular, kepala naga dan dia adalah Basalt, seperti perwujudan asli salah satu dari sembilan Dewan Keamanan, Xuan Wuyan si Dewa Utara dari Benua Shen Zhou, dan perbedaannya hanya usia dan tingkat kekuatan.


Usianya hampir 200 ribu tahun dan memiliki cincin roh berwarna merah, sedangkan Dewa Utara berusia lebih dari lima juta tahun lebih. Basalt saat ini memiliki kekuatan Half Alfa level 61, tampaknya akan bertransformasi dari cincin roh berwarna merah menjadi hitam.

__ADS_1


"Kesempatan!!" gumam Excel Shimo dengan hati yang gembira.


Binatang Basalt sedang dalam keadaan terlemah saat bertransformasi, dan menjadikan dirinya mudah di serang siapapun. Ini seperti seseorang kultivator yang akan menerobos, sebab hal itu Excel Shimo senang.


Seseorang kultivator yang akan menerobos, biasanya membutuhkan bantuan untuk melindunginya dan mencari tempat yang sunyi, jika sampai terganggu, maka dipastikan gagal dan yang paling terburuk, kultivasi nya akan menurun dan sulit meningkatkan lagi.


Tidak berbeda dengan binatang mistik yang membutuhkan tempat aman. Tapi, karena Basalt memiliki pertahanan diri yang kuat, dia percaya diri tidak perlu mencari tempat yang aman dan membiarkannya terekspos.


Excel Shimo segera mengaktifkan Jubah Perang Dewa Binatang dan tiga garis darah, kekuatannya melonjak menuju level 56, dengan kekuatan saat ini dia bisa mengalahkan basalt.


Excel Shimo belum bisa menggunakan lagi kekuatan galaksi elemen, sebab dia baru saja menggunakannya saat melawan Harimau Mistik dan membutuhkan waktu empat dupa untuk bisa digunakan lagi.


Excel Shimo juga tidak merasuki tubuh binatang basalt, dikarenakan kekuatan basalt terpaut jauh dengan kekuatan normalnya


Swosh... Dhumm... Bang...


Suara dentuman ketika Excel Shimo muncul di depan dan langsung memukulnya dengan sangat keras, dan membuat Basalt terpental ke belakang. Segera Excel Shimo melesat dengan mengeluarkan Pedang Semesta sebelum binatang basalt bangkit.


Crash... Bruk...


Excel Shimo menebas leher binatang basalt dan seketika tubuhnya ambruk.


Setelah binatang basalt mati, Excel Shimo duduk bersila di depan mayatnya dan tubuhnya juga telah kembali normal. Dia langsung menyerap energi binatang basalt untuk mendapatkan cincin roh berwarna merah.


Setelah waktu dua dupa, akhirnya Excel Shimo berhasil mendapatkan cincin roh berwarna merah, kini dia memiliki tiga cincin roh ungu dan merah, dan satu lagi sudah dia miliki sejak lahir, cincin roh berwarna emas.


Excel Shimo membuka mata dengan senyuman mengembang. Namun senyuman berganti keterkejutan saat merasakan di sebelah kanannya ada seseorang.


Spontan sikut tangan kanan menyerang orang di sebelahnya tanpa melihat terlebih dahulu. Tapi dengan mudah ditahan orang tersebut dan membuat Excel Shimo melihatnya.


Seorang pria sangat tua dengan seluruh rambut telah memutih, jenggot juga sudah berwarna putih, tatapan lembut dan menenangkan, dan yang mengejutkan, wajahnya sangat mirip dengan ayahnya.


"Santai saja, jangan takut, aku kakek-mu" kata orang itu yang mengungkapkan jati dirinya, dengan senyuman yang lebar.


"Hah! Kakek ... Kakek ku?" jelas Excel Shimo terkejut dengan pengakuan pria tua itu.


"Benar, aku kakek-mu, Tian Ba dan ayahmu Tian Bo. Ibumu Zhi Xiu Juan dan nenekmu Guan Shilin. Kakek-mu dari ibu bernama Zhi Houcun. Dan, namamu sebenarnya adalah Tian Zhi Shimo, Tian dan Zhi adalah dua nama marga keluarga kita, Shimo artinya awal dan akhir!" jawabnya.


Spontan Excel Shimo memeluk kakeknya dan membuat Tian Ba tertawa bahagia.


Excel Shimo menjadi sangat percaya setelah Tian Ba mengungkapkan identitas asli keluarganya. Nama yang tidak sembarangan orang mengetahuinya, bahkan Zhi Houcun menggunakan nama samaran yang dikenal banyak orang sebagai kakek Excel.


Waktu itu, saat bertemu dengan empat keluarga, Excel Shimo pernah bertanya kepada mereka perihal kakek dari ayahnya yang tidak ikut menemuinya, sayangnya, keluarganya tidak menjawab dan mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


__ADS_2