
Chapter 250. Excel Shimo Protes.
Kembali ke Benua Jiu Zhou.
Excel Shimo terus menunggu Kitab Suci Alam Semesta untuk menampakkan diri, ia tidak tahu jika telah menarik banyak kekuatan. Seandainya, jika Excel Shimo tahu memiliki satu kesempatan untuk mengikrarkan hak ke-Dewa-annya dengan berucap, jelas dia tidak akan sembrono mendeklarasikan julukannya. Setiap Dewa yang baru naik tingkat memiliki hak istimewa untuk membuat namanya sebagai seorang Dewa yang akan dikenal oleh seluruh Alam semesta, hak istimewa itu hanya bisa berlaku sekali dan tidak akan mendapatkan lagi.
Excel Shimo tidak memperhatikan keadaan Chu Yao dan Zhang Rouxin yang tercengang dengan wajah asli orang yang mengaku sebagai Bu Wanmei, dan Excel Shimo sendiri tidak tahu jika Pil Perubahan Wujud menghilang karena kemunculan Kitab Suci.
Buru-buru Zhang Rouxin mengeluarkan lukisan gurunya dan mencocokkan wajah Bu Wanmei dengan lukisan yang dibuat oleh Gongsun Ling. "Benar-benar tampan yang asli daripada wajah di lukisan ini!" seru Zhang Rouxin sambil menyimpan kembali lukisannya, dan kembali mendongak melihat Excel Shimo yang menunggu Kitab Suci.
Di Benua Jiu Zhou sendiri juga mendengar ucapan pernyataan diri dari Excel Shimo dan melihat kearah wilayah Sayap, termasuk Gongsun Ling yang jauh dari lokasi wilayah Sayap untuk mencari kedua rekannya.
"Excel Shimo si Bayi Ajaib, ternyata dia!" gumam Gongsun Ling yang baru sadar jika orang yang membunuh Huang Guang adalah orang yang telah dia ramalkan.
Buru-buru Gongsun Ling menuju wilayah Sayap untuk menemui Excel Shimo, apalagi dia melihat muridnya dan Chu Yao sedang bersama orang yang dia ramalkan.
Raja Tu yang kebetulan sedang berdiskusi dengan kedua Leluhur Kerajaan Tu beserta para pimpinan menjadi terhenti, dan melihat kearah wilayah Sayap yang sedang terjadi fenomena Pembaptis Surgawi.
"Itu suara Tuan Muda Excel Shimo, dia telah mencatat nama julukan sebagai seorang Dewa!" ujar Tu Huang Ti'an sambil melihat kearah wilayah Sayap.
"Kekuatan Dewa usia 12 tahun, jika aku memiliki cucu dari pasti akan sangat membanggakan," celetuk Raja Tu yang berharap kedua putrinya segera memberikan cucu kepalanya.
"Tidak mudah mendapatkan keturunan saat kekuatannya berada pada tingkat Dewa ... Rasio kehamilan pasangan Dewa sangat rendah, kecuali pasangannya juga memiliki tingkat kekuatan yang sama!" sahut Tu Huang Shang yang sebenarnya mengharapkan seorang buyut dari Excel Shimo.
"Lebih baik kamu segera meningkatkan kekuatan, agar tidak disusul oleh kedua putrimu, apalagi sangat memalukan kalah dengan seorang Dewa berusia 12 tahun!" celetuk salah satu Permaisuri Kerajaan Tu kepada suaminya.
__ADS_1
"Tentu, setelah semua masalah mayat hidup terselesaikan, aku bisa fokus meningkatkan kekuatan. Dengan Pil Kultivasi pemberian dari Tuan muda, kita akan cepat naik level," jawab Raja Tu yang tidak malu dikejar oleh kedua putrinya.
Leluhur Tu Huang Ti'an segera menyela pembicaraan mereka agar tidak semakin memanas. "Bakat seseorang kultivator juga mempengaruhi kecepatan dalam kekuatannya, dan banyak faktor yang membuat seseorang kultivator mencapai ketinggian disaat masih muda...! Sayang, kita tidak bisa melihat apa yang dilakukan oleh Tuan muda ...!"
Setingkat setengah Dewa masih belum memiliki Mata Dewa, mereka hanya melihat awan hitam pekat dan sambaran petir yang memenuhi wilayah Sayap. Pandangan mereka masih terbatas, sebab belum terlepas dari tubuh fana.
Akhirnya Excel Shimo mulai melihat Kitab Suci berwarna emas yang keluar dari kehampaan. Ukuran sangat besar dan tebal, panjangnya mencapai 100 meter dengan lebar mencapai 50 meter dalam keadaan masih tertutup dan ketebalannya 20 meter.
Kitab Suci itu mengeluarkan aura Kuno dan juga mengeluarkan serat-serat petir. Disaat kemunculan Kitab Suci, semua area dimana Excel Shimo melayang segera dijauhkan.
Chu Yao dan Zheng Rouxin yang masih menunggangi binatang Griffin seperti didorong oleh kekuatan tak kasat mata, bahkan serangga juga diusir dari area dimana berada disekitar Dewa yang akan menerima Pembaptis Surgawi. Jarak radius wilayah yang disucikan mencapai 2 km.
Excel Shimo buru-buru mendekati Kitab Suci untuk melihat isi catatan yang ada didalam Kitab Suci. Namun, dirinya terpental saat jaraknya 20 meter dari Kitab Suci.
"Tuan, itu adalah Kitab Suci, salah satu Artefak Alami, walaupun pihak Istana Sembilan Surgawi yang mengendalikan, bukan berarti mereka bisa menyentuhnya dengan sembarangan. Syarat untuk mengendalikan dan bisa mengetahui isinya dibutuhkan seorang yang benar-benar murni, tidak ada ambisi dan bersikap jujur, walaupun seseorang itu tidak memiliki kekuatan layaknya seorang kultivator," jelas Xi He agar Tuannya tidak sembrono.
"Ehh, aku kan masih murni dan belum dewasa! Kenapa tidak bisa mendekati Kitab Suci itu?" protes Excel Shimo yang tak terima saat dirinya tidak memenuhi syarat.
"Berapa istri Tuan? Dan sudah berapa wanita yang sudah berhubungan intim dengan Tuan?" tanya Lotus Bao yang sengaja menyindir Tuannya agar tahu diri.
"Saat ini baru ... Banyak ... !" jawab Excel Shimo yang tahu sindiran Lotus Bao dan malas meladeni-nya.
Zreettt... Cedarrr...
Sambaran petir semakin menjadi-jadi saat Kitab Suci secara berlahan mulai terbuka, lalu disusul cahaya keemasan keluar dan sangat menyilaukan mata.
__ADS_1
Zreettt... Cedarrr...
Excel Shimo tidak menyia-yiakan petir yang menyambar-nyambar disekitarnya, ia buru-buru menyerap elemen petir tersebut, padahal petir yang keluar dari Kitab Suci jenis Five Fire Lightning Strike The Sky, petir perintah 11 setelah Lightning Cloud To Air.
"Ayo keluar lagi... Hahahaha!" tantang Excel Shimo kepada Kitab Suci untuk terus mengeluarkan petir nya.
Galaxi Elemen petir juga kegirangan dan menyerap intisari elemen petir yang keluar dari kemunculan Kitab Suci, dan energi petir dibagi kepada 23 Galaxi elemen yang lainnya.
Chu Yao dan Zheng Rouxin melongo melihat aksi orang Yang Diramalkan yang mondar-mandir untuk menyerap elemen petir, padahal mereka sangat ketakutan dengan ganasnya setiap sambaran petir peringkat ke-11.
Mereka berdua tidak tahu jika Gongsun Ling sudah berada dibelakangnya, dan ikut melongo melihat Excel Shimo yang tertawa gila yang memburu setiap sambaran petir.
Sedangkan para binatang Kirin sudah menjauhi dan bersembunyi, termasuk Raja Kirin Petir yang ketakutan dengan ganasnya Petir peringkat ke-11.
"Dewa Excel Shimo dengan julukan Dewa Binatang, mulai detik ini dan seterusnya namamu adalah God Of Beast. Namun, berhubung Dewa Excel Shimo tidak pernah mendapatkan Kesengsaraan Petir, maka dengan ini Pembaptis Surgawi mengeluarkan Kesengsaraan Petir 3 kali lipat, dengan jenis Dry Lightning The Destroyer." suara menggelegar seperti guntur keluar dari Kitab Suci yang penuh keagungan dan wibawa.
Excel Shimo terkejut saat Kitab Suci bisa berbicara dan memberikannya hukuman yang bagi kultivator Dewa sangat mengerikan. Namun, justru Excel Shimo tidak terima dengan peringkat petir yang akan diturunkan.
"Tidak, aku minta lebih! Setidaknya jenis petir peringkat 18 atau 19! Lihat, aku baru usia 12 tahun sudah setingkat Dewa Langit, dan juga kamu jangan salah pandang, aku juga memiliki lebih dari 5 unsur elemen alam!" teriak Excel Shimo saat berbicara dan memprotes hukuman yang akan dia terima.
Ucapan Excel Shimo sangat tidak sopan jika didengar oleh Dewan Keamanan, sebab yang berbicara adalah Kitab Suci Alam Semesta. Kitab Suci Alam Semesta yang selalu mengeluarkan Kesengsaraan Petir kepada setiap kultivator yang menerobos ke tingkat Dewa, dan banyak kultivator mati akibat tidak mampu menahan Kesengsaraan Petir.
Tujuannya jelas, agar setiap kultivator tidak mampu naik ke tingkat ke-Dewa-an, dan itu juga untuk keseimbangan Alam Semesta. Seandainya, jika banyak kultivator menjadi Dewa, maka akan banyak kehancuran yang terjadi. Sebab itu, Alam Semesta melahirkan Artefak Alami untuk mengatur dan menjaga keseimbangan Alam Jagat Raya.
Setiap Galaxi di Alam Jagat Raya selalu memiliki Kitab Suci yang sama dan tujuan maupun tugasnya juga sama. Apa yang Excel Shimo minta adalah jenis Petir Kuno peringkat 18 adalah Ancient Lightning dan peringkat 19 adalah Petir Neraka.
__ADS_1